Apa itu Cache? Ini Peran Pentingnya untuk Website Anda!

Ketika sedang berusaha dalam mengatasi basalah besar saat browsing di internet, khususnya di browser, maka cache adalah salah satu komponen yang sering menjadi perhatian.

Biasanya, Anda akan diarahkan untuk menghapus cache agar kendala yang Anda hadapi bisa selasai. Walaupun istilah cache ini sudah sering kita temukan, tapi apa itu cache itu? Nah, pada kesempatan kali ini kami sudah merangkumnya khusus untuk Anda.

Apa itu Cache?

Berdasarkan laman Freecodecampcache adalah suatu proses penyimpanan data secara sementara agar bisa mengurangi proses muat atau loading dari suatu aplikasi atau website.

Singkatnya, cache adalah suatu hal yang akan membantu Anda dalam menampilkan laman aplikasi atau situs secara lebih cepat.

Contohnya saat Anda berkunjung pada pusat perbelanjaan yang baru buka, pasti Anda akan merasa kesulitan untuk mencari barang yang Anda perlukan. Kemudian setelah berkeliling, Anda baru mengetahui barang tersebut disimpan dalam bagian area tertentu.

Nah, ketika Anda kembali mengunjungi pusat perbelanjaan itu, Anda jadi tidak perlu capek-capek lagi dalam memperoleh suatu barang karena Anda sudah mengetahui tempatnya.

Hal tersebutlah yang terjadi dalam cache. Tanpa data tersebut, proses dalam menampilkan suatu website atau aplikasi akan berjalan sangat lama. Untuk itu, saat ini banyak website dan aplikasi yang menerapkan teknologi cache demi meningkatkan pengalaman para penggunanya.

Baca juga: Cara Melakukan Clear Cache Chrome dengan Mudah Tanpa Ribet!

Fungsi Cache

Sebelumnya kita sudah membahas bersama bahwa fungsi cache adalah agar bisa mempercepat proses muat suatu aplikasi atau website.

Di dalam browser, data tersebut adalah informasi yang mampu membuat situs web mampu memuat lebih cepat karena mereka mampu mengakses data secara lebih cepat di dalam website tersebut.

Contoh sederhananya adalah gambar yang ada disitus blog, dengan dengan data tersebut, maka ukuran gambar yang besar akan bisa tampil dalam waktu yang cepat, khususnya bila Anda sering mengunjungi situs tersebut.

Contoh lainnya adalah ketika menampilkan thumbnail di YouTube. Saat mengaksesnya, situs tersebut tidak perlu lagi memuat semua thumbnail-nya lagi karena beberapa diantaranya sudah tersimpan di dalam data tersebut.

Pengguna akan sangat mungkin untuk pergi meninggalkan website jika mereka mendapatkan waktu yang lama dalam mengaksesnya. Hal tersebut akan membuat informasi yang ingin disampaikan oleh website menjadi tidak bisa diterima secara lengkap oleh para pengunjung.

Untuk itu, menggunakan cache adalah suatu cara yang sangat penting untuk para pemilik situs dalam meningkatkan pengalaman para pengunjung.

Jenis-Jenis Cache

Setidaknya ada dua jenis kategori cache, yakni clientside cache dan serverside cache.

Clientside cache ini umumnya digunakan agar bisa menyimpan data file yang bisa bermanfaat untuk para penggunakan saat menggunakan komputer mereka sendiri. Salah satu jenis clientside cache yang paling banyak digunakan adalah browser cache.

Disisi lain, serverside cache adalah jenis data yang akan memungkinkan data dapat diolah di dalam server webiste. Jenis data ini akan memungkinkan data dapat ditampilkan kapan saja. Gambar dan juga file yang Anda lihat di Internet pun akan turut tersimpan di dalam server.

Melalui browser, pengguna bisa mengakses informasi secara lebih cepat. Selain itu, hal tersebut tentunya akan mampu memperbaiki dan meningkatkan pengalaman pengguna saat mengakses website.

Perlukah Menghapus Cache?

Dalam sebagian besar kasus, data tersebut seringkali dianggap sebagai biang utama penyebab lambatnya performa suatu perangkat, baik itu laptop ataupun smartphone.

Untuk itu, banyak pihak, seperti Android Police, yang menyarankan untuk menghapus cache secara rutin agar performa perangkat bisa bekerja dengan cepat. Karena, semakin sering kita mengunjungi situs atau menggunakan aplikasi, maka akan semakin banyak juga data tersebut yang akan tersimpan di perangkat.

Hal tersebut tentunya akan memperlampat performa dan memenuhi kapasitas penyimpanan perangkat. Namun, sumber tersebut tidak menyarankan untuk terlalu sering menghapusnya. Karena, situs atau aplikasi akan lebih lama untuk diakses tanpa adanya data tersebut.

Hal tersebut berbeda dengan apa yang disampaikan dalam laman Howtogeek, mereka menganggap bahwa menghapus cache adalah suatu hal yang kurang baik untuk dilakukan, kecuali bila memang aplikasinya sering bermasalah.

Pun sama halnya pada browser, walaupun memang disediakan fitur untuk menghapusnya, tapi Anda tidak perlu membersihaknnya terlalu sering atau rutin. Karena, hal tersebut hanya akan memperlambat Anda dalam mengakses suatu situs.

Caching Pada Aplikasi

Sebelumnya sudah kita singgung secara singkat bahwa aplikasi pada smartphone pun menggunakan cache. Aplikasi tersebut mengandalkan data web dan cloud untuk proses data tersebut.

Aplikasi terkenal seperti Spotify pun menggunakan data tersebut. Prosesnya akan bekerja saat Anda mendownload lagu ataupun menyimpan lago favorit dari Spotify agar bisa diakses saat ponsel sudah tidak dapat sinyal. Berbagai lagu tersebut akan tersimpan tanpa batas waktu, tapi akan dihapus setelah beberapa minggu secara otomatis.

Tujuan mendownload lagu ke dalam caching adalah agar bisa didengarkan lagi ketika tidak ada sinyal, dan hal ini membuat penggunaan data tersebut sangat membantu pengguna. Spotify pun memastikan para penggunanya masih bisa mendengarkan lagu dengan strategi caching ini.

Kelemahan Caching

Walaupun memang caching mampu mempercepat hasil penulusuran situs, namun data tersebut bisa membuat Anda sangat rentan terkena serangan hackers. Pasalnya, laman web caching yang berada di dalam browser memiliki berbagai informasi yang sifatnya rahasia serta dan sensitif.

Itu artinya, data tersebut mampu memaparkan informasi pengguna atau data autentikasi mereka. Masalah lainnya akan timbul bila browser dibiarkan saja tanpa adanya pengawasan, kemudian pengguna lainnya bisa mengakses perangkat yang digunakan tersebut dan bisa menemukan histori atau riwayat sebelumnya dari caching browser.

Baca juga: Cookies Adalah Sesuatu yang Sering Muncul Saat Mengunjungi Situs, Ini Cara Mengelolanya!

Penutup

Demikianlah rangkuman singkat dari kami tentang cache. Semoga Anda bisa lebih peduli tentang keamanan data, khususnya data pribadi dan data perusahaan Anda.

Untuk data perusahaan, terutama data finansial perusahaan, Anda bisa menyimpannya secara aman pada software akuntansi dan bisnis Accurate Online.

Selain itu, Anda juga akan mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat, akurat, dan bisa Anda akses di mana saja Anda perlukan.

Ayo beralih sekarang juga dari mencatat laporan keuangan secara manual dengan menggunakan Accurate Online dan coba gratis sekarang juga!accurate 3 banner bawah

rifqi

Penulis blog Accurate Online lulusan ilmu teknologi informasi yang menyukai dunia gadget, network, jaringan, big data, dan seluruh hal yang berkaitan tentang teknologi.