Apa Itu Leaflet dan Kegunaannya dalam Dunia Pemasaran

Apa itu leaflet? Meski telah tersedia banyak cara baru untuk mempromosikan suatu barang ataupun jasa di tengah era digital seperti saat ini, metode konvensional melalui media promosi cetak masih kerap dilakukan. Sebab, selain mudah dipahami oleh masyarakat, terdapat banyak variasi jenis media promosi cetak yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan besar anggaran.

Dalam kasus ini, leaflet merupakan salah satu jenis media promosi cetak yang cukup terkenal dengan tampilan visual desain yang menarik. Lebih dari itu, leaflet bahkan bisa menjadi sarana informasi untuk sebuah acara dan kegiatan, selain untuk mempromosikan barang dan jasa.

Namun, apa itu leaflet? Berikut telah diuraikan di bawah ini tentang apa itu leaflet, sejarah, ciri-ciri, bentuk, ukuran, dan kegunaan leaflet dalam dunia pemasaran.

Apa Itu Leaflet?

Secara umum, pengertian leaflet tidak jauh berbeda dengan pamflet dan brosur, yaitu suatu alat promosi yang dicetak pada selembar kertas.

Lebih rinci dalam kamus komunikasi, menurut Drs. Onong Uchjana Effendy, MA, leaflet adalah lembaran kertas berukuran kecil yang mengandung pesan tercetak untuk disebarkan kepada khalayak ramai. Dengan tujuan untuk memberikan informasi mengenai suatu hal atau peristiwa.

Adapun yang membuat leaflet menarik ialah dari tampilannya. Dimana leaflet menggunakan jenis kertas art paper atau art carton, yang bisa dijadikan dua lipatan atau lebih. Leaflet juga disampaikan dengan bahasa yang sederhana, singkat, mudah dipahami, dan disertai dengan ilustrasi gambar yang mendukung.

Baca juga: Pamflet Adalah: Pengertian dan Perbedaannya dengan Leaflet dan Brosur yang Harus Marketer Tahu

Sejarah Leaflet

Sejarah leaflet merupakan salah satu sejarah tertua dalam bidang percetakan. Berawal dari tahun 1439 ketika ditemukannya mesin cetak pertama kali oleh Johannes Gutenberg, seorang pandai besi berkebangsaan Jerman.

Penggunaan selebaran seperti flyer dan brosur meluas pada kala itu guna menyebarkan propaganda ataupun informasi sosial, politik, hingga agama. Kemunculan leaflet kemudian memegang peran yang sama pentingnya sebagai alat propaganda dari berbagai pihak saat terjadinya perang dunia, revolusi, maupun gerakan kemanusiaan.

Meski sudah dipergunakan sebelumnya, penggunaan leaflet sebagai media promosi untuk suatu usaha baru mulai populer di sekitar tahun 1950-an, dikarenakan mesin percetakan sudah bisa mencetak warna atau tidak hanya hitam putih saja.

Baca juga: Mengenal Media Promosi dan Metode Periklanan untuk Bisnis Anda

Ciri-Ciri Leaflet

Setelah mengetahui apa itu leaflet dan sejarah penggunaannya. Berikut ini beberapa ciri dari leaflet guna membedakan leaflet dengan media promosi lainnya.

1. Berisi informasi yang singkat, padat, dan jelas

2. Isi dari informasinya pada umumnya adalah:

  • Logo
  • Produk atau perusahaan
  • Alamat perusahaan
  • Program

3. Berupa lembaran dengan ukuran kecil, yang bisa dilipat maupun tidak dilipat

4. Desain dicetak di kedua sisi kertas, dan desain bisa disesuaikan dengan bentuk lipatan

5. Gambar yang ada sesuai dengan informasi yang diberikan

6. Biasanya terdiri dari 200 – 400 kata

7. Tampilan warna cerah guna menarik perhatian

8. Umumnya memiliki ukuran 20 – 30 cm

Baca juga: Pengertian Reklame: Tujuan, Fungsi dan Jenis Reklame

Bentuk Lipatan Leaflet

Umumnya, leaflet berbentuk selembar kertas yang memiliki lipatan. Bentuk lipatannya memerlukan teknik rel agar kertas tidak retak dan pecah pada bagian lipatan.

Jumlah lipatan pada leaflet pun beragam, yang ditentukan sesuai dengan tujuan, kepadatan materi, hingga konsep desain.

Meski umumnya menggunakan teknik lipatan dua dan lipatan tiga, berikut ini beberapa teknik atau jenis lipatan yang juga biasa digunakan pada leaflet.

1. Lipat Dua / Single Fold / Half Fold

Teknik melipat kertas menjadi dua lipatan dengan kedua sisi yang memiliki luas sama.

2. Trifold

Teknik melipat leaflet menjadi tiga bagian dengan ketiga sisi yang sama luas.

3. Gate Fold / Window Fold

Teknik ini hampir sama dengan trifold, namun bagian yang luasnya sama hanya pada sebelah kanan dan kiri saja, sementara bagian tengahnya lebih besar. Jika dilipat hanya akan terlihat bagian tengahnya saja.

4. Lipat Empat

Sesuai namanya, teknik ini untuk melipat leaflet menjadi empat sisi yang sama luasnya.

Baca juga: Ketahui Macam Macam Iklan Untuk Kesuksesan Pemasaran Bisnis Anda

Ukuran Leaflet

Ukuran kertas leaflet yang umum digunakan sebelum dilipat adalah A4 atau sekitar 21 x 29,7 cm. Jika leaflet yang digunakan ingin dilipat empat, maka kertas yang digunakan bisa lebih panjang dari A4, namun dengan lebar yang tetap sama.

Ukuran tersebut bukanlah acuan untuk membuat leaflet. Kita bisa bebas berkreasi sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

Namun, jika ingin mengoptimalkan anggaran biaya cetak, maka ukuran kertas A4 adalah pilihan terbaik. Sebab, ukuran tersebut adalah ukuran yang dapat dibagi habis pada kertas A3. Pun kertas A4 ini bisa dibentuk menjadi 2 atau tiga lipatan.

Baca juga: 10 Strategi Promosi Kekinian Yang Cocok Untuk Banyak Jenis Bisnis

Fungsi dan Kegunaan Leaflet

Sebagaimana disebutkan pada pengertian apa itu leaflet, leaflet merupakan salah satu media promosi cetak. Lebih dari itu, leaflet juga ternyata memiliki beberapa fungsi dan kegunaan lain, yaitu:

1. Sebagai Alat Promosi

Pada umumnya, selebaran seperti leaflet digunakan sebagai sarana promosi yang mudah dibaca. Promosi dengan selebaran kertas juga sangat efektif karena mudah dibawa dan pembaca mudah mendapatkan informasi utama dari produk atau usaha yang dipromosikan.

2. Sebagai Sarana Informatif

Fungsi lain dari leaflet adalah sebagai alat untuk menyebarkan informasi terkait suatu bisnis, acara, maupun kegiatan. Adapun informasi umum dalam leaflet mencantumkan hal seperti nama usaha/brand/kegiatan, produk/jasa yang ditawarkan, keunggulan produk/jasa, cara pemesanan, hingga nomor kontak.

3. Sebagai Sarana Identifikasi

Desain pada leaflet memegang peran penting sebagai identitas yang mewakili suatu perusahaan atau merek. Misalnya dengan menggunakan warna atau ornamen yang senada dengan alat promosi lain yang juga digunakannya.

Dengan memperhatikan konsistensi desain pada masing-masing alat promosi, termasuk leaflet, maka target konsumen dapat dengan mudah mengenali brand Anda.

4. Sebagai Profil Singkat Perusahaan

Leaflet juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk menginformasikan profil singkat sebuah usaha, yang dicetak dalam bentuk lebih ringkas sehingga mudah dibawa oleh target konsumen.

Dengan begitu, calon konsumen dapat dengan mudah mengubungi perusahaan Anda sewaktu-waktu, terutama apabila leaflet disimpan oleh mereka.

5. Sebagai Alat Promosi yang Ekonomis

Leaflet adalah salah satu alat pemasaran yang paling minim biaya anggarannya, sama seperti brosur dan flyer. Terutama apabila dibandingkan dengan kegiatan pemasaran lainnya yang memasang iklan di media massa atau media digital.

Baca juga: Canvassing Adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan Sales Canvassing

Penutup

Demikianlah uraian tentang apa itu leaflet, beserta sejarah singkat, ciri-ciri, bentuk, ukuran, serta kegunaannya dalam dunia pemasaran. Sebagaimana penjelasan di atas terkait apa itu leaflet, leaflet merupakan salah satu media promosi cetak yang menarik dan baik untuk dipertimbangkan sebagai sarana Anda mempromosikan barang, jasa, ataupun kegiatan.

Meski tergolong sebagai alat promosi yang ekonomis, Anda tetap harus membuat perencanaan anggaran yang mumpuni. Anda juga perlu mencatatnya dalam laporan arus kas perusahaan Anda.

Guna mencatat dengan cara yang lebih mudah, Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online. Software ini akan memudahkan Anda dalam mencatat lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang bisa diakses kapan dan di mana saja.

Berbagai fitur pun tersedia di dalamnya yang sangat memudahkan Anda dalam melakukan kegiatan bisnis. Silahkan klik tautan gambar di bawah ini untuk menggunakan Accurate Online secara gratis.Tips dan Panduan Akuntansi Real Estate

cinthya

Seorang wanita lulusan ilmu marketing. Di Accurate Online, wanita ini akan membagikan berbagai hal yang sudah dipelajarinya tentang strategi dan tips marketing, digital marketing, serta berbagai hal yang berkaitan di dalamnya.