Pengertian Koordinasi: Tujuan, Jenis, dan Ruang Lingkup Koordinasi

Pada dasarnya, pengertian koordinasi adalah suatu bagian integral dari seluruh fungsi manajerial dan menjadi inti dari ilmu manajemen. Lantas, apa sih pengertian koordinasi dan bagaimana contoh koordinasi yang baik? Berikut ini kami akan jabarkan secara lengkap jawabannya untuk Anda.

Pengertian Koordinasi

Secara etimologis, kata koordinasi diserap dari bahasa Inggris, Coordination yang memiliki arti kegiatan menertibkan, mengatur atau menciptakan seluruh hal berjalan dengan lancar secara bersama-sama.

Jadi jika dilihat berdasarkan asal katanya, maka pengertian koordinasi adalah suatu tindakan pengaturan elemen-elemen yang sangat kompleks agar semuanya bisa terintegrasi dan bisa bekerjasama secara efektif dan harmonis.

Sedangkan dalam ilmu manajemen, pengertian dari koordinasi adalah berbagai aktivitas yang dikerjakan dengan tujuan untuk mengintegrasikan tujuan serta rencana kerja yang sebelumnya sudah ditetapkan dalam semua unsur.

Kita semua tentu paham bahwa sebuah organisasi memiliki berbagai departemen dan jumlah orang dengan latar belakang, pendapat, pandangan dan jenis pekerjaan yang berbeda-beda. Dalam ilmu manajemen, berbagai perbedaan tersebut harus bisa diintegrasikan dengan koordinasi yang baik agar bisa mencapai tujuan yang sebelumnya telah ditetapkan oleh organisasi secara bersama-sama.

George Robert Terry menjelaskan bahwa dalam proses koordinasi terdapat empat syarat yang harus dipenuhi. Pertama, harus mempunyai perasaan untuk bisa saling bekerjasama. Kedua, memiliki semangat persaingan antar departemen agar setiap departemen bisa berlomba-lomba dalam melakukan yang terbaik.

Ketiga, memiliki semangat tim agar setiap bagian dalam organisasi bisa menghargai. Keempat, memiliki rasa setia kawan agar seluruh anggota tim bisa saling membantu.

Untuk itu, seluruh departemen dalam organisasi harus melakukan bagian dari unitnya secara kohesif agar mampu memaksimalkan performanya. Sehingga, fungsi koordinasi yang berguna untuk mengatur beragam upaya dalam mengintegrasikan berbagai tindakan bisa berjalan lancar.

Baca juga: Dokumentasi: Pengertian, Tujuan dan Fungsinya untuk Perusahaan

Pengertian Koordinasi berdasarkan para ahli

  • George Robert Terry

Terry berpendapat bahwa pengertian koordinasi adalah suatu upaya yang sinkron dan teratur demi menyediakan jumlah serta waktu yang tepat, dan juga mengarahkan pelaksanaan untuk bisa melahirkan suatu tindakan yang selaras dan harmonis pada tujuan yang sebelumnya sudah ditentukan.

  • E.F.L. Brech

Brech mengatakan bahwa koordinasi adalah kegiatan menjaga dan menyeimbangkan tim dengan cara memastikan pembagian tugas yang tepat untuk tiap anggota dan memerhatikan tugas tersebut bisa dilakukan secara harmonis.

  • David H. McFarland

McFarland berpendapat bahwa pengertian koordinasi adalah sebuah bentuk proses yang mana pimpinan mengembangkan pola usahanya secara teratur antar bawahan dan menjamin setiap tindakannya bisa dicapai sesuai dengan tujuan.

  • James D. Mooney and Alan C. Riley

Mooney and Reiley menjelaskan bahwa pengertian koordinasi adalah suatu upaya yang dilakukan secara teratur di dalam sebuah kelompok untuk bisa melahirkan suatu tindakan secara bersamaan dalam mencapai tujuan.

  • Sondang P. Siagian

Siagian mengatakan bahwa pengertian dari koordinasi adalah suatu pengaturan yang berkaitan dengan ketertarikan atas setiap usaha bersama dalam rangka mencapai bentuk keseragaman tindakan demi mencapai tujuan bersama.

  • Kamus Besar Bahasa Indonesia

Dilansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pengertian dari koordinasi itu sendiri memiliki dua arti, yaitu mengatur suatu organisasi atau kegiatan agar setiap tindakan dan peraturan yang dilakukan tidak saling berbenturan, arti yang kedua adalah menggabungkan satuan gramatikal yang sama rata dengan sifat konjungsi koordinatif.

Jenis-Jenis Koordinasi

Pada proses pelaksanaannya, koordinasi terbagi menjadi dua, yaitu koordinasi berdasarkan ruang lingkup dan berdasarkan alur koordinasi.

1. Koordinasi Berdasarkan Ruang Lingkup

Koordinasi yang dibedakan berdasarkan ruang lingkup terbagi menjadi dua bagian. Pertama koordinasi internal, yang memiliki arti hubungan antar tingkat manajer, departemen, eksekutif, cabang, divisi, dan karyawan atau siapa saja yang bekerja dalam suatu organisasi dengan tujuan guna menyelaraskan tujuan dan kegiatan unit kerja yang terdapat didalam organisasi tersebut.

Kedua koordinasi eksternal, yaitu suatu bentuk hubungan antar organisasi dan karyawan dengan lingkungan luarnya, seperti konsumen, masyarakat, supplier, lembaga keuangan, lembaga pemerintah, kompetitor, dll.

2. Koordinasi Berdasarkan Alirannya

Jika dilihat berdasarkan alirannya, maka koordinasi terbagi menjadi dua, yaitu koordinasi vertikal dan koordinasi horizontal. Koordinasi vertikal adalah bentuk koordinasi yang dilakukan oleh setiap orang dalam organisasi dan harus bisa memastikan seluruh orang tersebut bisa melakukan tugas yang terintegrasi dan sesuai dengan aturan organisasi.

Koordinasi vertikal ini berhubungan dengan pengarahan serta penyatuan instruksi yang berasal dari setiap atasan unit kerja, seperti seorang manajer marketing yang mengkoordinasikan tugas dengan supervisornya. Tapi di lain hal, seluruh supervisor marketing tersebut harus bekerja secara selaras dengan manajer penjualannya.

Sedangkan koordinasi horizontal adalah bentuk koordinasi yang terjalin antar beberapa unit departemen kerja pada tingkatan hirarki manajemen yang sama. Contohnya adalah koordinasi antar pihak departemen marketing dengan departemen pergudangan.

Manfaat dan Tujuan Koordinasi

Berdasarkan penjelasan diatas, bisa kita tarik kesimpulan bahwa pengertian koordinasi adalah suatu proses dalam mengintegrasikan seluruh aktivitas dalam bentuk pelaksanaan pekerjaan yang terjalin antar individu didalam suatu organisasi demi mencapai tujuan yang sudah ditentukan sebelumnya.

Dan berdasarkan penjelasan tersebut manfaat dan tujuan koordinasi adalah sebagai berikut:

1. Tujuan Koordinasi

Taliziduhu Ndraha menjelaskan terdapat tiga tujuan koordinasi. Pertama, demi melahirkan dan menjaga nilai keefektivitasan organisasi sebaik-baiknya dengan menyelaraskan berbagai kegiatan dependen dalam suatu organisasi.

Kedua, mencegah adanya konflik dan juga melahirkan efisiensi sebaik mungkin pada berbagai jenis kegiatan interdependen yang beragam dengan adanya kesepakatan yang mengikat antar seluruh pihak yang berkepentingan. Ketiga, melahirkan dan menjaga suasana sikap yang saling peduli serta tanggap pada setiap unit kerja interdependen dan independen yang berbeda, agar prestasi unit kerja tidak bisa dirusak.

2. Manfaat Koordinasi

Hani Handoko menjelaskan ada enam manfaat yang akan dirasakan oleh suatu organisasi jika mampu menjalankan koordinasi dengan baik. Pertama, bisa mencegah adanya perasaan terlepas antar berbagai individu dalam organisasi. Kedua, mencegah adanya penilaian negatif bahwa departemen lain adalah departemen yang penting.

Ketiga, mencegah adanya perselisihan antar bagian departemen. Keempat, mencegah adanya kekosongan pekerjaan pada suatu kegiatan. Terakhir, melahirkan adanya kesadaran pada para karyawan untuk bisa saling membantu.

Ruang Lingkup Koordinasi

George R Terry dalam bukunya yang berjudul Principles of Management menjelaskan bahwa terdapat empat ruang lingkup koordinasi, yaitu koordinasi dalam individu, koordinasi antar individu dalam suatu kelompok, koordinasi antar kelompok dalam suatu perusahaan, dan koordinasi antar perusahaan.

1. Koordinasi dalam Individu

Berdasarkan ilmu manajemen organisasi, koordinasi individu tidak memiliki keterkaitan atau tidak berhubungan langsung dengan manajemen organisasi. Walaupun begitu, kemampuan suatu individu dalam mengatur ataupun menyelesaikan tanggung jawab yang diserahkan pihak organisasi akan mampu memberikan dampak yang baik dalam pencapaian perusahaan dan tujuan pribadinya.

2. Koordinasi Antara Individu dalam Suatu Kelompok

Koordinasi yang terjalin antar individu adalah salah satu kunci keberhasilan utama dalam suatu kelompok. Hal ini bisa terlihat dari suatu perusahaan atau tim olahraga. Koordinasi yang terjalin dalam suatu kelompok dan pengalokasian tugas serta komunikasi yang terjalin baik mampu membuat kelompok tersebut bisa bekerjasama dengan baik. Sehingga, tujuan atau cita-sita kelompok tersebut bisa dicapai.

3. Koordinasi Antara Kelompok dalam Suatu Perusahaan

Setiap organisasi atau perusahaan tentu mempunyai divisi yang bertanggung jawab pada bidang tertentu. Bentuk koordinasi yang terjalin antar divisi tersebut harus terlaksana dengan baik dan selaras agar berbagai proses kegiatan dan tujuannya bisa tercapai.

4. Koordinasi Antara Perusahaan

Hubungan yang baik dengan pihak luar sangat diperlukan oleh organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang sebelumnya sudah ditetapkan. Berbagai kegiatan koordinasi yang dilakukan dengan pihak luar tentunya harus bisa disesuaikan dengan lingkungan eksternal itu sendiri.

Contohnya, suatu perusahaan yang harus menyesuaikan diri dengan aturan pemerintah, keadaan politik dan ekonomi, persaingan bisnis, dan hal lain yang terjadi secara global.

Baca juga: Mengetahui Fungsi Manajemen dan Skill yang Dibutuhkan Manajer

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, kita bisa tarik kesimpulan bahwa pengertian koordinasi adalah suatu fungsi manajemen untuk memastikan setiap departemen dan kelompok yang berbeda bisa bekerjasama secara terintegrasi. Koordinasi juga akan meningkatkan keselarasan dalam melakukan berbagai tugas dan kegiatan guna mencapai tujuan organisasi perusahaan.

Jadi, pengertian koordinasi yang sebenarnya adalah suatu aturan yang tertib dalam usaha menyatukan tindakan guna mencapai tujuan.

Nah dalam manajemen keuangan dan akuntansi, koordinasi ini juga sangat diperlukan agar finansial perusahaan bisa tetap sehat dan terjaga. Untuk memudahkan Anda dalam melakukan manajemen keuangan dan akuntansi ini, maka Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online.

Dengan Accurate Online, Anda bisa mengatur biaya produk, mengontrol stok barang, dan memantau laporan keuangan bisnis Anda secara mudah dan real time. Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate1