DDoS Adalah Serangan yang Mengganggu Website Bisnis, Ini Cara Mengatasinya!

Secara umum, DDoS adalah kependekan dari Distributed Denial of Service yang berarti penolakan layanan secara terdistribusi. DDoS adalah suatu serangan yang dilakukan dengan cara membanjiri trafik jaringan internet di dalam server, sistem ataupun jaringan.

Biasanya, serangan ini dilakukan dengan menggunakan sejumlah komputer host penyerangan sampai target komputer yang diserang target tidak mampu diakses kembali.

DDoS adalah sebuah serangan yang sangat sering dilakukan oleh para peretas. Selain memiliki jenis yang banyak, DDoS mempunyai konsep yang terbilang sangat sederhana, yakni membuat trafik server berjalan dengan beban yang sangat berat hingga tidak mampu lagi koneksi dari user lain atau overload.

Salah satu caranya adalah dengan mengirim request ke server secara kontinyu dengan transaksi data yang banyak dan membludak. Sukses atau tidaknya teknik DDoS sangat dipengaruhi oleh kemampuan server yang menampung semua permintaan yang diterima serta performa firewall ketika ada request yang mencurigakan.

Cara Kerja dan Tujuan DDoS Adalah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, konsep sederhana dari serangan DDoS adalah dengan cara meningkatkan trafik jaringan dengan sejumlah data yang sangat banyak. Konsep ini terbagi menjadi tiga jenis penggunaan, yakni Request Flooding, Traffic flooding, dan merubah sistem konfigurasi.

Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya:

  • Request Flooding adalah jenis teknik yang digunakan dengan cara meningkatkan jaringan dengan request yang sangat banyak. Sehingga, para pengguna lain yang sudah terdaftar tidak akan bisa mendapatkan pelayanan.
  • Traffic flooding adalah suatu teknik yang digunakan dengan cara meningkatkan trafik jaringan dengan data yang sangat banyak. Sehingga, banyak pengguna lain yang sudah tidak terdaftar tidak mampu menerima pelayanan.
  • Merubah sistem konfigurasi ataupun merusak komponen, server di dalamnya juga masuk ke dalam bagian denial of service, namun cara ini tidak banyak dilakukan karena cukup sulit untuk dilakukan.

Sedangkan bila dikategorikan berdasarkan layer OSI, terdapat serangan pada layer protokol, aplikasi, dan juga volumetrik, yaitu:

  • DDoS Layer Aplikasi

Jenis kategori penyerangan ini adalah dengan cara mencuri seluruh sumber daya dari korban. Korban serangan ini adalah later yang mana halaman website nantinya akan dieksekusi pada server dan akan mengirimkan respon ke HTTP request.

Jenis ini terbilang sangat ringan bila hanya melayani satu request saja. Namun, akan menjadi masalah yang besar bila melayani request yang sangat banyak secara bersamaan, terlebih lagi bila menjalankannya dengan query database.

  • DDoS Protokol

Serangan ini akan melakukan eksploitasi TCP dengan cara mengirimkan paket SYN dengan spoof alamat IP dengan jumlah yang sangat besar. Setiap koneksi yang masuk nantinya akan ditanggapi oleh server yang menunggu proses koneksi tetap berjalan, tapi hal tersebut tidak akan pernah terjadi.

Hal ini akhirnya akan mengakibatkan proses terus berlangsung pada server yang mampu menyebabkan terjadinya overload.

  • Volumetrik DDoS

Tujuan utama dari adanya serangan  Volumetrik DDoS adalah menghabiskan seluruh bandwith yang terdapat antara korban dengan internet jaringan. Cara yang digunakan adalah dengan membuat trafik yang sangat padat, seperti dengan penggunaan botnet.

Baca juga: Malware Adalah Software yang Berbahaya, Ini Cara Mengatasinya!

Teknik DDoS

Serangan DDoS adalah suatu teknik penyerangan yang memiliki banyak cara simple dan sederhana, seperti halnya menggunakan virus, botnet maupun menggunakan software terkenal seperti halnya RailGun.

Penjelasan lebih lanjut tentang teknik DDoS adalah sebagai berikut:

1. Botnet

Dalam pengembangannya, serangan DDoS ini dilakukan dengan menggunakan kumpulan bot yang dijalankan secara bersamaan. Nantinya, bot akan disisipkan pada malware yang kemudian akan ditanam pada komputer yang sudah memiliki koneksi jaringan internet.

Jumlah komputer ini bisa berjumlah puluhan hingga jutaan, tergantung dari banyaknya jumlah komputer yang sudah terjangkit malware. Seluruh komputer tersebut dikenal dengan botnet, sedangkan satu komputer yang terjangkit malware dikenal dengan komputer zombie.

Dengan menggunakan satu perintah, maka botnet akan langsung menjalankan perintah untuk melakukan DDoS ke komputer korban secara bersamaan.

2. Virus

Di dalam dunia internet, mereka yang memiliki rencana untuk melakukan DDoS adalah dengan cara menyebarkan virus melalui file yang disebarkan ke berbagai situs yang terkoneksi dengan jaringan internet.

Virus tersebut sengaja dibuat, tujuannya adalah untuk menjalankan bot via script yang berjalan di dalam sistem operasi. Bahkan, beberapa virus pun mampu mengambil akses dari perangkat yang sudah mendownload script dan bisa dijalankan di dalam sistem operasi.

Ketika suatu komputer sudah terkena virus DDoS, maka suatu virus akan secara aktif melakukan serangan DDoS ke server ataupun ke alamat IP tertentu yang sebelumnya sudah ditentukan.

Ciri Website Anda Terkena DDoS

  • Bandwidth pada website tersebut akan mengalami trafik yang sangat padat secara drastis, baik download ataupun di upload. Akan terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung secara kontinyu. Bula targetnya adalah VPS, bisa jadi konsumsi bandwidth pun akan mencapai batas penggunaan sehingga VPS tidak akan bisa diakses lagi.
  • Load CPU akan melonjak tinggi, padahal tidak ada proses yang dieksekusi yang mengakibatkan performa menjadi menurun hingga website tidak bisa diakses lagi.
  • Bila sistem Anda berada pada jasa penyedia layanan VPS, terkadang ada juga yang menyediakan jasa layanan informasi bila nantinya terjadi kegiatan yang mencurigakan pada server. Anda juga bisa melakukan pengaturan sendiri.

Cara Mencegah Terjadinya Serangan DDoS

Terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan guna mencegah terjadinya serangan DDoS yang mampu membuat sistem Anda terhenti untuk bekerja.

  • Melakukan pembaruan sistem operasi ke versi yang lebih terbaru. Tujuannya adalah agar bisa mengatasi dan menutup berbagai bagian yang bisa saja dijadikan pintu masuk pada akses ilegal.
  • Melakukan pembatasan akses dari dan juga ke sistem, sehingga bisa menyaring trafik data yang masuk dan keluar pada komputer ataupun server yang Anda gunakan.
  • Bila serangan yang terjadi adalah dengan menggunakan Smurf, Anda bisa mencoba mengatasinya dengan cara menonaktifkan secara sementara broadcast address pada router. Atau bisa juga dengan cara melakukan penyaringan ataupun melakukan pembatasan permintaan ICMP pada firewall.
  • Menggunakan software keamanan tambahan untuk sistem operasi.

Cara Mengatasi DDoS

Bila Anda sudah terlanjur terkena serangan DDoS terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Berikut ini adalah penjabarannya.

1. Lakukanlah identifikasi serangan, umumnya bila Anda memiliki server pribadi, tanda-tanda bila Anda terkena serangan DDoS akan mudah terlihat. Bila bisa Anda ketahui, bersiaplah untuk melakukan berbagai penanganan sebelum terjadi serangan DDoS yang lebih berbahaya.

2. Pertahankanlah parameter network, terdapat beberapa metode teknis yang bisa Anda lakukan guna mengurangi sebagian efek dari serangan, dan beberapa diantaranya sangatlah sederhana, yaitu:

  • Memperbesar Bandwidth, bila masih memungkinkan untuk memperbesar kapasitas bandwidth, maka cara ini bisa Anda coba agar bisa memberikan waktu yang lebih banyak, sehingga sistem Anda tidak down. Bila serangan DDoS yang dilakukan sangat besar, maka cara ini kemungkinan besar tidak banyak berdampak.
  • Menghubungi ISP atau penyedia layanan web hosting, salah satu ciri adanya serangan DDoS adalah dengan menyerang alamat ip sistem Anda, sehingga Anda bisa melaporkan kejadian yang Anda alami tersebut pada penyedia jasa internet yang Anda gunakan dan melakukan pendeteksian serangan yang berbahaya.
  • Menghubungi Spesialis DDoS, cara terakhir yang bisa Anda lakukan adalah dengan menghubungi layanan spesialis DDOS yang sudah memiliki pengalaman dan jam terbang yang banyak serta mampu membantu Anda dalam menangani serangan DDoS yang terjadi.

Baca juga: Proxy Adalah: Pengertian, Cara Kerja dan Jenisnya

Kesimpulan

Jadi, DDOS adalah suatu teknik penyerangan pada sistem yang saat ini banyak terjadi. Selain dinilai sederhana, dengan merubah strategi, DDOS bisa menjadi salah satu teknik yang ampuh dalam mengganti suatu sistem.

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan DDoS, seperti dengan menggunakan request flooding dan traffic flooding. Kedua cara ini dinilai memiliki kesamaan, yakni dengan membanjiri lalu lintas jaringan dengan data yang banyak atau request yang banyak.

Bila berhasil maka pengguna lainnya akan kesulitan dalam mengakses sistem dan bisa jadi akan merusak dan membuat sistem tidak lagi bisa diakses.

Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah serangan DDoS. Caranya adalah dengan memperbarui sistem operasi ke versi yang lebih terbaru dan melakukan konfigurasi firewall.

Dengan menggunakan cara ini, setidaknya Anda bisa meminimalisir risiko kerugian yang terjadi pada website online shop Anda.

Tapi, jangan lupa untuk mencatat setiap keuntungan dan kerugian yang terjadi pada bisnis Anda di laporan laba rugi. Karena, laporan ini nantinya bisa Anda gunakan untuk mengetahui kondisi finansial bisnis Anda.

Untuk itu, agar mempermudah Anda dalam membuat laporan laba rugi, gunakanlah software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Accurate Online akan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat, akurat, dan bisa Anda akses di mana saja dan kapan saja Anda butuhkan. Software ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang mampu mempermudah Anda dalam mengelola bisnis, seperti fitur persediaan, penjualan, pembelian, perpajakan, manufaktur, dll.

Tertarik? Silahkan coba Accurate Online terlebih dahulu secara gratis selama 30 hari dengan klik tautan gambar di bawah ini.accurate 2 banner bawah