Ingin Berkarir Sebagai Seorang CMO? Yuk, Simak Kualifikasi dan Tanggung Jawabnya!

Istilah CMO atau Chief Marketing Officer mulai populer ketika perkembangan dunia startup digital meningkat pesat di Indonesia. Dimana posisi eksekutif ini sering menjadi jembatan antara petinggi eksekutif dengan tim-tim di bawahnya.

Sama halnya di perusahaan-perusahaan besar dan multinasional, Chief Marketing Officer juga memiliki peranan penting yang bahkan lebih besar, khususnya dalam perluasan pasar dan brand perusahaan.

Banyak orang beranggapan bahwa Chief Marketing Officer sama dengan direktur pemasaran. Padahal, sebagian besar pakar beranggapan bahwa CMO memiliki cakupan area yang lebih luas jika dibandingkan dengan direktur pemasaran.

Luasnya ranah pekerjaan yang diemban oleh seorang Chief Marketing Officer sejalan dengan besaran gaji yang diperoleh. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa posisi ini semakin banyak dilirik. Terlebih karena posisi ini merupakan pucuk tertinggi dalam divisi marketing, yang juga menempati posisi strategis di tengah semakin berkembangnya bisnis digital.

Karena itu, pada artikel kali ini, mari bahas lebih lanjut terkait pengertian, tanggung jawab, dan kualifikasi yang harus dimiliki jika ingin berkarir sebagai seorang Chief Marketing Officer.

Pengertian CMO

Mengutip dari laman Market Business News, CMO yang merupakan singkatan dari Chief Marketing Officer, adalah salah satu posisi eksekutif atau pimpinan perusahaan yang bertanggung jawab dalam urusan pemasaran atau marketing.

Kendati demikian, fokus mereka tidak hanya pada pemasaran, namun juga pada pengembangan produk, penetapan harga, pengelolaan penjualan, pelayanan pelanggan, hingga branding perusahaan. Fokus ini pun berbeda-beda tergantung pada skala perusahaan, struktur perusahaan, dan jenis industri.

Di dalam perusahaan startup, tugas seorang Chief Marketing Officer akan lebih fokus pada visibilitas dan prospek perusahaan. Sementara pada perusahaan dengan skala besar, fokusnya ada pada upaya untuk memperluas pasar dan merek perusahaan.

Ketika menjalankan tugasnya, seorang Chief Marketing Officer harus selalu berkoordinasi dengan posisi c-level lainnya, seperti CEO, CFO, CPO, COO, dan juga tim yang ada di bawahnya.

Baca juga: Struktur Organisasi Startup: Pengertian dan Berbagai Peran Jabatannya

Tanggung Jawab Seorang Chief Marketing Officer

Secara sederhana, tugas Chief Marketing Officer telah disebut pada pengertian di atas. Namun, terdapat tugas lain yang harus diperhatikan sebagai Chief Marketing Officer. Berikut diantara tugas dan tanggung jawab tersebut.

1. Manajemen Merek

Manajemen merek merujuk pada bagaimana Chief Marketing Office membangun dan mengembangkan relasi atau hubungan antara produk perusahaan dengan target pasar.

Unsur-unsur dari manajemen merek dapat berupa produk itu sendiri, harga, kemasan, atau pengalaman pribadi pelanggan. Biasanya, Chief Marketing Officer menggunakan strategi yang berbeda dalam meningkatkan brand awareness akan produk perusahaan dan nilai merek.

2. Melakukan Riset Pasar

Proses ini mengacu pada pengumpulan informasi penting mengenai target pasar terhadap produk perusahaan. Beberapa teknik dalam melakukan riset pasar ini, yang meliputi survei pelanggan, focus group discussion, dan survei distributor, bisa dilakukan oleh CMO guna mengidentifikasi kebutuhan kebutuhan pasar, persaingan, maupun popularitas produk.

Data yang didapat akan dianalisis dengan metode tertentu, untuk kemudian dipresentasikan kepada CEO dan eksekutif perusahaan lainnya.

Baca juga: Apa itu CEO? Ini Pengertian dan Peran Pentingnya dalam Perusahaan

3. Komunikasi Pemasaran

Komunikasi pemasaran merupakan cara perusahaan mengomunikasikan informasi kepada target pasar. Di sinilah Chief Marketing Officer bertugas memastikan bahwa pesan yang disampaikan jelas dan konsisten, serta terfokus pada pasar yang diinginkan.

Sarana komunikasi pemasaran yang digunakan dalam hal ini biasanya meliputi periklanan, pemasaran langsung (direct marketing), dan acara yang disponsori. CMO pun harus siap menghadapi tantangan baru dalam menemukan alat komunikasi paling efektif, terutama di tengah era digital.

4. Manajemen Produk

Manajemen produk meliputi pengembangan produk baru dan pemasaran produk. Chief Marketing Officer dituntut untuk bisa memaksimalkan pendapatan dan target pasar. Beberapa perannya dalam pengembangan produk antara lain melakukan studi kelayakan produk dan mengidentifikasi kebutuhan pelanggan.

Sementara dalam pemasaran produk, Chief Marketing Officer berperan dalam peluncuran produk baru, membuat promosi dan pengiriman pesan, mengawasi persaingan, dan menerima umpan balik dari pelanggan.

Baca juga: Produktivitas Kerja: Pengertian, Faktor dan Indikator Pengukurannya

Kualifikasi Skill yang Dibutuhkan CMO

Untuk melaksanakan sederet tugas dan tanggung jawab yang kompleks seperti telah disebutkan di atas, seorang Chief Marketing Officer harus memenuhi beberapa kualifikasi skill. Beberapa kualifikasi skill tersebut meliputi:

1. Planning Strategist

Seorang Chief Marketing Officer harus mampu membuat strategi perencanaan yang baik. Strategi perencanaan tersebut meliputi perencanaan branding, perencanaan marketing, sampai perencanaan manufakturing produk.

2. Data Science

Dalam membuat strategi perencanaan, Chief Marketing Officer harus mampu mengolah berbagai data. Mereka pun harus mampu menginterpretasi dan menganalisa data tersebut.

Baca juga: Ide Game Team Building untuk Membangun Kekompakkan Karyawan

4. Inovatif Thinking

Chief Marketing Officer juga harus mempunyai pemikiran yang inovatif. Sebab, inovasi berperan dan berkaitan erat dalam persaingan di antara kompetitor. Inovasi tersebut pun meliputi semua lini tanggung jawabnya, baik komunikasi, branding, maupun manajemen produk.

5. Adaptable

Pergerakan teknologi digital dan persaingan bisnis yang ketat mengharuskan CMO untuk memiliki sifat mudah beradaptasi di tengah persaingan dan tren bisnis. Skill ini pun erat kaitannya dengan inovasi-inovasi pemikiran.

Baca juga: Demand Generation: Pengertian Dan Strategi Untuk Meningkatkannya

Kesimpulan

Setelah melihat uraian di atas, kini kita memahami apa itu Chief Marketing Officer, tugas dan tanggung jawab yang diembannya, sekaligus kualifikasi skill yang perlu dimiliki jika ingin berkarir dalam bidang tersebut.

Berkaitan dengan salah satu kualifikasi terkait kemampuan perencanaan strategis, akan jauh lebih baik apabila seorang Chief Marketing Officer juga memahami tentang pengelolaan dan perencanaan keuangan. Begitu pun dengan berbagai laporan terkait keuangan yang terkadang juga berhubungan dengan tugas yang dijalankannya.

Untuk pencatatan laporan keuangan yang lebih mudah, cepat, dan akurat, Anda bisa menggunakan software akuntasi dan bisnis bernama Accurate Online. Accurate Online menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis yang bisa diakses di manapun dan kapanpun.

Berbagai fitur pun tersedia di dalamnya guna memudahkan Anda dalam melakukan kegiatan bisnis. Jika Anda tertarik untuk mencoba dan menikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari, silahkan klik tautan gambar di bawah ini.accurate 2 banner bawah

Baim

Penulis blog lulusan sarjana manajamen bisnis yang mendalami dunia penulisan dan senang membagikan wawasan tentang duna manajemen kepada masyarakat luas.