Berapa Lamakah Masa Berlaku NPWP? Berikut Jawabannya

Umumnya, setiap kartu memiliki masa berlaku. Tak terkecuali dengan kartu yang menunjukkan identitas diri, seperti kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Dalam hal ini, berapa lamakah masa berlaku NPWP?

NPWP merupakan tanda pengenal yang digunakan oleh Wajib Pajak (WP) untuk dapat melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan. Dalam kehidupan sehari-hari, NPWP bahkan digunakan sebagai syarat administrasi untuk beberapa keperluan, seperti melamar pekerjaan. Karena itu, penting untuk mengetahui masa berlaku NPWP, termasuk apakah statusnya aktif atau tidak.

Untuk itu, berikut penjelasan mengenai masa berlaku NPWP, beserta cara mengecek status aktif atau tidaknya hingga cara mengaktifkannya apabila NPWP berstatus non-efektif atau NE.

Masa Berlaku NPWP

Sejatinya, ketika nama seseorang terdaftar sebagai pemegang kartu NPWP Orang Pribadi, maka sejak saat itulah hak dan kewajiban perpajakan efektif melekat pada orang tersebut selama seumur hidup. Artinya, NPWP tidak memiliki masa kadaluwarsa, sehingga masa berlaku NPWP adalah seumur hidup atau tidak perlu diperbarui setelah jangka waktu tertentu.

Meski begitu, penting untuk memastikan NPWP kita aktif, sebab NPWP memberikan banyak manfaat kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contohnya yaitu untuk melamar pekerjaan, mengajukan kredit ke bank, hingga menghindari sanksi pidana yang terkait dengan Pasal 39 dalam UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP).

Baca juga: Tarif Pajak Proporsional: Definisi, Contoh, dan Bedanya dengan Tarif Pajak Lain

Cara Mengecek Status NPWP

Meski masa berlaku NPWP adalah seumur hidup, penting bagi Wajib Pajak untuk mengetahui status NPWP-nya, apakah aktif atau tidak. Dalam hal ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengecek status NPWP, di antaranya adalah:

1. Datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Beberapa orang cenderung lebih nyaman mengurus sesuatu dengan cara langsung atau tatap muka. Dalam hal mengecek aktif atau tidaknya NPWP, Anda bisa langsung datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat dan menanyakannya kepada petugas pajak di sana.

Keunggulan dari cara ini adalah Wajib Pajak bisa mendapat penjelasan secara langsung dari petugas yang kompeten di bidangnya. Sehingga, Anda bisa sekaligus menanyakan hal lain secara mendetail terkait perpajakan.

2. Melalui Layanan Telepon Kring Pajak

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) juga telah menyediakan layanan telepon pajak bernama Kring Pajak. Jika ingin mengetahui status NPWP, Anda bisa langsung menelepon Kring Pajak ke nomor 1500200 dan sampaikan tujuan Anda.

3. Secara Online Melalui ereg.pajak.go.id

Selain kedua cara di atas, Anda juga bisa mengecek status NPWP, apakah masih aktif atau tidak, secara online di halaman https://ereg.pajak.go.id/.

  • Masuk ke https://ereg.pajak.go.id
  • Masukkan nomor NPWP, nomor KK, serta kode captcha, selanjutnya klik “Cari”
  • Jika nama Anda muncul setelah NPWP dimasukkan, maka NPWP tersebut masih aktif terdaftar dalam sistem DJP

Baca juga: Restitusi PPN dan Prosedur Pengajuannya

Cara Mengaktifkan NPWP Non-Efektif

NPWP bisa saja dinonaktifkan dan tidak dapat dipergunakan untuk keperluan perpajakan, meski masa berlaku NPWP adalah seumur hidup. Dalam hal ini, status NPWP yang dinonaktifkan tersebut dikenal dengan istilah NPWP Non-Efektif atau NPWP NE.

Penetapan status NPWP NE ini dilakukan ketika Wajib Pajak pindah ke luar negeri, WP tidak lagi menjalankan usahanya atau pensiun, WP merupakan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), hingga belum adanya keputusan terkait penghapusan NPWP.

Adapun jika WP ingin mengaktifkan kembali NPWP-nya yang berstatus NE, WP bisa mengajukan permohonannya secara online maupun offline dengan langkah sebagai berikut.

1. Secara Online Melalui Situs www.pajak.go.id

  • Buka website pajak.go.id
  • Klik ikon bertuliskan “Chat Pajak” di sebelah kanan bawah layar
  • Isi data sesuai yang diminta, seperti NPWP, nama, alamat email, dan nomor ponsel
  • Pilih opsi pertanyaan untuk permohonan pengaktifan kembali WP non-efektif
  • Jika sudah, klik connect
  • Tunggu balasan chat dari petugas pajak
  • Jika sudah mendapatkan balasan, ajukan permohonan kepada petugas pajak tersebut
  • Isi sejumlah data yang diarahkan petugas
  • Petugas akan melakukan verifikasi data
  • WP kemudian akan diminta untuk membuat pernyataan terkait dengan permohonan pengaktifan kembali NPWP, termasuk alasannya
  • Jika sudah, permohonan pengaktifan akan diproses oleh petugas pajak
  • Apabila disetujui, WP akan mendapatkan pemberitahuan dari otoritas pajak melalui email

2. Datang Langsung ke KPP

  • Undur formulir permohonan aktivasi NPWP
  • Serahkan formulir permohonan yang telah diisi dan ditandatangani ke KPP terdekat
  • Lampirkan fotokopi KTP dan NPWP lama
  • Petugas berwenang akan melakukan penelitian administrasi perpajakan dalam rangka pengaktifan kembali Wajib Pajak NE

Selain dengan datang langsung ke KPP terdekat, WP juga bisa mengajukan permohonan via pos dengan bukti pengiriman surat atau perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir dengan bukti pengiriman surat ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar.

Baca juga: PPh Pasal 4 Ayat 2: Pengertian, Objek Pengenaan, dan Mekanisme Pembayarannya

Penutup

Masa berlaku NPWP adalah seumur hidup atau tidak memiliki kadaluwarsa. Namun, tetap penting bagi kita untuk memastikan NPWP berstatus aktif sehingga bisa digunakan untuk mempermudah urusan administratif.

Seperti diketahui, NPWP juga dibutuhkan oleh perusahaan guna membayarkan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 yang merupakan jenis pajak yang dikenakan terhadap penghasilan karyawan, yang biasanya dipungut langsung oleh perusahaan dan disetorkan kepada negara.

Untuk memudahkan urusan perpajakan terkait PPh Pasal 21 dan pajak-pajak lainnya, perusahaan bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis seperti Accurate Online.

Tak hanya menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis, Accurate Online juga menyediakan fitur kepengurusan pajak, termasuk e-faktur dan e-filling. Berbagai fitur yang disediakan juga mudah untuk digunakan dan bisa di akses kapan saja serta di mana saja.

Jika tertarik untuk mencobanya, silahkan klik banner di bawah ini dan nikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari.

Baim

Penulis blog lulusan sarjana manajamen bisnis yang mendalami dunia penulisan dan senang membagikan wawasan tentang duna manajemen kepada masyarakat luas.