Bagaimana Cara Menentukan Budget Iklan? Berikut Pembahasan Lengkapnya

Iklan dalam dunia bisnis saat ini sangat penting, teutama untuk meningkatkan brand awareness sebuah produk atau bisnis. Namun biaya yang dikeluarkan untuk membuat iklan atau menghasilkan campaign terkadang cukup besar, sehingga diperlukan perencanaan yang matang agar hasil yang didapatkan sebanding dengan biaya yang telah dikeluarkan. Salah satu hal yang penting dilakukan adalah dengan menentukan budget iklan dengan benar.

Namun apa yang perlu diperhatikan dan bagaimana cara menentukan budget iklan yang sesuai dengan kondisi bisnis kita? Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam membuat anggaran iklan yang efektif.

Apa itu Budget Iklan?

Budget iklan atau anggaran periklanan adalah alokasi pengeluaran promosi perusahaan selama periode waktu tertentu.

Ini adalah ukuran pengeluaran yang direncanakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran. Anggaran periklanan adalah tempat tujuan pemasaran strategis perusahaan dan analisis biaya-manfaat bertemu dalam rencana operasionalnya.

Tiga Pilar Dalam Membuat Budget Iklan yang Efektif

1. Analisis Situasi

Analisis situasi mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi perusahaan baik secara internal maupun eksternal. Analisis terstruktur memecah perusahaan, pelanggan yang dilayaninya, dan persaingan di pasar.

Ini menghubungkan tren sosial-budaya, teknologi, ekonomi, dan politik-peraturan dengan operasi perusahaan. Akhirnya, analisis situasi menetapkan kerangka kerja untuk pengembangan rencana strategis perusahaan.

2. Segmentasi, Target, dan Pemosisian (STP)

Analisis segmentasi, target, dan pemosisian (STP) mengidentifikasi peluang potensial untuk dikejar oleh organisasi. Segmentasi adalah proses di mana kelompok pelanggan diidentifikasi. Grup pelanggan dibentuk dengan memilah-milah variabel geografis, demografis, dan psikografis.

Penargetan melibatkan pemilihan kelompok pelanggan yang paling menarik. Faktor-faktor yang mempengaruhi seberapa menarik sebuah kelompok konsumen adalah ukuran pasar, daya beli, atau bahkan loyalitas pelanggan. Begitu segmen pasar diberi peringkat secara ordinal, yang paling bernilai akan ditargetkan.

Penentuan posisi membutuhkan strategi pengembangan yang memanjakan pasar sasaran. Analisis situasi yang telah diselesaikan sebelumnya memberikan informasi latar belakang untuk membangun strategi pemosisian. Tujuan dari strategi positioning adalah untuk memastikan bahwa proposisi nilai terhubung dengan pasar yang ditargetkan.

Analisis STP yang menyeluruh sangat penting dalam memaksimalkan dampak kampanye iklan. Selain itu, penting untuk merumuskan strategi yang efisien untuk mengurangi biaya berlebih.

Baca juga: Financial Modeling: Pengertian, Fungsi dan Cara Menerapkannya

3. Pengembalian Investasi

Mengukur dampak kampanye iklan pada pendapatan operasional perusahaan sangat penting untuk memahami hubungan antara pengeluaran iklan dan perolehan pendapatan. Analisis biaya-manfaat biasanya dilakukan untuk menilai manfaat finansial bersih dari proyek yang dilakukan.

Diskon analisis biaya-manfaat memperkirakan arus kas operasi setelah pajak menjadi Net Present Value (NPV). Untuk setiap pengeluaran iklan tertentu, perusahaan harus bertujuan untuk memaksimalkan NPV dari pengeluaran iklan.

Baca juga: Apa itu Income, Revenue dan Earnings? Berikut Pengertian dan Perbedaannya

Metode Dalam Membuat Budget Iklan yang Umum dari Banyak Industri

1. Metode Persentase Penjualan

Biasanya, anggaran periklanan perusahaan adalah alokasi persentase dari pendapatan yang diproyeksikan. Penganggaran belanja iklan yang akurat membutuhkan analisis data historis yang mendalam untuk lebih memahami hubungan antara iklan dan pendapatan.

Perusahaan bisnis-ke-bisnis atau B2B umumnya membelanjakan antara 2% -5% dari pendapatan mereka untuk iklan. Di sisi lain, perusahaan bisnis-ke-konsumen atau B2C umumnya membelanjakan antara 5% -10% dari pendapatan mereka untuk iklan.

2. Metode Paritas Kompetitif

Metode paritas kompetitif adalah strategi umum yang digunakan oleh perusahaan yang ingin tidak kalah bersaing. Strateginya melibatkan penggunaan belanja iklan pesaing sebagai tolok ukur untuk pengeluaran perusahaan sendiri.

Namun, menganggarkan jumlah uang yang sama tidak menjamin hasil yang sama bagi perusahaan. Oleh karena itu, metode partai bersaing memiliki batasan.

Baca juga: Analisis Horizontal dan Bedanya Dengan Analisis Vertikal Dalam Laporan Keuangan

3. Metode Objektif dan Tugas

Metode objektif dan tugas biasanya digunakan oleh perusahaan besar. Ini menghasilkan korelasi yang kuat antara pengeluaran iklan dan tujuan pemasaran secara keseluruhan. Metode ini hanya berguna sebagai tujuan strategis yang mendasarinya.

merencanakan budget iklan 2

Mengoptimalkan Budget Iklan

Aturan Dorfman-Steiner adalah teori ekonomi yang mengoptimalkan pengeluaran iklan. Teorema menyatakan bahwa perusahaan dapat mendorong perolehan pendapatan melalui pengeluaran iklan atau penurunan harga barang.

Secara khusus, Aturan Dorfman-Steiner menyatakan bahwa pengeluaran iklan perusahaan berada pada ekuilibrium pemaksimalan keuntungannya ketika satu dolar tambahan dari iklan hanya menghasilkan satu dolar tambahan dari pendapatan bersih.

Aturan Dorfman-Steiner hanya berlaku untuk perusahaan monopoli yang memaksimalkan keuntungan.

Baca juga: Zero Based Budgeting: Pengertian dan Perbedaannya Dengan Metode Anggaran Lain

Dampak pada Laporan Laba Rugi

Beban iklan dicatat sebagai biaya penjualan, umum, dan administrasi atau selling, general, dan administrative (SG&A). Pengeluaran SG&A berdampak pada pendapatan operasional, dan selanjutnya, pendapatan bersih. Sektor operasi perusahaan memberikan pengaruh besar pada penjualan, umum, dan korelasi biaya administrasi dengan laba bersih.

Di sektor barang konsumen yang bergerak cepat (FMCG), di mana produk dijual dalam volume tinggi dengan harga rendah, pengeluaran iklan merupakan bagian yang lebih besar dari pendapatan. Penting untuk menilai manfaat dan biaya proyek periklanan.

Setelah mengukur dampak kampanye, perusahaan kemudian dapat menyesuaikan pengeluaran dan anggarannya. Pada akhirnya, setiap perusahaan harus menganggarkan iklan untuk memaksimalkan kekayaan pemegang saham.

Untuk memudahkan pencatatan dan mengalokasikan biaya iklan dalam bisnis, Anda memerlukan sistem pembukuan yang baik. Hindari proses pembukuan manual, selain memakan waktu, proses ini juga rentan dengan kesalahan yang mengakibatkan bias informasi dan berdampak pada keputusan bisnis yang Anda ambil.

Gunakan software akuntansi seperti Accurate Online untuk proses pencatatan seluruh transaksi dan pembukuan yang lebih modern.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang sudah digunakan oleh lebih dari 300 ribu penggunda dari berbagai jenis bisnis dan telah berpengalaman lebih dari 20 tahun membantu para pengusaha menghasilkan keuntungan lewat sistem akuntansi yang lebih baik.

Tertarik mencoba menggunakan Accurate Online? Anda bisa mencobanya secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate berhenti membuang waktu