Kantor Akuntan Publik Adalah: Pengertian dan Perannya

KAP atau kantor akuntan publik adalah suatu tempat bagi para akuntan publik untuk bekerja dan melakukan berbagai tanggung jawabnya. Selain itu, kantor akuntan publik adalah suatu wadah atau badan usaha bagi setiap akuntan publik agar bisa memberikan jasanya.

Nah, pada kesempatan kali ini mari kita bahas kantor akuntan publik secara lebih dalam dan lebih detail khusus untuk Anda.

Sejarah Singkat Kantor Akuntan Publik

Setiap tahun, jumlah kantor akuntan publik terus mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan dunia perekonomian dan juga bisnis. Pada tahun 1979, jumlah kantor akuntan publik yang berada di Indonesia hanya berjumlah delapan.

Tapi seiring dengan perkembangan zaman, terdapat berbagai permasalahan bisnis dan juga merger. Nah, hal tersebut membuat akuntan publik di Indonesia saat ini hanya ada empat saja, yaitu Ernst & Young (EY), Deloitte, PricewaterhouseCoopers (PWC), dan KPMG.

Tentunya keempat kantor di atas mempunyai cabang di seluruh negara dan hampir audit dari seluruh perusahaan besar, baik itu di Indonesia maupun di negara lain.

Kinerja dari kantor akuntan publik yang berkualitas akan memberikan dampak yang besar bagi kinerja auditor dalam melakukan tugasnya.

Baca juga: Rekapitulasi Jurnal dan Cara Melakukannya

Akuntan Publik

Saat ini, kehadiran dari akuntan publik bisa dibilang sangat penting. Kenapa? Karena hampir setiap perusahaan memerlukan akuntan publik, terlebih lagi untuk perusahaan yang sifatnya terbuka atau berbentuk perseroan terbatas. Kebutuhan akan profesi akuntan publik pun terus mengalami peningkatan dan banyak dicari.

Profesi dari akuntan publik mempunyai tugas dan memberikan jasa sebagai profesional dan sudah mempunyai izin negara agar bisa menjalankan tugas sebagai akuntan swasta untuk bisa bekerja secara lebih independen.

Ketentuan untuk bisa menjalankan jasa sebagai akuntan publik ini sudah diatur di dalam peraturan perundang-undangan Republik Indonesia No. 5 tahun 2011, yakni terkait akuntan publik yang diwajibkan untuk bisa menjadi anggota dari IAPI atau Ikatan Akuntan Publik Indonesia, yang mana menjadi suatu badan resmi yang sudah diakui oleh Pemerintah Indonesia.

Tugas utama dari akuntan publik adalah melakukan audit laporan keuangan, audit pajak, melakukan analisa laporan keuangan, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan OJK atau Otoritas Jasa Keuangan, akuntan publik adalah mereka yang sudah memiliki izin negara untuk membuka kegiatan atau praktek sebagai akuntan swasta, sehingga bisa memberikan jasa akuntan pada perusahaan serta mendapatkan suatu bayaran tertentu.

Mereka yang berperan sebagai akuntan publik pun harus bisa memastikan tidak ada unsur manipulasi, penyelewengan, ataupun penyalahgunaan sumber daya dalam suatu lembaga ataupun perusahaan.

Baca juga: Sifat Laporan Keuangan Ini Harus Anda Ketahui

Peranan Akuntan Publik

Bila Anda sudah memahami pengertian dari akuntan publik, maka Anda harus mengetahui peranannya. Nah, peran penting dari kantor akuntan publik adalah sebagai berikut:

  1. Harus bisa melakukan pengendalian dan juga mengarahkan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan secara lebih efektif
  2. Memberikan suatu laporan dari kepemilikan sumberdaya yang sudah dimiliki suatu entitas tertentu.
  3. Mampu menyajikan keputusan terbaik yang berhubungan dengan sumber daya, termasuk di dalamnya melakukan kegiatan identifikasi pada keputusan yang rumit dan juga menetapkan tujuan dan juga sasaran entitas.

Baca juga: Prinsip Biaya Historis dan Fair Value, Ini Perbedaannya!

Layanan dan Jasa dari Akuntan Publik

Berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, layanan dan juga jasa dari kantor akuntan publik adalah jasa non atestasi dan jasa atestasi. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Jasa Atestasi

Jasa atestasi adalah suatu jasa yang mana ruang cakupannya meliputi pemeriksaan atas suatu laporan informasi keuangan proforma, audit umum dari laporan keuangan, jasa audit atestasi, laporan keuangan prospektif, mereview laporan keuangan, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa contoh jasa atestasi:

  • Audit

Audit adalah suatu jasa yang diberikan oleh akuntan publik untuk melakukan penilaian terkait tingkat kelayakan dalam suatu laporan keuangan yang sudah dibuat oleh klien dengan berdasarkan prinsip akuntansi yang sedang berlaku.

  • Review

Review adalah suatu jasa penilaian atas pembukuan dan juga catatan klien dengan berdasarkan hasil dari analytical test dengan berdasarkan analitis tertentu, serta berbagai perhitungan rasio tertentu.

  • Kompilasi

Kompilasi adalah suatu jasa yang diberikan oleh seorang akuntan secara terbatas di dalam penyajian laporan keuangan dan juga catatan atas laporan keuangan sesuai dengan standarisasi akuntan yang berlaku, diawali dengan adanya engagement letter antara pihak akuntan dan pihak manajemen atau pemilik dari suatu entitas perusahaan.

Baca juga: Margin Adalah: Ini Pengertian dan Cara Menghitungnya

2. Jasa Non Atestasi

Jasa non atestasi di dalam kantor akuntan publik adalah yang berkaitan dengan akuntansi, keuangan, manajemen, kompilasi, perpajakan, dan juga konsultasi.

Nah, sedangkan untuk jasa non atestasi KAP adalah yang berhubungan dengan akuntansi, manajemen, keuangan, perpajakan, kompilasi, dan konsultasi.

Perizinan untuk menjadi seorang akuntan publik ini sudah diatur di dalam pasal 6 UU Nomor 5 tahun 2011. Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda penuhi bila Anda ingin memperoleh izin untuk menjadi seorang akuntan publik.

  1. Mempunyai NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak.
  2. Berada di dalam wilayah NKRI atau Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  3. Mempunyai sertifikat sebagai tanda sudah lulus ujian profesi akuntan publik yang legal dan sah.
  4. Mempunyai pengalaman praktek untuk memberikan jasa seperti yang dijelaskan dalam pasal 3.
  5. Belum dan tidak pernah mendapatkan sanksi administratif dalam bentuk dicabutnya izin sebagai seorang akuntan publik.
  6. Belum dan tidak pernah melakukan tindak pidana kejahatan yang mempunyai ancaman hukuman pidana penjara selama 5 tahun ataupun lebih.
  7. Terdaftar menjadi anggota asosiasi profesi akuntansi publik yang telah ditetapkan oleh menteri dan tidak sedang dalam proses pengampunan.

Sedangkan beberapa alasan dibentuknya kantor akuntan publik adalah sebagai berikut:

  1. Dengan adanya pengetahuan khusus pada keahlian tertentu dalam menjalankan tugasnya, tetunya keahlian ini bisa diperoleh dari pendidikan dan juga pelatihan, baik itu dalam bentuk informal maupun formal.
  2. Mempunyai standar kinerja moral yang lebih baik. menjadi seorang auditor independen ataupun akuntan publik sudah seharusnya bekerja dengan mengikuti standarisasi yang telah ditetapkan, seperti standar akuntansi keuangan (SAK) dan juga standar profesional akuntan publik (SPAP)
  3. Wajib memberikan pelayanan yang lebih berorientasi pada kepentingan publik, yang mana kepentingan publik ini adalah hal yang lebih utama daripada kepentingan pribadi.
  4. Memiliki izin khusus dalam melakukan kegiatan sebagai akuntan publik, yang mana sudah diatur di dalam UU Akuntan Publik nomor 5 tahun 2011.
  5. Performa dari akuntan publik pun sudah ditentukan dan juga diawasi sendiri oleh profesi.
  • Internal Audit

Internal audit adalah suatu jasa penilaian yang independen di dalam suatu entitas untuk melakukan evaluasi dan pengujian terkait kegiatan yang dilakukannya.

  • Desain Internal Control

Desain internal control adalah suatu jasa yang diberikan oleh seorang akuntan publik untuk melakukan penyusunan peraturan, sistem, prosedur, dan juga praktik yang dilakukan oleh perusahaan untuk menghindari kesalahan dan juga mendeteksi yang disengaja ataupun tidak disengaja.

  • Perpajakan

Jasa perpajakan adalah suatu jasa yang berhubungan dengan pajak, yakni perencanaan pajak, konsultasi pajak, perhitungan pajak, penyetoran pajak, dan lain sebagainya.

Baca juga: Tips Cara Membuat Buku Besar Dari Jurnal Umum

Penutup

Setiap akuntan publik diharapkan bisa melakukan tugasnya dengan baik, karena tugas mereka berkaitan dengan berbagai hal penting yang akan diaudit ataupun memeriksa laporan keuangan agar sesuai dengan standar yang berlaku.

KAP atau kantor akuntan publik adalah suatu wadah untuk para akuntan publik melakukan pekerjaan dan juga saling bekerja sama agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Oleh karenanya, suatu perusahaan sangat penting untuk membuat laporan keuangan atau mengelola pajaknya dengan baik. Pencatatan keuangan yang baik akan membuat kondisi keuangan perusahaan bisa terjaga kesehatannya.

Selain itu, bila laporan keuangan bisa dibuat dengan baik, maka laporan pajak pun nantinya bisa terlihat terkait jumlah pajak yang harus disetorkan.

Nah, untuk mempermudah Anda dalam melakukan hal tersebut, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dari Accurate Online. Aplikasi yang sudah dikembangkan dengan basis website ini mampu memenuhi berbagai skala perusahaan, baik itu perusahaan UMKM ataupun perusahaan besar.

Berbagai kegiatan transaksi dan laporan keuangan perusahaan pun akan tercatat secara rapi, jelas dan tersimpan dengan aman. Laporan yang Anda perlukan pun bisa dilihat secara mudah bila nantinya diperlukan untuk melakukan audit ataupun evaluasi.

Lebih dari itu, di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur bisnis yang akan membuat kegiatan bisnis Anda berjalan lebih efisien. Sehingga, Anda pun bisa lebih fokus dalam menjalankan dan juga mengembangkan bisnis.

Penasaran ingin mencoba Accurate Online? Klik banner di bawah ini untuk mencobanya secara gratis selama 30 hari sekarang juga.

Lala

Seorang lulusan S1 ilmu akuntansi yang suka membagikan istilah, rumus, dan berbagai hal yang berkaitan dengan dunia akuntansi lewat tulisan.