Cara Mencari Selisih Penjualan Bisnis Berdasarkan Stok Barang

Sebagai pebisnis, tentu Anda tahu bahwa selisih nilai akun persediaan barang yang ada di gudang bukanlah masalah baru. Terlebih lagi bila Anda masih menggunakan cara yang manual dalam mengelola persediaan barang. Ketika selisih ini terjadi, maka umumnya akan sangat diperlukan laporan selisih penjualan persediaan dan Anda harus mengetahui cara mencari selisih penjualan tersebut.

Namun bila Anda belum mengetahui cara mencari selisih penjualan, tenang saja. Kenapa? Karena kami akan memberikan cara mencari selisih penjualan pada bisnis Anda dengan melihat jumlah persediaan barang yang ada di dalam gudang.

Alasan Dibuatnya Laporan Selisih Penjualan Persediaan

Alasan dibuatnya laporan selisih penjualan persediaan sebenarnya sangat sederhana, karena bila selisih dibiarkan begitu saja, maka hal tersebut nantinya tidak akan masuk di dalam evaluasi. Pada akhirnya, bisa dipastikan akan terdapat beberapa kasus selisih yang sama di masa depan yang bisa memberikan dampak kerugian pada perusahaan.

Bila perusahaan masih menggunakan sistem atau cara yang manual, maka kemungkinan besar akan ada selisih di dalam laporan penjualan dan juga persediaannya.

Baca juga: Catatan Pengeluaran dan Pemasukan: Ini Contoh dan Cara Membuatnya!

Penyebab Selisih dan Solusinya

Persediaan barang yang ada di gudang merupakan sumber pendapatan utama perusahaan. Mengelola produk yang ada di gudang pun bukanlah hal yang sederhana. Akan selalu ada masalah selisih perhitungan di dalamnya.

Untuk bisa mengantisipasi hal tersebut, maka Anda harus mengetahui apa saja penyebab selisih dari jumlah penjualan dan juga persediaan yang ada di gudang. Nah, berikut ini adalah penyebab dan solusi untuk mengatasi selisih tersebut.

1. Kurang atau Tidak Adanya Pengecekan Fisik (Stock Opname)

Sebenarnya, terdapat metode pencatatan yang tidak harus melakukan stock opname. Walaupun begitu, Anda tetap harus menjadwalkan perhitungan fisik secara berkala. Hal tersebut sangat penting karena tidak selamanya kondisi barang itu bagus. Bisa saja terjadi kerusakan, kehilangan, atau tidak layak untuk dijual.

2. Sistem Manual

Bila perusahaan masih menggunakan sistem atau cara manual, maka akan terdapat kemungkinan terjadinya laporan selisih penjualan persediaan. Karyawan atau staf Anda bisa saja berada dalam kondisi fisik yang kurang baik dalam memeriksa fisik barang, sehingga menjadi tidak fokus. Kemungkinan juga staff Anda sendirilah yang bandel dan memanipulasi perhitungan fisik.

3. Pencatatan yang Salah

Penyebab yang ketiga ini bisa terjadi ketika barang baru masuk, keluar dan stock opname. Adanya perbedaan pencatatan tentu akan menghasilkan selisih ketikan dilakukan perhitungan.

Nah, solusi untuk menyelesaikan masalah di atas ada tiga.

Pertama, pihak perusahaan wajib membuat jadwal stock opname secara berkala agar nantinya bisa mengetahui kondisi barang secara lebih pasti. Bila memang terjadi kerusakan dan lain sebagainya, maka laporan penjualan persediaan pun nantinya bisa dibuat dengan sederhana.

Kedua, pastikanlah lokasi barang yang ada di dalam gudang lebih mudah untuk dijangkau agar proses pemeriksaan jadi tidak terhambat.

Terakhir, gunakanlah satuan terkecil dalam menghitung barang agar berbagai kesalahan bisa dengan mudah diminimalisir. Lalu, buatlah stock opname pada setiap barang agar proses pencatatan dan pemeriksaan pun bisa lebih mudah untuk dilakukan.

Baca juga: Langkah Membuat Laporan Penjualan Harian Beserta Contohnya

Cara Mencari Selisih Penjualan Persediaan

Akun persediaan adalah suatu pus yang mana semua persediaan akan dihitung, mulai dari persediaan yang masuk, terjual, sampai yang mengalami kerusakan, sehingga harus disesuaikan. Ketika terjadi selisih, maka Anda wajib membuat laporan selisih penjualan persediaan dan mencari tahu selisih tersebut.

Cara mencari selisih penjualan dan laporannya adalah Anda hanya harus membuat jurnal penyesuaian agar bisa menyesuaikan persediaan. Cara yang bisa Anda gunakan untuk menyesuaikan persediaan ada dua, yaitu:

1. Metode Ikhtisar Laba/Rugi

Contohnya, PT ABC mencatat saldo awal pada akun persediaan bulan Juni sebanyak 15 juta rupiah. Namun ketika dilakukan stock opname, ternyata jumlah persediaannya adalah senilai 20 juta rupiah. Nah, cara mencatatnya di dalam jurnal persediaan sebagai salah satu wujud dari laporan selisih penjualan adalah sebagai berikut:

Ikhtisar Laba/Rugi Rp 15.000.000

Persediaan            Rp 15.000.000

Persediaan            Rp 20.000.000

Ikhtisar Laba/Rugi Rp 20.000.000

2. Metode Harga Pokok Penjualan

Metode ini mempunyai jurnal yang lebih panjang daripada metode sebelumnya. Kenapa? karena laporan selisih penjualan persediaan menggunakan penyesuaian HPP yang jauh lebih detail.

Sebagai contoh, katakanlah persediaan awal dari PT XYZ adalah sebanyak Rp 10.000.000. Lalu, terdapat pembelian barang senilai Rp 2.000.000 dengan biaya kirim sebesar Rp 200.000. Kemudian, perhitungan persediaan di akhir bulan ternyata hanya menunjukan persediaan senilai Rp 9.000.000 saja.

Lantas, bagaimana cara mencatatnya di dalam jurnal penyesuaian sebagai salah satu bentuk laporan selisih penjualan persediaan?

HPP                             Rp 10.000.000

Persediaan                                       Rp 10.000.000

HPP                                 Rp 2.000.000

Pembelian                                        Rp 2.000.000

HPP                                         Rp 200.000

Beban Angkut Pembelian                                   Rp 200.000

Persediaan                            Rp 9.000.000

HPP                                                    Rp 9.000.000

Baca juga: Days Sales Outstanding: Contoh dan Cara Perhitungannya

Penutup

Demikianlah cara mencari selisih penjualan dari kami. Nah, guna menekan terjadinya selisih dan agar bisa lebih cepat dalam mengetahui cara mencari selisih penjualan berdasarkan persediaan, maka Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Accurate Online adalah aplikasi yang dikembangkan dengan teknologi cloud computing yang aman dan tampilan dashboardnya pun sangat sederhana. Sehingga, Anda pun bisa lebih nyaman saat mengakses berbagai laporan di dalamnya.

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat. Terlebih lagi, di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan fitur dan modul luar biasa yang mampu meningkatkan efisiensi bisnis Anda, salah satunya adalah fitur persediaan yang akan membantu Anda dalam melakukan selisih penjualan di gudang.

Tunggu apa lagi? Segera gunakan Accurate Online sekarang juga dan coba gratis selama 30 hari dengan klik banner di bawah ini.