Pengertian Auditor Eksternal, Peran penting, dan 6 Manfaat Pentingnya bagi Bisnis

oleh | Mei 31, 2023

source envato.

Pengertian Auditor Eksternal, Peran penting, dan Manfaat Besarnya bagi Bisnis

Peningkatan dan efektivitas kerja sangat diperlukan agar bisnis bisa berkembang. Salah satunya adalah dengan menciptakan sistem keuangan yang sehat. Dengan begitu, maka kinerja yang baik pun bisa direalisasikan. Nah, faktor penting dalam menciptakan sistem keuangan yagn sehat adalah adanya auditor eksternal.

Lalu, apa itu auditor eksternal? Apa saja peran penting mereka? Dan apa yang bisa dirasakan oleh bisnis saat menggunakan jasa auditor eksternal? Dapatkan jawaban lengkapnya dengan membaca artikel tentang auditor eksternal di bawah ini hingga selesai.

Pengertian Auditor Eksternal

accurate.id gambar auditor eksternal-1

Berdasarkan laman Wikipedia, external auditor atau auditor eksternal adalah seorang profesional independen yang ditugaskan untuk mengevaluasi dan mengaudit laporan keuangan suatu entitas, seperti perusahaan, organisasi non-profit, atau pemerintah.

Tugas utama auditor eksternal adalah menyelidiki dan menilai apakah laporan keuangan entitas yang diaudit telah disusun secara akurat dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Auditor eksternal biasanya bekerja untuk firma akuntansi publik atau kantor akuntan publik yang independen dari entitas yang diaudit. Mereka bertindak sebagai pihak ketiga yang tidak memiliki afiliasi atau kepentingan langsung dalam entitas yang diaudit, sehingga mereka dapat memberikan pendapat independen tentang keandalan laporan keuangan.

Tugas external auditor meliputi pemeriksaan dokumen keuangan, pencocokan data dengan bukti transaksi, verifikasi penghitungan arus kas, dan penilaian pengungkapan dalam laporan keuangan.

Auditor eksternal juga dapat menguji kepatuhan entitas dengan hukum dan peraturan yang berlaku serta mengidentifikasi risiko keuangan yang mungkin mempengaruhi kinerja entitas.

Setelah menyelesaikan audit, external auditor juga akan mengeluarkan laporan audit yang berisi pendapat mereka tentang kepatuhan laporan keuangan entitas dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum dan apakah laporan keuangan tersebut memberikan gambaran yang wajar tentang posisi keuangan entitas.

Laporan audit ini memberikan informasi berharga kepada pemangku kepentingan, seperti pemilik perusahaan, investor, pemberi pinjaman, dan otoritas pengatur, untuk membuat keputusan yang tepat berdasarkan informasi keuangan yang akurat dan andal.

Baca juga: Auditor: Pengertian, Jenis dan Tugasnya

Tujuan Auditor Eksternal

accurate.id gambar auditor eksternal-2

Tujuan utama dari external auditor adalah untuk memberikan pendapat independen tentang keandalan dan kepatuhan laporan keuangan suatu entitas. Tujuan ini dapat dijabarkan sebagai berikut:

1. Menjamin keandalan laporan keuangan

Auditor eksternal bertugas untuk memeriksa dan mengevaluasi apakah laporan keuangan entitas yang diaudit telah disusun secara akurat dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku secara umum.

Tujuan ini adalah untuk memastikan bahwa informasi keuangan yang disajikan dalam laporan tersebut dapat dipercaya dan memberikan gambaran yang wajar tentang posisi keuangan, hasil operasi, dan arus kas entitas.

2. Mengidentifikasi kesalahan dan kecurangan

Auditor eksternal juga bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan atau kecurangan yang mungkin terjadi dalam penyusunan laporan keuangan. Dengan melakukan audit yang cermat, auditor dapat mengungkapkan ketidakkonsistenan, pengungkapan yang kurang lengkap, atau tindakan curang yang dilakukan oleh pihak terkait dengan entitas yang diaudit. Hal ini membantu dalam menjaga integritas dan transparansi laporan keuangan.

3. Memeriksa kepatuhan

Auditor eksternal mengevaluasi kepatuhan entitas dengan hukum, peraturan, dan standar akuntansi yang berlaku. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa entitas mematuhi persyaratan yang relevan dan mengungkapkan secara tepat informasi yang diperlukan dalam laporan keuangan.

4. Memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan

Auditor eksternal juga bertujuan untuk memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan, seperti pemilik perusahaan, investor, pemberi pinjaman, dan otoritas pengatur.

Dengan menyajikan pendapat independen, auditor membantu memastikan bahwa informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan dapat diandalkan dan dapat digunakan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat.

5. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas

Melalui proses audit, external auditor juga akan memberikan rekomendasi dan saran kepada manajemen entitas untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem pengendalian internal, pelaporan keuangan, dan proses bisnis secara umum.

Tujuannya adalah untuk membantu entitas dalam mengidentifikasi dan mengatasi kelemahan yang ada serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.

Secara umum, tujuan external auditor adalah untuk melindungi kepentingan publik dengan memberikan keyakinan independen tentang keandalan laporan keuangan entitas yang diaudit dan memberikan nilai tambah dalam hal kualitas informasi keuangan dan pengelolaan risiko.

Baca juga: Apa itu Etika Auditor? Pahami Pengertiannya di Sini!

Peran Auditor Eksternal

accurate.id gambar auditor eksternal-3

Peran auditor eksternal meliputi beberapa tugas dan tanggung jawab yang penting dalam menjalankan pekerjaan audit. Berikut adalah beberapa peran utama dari external auditor:

1. Penyusunan Rencana Audit

Auditor eksternal merencanakan audit dengan mempertimbangkan risiko dan kompleksitas entitas yang diaudit. Mereka mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian khusus, menentukan metode pengujian yang tepat, dan menetapkan jadwal audit.

2. Pengumpulan dan Pemeriksaan Bukti Audit

Auditor eksternal mengumpulkan bukti-bukti yang relevan untuk mendukung pernyataan dalam laporan keuangan entitas yang diaudit. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap transaksi, dokumen keuangan, dan catatan lainnya untuk memastikan kebenaran dan kecukupan informasi yang disajikan.

3. Evaluasi Pengendalian Intern

Auditor eksternal mengevaluasi sistem pengendalian intern yang ada dalam entitas untuk memastikan bahwa prosedur-prosedur pengendalian telah dirancang dan dilaksanakan dengan baik. Tujuan evaluasi ini adalah untuk menentukan efektivitas pengendalian intern dalam mencegah atau mendeteksi kesalahan atau kecurangan.

4. Identifikasi Kesalahan dan Kecurangan

Auditor eksternal memiliki tanggung jawab untuk mengidentifikasi kesalahan atau kecurangan yang mungkin terjadi dalam laporan keuangan. Mereka menggunakan pengetahuan, pengalaman, dan teknik audit untuk mengungkapkan ketidakkonsistenan, pengungkapan yang kurang lengkap, atau tindakan curang yang dilakukan oleh pihak terkait.

5. Pemberian Pendapat Audit

Setelah menyelesaikan audit, external auditor akan memberikan pendapat independen dalam laporan audit. Pendapat ini mencerminkan hasil audit mereka terkait keandalan laporan keuangan entitas yang diaudit, kepatuhan dengan prinsip akuntansi yang berlaku, dan pengungkapan yang memadai.

6. Memberikan Rekomendasi dan Saran

Auditor eksternal juga memberikan rekomendasi dan saran kepada manajemen entitas untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keandalan sistem pengendalian internal serta proses bisnis. Rekomendasi ini membantu entitas dalam mengidentifikasi dan mengatasi kelemahan yang ada serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.

7. Menjaga Independensi dan Etika Profesional

Auditor eksternal memiliki kewajiban untuk menjaga independensi dan etika profesional dalam menjalankan tugas mereka. Mereka harus mematuhi standar audit yang berlaku, menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh selama audit, serta menghindari konflik kepentingan atau pengaruh yang dapat memengaruhi integritas audit.

Peran auditor eksternal sangat penting dalam memastikan integritas, transparansi, dan keandalan laporan keuangan suatu entitas.

Baca juga: Auditor Keuangan: Pengertian, Tanggung Jawab, Jenis, Opini, dan Prosedurnya

Manfaat Menggunakan Jasa Auditor Eksternal

accurate.id gambar auditor eksternal-4

Menggunakan jasa auditor eksternal memiliki berbagai manfaat yang penting bagi entitas dan pemangku kepentingan. Berikut adalah beberapa manfaat utama menggunakan jasa auditor eksternal:

1. Keandalan dan Kredibilitas Laporan Keuangan

Auditor eksternal membantu memastikan bahwa laporan keuangan entitas disusun secara akurat dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku.

Pendapat independen yang diberikan oleh auditor eksternal memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan bahwa informasi keuangan yang disajikan dapat dipercaya dan dapat digunakan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat.

2. Pemantauan dan Pengendalian Internal

Auditor eksternal mengevaluasi sistem pengendalian internal entitas untuk mengidentifikasi kelemahan yang mungkin ada. Dengan memberikan rekomendasi dan saran, external auditor akan membantu entitas dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keandalan sistem pengendalian internal. Hal ini membantu mengurangi risiko kesalahan atau kecurangan dalam operasi entitas.

3. Penemuan Kesalahan atau Kecurangan

Auditor eksternal memiliki tanggung jawab untuk mengidentifikasi kesalahan atau kecurangan yang mungkin terjadi dalam laporan keuangan. Dengan melakukan audit independen dan menggunakan teknik audit yang tepat, external auditor dapat membantu dalam mendeteksi masalah yang tidak terlihat atau disengaja dalam penyusunan laporan keuangan.

4. Kepercayaan dan Keyakinan Pemangku Kepentingan

Kehadiran external auditor akan memberikan keyakinan dan kepercayaan kepada pemangku kepentingan, seperti pemilik perusahaan, investor, pemberi pinjaman, dan otoritas pengatur.

Auditor eksternal membantu memastikan bahwa informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan dapat diandalkan dan dapat digunakan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat.

5. Pemenuhan Persyaratan Hukum dan Peraturan

Menggunakan jasa auditor eksternal membantu entitas memenuhi persyaratan hukum dan peraturan yang berlaku. Auditor eksternal memeriksa kepatuhan entitas dengan prinsip akuntansi yang berlaku, peraturan perpajakan, dan aturan lainnya yang berlaku dalam lingkungan bisnis. Ini membantu entitas menghindari sanksi hukum dan mencegah potensi masalah legal di masa depan.

6. Perbaikan Proses Bisnis

Melalui audit mereka, auditor eksternal dapat memberikan rekomendasi dan saran kepada manajemen entitas untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas proses bisnis. Rekomendasi ini membantu entitas dalam mengidentifikasi dan mengatasi kelemahan yang ada, serta meningkatkan pengelolaan keuangan dan operasional secara keseluruhan.

Baca juga: Pemakai Informasi Akuntansi: Siapa Sajakah Pemakainya?

Penutup

Jadi, auditor eksternal adalah seorang profesional independen yang bertanggung jawab untuk mengevaluasi laporan keuangan suatu entitas. Melalui audit independen mereka, external auditor memberikan pendapat mengenai keandalan, kepatuhan, dan kualitas laporan keuangan tersebut.

Penggunaan jasa auditor eksternal memiliki manfaat yang signifikan, termasuk memastikan keandalan laporan keuangan, memantau dan meningkatkan pengendalian internal, mendeteksi kesalahan atau kecurangan, memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan, memenuhi persyaratan hukum dan peraturan, serta membantu dalam perbaikan proses bisnis.

Dengan demikian, auditor eksternal memiliki peran yang penting dalam menjaga transparansi, integritas, dan keandalan informasi keuangan dalam suatu entitas.

Nah, untuk mempermudah tim auditor dalam melakukan audit catatan transaksi akuntansi ataupun laporan keuangan, Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Kenapa? Karena aplikasi bisnis yang sudah dipercaya oleh ratusan ribu pengguna ini mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat, akurat dan bisa Anda akses di mana saja secara real time.

Jadi tunggu apa lagi? Klik tautan gambar di bawah ini untuk langsung mencobanya selama 30 hari, Gratis!

akuntansibanner
sidebarPromo

Download Template Pembukuan Bisnis

Template pembukuan untuk bisnismu dengan format Excel.

Khaula Senastri
Seorang lulusan S1 ilmu akuntansi yang suka membagikan istilah, rumus, dan berbagai hal yang berkaitan dengan dunia akuntansi lewat tulisan.

Artikel Terkait