Sponsorship Adalah: Pengertian dan Peran Pentingnya di Dalam Marketing

Sponsor adalah suatu istilah yang cukup sering kita dengar dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Kegiatan sponsor ini bisa dengan mudah kita temukan di berbagai media massa, seperti tv, papan baliho, internet, dll. Namun, banyak orang yang menganggap bahwa sponsorship adalah iklan. Padahal, sebenarnya sponsor lebih dari iklan yang biasanya kita lihat di tv.

Nah, jika Anda penasaran dengan pengertian sebenarnya dari sponsorship, maka pada artikel kali ini kami akan sajikan pengertian lengkap tentang sponsorship dan berbagai hal yang terkait di dalamnya.

Sponsorship Adalah

Pada dasarnya, sponsorship adalah kata serapan yang diambil dari Bahasa Inggris, yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti pensponsoran. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka bisa kita artikan bersama bahwa sponsorship adalah suatu bentuk penerapan dari suatu sistem promosi produk oleh pihak perusahaan ke masyarakat luas.

Tapi, kegiatan sponsorship ini lebih dari sekedar iklan. Dalam penerapannya, pihak perusahaan produsen akan melakukan kerjasama dengan pihak lain yang memiliki tugas dalam mengiklankan produknya pada masyarakat. Pihak tersebut akan menjembatani adanya proses promosi barang dengan adanya timbal balik yang saling menguntungkan.

Umumnya, pihak yang melakukan kegiatan sponsorship akan diberikan upah pada perusahaan produsen yang ingin diiklankan produknya.

Beberapa kalangan ada juga yang berpendapat bahwa sponsorship adalah suatu bentuk dukungan secara materi atau finansial dari suatu perusahaan ke pihak perorangan, organisasi atau acara tertentu.

Namun, dukungan berupa materi tersebut akan dibayar dengan adanya timbal balik oleh pihak organisasi dengan adanya promosi produk dengan dilengkapi kesepakatan tertentu. Itu artinya, sponsorship adalah suatu bentuk kegiatan kerjasama.

Dalam marketing, sponsorship adalah suatu bentuk kegiatan yang berbasis kesepakatan dari pihak pengiklan dan juga pihak yang ingin memasang suatu iklan. Pada umumnya, kesepakatan ini berbentuk pembayaran sejumlah dana yang sudah disetujui oleh pihak pengiklan.

Sebagai gantinya, pihak pengiklan harus bisa mempromosikan produk yang sudah diberikan oleh pihak perusahaan ke masyarakat luas.

Baca juga: Product Branding: Pengertian, Manfaat dan Strategi Branding yang Baik

Jenis- Jenis Sponsorship

Sampai saat ini, kerjasama atau sponsorship sudah sering dilakukan oleh banyak pihak, terutama pihak pemilik perusahaan atau bisnis yang ingin memaksimalkan promosi produknya. Kegiatan sponsorship ini dianggap efektif oleh para pebisnis karena bisa meningkatkan nilai brand atau merk produk, bahkan mampu meningkatkan nama baik perusahaan tersebut.

Hingga saat ini, setidaknya ada dua jenis sponsorship yang banyak dilakukan oleh para pebisnis, yaitu brand sponsorship dan event sponsorship. Kedua jenis sponsorship ini dilakukan berdasarkan konsep pengiklanan yang dilakukan oleh pihak pengiklan.

Berikut ini adalah penjelasan dari brand sponsorship dan event sponsorship:

1. Brand Sponsorship

Brand sponsorship adalah suatu jenis kegiatan yang dilakukan oleh brand perusahaan dengan cara mendukung suatu program, event atau organisasi yang dilakukan di tengah-tengah masyarakat. Sampai sekarang, jenis brand sponsorship ini merupakan salah satu strategi pemasaran yang sangat efektif untuk bisa memperkenalkan nama perusahaan secara luas kepada masyarakat.

Contoh dari diselenggarakannya brand sponsorship ini sebenarnya sudah sering kita temui di kehidupan sehari-hari, seperti dalam suatu acara televisi yang disponsori oleh suatu perusahaan tertentu, atau dalam suatu event atau pagelaran yang diselenggarakan di kota, seperti suatu konser musik, jalan santai, festival dll. yang disponsori oleh berbagai brand ternama.

Contoh sederhananya adalah brand perusahaan ternama di dunia, yaitu Coca-Cola yang pernah mensponsori suatu perhelatan akbar sepak bola dunia, yaitu World Cup.

Hal tersebut tentunya bisa mendatangkan keuntungan tersendiri pada perusahaan yang melakukan brand sponsorship. Berikut ini adalah keuntungan dari dijalankannya brand sponsorship:

  • Meningkatkan Popularitas Brand

Seperti yang sudah kita singgung diatas, tujuan utama dari dilakukannya brand sponsorship adalah untuk meningkatkan popularitas suatu brand di mata masyarakat luas.

Masyarakat akan sulit untuk mengetahui produk atau perusahaan jika perusahaan tidak berusaha untuk memperkenalkannya kepada masyarakat luas. Dengan adanya upaya sponsorship, maka brand perusahaan akan dikenal secara luas oleh masyarakat.

  • Meningkatkan Penjualan Produk

Keuntungan lainnya yang bisa dirasakan oleh perusahaan yang menjalankan brand sponsorship adalah meningkatnya penjualan produk mereka.

Bahkan dengan melakukan kegiatan promosi ini, masyarakat akan semakin tertarik untuk melakukan pembelian produk. Semakin luas brand sponsorship yang dilakukan oleh perusahaan, maka akan semakin besar juga kesempatan mereka untuk diminati oleh banyak orang.

  • Tampil Berbeda dari Kompetitor

Melakukan kegiatan marketing berupa brand sponsorship akan membuat brand perusahaan tampak berbeda dengan para kompetitor lainnya.

Apabila perusahaan lain masih melakukan kegiatan promosi tradisional seperti menyebarkan pamflet atau promosi di media sosial, maka dengan melakukan kegiatan brand sponsorship pada suatu perhelatan acara atau organisasi, maka nama perusahaan akan semakin menonjol di mata masyarakat luas yang terlibat langsung di dalam perhelatan tersebut.

Sehingga, pihak perusahaan tidak perlu mengkhawatirkan kompetitor lain, karena brand nya sudah berani tampil beda.

  • Meningkatkan Reputasi Brand

Keuntungan terakhir yang bisa dirasakan oleh perusahaan yang melakukan kegiatan brand sponsorship adalah meningkatnya reputasi brand di mata masyarakat luas.

Contoh sederhananya adalah brand Coca-Cola yang pernah menjadi sponsor utama dalam ajang bergengsi kejuaraan kelas dunia sepak bola, yaitu FIFA World Cup. Setelah mereka menjadi sponsor utama kejuaraan kelas dunia tersebut, maka nama brand Coca-Cola pun semakin mempunyai nilai lebih di mata masyarakat.

Hal tersebut tentunya akan memberikan dampak yang positif untuk perusahaan, yang mana pihak perusahaan akan menerima banyak pembelian produk atau akan ada pihak lain yang tertarik untuk menanamkan modalnya pada perusahaan tersebut.

2. Event Sponsorship

Coulson dan Thomas menjelaskan bahwa event sponsorship adalah suatu bentuk kegiatan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan citra perusahaan dan membuat masyarakat luas terus mengingat nama dari brand perusahaan tersebut.

Event sponsorship adalah suatu bagian dari strategi komunikasi bisnis yang sangat berguna untuk membangun dan juga meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat pada brand perusahaan.

Tujuan akhirnya juga tidak beda jauh dengan brand sponsorship, yaitu untuk meningkatkan minat pembelian produk masyarakat. Selain itu, pihak perusahaan juga akan bisa terlihat beda dengan kompetitor lainnya, karena sudah memiliki brand image yang kuat di mata masyarakat.

Hal tersebut akan memberikan keuntungan, karena image yang dimiliki oleh perusahaan tidak bisa disamakan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya.

Nah, jika brand sponsorship melakukan bentuk kerjasama pada suatu acara, maka event sponsorship adalah kebalikannya. Dalam hal ini, media masalah yang nantinya akan mendatangi event sponsorship dan mempublikasikan event tersebut secara sukarela.

Pada umumnya, banyak pebisnis yang menyelenggarakan event sponsorship ini, karena adanya keuntungan yang sangat banyak.

Tugas Utama Sponsorship

Sebagai salah satu kegiatan promosi, berbagai tugas dan kewajiban yang ada pada kegiatan sponsorship tentunya harus bisa dilakukan dengan baik. Hal tersebut bertujuan agar tujuan utama kegiatan sponsorship bisa tercapai dan mampu memuaskan berbagai pihak yang ada di dalam bentuk kerjasama ini.

Secara garis besar, terdapat dua tugas utama dari sponsorship, yaitu:

1. Menyukseskan Kampanye Periklanan

Tugas pertama yang harus dilakukan sponsorship adalah dengan menyukseskan suatu kampanye iklan dari perusahaan. Bentuk kerjasama sponsorship pada umumnya selalu mempunyai kontrak persetujuan yang sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Untuk itu, tugas utama sponsorship adalah menyukseskan kampanye iklan seperti yang sudah tertuang dan sudah disetujui di dalam kontrak. Jika tugas utama tersebut tidak bisa terpenuhi, maka akan bisa muncul konflik di masa depan.

2. Mendukung Strategi Pemasaran

Tugas selanjutnya yang harus dilakukan oleh sponsorship adalah mendukung strategi marketing perusahaan sesuai dengan apa yang telah disetujui.

Dalam hal ini, biasanya pihak perusahaan akan membuat sebuah proposal, yang mana isinya adalah rincian strategi pemasaran atau iklan yang sudah harus dijalankan setelah kedua belah pihak sudah sepakat.

Jika pihak pengiklan tidak mampu mendukung strategi yang sudah ditetapkan oleh perusahaan, maka pihak perusahaan memiliki hak untuk memutuskan kerjasama.

3. Menunjukkan Tanggung Jawab Sosial

Tugas terakhir yang harus dilakukan oleh sponsorship adalah dengan menunjukan rasa tanggung jawab sosial, baik itu dari pihak pengiklan maupun pihak perusahaan. Dengan adanya penyelesaian tugas dan kewajiban, maka kedua belah pihak bisa membuktikan adanya niatan baik dan juga tanggung jawab sosial demi meningkatkan rasa saling mempercayai.

Baca juga: Storytelling Adalah: Pengertian dan Perannya untuk Membantu Kegiatan Marketing

Penutup

Demikianlah penjelasan lengkap tentang sponsorship dan hal yang berkaitan di dalamnya. Namun yang harus digaris bawahi adalah dalam melakukan kegiatan sponsorship diperlukan anggaran keuangan atau budget yang tepat dan akurat.

Pihak perusahaan harus memastikan bahwa kondisi keuangannya sedang sehat, karena melakukan kegiatan sponsorship ini memerlukan anggaran keuangan yang tidak sedikit.

Nah, untuk lebih mudah dalam mengatur budget iklan atau mengelola anggaran keuangan untuk kegiatan lainnya. Maka, Anda sebagai pebisnis bisa menggunakan aplikasi akuntansi yang disediakan oleh Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang dilengkapi dengan tampilan yang sederhana, sehingga akan memudahkan Anda dalam mengatur anggaran keuangan perusahaan dengan tepat, bahkan oleh Anda yang tidak memiliki background akuntansi sekalipun.

Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate1