Market Penetration: Pengertian dan Manfaatnya untuk Produk Baru

Peluncuran produk baru dari perusahaan tidak bisa dilakukan secara asal. Dibutuhkan analisis pasar dan pembuatan strategi yang ampuh agar langkah awal bisa semakin yakin dan tepat. Nah, salah satu caranya adalah dengan mengetahui penetrasi pasar atau market penetration.

Namun, apa itu market penetration? Apa saja manfaatnya dalam meluncurkan produk baru? Temukan jawabannya dengan membaca artikel tentang market penetration di bawah ini hingga selesai.

Pengertian Market Penetration

Penetrasi pasar atau market penetration adalah suatu cara dalam menilai banyaknya suatu produk atau jasa yang digunakan oleh pelanggan daripada jumlah total pasar untuk produk yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.

Dilansir dari laman Techslang, bila Anda memperkirakan ada sekitar seratus ribu orang yang akan membeli produk Anda dan Anda bisa menjual sebanyak 20 ribu unit, maka market penetration Anda adalah 20%.

Selain itu, market penetration pun adalah cara yang digunakan untuk bisa mengembangan strategi demi memperluas pangsa pasar pada suatu produk atau layanan jasa tertentu.

Berdasarkan laman Investopedia, bila nilai total pasarnya besar, maka pendatang baru di dalam suatu bisnis memiliki peluang untuk mempunyai sejumlah persentase pasar dari total potensi yang sudah ada.

Selain itu, berdasarkan angka tersebut, Anda bisa mengetahui potensi perkembangan dari suatu industri, sehingga Anda bisa memiliki kepercayaan yang lebih banyak untuk bergerak di dalam industri tersebut.

Baca juga: Marketing Flywheel, Strategi Pemasaran yang Paling Ampuh

Manfaat Dan Pentingnya Market Penetration

Market penetration adalah salah satu hal yang penting yang harus Anda perhatikan bila Anda ingin bersaing di dalam suatu industri.

Jadi, Anda harus mengetahui potensi dan kapasitas bisnis Anda sebelum terjun di dalam kompetisi pasar, terlebih lagi bila di dalamnya sudah ada berbagai merk besar.

Dengan menghitung dan membuat perkiraan potensi pasar, serta membuat strategi market penetration, akan ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan. Nah, manfaat dari menghitung market penetration adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Penjualan

Sebagian besar pebisnis yang harus fokus pada peningkatan penjualan biasanya hanya fokus untuk mendapatkan keuntungan. Strategi market penetration yang baik tentunya bisa meningkatkan laba perusahaan atau bottom line.

Hal tersebut bisa dicapai dengan cara mendukung produk atau pasar agar bisa cepat dipasarkan dengan sasaran yang lebih tepat. Strategi yang tepat akan bisa memastikan jasa atau produk lebih mudah ditemukan oleh target pelanggan dalam segmentasi pasar yang pas.

2. Meningkatkan Brand Equity

Ekuitas merek atau brand equity adalah suatu hal yang disukai oleh perusahaan dan hal tersebut bisa dicapai dengan menggunakan strategi market penetration yang detail. Karena, brand equity bias meningkatkan nilai perusahaan secara menyeluruh.

Hal tersebut juga bisa membuka kesempatan untuk melakukan ekspansi bisnis. Perusahaan Anda juga nantinya bisa menekan biaya pemasaran dan menetapkan harga yang lebih tinggi daripada kompetitor Anda.

3. Product Positioning yang Lebih Baik

Seringkali, pendatang baru dipasar akan merasa kesulitan untuk bersaing dengan setiap brand besar yang sudah lama hadir dan menguasai pasar. Mereka biasanya akan sulit untuk menetapkan harga.

Mereka sangat sulit sekali untuk menetapkan harga yang lebih mahal dari kompetitor yang sudah banyak dipercaya pelanggan. Tapi dengan adanya strategi market penetration, bisnis baru justru bisa melakukan justifikasi pada harga produknya.

Jadi walaupun harganya lebih tinggi, bila bisa memposisikan brand di pasar dengan benar, maka hal tersebut bukanlah masalah yang besar.

Baca juga: Marketing Collateral dan Manfaatnya Bagi Bisnis

Cara Mengukur Penetrasi Pasar

Terdapat perhitungan yang harus Anda kuasai bila Anda ingin mengukur market penetration. Rumus yang akan kami berikan di bawah ini adalah untuk mengetahui banyaknya produk barang atau layanan jasa yang digunakan oleh pelanggan dibanding total pasar yang diperkirakan.

Berikut ini adalah rumusnya:

(jumlah pelanggan / ukuran target pasar) x 100 = persentase penetrasi pasar

Rumus ini sangat penting untuk membantu Anda dalam membuat keputusan yang berhubungan dengan market penetration. Sehingga, anda bisa mengetahui apakah terjadi perkembangan atau penetrasi di dalam bisnis Anda.

Kegiatan ini harus dilakukan setiap kali Anda selesai menjalankan kampanye pemasaran dan penjualan. Setelah itu, nantinya Anda bisa melihat adanya perubahan terhadap persentase market penetration.

Baca juga: Drip Marketing, Strategi Pemasaran yang Pasti Berhasil!

Strategi Penetrasi Pasar

1. Penyesuaian Harga

Salah satu strategi yang banyak digunakan oleh perusahaan untuk melakukan market penetration adalah menyesuaikan harga. Menurunkan harga produk barang atau jasa terbukti mampu meningkatkan angka penjualan. Tapi, tidak selamanya Anda harus menurunkan harga.

Penyesuaian harga ini bisa berarti penurunan atau peningkatan. Hal ini dilakukan setelah melakukan analisis produk kompetitor dan menjadi suatu strategi market penetration yang baik.

Hal yang paling penting adalah untuk tidak terlalu sering melakukan penyesuain harga agar konsumen Anda tidak bingung dan memberikan kesan yang buruk pada kualitas barang atau jasa yang Anda tawarkan.

2. Meningkatkan Promosi

Meningkatkan promosi barang atau jasa adalah strategi penting untuk bisa meningkatkan penetrasi pasar. Bila dilakukan secara tepat, hasilnya akan signifikan. Setidaknya, Anda harus bisa meningkatkan brand awareness perusahaan.

Anda harus memilih untuk melakukan kegiatan kampanye dalam jangka waktu panjang ataupun pendek, tergantung dari kebutuhan dan dana yang tersedia.

Harus Anda garis bawahi bahwa hal ini hanya bisa Anda lakukan setelah membuat perencanaan yang matang agar bisa memberikan hasil yang besar.

3. Perbaikan Kualitas Produk

Agar bisa disukai banyak pelanggan, produk barang atau layanan jasa Anda tentu harus memiliki kualitas yang baik. Hal tersebut nantinya akan berdampak pada kemampuan penetrasi pasar Anda. Untuk itu, lakukanlah perbaikan dan pengembangan kualitas barang atau layanan jasa Anda.

4. Meningkatkan Penggunaan

Salah satu strategi market penetration yang ampuh adalah dengan meningkatkan penggunaan barang atau layanan jasa dengan cara melakukan kampanye pemasaran. Bila kegiatan ini dilakukan dengan efektif di suatu tempat, maka akan ada banyak orang yang menggunakannya di daerah tersebut. Sehingga, penjualan pun akan meningkat secara otomatis.

5. Kanal Distribusi

Anda harus bisa mengetahui berbagai saluran distribusi yang tepat dalam menyalurkan produk bila ingin strategi market penetration Anda berjalan sukses.

Cobalah untuk menemukan berbagai saluran baru agar penjualan Anda bisa meningkat. Beberapa saluran yang bisa Anda gunakan saat ini adalah internet marketing, email marketing, telemarketing, social media marketing, dan masih banyak lagi.

6. Membuat Barriers to Entry

Hambatan untuk masuk atau barriers to entry harus Anda lakukan agar bisa membatasi masuknya produk dari kompetitor lain di pasar. Salah satu contohnya adalah dengan menekan biaya variabel. Strategi ini bisa meningkatkan penjualan dan juga membangun barrier to entry pada pesaing bisnis Anda.

7. Berpikir Out of The Box

Kreativitas dan keunikan merupakan dua hal yang sangat penting di dalam market penetration. Strategi yang itu-itu saja akan lebih sulit untuk meraih kesuksesan.

Untuk itu, Anda bisa menawarkan berbagai hal baru dan berbeda untuk pelanggan. Cara ini sangat efektif untuk meningkatkan posisi dan penjualan Anda di pasar.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan memberikan informasi pada pelanggan tentang kelebihan produk atau layanan jasa Anda, menciptakan proses transaksi yang lebih mudah, memperluas jaringan distribusi, membuat desain produk yang lebih ramah pengguna, dan juga meningkatkan customer referral.

8. Diversifikasi

Diversifikasi adalah suatu strategi penetrasi pasar agar perusahaan baru bisa masuk ke pasar. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara membuat produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

9. Menjalin Kerja Sama Dengan Perusahaan Lain

Beberapa perusahaan akan lebih memilih untuk menjalin kerjasama strategis dengan perusahaan lain agar bisa memudahkan mereka dalam melakukan penetrasi pasar. Terdapat banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk melakukan hal ini, salah satunya adalah joint venture.

Baca juga: Branded Content Adalah: Pengertian, Karakteristik, dan Manfaat Penggunaannya

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang market penetration. Dengan memahami penetrasi pasar secara baik, maka Anda bisa bersaing dengan para pesaing Anda di pasar. Namun, hal tersebut belum cukup. Kenapa? Karena Anda harus bisa mengelola keuangan perusahaan dengan baik agar bisa tetap eksis di pasar.

Salah satu cara dalam mengelola keuangan yang baik adalah dengan memanfaatkan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Kenapa? Karena aplikasi ini akan membantu Anda dalam membuat lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang akan memudahkan Anda dalam mengelola keuangan. Laporan keuangan ini bisa Anda dapatkan secara otomatis, cepat dan akurat, serta bisa Anda akses dimana saja dan kapan saja Anda butuhkan.

Terlebih lagi, di dalamnya juga sudah tersedia fitur bisnis yang lengkap yang akan membuat operasional bisnis Anda bergerak lebih efisien. Sehingga, Anda bisa lebih fokus untuk menguasai pasar melalui berbagai strategi ampuh yang sudah Anda rencanakan.

Tunggu apa lagi? Ayo segera coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga melalui banner menarik di bawah ini.

cinthya

Seorang wanita lulusan ilmu marketing. Di Accurate Online, wanita ini akan membagikan berbagai hal yang sudah dipelajarinya tentang strategi dan tips marketing, digital marketing, serta berbagai hal yang berkaitan di dalamnya.