Mengenal Proyeksi Keuangan dan Fungsinya untuk Bisnis

Berdasarkan laman Wallstreetmojo, proyeksi keuangan atau financial projection adalah perencanaan keuangan yang dilakukan oleh perusahaan agar bisa memperkirakan nominal anggaran dan pendapatan yang terjadi pada bulan atau tahun selanjutnya. Manfaatnya adalah agar bisa membantu perusahaan dalam memperkirakan kemampuannya di masa depan.

Untuk perusahaan, proyeksi keuangan mampu memberikan dampak yang besar. Pasalnya, perusahaan bisa menilai dan membuat asumsi performa keuangannya.

Nah, pada kesempatan kali ini kami sudah merangkum berbagai hal yang harus Anda ketahui tentang proyeksi keuangan di bawah ini.

Tujuan Proyeksi Keuangan

Proyeksi keuangan sebenarnya dibuat sebagai suatu keharusan untuk setiap perusahaan, karena di dalamnya mampu memberikan dampak pada berbagai elemen dan bisa menginformasikan prediksi terkait pendapatan dan pengeluaran bisnis.

Data yang berasal dari prediksi ini yang akan memberikan suatu penilaian dalam keuangan perusahaan di masa depan. Tujuan lainnya dalam membuat proyeksi keuangan adalah sebagai berikut:

  • Untuk Mengetahui Performa Bisnis di Masa Depan

Dengan menetapkan rencana yang sudah dibuat berdasarkan proyeksi keuangan, maka Anda akan mendapatkan gambaran tentang performa bisnis, apakah mengalami kenaikan atau penurunan. Berdasarkan data tersebut, Anda bisa melakukan antisipasi performa yang buruk pada perusahaan Anda.

Performa bisnis akan bisa menarik minat investor, karena investor tidak akan mau menanamkan modalnya pada perusahaan yang memiliki performa buruk.

  • Menarik Investor

Investor adalah mereka yang mau memberikan dana pada suatu perusahaan. Investor yang memberikan sejumlah modal akan memberikan pengaruh pada operasional bisnis Anda yang pada akhirnya nanti akan memberikan nilai yang lebih baik.

Investor juga nantinya akan mempertanyakan performa bisnis Anda dalam kurun waktu yang panjang. Untuk itu, proyeksi keuangan akan memberikan data yang baik terkait performa perusahaan.

  • Sebagai Panduan Dalam Melakukan Ekspansi

Perusahaan yang melakukan ekspansi memerlukan dana dan evaluasi. Proyeksi keuangan akan mampu menampilkan data tersebut. Anda bisa mengetahui seberapa banyak dana yang diperlukan untuk melakukan ekspansi. Bahkan, Anda juga bisa menilai perkembangan bisnis dalam kurun waktu tertentu.

Baca juga: Apa itu Financial Intermediary? Ini Peran dan Manfaat Mereka!

Fungsi Proyeksi Keuangan

  • Budgeting

Dengan adanya anggaran yang tepat, maka perusahaan bisa menentukan dan merencanakan setiap pengeluaran per hari dalam membantu memaksimalkan performa perusahaan, termasuk pengeluaran, pemasukan, pajak, dan lain sebagainya.

Rencana proyeksi keuangan ini bisa menilai setiap biaya yang diperlukan oleh perusahaan dalam jangka waktu tahunan, bulanan atau harian.

  • Cash Flow

Dengan mengetahui arus kas perusahaan, Anda bisa mengetahui kondisi keuangan sepanjang tahun. Tujuannya adalah agar bisa mengetahui kondisi kesehatan keuangan perusahaan. Sehingga, perusahaan bisa melakukan antisipasi masalah yang bisa membuat arus kas mengalami kemacetan. Bahkan, perusahaan akan bisa memaksimalkan arus as yang menguntungkan.

  • Alokasi Modal

Modal adalah dana awal yang diperlukan dalam membangun bisnis. Untuk itu, Anda harus bisa mengetahui kemana modal Anda pergi. Nah, hal tersebut bisa anda ketahui dengan melakukan proyeksi keuangan.

Perancangan yang Anda buat akan menampilkan hal tersebut, sehingga modal Anda tidak terbuang sia-sia.

  • Mengetahui Nilai Perusahaan

Dengan adanya proyeksi keuangan yang baik, maka Anda bisa menarik minat investor untuk menanamkan dana pada perusahaan. Karena, investor akan mengetahui bahwa nilai perusahaan Anda dalam kurun waktu 5 tahun atau 10 tahun ke depan dari hasil proyeksi tersebut.

Angka yang tertera akan menampilkan performa bisnis yang Anda buat.

Baca juga: Mengenal Future Value of Annuity, Salah Satu Konsep Anuitas

Cara Membuat Rancangan Financial Projection

Dalam membuat rancangan proyeksi keuangan, Anda harus memerhatikan beberapa komponen penting. Komponen tersebut akan membentuk proyeksi keuangan dan hal lain yang tidak boleh dimasukkan dalam pembuatan rancangan.

Beberapa komponen tersebut adalah sebagai berikut:

  • Gunakanlah metode bottom up dengan berdasarkan pelanggan aktual dan perhitungan kasar.
  • Proyeksi laba rugi bisnis akan membuat proyeksi penjualan dan beban operasi.
  • Perkiraan arus kas dibuat untuk mengetahui kebutuhan uang kas dan membangun kapasitas yang dibutuhkan untuk operasional bisnis. Kegiatan pendanaan dalam arus kas ini mencakup kegiatan mendapatkan dana dari investor atau kreditur.
  • Perkiraan neraca saldo yang terdiri dari saldo pinjaman, aset, dan saldo modal.
  • Analisa Break Even Point agar bisa mengetahui waktu dan harga penjualan yang dilakukan tidak rugi dan bisa menetapkan harga penjualan yang diinginkan tanpa melupakan keuntungan.

Baca juga: Memahami Prinsip Kerja dan Manfaat Financial Management Bagi Bisnis

Penutup

Setiap pebisnis akan sangat memerlukan proyeksi keuangan, hal tersebut menyebabkan adanya kalkulasi perhitungan untuk bisa memproyeksikan keuangan masa depan perusahaan dan mampu membantu mereka untuk membangun bisnis yang lebih baik.

Nah, proyeksi keuangan bisa Anda buat lebih mudah jika Anda bisa membuat laporan keuangan yang tepat. Namun, membuat laporan keuangan secara manual memerlukan waktu yang sangat lama dan sangat rentan terjadi kesalahan. Untuk menghindari hal tersebut, #lebihbaik Anda menggunakan Accurate Online.

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan, seperti laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan neraca, laporan arus kas, dan masih banyak lagi. Seluruh laporan tersebut bisa Anda akses di mana saja dan kapan saja Anda butuhkan karena Accurate Online dikembangkan dengan menggunakan sistem Cloud Computing yang aman.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dibekali dengan fitur bisnis lain yang akan memudahkan Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan administrasi perpajakan, dan masih banyak lagi.

Bagaimana, tertarik menggunakan Accurate Online? Tenang, Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia