Apa yang Dimaksud dengan Autocratic? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Saat ini, kepemimpinan autocratic sudah banyak dijumpai di dalam kepemimpinan politik di seluruh dunia. Gaya kepemimpinan ini sangat identik dengan totalitarian, dictatorship dan juga authoritarian. Namun, apa yang dimaksud dengan kepemimpinan autocratic?

Berdasarkan Wikipedia, kepemimpinan autocratic adalah suatu proses pengambilan keputusan yang lebih terpusat pada seorang bos ataupun atasan. Pemimpin akan memutuskan sendiri tanpa perlu melibatkan bawahan, lalu menerapkan keputusan tersebut untuk semua organisasi yang akan dipimpinnya.

Karakteristik Kepemimpinan Autocratic

1. Pemimpin Mempunyai Kewenangan Mutlak

Karakteristik pertama dari pemimpin autocratic adalah semua rencana, proses, tujuan, dan juga pembagian kerja sudah diputuskan oleh dirinya sendiri. Di dalamnya tidak ada ruang partisipasi yang bisa memungkinkan anggota tim untuk memberikan usulan, saran, dan kritik pada pembuatan keputusan.

2. Pemimpin akan Mengarahkan, Mengendalikan, dan Mengawasi Secara Penuh

Pemimpin yang memiliki gaya autocratic tidak mempercayai karyawannya, sehingga atasan akan melakukan pengawasan yang penuh pada karyawan tersebut. Semua pekerjaan akan dikendalikan secara ketat dengan berbagai aturan yang detail. Karyawan hanya harus menjalankan pekerjaan yang telah diberikan sesuai arahan saja.

3. Pemimpin Membuat Pekerjaan Menjadi Terasa Monoton

Karena semua pekerjaan sudah diputuskan oleh pemimpin, maka karyawan harus mengikuti metode yang hanya dikehendaki atasan saja. Tidak diperkenankan cara baru untuk menyelesaikan tugas ataupun masalah. Karyawan akan bekerja secara monoton, tidak ada kreativitas, dan sesuai perintah serta kemauan atasan saja.

4. Komunikasi Satu Arah

Sama halnya seperti seorang diktator, pemimpin hanya akan memberikan komunikasi secara satu arah dengan menggunakan pendekatan perintah dari atas ke bawah. Batasannya pun sangat tegas, yang mana atasan adalah pembuat keputusan mutlak dan anak buah hanyalah pelaksana saja.

5. Lebih Fokus pada Pendekatan Transaksional

Biasanya, pemimpin otokratik akan lebih menyukai pendekatan stick and carrot dalam mengendalikan perilaku bawahannya. Para karyawan yang bekerja sesuai harapan atasan akan memperoleh penghargaan, sedangkan yang tidak bisa memenuhi harapan akan mendapatkan pelanggaran.

Baca juga: Cara Menjadi Pemimpin yang Baik Untuk Keberhasilan Bisnis

Kelemahan Kepemimpinan Autocratic

1. Karyawan Menjadi Tidak Berkembang

Karyawan menjadi tidak mempunyai wewenang dalam bekerja, sulit mengembangkan diri, dan tidak kreatif karena tidak dipercaya oleh atasan dalam menggunakan berbagai cara yang inovatif. Rutinitas mereka tidak lebih dari mengerjakan tugas dan mencapai target saja.

2. Karyawan Jadi Stres karena Tuntutan yang Tinggi

Penerapan manajemen mikro dengan adanya pengawasan yang ketat akan membuat karyawan menghadapi tekanan dan juga tuntutan tinggi di setiap harinya. Sehingga, mereka akan lebih mudah stres, sakit dan terkena penyakit. Karyawan menyelesaikan tugasnya hanya demi memuaskan atasan dan tidak ingin terlibat ke dalam tujuan yang lebih besar.

3. Turnover Tinggi

Lingkungan kerja dengan tingginya tekanan serta tidak menawarkan ruang untuk bisa berkembang seringkali membuat karyawan menjadi tidak betah. Hal tersebut akan membuat mereka ingin keluar dan mencari pekerjaan lain yang lebih baik.

4. Moral dan Loyalitas Karyawan Rendah

Jenis kepemimpinan model ini akan membuat moral dan loyalitas karyawan menjadi sangat rendah. Mereka tidak akan terlibat dalam rencana perusahaan, tidak merasa menjadi bagian penting, dan tidak mempunyai ikatan emosi.

Satu-satunya motivasi yang membuat karyawan bertahan hanya upah bulanan saja.

Baca juga: Sifat Pemimpin yang Baik yang Bisa Anda Terapkan

Kelebihan Kepemimpinan Autocratic

Walaupun akan dianggap kurang tepat untuk diterapkan pada perusahaan seperti zaman sekarang, namun gaya kepemimpinan ini bisa berguna untuk beberapa kondisi dan situasi. Berikut ini adalah kelebihan dari kepemimpinan autocratic:

1. Pengambilan Keputusan Cepat

Gaya kepemimpinan ini akan mampu mempermudah proses pengambilan keputusan yang cepat oleh seorang pemimpin. Gaya ini akan sangat sesuai untuk kondisi yang memerlukan keputusan yang cepat, contohnya seperti saat perusahaan sedang menghadapi kondisi krisis.

2. Proses Kerja Menjadi Efisien

Kepemimpinan autocratic akan sangat cocok diterapkan pada jenis pekerjaan rutin, karena hal tersebut akan membuat proses dan juga alur kerja menjadi lebih efisien. Tugas yang harus dilakukan oleh karyawan sudah ditentukan dan mereka hanya harus menjalaninya saja mengikuti arahan dari atasan.

3. Cocok untuk Karyawan yang Minim Pengalaman

Gaya kepemimpinan autocratic akan lebih efektif untuk diterapkan jika sebagian anggota tim adalah karyawan yang minim pengalaman serta mempunyai keterampilan yang rendah. Jenis tim ini memerlukan pemimpin yang bisa membuat berbagai keputusan secara efektif.

4. Diperlukan untuk Industri Zero Defect

Suatu pekerjaan yang lebih fokus pada standar mutu tinggi dan bebas dari kesalahan, seperti pekerjaan yang berkaitan dengan keselamatan manusia, akan sangat cocok untuk menerapkan gaya kepemimpinan ini.

Baca juga: Bagaimana Cara Menjadi Pemimpin yang Efektif? Berikut Tipsnya

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang apa yang dimaksud dengan gaya kepemimpinan autocratic. Jadi, walaupun memiliki banyak kekurangan, gaya autocratic tetap diperlukan dalam kondisi tertentu.

Gaya kepemimpinan yang menggabungkan gaya autocratic dan partisipatif akan sangat sesuai sekali untuk bisa mengelola bisnis dengan berbagai karakter manusia dan berbagai jenis masalah.

Namun bila Anda ingin lebih mudah lagi, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Aplikasi yang telah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis di Indonesia ini akan mencatat berbagai transaksi perusahaan Anda dan akan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis.

Selain itu, Accurate Online juga telah dilengkapi dengan berbagai fitur bisnis luar biasa yang akan membantu Anda untuk melakukan penjualan dan pembelian, menyelesaikan administrasi perpajakan, mengelola persediaan, dan masih banyak lagi.

Bahkan, Anda bisa terlebih dulu menggunakan Accurate Online selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

anggimo

Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.