Focus Group Discussion Adalah: Pengertian, Tujuan dan Karakteristiknya

FGD atau focus group discussion adalah suatu teknik yang bisa digunakan untuk berbagai jenis keperluan di dalam dunia kerja. Baik itu sebagai suatu tahapan di dalam rekrutmen karyawan baru ataupun untuk melakukan riset pasar saat sedang ingin mengembangkan produk.

Lantas, apa tujuan utama dari focus group discussion ? apa bedanya dengan teknik lain? Berikut ini kami berikan penjelasannya pada Anda.

Apa itu Focus Group Discussion (FGD)?

Dilansir dari laman British Ecological Society, focus group discussion adalah suatu teknik yang dimanfaatkan oleh para peneliti guna mengumpulkan suatu kelompok dan membahas suatu topik tertentu yang spesifik. Dari banyaknya kelompok yang terpilih itu, umumnya peneliti akan mengambil suatu kesimpulan dari pendapat berdasarkan topik yang ditentukan.

Nantinya, diskusi ini akan dipimpin oleh salah satu orang dan umumnya akan berlangsung secara santai dan informal, sehingga setiap peserta tidak akan ada yang merasa tertekan dalam menyampaikan pendapat mereka.

Biasanya, penentuan kandidat ini berdasarkan pada berbagai jenis pertimbangan dan apa yang sedang saat itu lakukan. Bila tujuannya adalah untuk meriset pasar, maka umumnya perusahaan akan mencari kandidat yang sesuai dengan target demografisnya.

Dilansir dari laman Thought Co.,  demografis adalah suatu analisa karakteristik sekelompok individu, yang umumnya ditentukan berdasarkan umur, ras, dan jenis kelamin.

Hal tersebut dilakukan guna memperoleh sampel dari mereka yang kemungkinan besar akan menggunakan produk barang ataupun jasa yang ditawarkan oleh perusahaan.

Baca juga: Pengertian Product Management dan Elemen yang Ada di Dalamnya

Tujuan Focus Group Discussion Adalah

Tujuan umum focus group discussion adalah untuk menyamakan setiap persepsi atas suatu isu ataupun topik atau minat tertentu di dalam dunia kerja, yang pada akhirnya nanti akan melahirkan kesepakatan dan juga pengertian baru terkait isu tersebut.

Dalam hal seleksi karyawan, maka tujuan focus group discussion adalah untuk bisa mengetahui tingkat kreativitas dan juga kemampuan berpikir para kandidat yang berdasarkan pada ide dan juga solusi yang mereka tawarkan pada suatu masalah tertentu.

Kenapa? karena di dalam dunia kerja, akan ada banyak sekali masalah yang harus dihadapi pada kandidat, yang umumnya akan membuat mereka stress.

Nah, dengan adanya simulasi ini, diharapkan setiap peserta bisa aktif dalam melakukan diskusi dalam melihat sikap ketika menghadapi masalah di dalam dunia kerja. Sehingga, pihak perusahaan bisa melihat gambaran umum terkait potensi yang dimiliki oleh kandidat dalam hal menyelesaikan masalah.

Karakteristik dari Focus Group Discussion

1. Adanya Seorang Fasilitator dari Perusahaan

Tugas dari fasilitator di dalam focus group discussion adalah menentukan jalannya diskusi yang sedang dilakukan., mereka mempunyai hak untuk mendorong para peserta yang dianggapnya pasif agar lebih mau mengungkapkan pendapatnya. Fasilitator juga memiliki hak untuk menghentikan peserta yang dinilai terlalu dominan.

2. Kandidat Pelamar Dibagi Beberapa Kelompok

Perlu Anda ketahui bahwa semakin banyak individu dalam satu kelompok akan semakin baik. Idealnya, jumlah individu yang terdapat di dalam satu kelompok terdiri dari 6 – 8 individu.

Namun, bisa juga terdiri dari 12 – 15 individu, tergantung pada topik yang ingin dibahas. Bila sudah sebanyak ini, maka dibutuhkan juga moderator yang kuat untuk bisa memberikan fasilitas berlangsungnya diskusi.

3. Peserta Memiliki Kesamaan Suatu Hal

Di dalam focus group discussion, setiap kandidat karyawan nantinya akan memperoleh selembar kertas yang isinya suatu studi kasus yang harus dibicarakan bersama di dalam kelompok. Umumnya, topik ini sudah ditentukan terlebih dahulu oleh moderator ataupun pihak perusahaan., sehingga, hasilnya nanti akan cenderung homogen atau sama.

4. Dilaksanakan Dalam Suatu Ruangan

Hal ini harus dilakukan agar bisa menciptakan suatu suasana serius – santai. Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk membuat para kandidat tidak merasa takut dan menyatakan pendapatnya, walaupun baru mengenal peserta diskusi lainnya ketika melakukan focus group discussion.

5. Durasi Berlangsungnya Focus Group Discussion Sangatlah Beragam

Dalam melakukan focus group discussion, durasi juga menjadi hal yang sangat penting yang harus diperhatikan oleh para peserta diskusi, karena tema atau isu sudah ditentukan dan peserta diskusinya adalah lebih dari dua orang.

Perbedaan Antara FGD Dan Wawancara Kerja

Bedanya wawancara kerja dan focus group discussion adalah sebagai berikut:

1. Jumlah Peserta

Umumnya, jumlah peserta dari focus group discussion adalah sekitar 4 sampai 15 orang. Itu artinya, di dalam focus group discussion Anda akan bertemu dengan kandidat lain yang menjadi saingan.

Hal ini tentu berbeda dengan wawancara kerja pada umumnya, yang mana akan ada satu orang kandidat dinilai oleh satu atau lebih pihak pewawancara.

2. Hal-hal yang Ditanyakan

Dalam suatu wawancara kerja, setiap calon pelamar umumnya akan ditanya terkait berbagai hal yang sederhana yang berhubungan dengan pekerjaan. Hal ini tentu berbeda dengan proses focus group discussion.

Setiap calon pelamar umumnya akan diberikan suatu isu atau topik dan pertanyaan yang umumnya tidak berhubungan dengan dunia kerja, namun menyinggung topik tertentu yang pada saat itu tengah banyak diperbincangkan di media atau suatu konflik yang mungkin sangat mudah dijumpai sehari-hari.

Lalu, para kandidat akan diminta untuk mencari solusi bersama terkait isu tersebut. Sebelum waktu habis, maka setiap kelompok diskusi harus bisa memberikan kesimpulan berdasarkan arahan yang sudah diberikan pada awal diskusi.

3. Hasil Akhir

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, dalam suatu wawancara kerja, maka pihak HRD akan berhadapan dengan data individual dari setiap kandidat, bukan pada suatu proses kelompok.

Sementara itu, di dalam focus group discussion pihak moderator akan memberikan materi berbentuk suatu topik agar bisa dibahas bersama.

Lalu, setiap peserta akan diberi waktu selama beberapa menit untuk bisa memahami materi tersebut sebelum pihak moderator membantu mereka untuk melakukan diskusi yang lebih sistematis, terarah, dan saling mempengaruhi.

Sehingga, setiap  moderator nantinya akan mendapatkan data individu sekaligus dalam satu kelompok.

3 Cara Menjalankannya Focus Group Discussion

Ketiga cara untuk bisa menjalankan focus group discussion  adalah sebagai berikut:

1. Desain Riset

  • Menentukan Objektif

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam focus group discussion adalah perusahaan menentukan tujuan ataupun objektif dari focus group discussion yang ingin dilakukan. Lalu, perusahaan harus membuat rangkaian pertanyaan yang relevan dengan tujuan yang sudah dibuat.

  • Perekrutan Peserta

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengumpulkan kandidat untuk mengikuti sesi focus group discussion sesuai dengan objektif. Jadi, bila Anda memerlukan orang dengan latar belakang yang beda atau sama, maka penentuannya adalah di sini.

2. Pengumpulan Data

Dalam langkah ini, setiap kandidat sudah ikut berpartisipasi di dalam focus group discussion. Umumnya, akan dipilih salah seseorang untuk melakukan perkenalan diri secara acak dan diberitahukan peraturan dasar sebelum selanjutnya dimulai.

Setelah itu, akan diberikan suatu studi kasus atau pertanyaan yang harus dijawab oleh setiap kandidat dengan durasi waktu yang sudah ditentukan.

Salah satu tips paling ampuh dalam mengikuti sesi focus group discussion adalah percaya diri dalam menjawab setiap pertanyaan, sopan, dan mengetahui waktu berbicara. Sehingga, pihak fasilitator atau moderator akan menilai Anda sebagai kandidat yang profesional.

Dalam tahap mengumpulkan data, maka pihak fasilitator pun akan memberikan kesimpulan dari focus group discussion yang sudah berlangsung.

3. Analisis

Tahap selanjutnya dalam melakukan focus group discussion adalah pihak perusahaan harus menentukan peringkat, analisa diskusi yang sudah terjadi, dan juga hal apapun yang diperlukan untuk bisa menilai setiap kandidat.

Hasil dari analisis ini akan menentukan kandidat mana yang lolos ke proses selanjutnya dan mana saja yang tidak lolos.

Baca juga: Gugus Kendali Mutu: Pengertian, Tahapan, dan Alat yang Digunakan

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami terkait focus group discussion. Jadi, bisa kita simpulkan bahwa focus group discussion adalah suatu teknik yang dimanfaatkan oleh para peneliti guna mengumpulkan suatu kelompok dan membahas suatu topik tertentu yang spesifik.

Focus group discussion sering kali digunakan pada tahapan di dalam rekrutmen karyawan baru ataupun untuk melakukan riset pasar saat sedang ingin mengembangkan produk.

Dengan adanya focus group discussion, diharapkan setiap peserta bisa aktif dalam melakukan diskusi dalam melihat sikap ketika menghadapi masalah di dalam dunia kerja. Sehingga, pihak perusahaan bisa melihat gambaran umum terkait potensi yang dimiliki oleh kandidat dalam hal menyelesaikan masalah.

Selain itu, hal lain yang tidak boleh dilupakan oleh manajemen perusahaan adalah mengelola bisnis secara lebih efisien dalam setiap sektor, termasuk dalam sektor pengelolaan keuangan.

Untuk itu, gunakanlah software akuntansi dari Accurate Online. Aplikasi ini akan membantu bisnis Anda menjadi lebih efisien dengan adanya fitur yang lengkap dan tampilan dashboard yang sangat sederhana. Selain itu, aplikasi ini juga bisa di akses di mana saja dan kapan saja Anda berada, sehingga akan membantu kegiatan bisnis online atau offline Anda.

Anda bisa langsung menikmati seluruh fitur dari Accurate Online secara gratis selama 30 hari dengan hanya klik tautan gambar di bawah ini.

accurate1

anggimo

Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.