Apa itu Kapasitas Produksi? Ini Pengertian dan Manfaatnya!

Pada dasarnya, kapasitas produksi adalah cara perusahaan menentukan jumlah produk yang mampu dihasilkannya dengan berdasarkan sumber daya yang dimilikinya.

Lantas, apa itu kapasitas produksi? Apa saja unsur yang terdapat di dalamnya? Apa tujuan dari dilakukannya kapasitas produksi? Penasaran? Dapatkan jawabannya dengan membaca artikel di bawah ini hingga selesai.

Apa itu Kapasitas Produksi?

Berdasarkan laman Wikipedia, kapasitas produksi adalah suatu hasil produksi maksimal yang mampu dihasilkan oleh perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Dalam dunia bisnis, kapasitas produksi ini diartikan dengan tiga sudut pandang, yakni kapasitas efektif, kapasitas desain, dan juga kapasitas aktual.

Kapasitas desain adalah jumlah produk yang mampu dihasilkan ketika kondisi ideal. Itu artinya, terdapat asumsi bahwa proses produksi bisa berjalan secara lancar dan juga secara terus menerus. Di dalamnya tidak ada jadwal perawatan mesin, perbaikan produk yang tidak lolos standarisasi, dan juga hambatan lainnya.

Selanjutnya, kapasitas efektif adalah jumlah produk yang mampu dihasilkan perusahaan di waktu tingkat operasi tertentu dan umumnya jumlah tersebut tidak melebihi tinggi kapasitas desain. Sedangkan kapasitas aktual adalah jumlah produk yang dihasilkan secara nyata, sehingga nilai minimalnya harus sesuai dengan kapasitas efektif.

Baca juga: Apa itu Quality Control (QC)? Ini Pengertian, Cara Kerja dan Manfaatnya

Unsur-unsur di Dalam kapasitas Produksi

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa kita beberapa poin unsur kapasitas produksi yang wajib dipenuhi untuk bisa mencapai jumlah produk yang ditargetkan. Saat saat salah satu ataupun beberapa unsur yang ada di bawah ini tidak ada, maka kapasitas produksi dari sudut pandang manapun tidak akan bisa tercapai.

1. Tenaga Kerja

Dalam membuat suatu produk pasti akan memerlukan banyak orang yang terlibat di dalamnya. Karyawan atau tenaga kerja perusahaan adalah unsur yang memiliki peran penting dalam hal ini. Bahkan, perusahaan terkadang harus menerapkan sistem kerja lembur beserta insentifnya agar bisa mencapai kapasitas yang diharapkan.

2. Mesin Produksi

Teknologi dalam bentuk mesin produksi pun tidak bisa dilepaskan dari sistem produksi perusahaan. Terlebih lagi bila bentuknya dalam bentuk pabrik dengan target produk sampai ratusan ribu produk per harinya.

Ditambah lagi dengan faktur tingkat kesulitan suatu produk. Tapi, teknologi tidak terbatas pada mesin saja. Teknologi dalam jaringan sistem informasi atau platform khusus pun termasuk ke dalam unsur kapasitas produksi ini.

3. Bahan Baku

Unsur lain yang ada di dalam kapasitas produksi adalah bahan baku dari produk itu sendiri. Baik itu dalam bentuk barang mentah ataupun barang setengah jadi.

Ketersediaan bahan baku dan berbagai standarisasinya harus selalu ada agar bisa memenuhi kapasitas. Saat bahan baku sulit untuk diperoleh, jumlah produk yang dihasilkan juga tidak akan bisa memenuhi permintaan pasar.

4. Fasilitas Fisik Lain

Terdapat unsur lain yang harus dilalui dan akan sangat bergantung pada proses produksi. Sehingga, setiap perusahaan akan berbeda-beda terkait jumlah dan jenisnya. Beberapa contohnya adalah manajemen quality assurance dan quality control, sistem pengemasan, sistem distribusi, dan lain sebagainya.

Baca juga: Apa Itu Additive Manufacturing? Ini Cara Kerjanya!

Tujuan Merencanakan Kapasitas Produksi

1. Memprediksi Tingkat Permintaan

Dengan adanya perencanaan kapasitas produksi yang lebih terstruktur, maka perusahaan akan lebih terbantu dalam memprediksi tingkat permintaan. Khususnya untuk pola atau tren pembelian tertentu, seperti pada musim liburan dan juga momen hari raya. Sehingga, kasus perusahaan yang tidak bisa memenuhi permintaan pasar bisa dicegah dengan baik.

2. Membantu Menentukan Pengadaan Bahan Baku

Agar pengadaan bahan baku tidak terlalu berlebihan, maka perusahaan harus bisa mengetahui kapasitas miliknya sendiri.

Selain mampu menghemat biaya produksi, perusahaan juga nantinya akan mampu mengefektifkan jumlah bahan baku yang ada agar nantinya tidak terbuang. Terlebih lagi bila bahan baku yang digunakan mempunyai masa simpan yang tidak terlalu lama.

3. Memastikan Ketersediaan Produk

Salah satu cara yang ampuh dalam mempertahankan pelanggan adalah dengan memastikan ketersediaan produk. Dengan cara menghitung kapasitas produksi, perusahaan akan bisa mengetahui kapan mereka harus melakukan produksi lagi saat persediaan sudah hampir habis.

Jangan sampai pelanggan merasa kecewa dan memilih produk pesaing hanya karena produk masih dalam proses produksi atau belum selesai dibuat.

4. Mengelola waktu dan tenaga kerja produksi

Dengan penghitungan kapasitas produksi, maka perusahaan bisa mengelola waktu dan beban kerja karyawan. Hal tersebut termasuk ke dalam beban kerja untuk mesin dan juga unsur kapasitas produksi lainnya. Pengelolaan sumber daya juga nantinya akan lebih menyesuaikan nilai fluktuasi permintaan yang tersedia.

Dengan demikian, maka sistem produksi akan lebih efektif dan juga lebih efisien.

Baca juga: Berbagai Kode Produksi Makanan yang Harus Anda Ketahui Sebagai Pebisnis Makanan

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang kapasitas produksi. Bila saat ini Anda merasa belum terlalu memerlukannya karena perusahaan Anda baru berdiri, maka Anda harus mempertimbangkannya kembali.

Kenapa? Karena secara tidak langsung kapasitas produk akan bisa membantu Anda dalam merancang pelayanan pelanggan yang jauh lebih baik secara menyeluruh.

Selain itu, Anda juga bisa mempertimbangkan bisnis Anda untuk menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online. Kenapa? Karena aplikasi ini dikembangkan agar bisa membantu Anda dalam mengelola bisnis manufaktur Anda secara #lebihbaik.

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan juga akurat.

Lebih dari itu, Accurate Online juga telah dilengkapi dengan berbagai fitur bisnis luar biasa yang mampu membantu Anda dalam mengelola dan mengembangkan bisnis.

Penasaran dengan Accurate Online? Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

anggimo

Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.