Relationship Marketing Adalah Cara Efektif Untuk Meningkatkan Kesetiaan Pelanggan, Ini Caranya!

Sama seperti namanya, relationship marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang paling penting untuk menjaga hubungan baik dengan para konsumen. Namun, walaupun pada faktanya strategi pemasaran ini penting, namun seringkali dilupakan oleh para pengusaha ataupun para pemasar itu sendiri.

Nah, pada kesempatan kali ini, mari kita mengenal lebih dalam tentang relationship marketing, dan berbagai manfaatnya untuk perusahaan.

Apa itu Relationship Marketing?

Saat ini, masih banyak orang yang beranggapan bahwa marketing atau kegiatan pemasaran adalah suatu strategi yang harus berfokus pada hasil saja. Jadi, jika menerapkan strategi marketing A, maka diharapkan harus membuahkan hasil dalam beberapa hari atau beberapa minggu selanjutnya.

Padahal, kenyataannya strategi pemasaran itu tidak melulu harus membuahkan hasil yang baik untuk perusahaan. Sebaliknya, suatu hasil yang bisa didapatkan dengan cepat justru biasanya akan membuat lepas kehilangan pula. Untuk itu, diperlukan suatu strategi marketing yang mampu memberikan hasil dalam kurun waktu yang panjang. Salah satunya adalah dengan menerapkan relationship marketing.

Dilansir dari laman resmi HubSpot, relationship marketing adalah salah satu jenis pemasaran yang fokus pada mengembangkan hubungan baik dengan pelanggan. Jadi, Anda harus membuat hubungan yang lebih dalam dan lebih bermakna dengan pelanggan Anda.

Nantinya, secara otomatis hal tersebut akan mampu memberikan rasa puas dalam jangka waktu yang panjang untuk setiap pelanggan Anda, sekaligus meningkatkan brand loyalty perusahan Anda.

Sederhananya, relationship marketing bukanlah teknik yang membuat setiap konsumen untuk langsung membeli produk Anda.

Lalu, bagaimanakah cara menerapkan strategi marketing ini? Dilansir dari Marketing Schools, relationship marketing justru akan melibatkan banyak peningkatan pada bidang internal perusahaan, seperti memaksimalkan layanan customer service perusahaan.

Selain itu, Anda juga harus membuat strategi marketing yang lebih personal dengan para konsumen, seperti dengan menggunakan personalized ads, promo khusus, dan email.

Baca juga: Direct Selling: Pengertian, Jenis, Kelebihan, Kekurangan dan Tipsnya

Pengertian Relationship Marketing Menurut para Ahli

  • Kotler dan Amstrong

Kedua ahli ini menjelaskan bahwa relationship marketing adalah suatu upaya untuk menciptakan, mempertahankan dan juga meningkatkan berbagai hubungan yang kuat dengan para konsumen dan juga para stakeholder lain.

  • Sivesan

Sivesan mengatakan bahwa relationship marketing adalah suatu konsep yang sangat penting untuk menarik dan juga mempertahankan konsumen dalam suatu perusahaan.

  • Saputra dan Ariningsih

Keduanya berpendapat bahwa relationship marketing adalah suatu konsep strategi marketing yang berusaha untuk menjalin hubungan dalam kurun waktu yang lama dengan para konsumen, yakni dengan mempertahankan hubungan yang kuat dan saling menguntungkan antara perusahaan dengan konsumen yang mampu membangun transaksi berulang dan membuat loyalitas konsumen.

  • Chan

Chan menjelaskan bahwa relationship marketing adalah suatu konsep pengenalan setiap konsumen secara lebih detail dengan cara menciptakan suatu alur komunikasi dua arah dengan mengelola suatu hubungan yang saling menguntungkan antara para pelanggan dan para pengusaha, sehingga akan membuat badan usaha agar bisa memiliki suatu kerangka pikir yang lebih panjang.

  • Wibowo S.

Wibowo S. menerangkan bahwa relationship marketing adalah salah satu proses yang mana perusahaan harus membangun aliansi dalam kurun waktu yang panjang dengan para konsumen dan calon konsumen, serta saling bekerjasama untuk bisa meraih tujuan yang sudah ditentukan.

Tujuan tersebut bisa dipenuhi dengan memahami keperluan konsumen, membuat konsumen sebagai mitra, menjamin setiap karyawan bisa memenuhi kepuasan konsumen dan juga memberikan kualitas yang baik pada para konsumen.

Kelebihan Relationship Marketing

Berdasarkan penjelasan di atas, saat ini bisa kita pahami bersama bahwa relationship marketing adalah suatu strategi marketing yang berjangka panjang. Lantas, apa kelebihan dari salah satu strategi pemasaran ini daripada strategi pemasaran lainnya?

1. Relatif Lebih Hemat

Dalam suatu artikel yang dilansir dari TechTarget, memperoleh pelanggan baru sangatlah susah. Terdapat banyak sekali tahapan dan ide yang Anda butuhkan. Selain itu, Anda juga harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit.

Namun dilain sisi, strategi relationship marketing mampu membuat para pelanggan untuk mempromosikan produk Anda secara cuma-cuma, hal ini biasa disebut dengan word of mouth marketing. Jadi, mereka akan merekomendasikan produk Anda kepada kerabatnya, sehingga Anda bisa lebih hemat dalam hal biaya pemasaran dan periklanan.

2. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Dilansir dari laman resmi Crazy Egg, Customer lifetime value atau CLV adalah jumlah rata-rata dana yang Anda habiskan untuk pelanggan Anda.

Tingkat CLV yang tinggi menggambarkan bahwa pelanggan Anda sudah loyal dan mereka akan terus-menerus membeli produk Anda. Nah, salah satu kelebihan dari relationship marketing adalah untuk meningkatkan metriks ini.

3. Mencegah Kehilangan Pelanggan

Kehilangan pelanggan atau customer churn adalah suatu kondisi yang mana para pelanggan berhenti untuk menggunakan produk Anda. Hal tersebut tentunya akan menjadi mimpi buruk untuk setiap perusahaan.

Tingginya nilai customer churn rate akan menyulitkan Anda untuk memperoleh pelanggan. Untuk itu, Anda harus menghindari hal tersebut dengan menggunakan strategi hubungan pemasaran. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan loyalitas pelanggan yang baik dalam kurun waktu yang lama.

4. Lebih Memahami Apa yang Disukai Pelanggan

Pelanggan yang setia dengan bisnis Anda terjadi karena mereka menyukai beberapa aspek yang ada pada bisnis Anda. Dengan mempunyai pelanggan tetap atau pelanggan setia, maka Anda bisa mengetahui hal apa saja yang memang mereka sukai. Sehingga, Anda bisa terus-terusan mengembangkan berbagai aspek di dalamnya untuk mendapatkan pelanggan lain.

5. Mudah Mendapat Feedback

Umumnya, pelanggan setia tidak pelit untuk memberikan feedback atau umpan balik pada bisnis Anda. Mereka akan bersedia untuk memberikan kritik dan juga saran demi kemajuan produk ataupun jasa Anda. Disisi lain, Anda bisa memperbaiki layanan Anda, dan di sisi lainnya, pelanggan Anda bisa menikmati seluruh produk dan jasa Anda agar bisa terus berkembang.

Tujuan Relationship Marketing

Sivesan menjelaskan bahwa tujuan utama dari strategi pemasaran hubungan ini adalah demi meningkatkan hubungan yang baik antara pihak perusahaan dan konsumen dengan cara mengubah atau membuat pelanggan yang tidak peduli menjadi pelanggan yang sangat loyal.

Di lain hal, tujuan utama dari relationship marketing adalah demi menemukan lifetime value dari setiap konsumen. Setelah hal tersebut diperoleh, maka tujuan selanjutnya adalah mengembangkan lifetime tersebut dari masing-masing kelompok pelanggan.

Setelahnya, tujuan berikutnya adalah tentang bagaimana memanfaatkan keuntungan yang diperoleh dari dua tujuan awal untuk bisa mendapatkan pelanggan baru dengan biaya yang relatif lebih murah.

Hal ini selaras dengan pernyataan dari Chan, yang mengatakan bahwa tujuan jangka panjang dari strategi ini adalah demin mendapatkan keuntungan yang berkelanjutan dari dua kelompok pelanggan, yaitu pelanggan lama dan pelanggan baru.

Konsep Relationship marketing

Kotler membagi konsep inti relationship marketing menjadi enam bagian, yaitu:

1. Horizon Orientasi Jangka Panjang

Horizon orientasi jangka panjang adalah ciri-ciri utama dari relationship marketing. Jadi, keberhasilan dari diterapkannya relationship marketing bisa dilihat dari seberapa lamanya suatu konsumen terjaga dalam hubungan yang baik pada suatu brand. Sehingga, relationship marketing juga bisa dikatakan berkaitan dengan nilai estimasi dan juga nilai hidup setiap konsumen.

2. Komitmen dan Pemenuhan Janji

Agar bisa menjalin hubungan yang baik dengan konsumen dalam kurun waktu yang lama, maka relationship marketing akan lebih fokus pada memelihara kepercayaan, komitmen, dan juga menjaga integritasnya dengan cara memenuhi janji atau feedback yang baik, serta empati kepada para pelanggan.

3. Pangsa Konsumen Bukan Pangsa Pasar

Relationship marketing sudah tidak lagi fokus pada meraih pangsa pasar, namun menjaga serta mempertahankan pelanggan.

4. Nilai Sepanjang Hidup Pelanggan

Setiap brand harus bisa mengidentifikasi pelanggan yang berpotensi mampu menjalin hubungan jangka panjang dan lalu menghitung nilai hidup pelanggan atau Customer Lifetime Value agar bisa memberikan keuntungan untuk perusahaan.

5. Dialog Dua Arah

Untuk bisa menjalin hubungan baik sesuai dengan apa yang diharapkan, maka dibutuhkan komunikasi dua arah antara brand dengan konsumen.

6. Kustomisasi

Relationship marketing mampu memberikan pemahaman yang lebih baik pada tuntutan dan juga keinginan konsumen, sehingga memungkinkan persediaan produk yang sesuai dengan kemauan dan juga keperluan konsumen.

Baca juga: Diskon Adalah: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitung Diskon

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, kita bisa lihat bahwa relationship marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang sangat menguntungkan untuk para pebisnis. Jadi, Anda bisa memperoleh pelanggan tetap atau pelanggan setia dalam kurun waktu yang lama.

Sehingga, tujuan akhirnya adalah bisa mendapatkan laba atau keuntungan yang banyak, dan tujuan utama perusahaan pun bisa tercapai. Namun, agar bisa memastikan adanya laba atau keuntungan yang baik, maka Anda harus bisa melakukan pencatatan laporan laba rugi dengan baik.

Nah, untuk memudahkan Anda dalam melakukan hal tersebut, Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online. Dengan menggunakan aplikasi akuntansi ini, Anda bisa mengatur biaya produk, mengontrol stok barang, dan memantau laporan keuangan bisnis Anda secara mudah dan real time.

Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate1