LGD Adalah Proses yang Proses dalam Seleksi Karyawan, Pentingkah?

Perlu Anda ketahui bahwa proses rekrutmen terbagi menjadi beberapa fase, mulai dari seleksi berkas kandidat hingga user interview. Dalam beberapa perusahaan, leaderless group discussion atau LGD adalah salah satu proses yang harus dilakukan.

Berbeda dengan FGD atau focused group discussion, di dalam LGD tidak dipandu oleh pimpinan diskusi.

Berdasarkan laman American Psychology Association, LGD adalah suatu tempat pertukaran ide, pendapat, dan informasi penting terkait beberapa topik oleh setiap anggota kelompok tanpa pemimpin yang ditunjuk pada tahap awal diskusi.

Umumnya, LGD digunakan dalam proses seleksi agar bisa menilai tingkat keterampilan interpersonal dan juga kepemimpinan. Berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Management Education, terdapat beberapa kompetensi yang bisa dikembangkan melalui LGD.

Kompetensi yang Bisa Dinilai Lewat LGD

Beberapa kompetensi atau keahlian yang bisa dinilai lewat LGD adalah sebagai berikut:

1. Keterampilan Memimpin dan Mengambil Keputusan

Leaderless group discussion dijalankan agar bisa melihat kemampuan pengambilan kendali dan juga melatih kepemimpinan. Dengan adanya LGD, maka setiap peserta diskusi akan diminta untuk lebih inisiatif, mampu memberikan arahan, dan juga membuat keputusan secara lebih bertanggung jawab.

2. Keterampilan Mendukung dan Bekerja Sama

Leaderless group discussion bisa melatih Anda untuk mendukung orang lain dan juga menunjukkan rasa hormat pada mereka. Dengan adanya LGD, maka Anda akan diminta untuk bekerja secara lebih efektif dengan individu di dalam klien, tim, dan juga staf.

Selain itu, leaderless group discussion juga akan membantu recruiter dalam menilai perilaku peserta dan disesuaikan dengan nilai perusahaan.

3. Keterampilan Berinteraksi dan Public Speaking

Leaderless group discussion akan menuntut Anda untuk berinteraksi dan berbicara dengan setiap anggota diskusi. LGD akan menilai kemampuan komunikasi Anda.

Selain itu, LGD juga akan membuat Anda untuk bisa melakukan persuasi pada setiap anggota diskusi dengan opini Anda sendiri selama LGD berlangsung. Anda harus bisa tampil lebih percaya diri saat menyampaikan opini Anda di dalam diskusi.

4. Keterampilan Menganalisis dan Menafsirkan Diskusi

Leaderless group discussion akan menampilkan bagaimana kemampuan analitis Anda dalam berdiskusi. Apakah Anda bisa memahami diskusi secara baik atau bahkan sebaliknya.

Dengan adanya leaderless group discussion, maka Anda akan diminta untuk bisa memahami inti masalah dan juga menerjemahkannya. Jika topik diskusi memang sesuai dengan latar belakang Anda, maka Anda harus bisa menerapkan pengetahuan Anda dengan baik.

5. Kemampuan Menciptakan dan Membuat Konsep

LGD adalah suatu diskusi yang di dalamnya membahas suatu topik ataupun masalah dan membuat rencana solusinya. Dengan adanya leaderless group discussion, maka kemampuan Anda dalam menyelesaikan masalah akan sangat berguna dalam menghadapi masalah yang akan muncul selama proses diskusi terjadi.

6. Kemampuan Beradaptasi dan Mengatasi Konflik Dalam Diskusi

Peserta diskusi sering kali mengalami perbedaan pendapat. Terlebih lagi, di dalam leaderless group discussion tidak ada pimpinan diskusi. Diskusi bisa terjadi tidak terarah dan tidak ada penengah bila ada perbedaan pendapat.

Kemampuan dalam mengatasi masalah dan menengahi konflik ini akan berdampak pada jalannya leaderless group discussion.

7. Kemampuan Mengorganisasi dan Mengeksekusi Diskusi

Memulai diskusi yang tidak ada pemimpin terkadang memang sulit untuk dilakukan. Terlebih lagi bila Anda berada diantara orang yang sebelumnya memang tidak Anda kenal.

Dengan adanya leaderless group discussion, maka Anda akan dituntut agar bisa mengorganisasikan diskusi dengan rekan satu tim Anda tanpa adanya pemimpin diskusi atau recruiter.

Baca juga: Creative Brief adalah Pedoman Singkat Sebuah Proyek Kreatif, Bagaimana Membuatnya?

Tips Menjalani Leaderless Group Discussion

Agar Anda bisa mengikuti proses leaderless group discussion secara baik, terdapat beberapa hal yang harus Anda persiapkan, yaitu:

1. Memahami Isu-Isu yang Sering Terjadi

Berbagai topik yang didiskusikan selama proses leaderless group discussion biasanya dekat dengan isu yang sering terjadi di dalam dunia kerja atau isu nasional yang saat itu sedang berkembang. Untuk itu, setidaknya pahamilah isu yang berkembang selama tiga bulan terakhir.

Sebelum leaderless group discussion berlangsung, cobalah untuk memahami berbagai isu tersebut. Anda pun harus memahami berbagai isu yang berkaitan dengan industri atau posisi yang sedang Anda lamar.

Pahamilah bagaimana sejarah industri tersebut dan masalah apa saja yang saat ini sedang banyak dibicarakan.

2. Catat Poin-Poin yang Muncul Dalam Leaderless Group Discussion

Selama kegiatan diskusi terjadi, pasti akan ada banyak sekali ide dan opini yang datang dari seluruh anggota. Siapkanlah alat tulis untuk mencatat berbagai poin yang datang selama diskusi berlangsung.

Nantinya, berbagai poin tersebut bisa Anda jadikan dasar dalam mengungkapkan opini. Anda juga bisa menggunakan berbagai poin tersebut dalam menarik kesimpulan di akhir sesi diskusi.

3. Sampaikan Pendapatmu Dengan Sikap Yang Baik

Diskusi yang tengah berlangsung terkadang terjadi sangat alot karena banyaknya perbedaan pendapat. Terlebih lagi bila tidak ada pemimpin diskusi.

Perbedaan pendapat ini bisa menimbulkan konflik. Namun walaupun kondisi diskusi tegang, Anda tetap harus menyampaikan opini Anda secara tenang. Jagalah kondisi Anda agar tetap stabil selama proses diskusi.

Jangan sampai Anda terbawa emosi karena adanya perbedaan pendapat dengan anggota diskusi yang lain.

Baca juga: Fungsi Manajemen Personalia Dalam Meningkatkan Performa Perusahaan

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang leaderless group discussion atau FGD. Jadi, FGD adalah salah satu proses rekrutmen yang penting untuk dilakukan untuk melihat beberapa kompetensi dari kandidat pelamar.

Dalam proses rekrutmen ini, tentunya perusahaan akan mengeluarkan berbagai sumber dayanya, termasuk sumber daya keuangan. Untuk itu, perusahaan harus bijak dalam mengelola keuangannya.

Nah, untuk membantu Anda dalam mengelola keuangan perusahaan, gunakanlah aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda akan lebih mudah dalam mengelola keuangan, karena Accurate Online akan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang bisa Anda manfaatkan untuk mengelola keuangan. Seluruh biaya yang masuk dan keluar pun akan dicatat secara otomatis.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur dan modul yang akan meningkatkan efisiensi bisnis Anda.

Ayo coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis lewat banner di bawah ini.

anggimo

Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.