Apa itu Tipografi? Kenapa Menjadi Elemen Penting dalam Marketing? Ini Penjelasannya!

Sebenarnya, tipografi adalah suatu istilah yang digunakan dalam dunia desain grafis. Namun saat ini, tipografi juga banyak digunakan pada karya sastra, seni murni, dan bahkan digunakan dalam dunia marketing.

Tipografi adalah suatu teknik dalam memilih dan menyusun huruf secara indah agar bisa terlihat lebih nyaman. Dalam menerapkannya, diperlukan keahlian dan penguasaan teknik yang baik. Teknik tersebut pun terus mengalami perkembangan di setiap zaman.

Nah, pada kesempatan kali ini kami sudah merangkum tentang tipografi khusus untuk Anda dan peran pentingnya dalam dunia marketing.

Apa itu Tipografi?

Berdasarkan laman CareerFoundry, apa itu tipografi adalah suatu seni dalam mengatur teks dan huruf dalam ruang yang tersedia, sehingga bisa menghasilkan visual yang lebih menarik dan nyaman untuk dilihat dan dibaca banyak orang.

Dalam menerapkan teknik ini, Anda harus bisa mengatur tampilan, font, dan struktur yang bagus. Tujuannya adalah agar bisa memperoleh emosi tertentu, sehingga bisa menyampaikan pesan pada para pembaca.

Jadi sederhananya, tipografi adalah suatu teknik yang bisa menghidupkan teks agar bisa terlihat lebih menarik. Di era digital seperti saat ini, teknik ini telah menjadi kewajiban yang harus dikuasai oleh seorang graphic designer. Karena ada banyak font yang tersedia, maka seorang graphic designer harus bisa memilih font yang cocok dengan desain yang mereka buat.

Baca juga: Apa itu Target Penjualan? Ini Pengertian dan Jenis-jenisnya!

Elemen Tipografi

Setidaknya terdapat dua puluh satu elemen tipografi, yakni

  1. Kaki, yakni bagian dari huruf yang memanjang ke arah atas, baik itu melengkung ataupun lurus, dengan satu ujungnya yang terpasang dan satunya lagi bebas, sama seperti bagian bawah dari huruf K.
  2. Lengan, bagian dari huruf yang memanjang ke arah atas, baik itu lurus atau melengkung, dengan satu ujungnya yang terpasang dan satunya lagi bebas, sama seperti huruf V.
  3. Terminal, suatu bagian akhir dari garis yang tidak mempunyai serif, umumnya terlihat di banyak jenis font sans-serif.
  4. Ascenders, suatu bagian dari huruf kecil yang memanjang tinggi ke arah atas x, seperti huruf h, l, atau f.
  5. Bar atau bilah, suatu goresan horizontal dalam suatu huruf, seperti dalam huruf f atau e.
  6. Mangkuk atau bowl, yakni suatu bagian melengkung dari suatu karakter yang mampu menciptakan ruang tertutup, seperti huruf O dan D.
  7. Stem, sebuah goresan vertikal utama dari huruf, seperti huruf A, atau goresan diagonal pertama dari suatu huruf tanpa vertikal, seperti halnya huruf A.
  8. Cap height, yakni garis imajiner yang menandai ketinggian huruf besar dan datar, seperti halnya huruf M.
  9. Counter, ruang negatif semua atau sebagiannya tertutup di dalam huruf-huruf tertentu.
  10. Crossbar, sebuah coretan horizontal dari suatu huruf yang menghubungan dua coretan lain, seperti huruf H atau A.
  11. X-height, yakni jarak antara garis dasar dan juga garis median untuk teks huruf kecil
  12. Descenders, yakni bagian dari huruf yang terletak di bagian bawah baseline, seperti yang terdapat pada huruf Q, y, j dan juga g.
  13. Serif, garis ataupun goresan yang menggantung pada goresan utama sebagai aksen gaya huruf di dalam font serif.
  14. Spur, proyeksi kecil yang terlihat mencolok dari coretan utama, bisa ditemukan dengan mudah pada garis horizontal pada huruf G
  15. Ear atau telinga, goresan kecil yang menonjol pada sisi huruf kecil g
  16. Finials, ujung yang meruncing atau melengkung yang bisa dilihat dari huruf c dan e.
  17. Stroke, suatu garis melengkung atau lurus yang digunakan agar bisa membuat representasi visual dari suatu huruf.
  18. Bahu, yakni suatu lengkungan yang terlihat dalam huruf m, n, dan h.
  19. Spine, sebuah garis melengkung utama seperti di dalam huruf S.
  20. Ekor atau tail, bagian turunan melengkung seperti yang terdapat pada huruf Q, y, j, dan g.
  21. Title atau titik yang berada pada atas huruf kecil j atau i.

Baca juga: Apa itu Sistem Membership? Ini Manfaat dan Fungsinya untuk Bisnis Anda

Fungsi Tipografi dalam Dunia Marketing

1. Menarik Audiens

Selain harus mendesain gambar, seorang graphic designer pun harus bisa menarik perhatian pembaca, caranya adalah dengan menggunakan tipografi. Dengan adanya tipografi, maka seorang desider bisa menarik perhatian para pembaca lewat font dan menempatkan tulisan serta visual yang bagus.

Sama halnya seperti Anda sedang scroll media sosial Anda, kemungkinan besar Anda akan berhenti lebih lama saat melihat post atau suatu desain yang menarik perhatian Anda, entah itu karena font yang menarik atau desain yang bagus. Secara tidak langsung, hal tersebut mampu meningkatkan brand awareness pada suatu perusahaan.

2. Memberikan Value Brand

Tipografi menjadi hal yang penting dalam dunia marketing, karena tipografi mampu memberikan nilai lebih dalam suatu brand. Setiap font mempunyai keunikan dan kekuatannya sendiri untuk bisa menggambarkan suatu brand atau bisnis. Anda bisa menggunakan font yang sederhana dan mudah dibaca agar menarik banyak orang.

Anda juga bisa menyesuaikan menggunakan font yang terlihat kuno atau modern selaman font tersebut masih mudah untuk dibaca.

3. Memudahkan Audiens

Selain mampu menarik perhatian, tipografi pun sangat penting agar pengguna lebih mudah dalam membaca teks. Jika salah dalam memilih font, maka pembaca akan merasa sulit, sehingga tidak lagi tertarik untuk membacanya lebih lanjut.

Untuk itu, Anda harus bisa menggunakan font yang mudah dibaca oleh para pengguna.

Baca juga: Metode Peramalan Apa Saja, Ya? Ini Penjelasannya!

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang tipografi. Dengan menggunakan teknik ini, Anda bisa memberikan tambahan nilai pada brand Anda. Itu artinya, Anda bisa lebih mudah dalam memasarkan produk atau brand bila Anda bisa menggunakan teknik ini secara baik.

Selain itu, teknik ini juga sangat penting agar para pembaca jadi merasa nyaman saat membaca ataupun melihat suatu desain. Pemilihan warna, font, dan juga pengaturan spasi serta alignment adalah kunci utama dalam menggunakan teknik ini.

Selain tipografi, hal selanjutnya yang harus Anda perhatikan dalam menjalankan kegiatan pemasaran adalah mengelola anggaran marketing dengan baik. Nah, hal tersebut bisa Anda lakukan secara lebih mudah dengan menggunakan aplikasi bisnis dari Accurate Online.

Kenapa? karena aplikasi ini mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang akan memudahkan Anda dalam mengelola anggaran bisnis dan membuat keputusan secara lebih mudah.

Aplikasi ini pun telah dilengkapi dengan berbagai fitur bisnis yang lengkap, sehingga akan memudahkan Anda dalam mengelola dan mengembangkan bisnis.

Penasaran dengan Accurate Online? Klik tautan gambar di bawah ini untuk mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis!