Pengertian Reklame: Tujuan, Fungsi dan Jenis Reklame

oleh | Mei 7, 2024

source envato.

Pengertian Reklame: Tujuan, Fungsi dan Jenis Reklame

Jika kita perhatikan secara sekilas, reklame dan iklan mempunyai tujuan dan fungsi yang hampir sama.

Namun, apakah Anda sudah mengetahui pengertian reklame itu sendiri? Dan apakah Anda sudah mengetahui perbedaan dasarnya dengan iklan?

Nah, pada artikel ini mari kita bahas bersama pengertian reklame dan memahami perbedaannya dengan iklan secara lebih mendalam.

Pengertian Reklame

Reklame secara umum adalah suatu media yang digunakan untuk bisa menyampaikan informasi secara singkat kepada khalayak ramai secara kontinyu, baik melalui media gambar, teks, atau audio.

Pada umumnya, reklame mengandung gambar yang mencolok terkait produk yang akan dipromosikan atau pesan lain yang ingin disampaikan.

Tujuan utamanya adalah untuk menimbulkan reaksi dari banyak orang dan juga mengajak mereka untuk bisa melakukan berbagai hal yang memang ingin disampaikan.

Baca juga: Sistem Informasi Pemasaran: Pengertian, Jenis, dan Komponen di Dalamnya

Pengertian Reklame Menurut Para Ahli

  • Barata

Pengertian reklame menurut Barata adalah suatu aktivitas yang bertujuan menyampaikan ide, informasi barang atau jasa, agar menarik perhatian banyak orang terkait ide atau produk dan jasa yang sudah diinformasikan tersebut.

  • Panji

Panji berpendapat bahwa memahami reklame adalah setiap bentuk kegiatan yang mempunyai tujuan guna memperkenalkan produk barang atau jasa, dan hal lainnya untuk menarik perhatian banyak orang.

  • Kriyantono

Kriyanto menjelaskan bahwa pengertian reklame adalah suatu bentuk komunikasi yang dilakukan tanpa personal dan bertujuan untuk menyampaikan pesan dalam menjual suatu produk barang atau jasa serta menjadikan pihak konsumen untuk membeli produk yang dijual dan membayar berbagai media yang dimanfaatkannya.

  • Durianto

Durianto menerangkan bahwa memahami reklame adalah suatu upaya komunikasi untuk membujuk khalayak orang agar bisa membeli dan juga menggunakan produk atau barang yang dipromosikan.

Beberapa bentuk reklame yang sering kita temukan di dalam ataupun di luar ruangan adalah papan iklan, baliho, brosur, spanduk, poster, billboard, dll.

Bentuk fisik dari reklame tersebut umumnya memiliki kandungan visual, dan audio visual.

Perbedaan Reklame dan Iklan

Satu-satunya hal yang membedakan reklame dengan iklan adalah isi konten yang ada didalamnya.

Jika pada umumnya iklan memiliki bentuk teks penyampaian yang lebih panjang dan sangat detail terkait produk barang atau jasa yang dipromosikannya, namun reklame akan cenderung lebih singkat.

Reklame akan dihiasi dengan seni grafis yang mampu memikat hati setiap pembacanya. Walaupun memang secara fungsi dan tujuan dari keduanya sangat lah mirip, tapi keduanya memiliki perbedaan yang cukup menonjol.

Baca juga: Iklan Komparatif: Pengertian, Manfaat, Strategi dan Contohnya

Tujuan Reklame Berdasarkan Pengadaannya

Pada dasarnya, reklame dibuat untuk memberikan informasi yang menarik dan mengajak banyak orang untuk mampu melakukan apa yang sudah diinformasikan pada reklame tersebut.

Sedangkan berdasarkan pengadaannya, reklame terbagi menjadi dua, yaitu reklame komersial dan non komersial, yang keduanya memiliki tujuan sebagai berikut:

1. Reklame Komersial

Reklame komersial adalah reklame yang bertujuan untuk memberikan informasi pada banyak orang terkait profil perusahaan, produk barang atau jasa, serta hal lain yang berkaitan dengan bisnis guna mendapatkan keuntungan.

2. Reklame Non Komersial

reklame ini bisa ditemukan di seluruh empat kedinasan, seperti di kantor kecamatan, sekolahan atau di sekitar area lampu lalu lintas.

Tujuan utamanya adalah untuk mengajak masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan sesuai peraturan pemerintah.

Baca juga: Ketahui Macam Macam Iklan Untuk Kesuksesan Pemasaran Bisnis Anda

Fungsi Reklame

Reklame memiliki banyak sekali fungsi dalam dunia bisnis, yaitu:

  1. Membujuk atau mengajak calon konsumen untuk menggunakan jasa atau membeli produk yang sudah diinformasikan.
  2. Memberikan informasi yang jelas dan singkat pada calon konsumen terkait produk barang atau jasa yang dipromosikan.
  3. Memberikan kesan baik pada konsumen pada suatu brand, produk barang atau jasa sesuai dengan yang diinformasikan.
  4. Memberikan Rasa puas pada konsumen pada produk atau jasa yang sudah diinformasikan,
  5. Sebagai media komunikasi antar para penjual dan juga konsumen.

Sedangkan fungsi reklame pada suatu gerakan sosial adalah:

  1. Mengajak masyarakat untuk mau menuruti dan mengikuti aturan ataupun peringatan sesuai himbauan.
  2. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya, peringatan, kejadian, atau informasi penting lainnya yang memang harus dimengerti. Salah satu contohnya adalah spanduk terkait larangan membuang sampah, menjaga keamanan lingkungan, dll.

Baca juga: OOH Adalah Jenis Iklan Di Luar Ruangan, Ini Pengertian dan Berbagai Jenisnya!

Ciri-ciri Reklame

Dalam hal pembuatannya, reklame wajib memiliki berbagai unsur atau ciri tertentu agar bisa disebut sebagai reklame.

Ciri-ciri reklame tersebut adalah sebagai berikut:

  • Isi reklame harus singkat, padat, dan jelas, sehingga akan lebih mudah dimengerti oleh mereka yang membacanya.
  • Reklame harus menarik dan mencolok. Hal tersebut bisa dilakukan dari cara penempatan gambar, penebalan font, atau hal lainnya yang terdapat pada desain grafis untuk mengundang perhatian. Selain itu juga bisa berbentuk visual seperti papan iklan atau billboard.
  • Jujur, produk atau hal lainnya harus bisa diinformasikan secara jujur dan bisa dibuktikan, sehingga akan memberikan kepuasan pada konsumen.
  • Dilakukan berulang-ulang, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan minat konsumen untuk membeli barang atau semakin banyak masyarakat yang paham atas himbauan yang sudah diberikan.

Berbagai unsur reklame diatas wajib dipenuhi jika Anda tertarik untuk membuatnya, berikanlah kesan yang menarik dengan cara menuangkan berbagai bumbu desain grafis, serta ajakan yang mampu mengundang perhatian serta harus bisa diinformasikan secara terus menerus.

Baca juga: Iklan Produk: Pengertian, Fungsi, Jenis, Contoh dan Tips Membuatnya

Jenis-jenis Reklame

Jenis-jenis Reklame

ilustrasi Reklame. source envato.

1. Jenis reklame berdasarkan Pengadaannya

Berdasarkan pengadaanya, maka reklame terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

– Reklame Komersial

Reklame komersial adalah suatu jenis reklame yang dibuat untuk suatu kepentingan bisnis. tujuannya tentu saja untuk memperoleh meningkatkan penjualan.

– Reklame Non Komersial

Reklame non komersial adalah suatu jenis reklame yang digunakan untuk keperluan nonkomersial, seperti mengajak, menghimbau, atau menyampaikan informasi agar mau mengikuti pesan yang disampaikan.

Contohnya adalah himbauan untuk taat pajak, donor darah, tertib lalu lintas, dll.

2. Berdasarkan Sifatnya

Berdasarkan sifatnya, maka reklame terbagi menjadi reklame penerangan, reklame peringatan, dan reklame ajakan.

– Reklame Penerangan

Reklame penerangan adalah suatu reklame yang sifatnya lebih informatif. Artinya, reklame ini memberikan informasi penting kepada masyarakat.

– Reklame Peringatan

Reklame peringatan adalah jenis reklame yang memiliki nada peringatan pada masyarakat pengguna jalan melalui gambar reklame yang mencolok.

– Reklame Permintaan atau Ajakan

Jenis reklame ini memiliki nada ajakan atau meminta kepada banyak orang untuk bersedia mengikuti suatu permintaan atau ajakan, mengajak pihak masyarakat untuk turut peduli dengan sesamanya melalui gambar reklame yang menarik.

3. Berdasarkan Tempat Pemasangannya

Berdasarkan tempat pemasangannya, maka reklame terbagi menjadi reklame indoor dan reklame outdoor.

– Reklame Indoor

Reklame indoor adalah suatu reklame yang ditempatkan di dalam ruangan.

Jenis reklame ini mempunyai ukuran yang kecil atau sedang dengan bahan pembuatan yang tidak harus tahan air serta sengatan sinar matahari.

Contoh dari jenis reklame indoor adalah brosur, leaflet, etiket, dll.

– Reklame Outdoor

Reklame outdoor adalah jenis reklame yang ditempatkan diluar ruangan.

Reklame ini harus berukuran besar dengan bahan pembuatan yang harus tahan terhadap sengatan matahari dan air hujan.

Contoh reklame outdoor adalah spanduk, papan nama, baliho, dll.

4. Berdasarkan Media

Reklame berdasarkan medianya terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

– Reklame Audio

Reklame audio adalah suatu reklame yang diwujudkan dengan media suara secara langsung atau tidak langsung.

– Reklame Visual

Reklame visual adalah reklame yang  memiliki wujud gambar menari di dalamnya. Nah, reklame visual ini terdiri dari:

a. Poster

Poster adalah salah satu jenis reklame visual yang memiliki gambar berbentuk barang atau objek tertentu yang menarik.

b. Spanduk

Spanduk adalah jenis reklame visual yang berupa gambar dan huruf yang dituangkan diatas kain panjang.

c. Plakat

Plakat adalah jenis reklame visual yang berupa gambar dalam bentuk barang atau jasa dari gambar huruf dan dicetak pada kertas.

d. Etiket

Etiket adalah jenis reklame visual yang berupa nama pada suatu produk barang atau jasa dengan disertai keterangan lengkap dan menarik.

e. Leaflet

Leaflet adalah jenis reklame visual yang berupa gambar berbentuk barang ataupun objek yang dilengkapi dengan gambar huruf sebagai keterangan lainnya.

f. Brosur

Brosur adalah jenis reklame visual yang berupa memanfaatkan huruf saja sebagai unsur utamanya.

g. Logo

Logo adalah jenis reklame visual yang berupa simbol ataupun lambang suatu BUMN ataupun BUMS.

h. Papan Nama

Papan nama adalah jenis reklame visual yang berupa gambar huruf dan juga gambar logo.

i. Baliho

Baliho adalah jenis reklame visual yang berupa gambar bentuk barang ataupun objek dengan disertai gambar huruf berukuran besar.

– Reklame Audio Visual

Reklame audio visual adalah jenis reklame yang memanfaatkan media suara serta gambar menarik.

Baca juga: Mengetahui Tugas dan Tanggung Jawab Marketing Secara Mendalam

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang pengertian reklame tujuan, fungsi dan jenis-jenis reklame.

Jadi, adalah suatu media yang digunakan untuk bisa menyampaikan informasi secara singkat kepada khalayak ramai secara kontinyu, baik melalui media gambar, teks, atau audio.

Tujuannya bisa dibedakan berdasarkan pengadaannya, untuk tujuan komersial adalah untuk meningkatkan penjualan suatu perusahaan.

Sedangkan tujuan non komersial adalah untuk mengajak banyak orang untuk melakukan himbauan sesuai pesan dari reklame tersebut.

Untuk Anda yang tertarik menggunakan reklame sebagai salah satu strategi pemasaran Anda.

Maka Anda harus bisa memastikan anggaran bisnis Anda untuk pos pemasaran ini, sehingga anggaran yang dikeluarkan bisa diatur dengan tepat sesuai dengan peruntukannya.

Nah, untuk memudahkan Anda dalam membuat anggaran keuangan bisnis, Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online.

Accurate Online adalah aplikasi bisnis dan akuntansi berbasis cloud yang mampu membantu Anda dalam mengelola keuangan secara lebih mudah dan praktis.

Accurate online juga memiliki tampilan yang sederhana sehingga akan memudahkan Anda dalam membuat berbagai laporan keuangan perusahaan, bahkan oleh Anda yang tidak memiliki background akuntansi sekalipun.

Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

marketingmanajemenbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Cinthya
Seorang wanita lulusan ilmu marketing. Di Accurate Online, wanita ini akan membagikan berbagai hal yang sudah dipelajarinya tentang strategi dan tips marketing, digital marketing, serta berbagai hal yang berkaitan di dalamnya.

Artikel Terkait