Poin penting
- Terdapat berbagai ide jualan bulan puasa modal kecil yang bisa dijalankan, seperti dessert box, frozen food, es buah, gorengan, kolak, snack box bukber, dan rice bowl.
- Beberapa tips yang dapat Anda perhatikan dalam memulai usaha di bulan puasa: lakukan riset pasar, gunakan sistem pre-order, perhatikan stok dan jadwal produksi, dan gunakan kemasan yang menarik.
- Meski terlihat sederhana, pencatatan transaksi tetap krusial agar usaha berjalan rapi. Gunakan Accurate POS untuk mencatat penjualan, memantau stok, dan melihat laporan usaha secara otomatis.
Bulan puasa selalu menghadirkan peluang usaha yang menarik. Perubahan waktu makan, meningkatnya kebutuhan berbuka dan sahur, hingga tradisi berbagi membuat permintaan makanan dan minuman melonjak selama Ramadan.
Menariknya, peluang ini bisa dimanfaatkan bahkan dengan modal kecil. Selama produk yang dijual tepat sasaran, mudah diproduksi, dan dikelola dengan baik, usaha musiman di bulan puasa tetap bisa memberikan keuntungan yang konsisten.
Karena itulah, Ramadan kerap menjadi momen ideal untuk memulai atau menambah sumber penghasilan.
10 Ide jualan bulan puasa modal kecil
Dalam memilih ide jualan di bulan puasa, penting untuk menyesuaikan produk dengan kebiasaan konsumsi masyarakat selama Ramadan.
Menu yang praktis, terjangkau, dan cepat laku cenderung lebih diminati, terutama menjelang waktu berbuka dan sahur.
Berikut 10 ide jualan bulan puasa modal kecil yang berpotensi menghasilkan keuntungan menarik:
1. Dessert box takjil mini
Dessert box masih menjadi favorit, tetapi versi mini lebih cocok untuk takjil karena praktis dan terjangkau. Anda bisa menjual dalam ukuran cup kecil dengan harga ramah di kantong.
Varian seperti cokelat lumer, tiramisu, atau regal keju biasanya memiliki permintaan tinggi. Modal produksi relatif kecil dan bisa dimulai dari dapur rumah.
Anda dapat fokus pada tampilan visual yang menarik karena produk ini sangat diminati untuk dibagikan di media sosial.
2. Paket sahur hemat untuk anak kos

source: envato.com
Banyak mahasiswa dan pekerja perantauan membutuhkan menu sahur praktis tanpa harus memasak.
Anda bisa menawarkan paket nasi dengan lauk tahan lama seperti ayam suwir pedas, telur balado, atau rendang suwir. Sistem pre-order sangat disarankan agar produksi sesuai jumlah pesanan.
Keunggulan ide bisnis di bulan puasa yang satu ini adalah Anda dapat memproduksi dalam skala kecil namun rutin setiap hari sehingga arus kas lebih stabil.
3. Frozen food siap goreng
Produk frozen atau makanan beku seperti risol mayo, lumpia, pastel, atau kebab mini sangat diminati di saat bulan puasa karena bisa disimpan dan digoreng kapan saja.
Banyak keluarga memilih stok makanan praktis selama Ramadan untuk menghemat waktu.
Modal bahan bisa ditekan dengan membeli dalam jumlah grosir, lalu dikemas dalam ukuran ekonomis. Produk ini juga bisa dijual secara online dengan menggunakan e-commerce
4. Es buah dan minuman segar
Es buah, es campur, atau es timun serut hampir selalu laris saat menjelang berbuka.
Modalnya relatif kecil karena bahan mudah didapat, seperti buah potong, sirup, dan susu kental manis.
Anda bisa menjual dalam cup ukuran personal maupun kemasan literan untuk keluarga. Kunci keberhasilannya terletak pada kesegaran bahan dan lokasi penjualan yang strategis.
5. Aneka gorengan
Gorengan seperti bakwan, tahu isi, risol, dan pastel merupakan menu takjil yang tidak pernah sepi peminat.
Modal awal cukup terjangkau dan proses produksinya sangat sederhana. Anda bisa berinovasi dengan varian isi kekinian seperti ayam pedas atau keju agar lebih menarik.
Menjual gorengan dalam paket harga khusus seperti 5000 dapat 3 atau 10.000 dapat 7 dapat meningkatkan volume penjualan.
6. Kolak dan bubur manis
Kolak pisang, kolak ubi, atau bubur sumsum selalu identik dengan bulan Ramadan. Produk ini memiliki bahan baku yang murah namun margin keuntungan cukup baik.
Anda bisa menjual dalam kemasan cup atau mangkuk sekali pakai untuk memudahkan distribusi. Pastikan rasa konsisten agar pelanggan kembali membeli.
7. Jasa titip menu viral
Ramadan sering memunculkan kuliner viral yang memiliki antrean panjang, Anda bisa memanfaatkan peluang ini dengan membuka jasa titip di area tertentu.
Modal relatif kecil karena berbasis pesanan dan pelanggan bisa diwajibkan untuk dp terlebih dahulu, sementara keuntungan berasal dari fee per item.
Strategi promosi bisa dilakukan melalui media sosial hingga membuat grup Whatsapp khusus bagi yang ingin membeli.
8. Kue kering lebaran

source: envato.com
Menjelang akhir Ramadan, permintaan kue kering meningkat drastis. Anda dapat memulai dengan varian terbatas seperti nastar, kastengel, dan putri salju untuk menekan biaya produksi.
Untuk menjaga keuangan yang lebih baik, Anda dapat menerapkan sistem pre-order dengan pembayaran terlebih dahulu untuk memastikan stok dan penjualan yang aman.
9. Snack box untuk bukber
Acara buka bersama di kantor atau komunitas membutuhkan snack box praktis dan ekonomis. Anda bisa menawarkan paket berisi kurma, kue basah, dan minuman dengan harga kompetitif.
Keuntungan bisa lebih besar jika Anda mendapatkan pesanan dalam jumlah banyak sekaligus.
10. Rice bowl untuk buka puasa
Rice bowl dengan topping ayam sambal matah, ayam teriyaki, atau beef lada hitam bisa menjadi alternatif menu berbuka yang lebih modern.
Penjualan yang sebelumnya biasa dilakukan di pagi hari untuk sarapan, bisa Anda lakukan di sore hari untuk orang yang mau berbuka.
Modal bisa ditekan dengan kontrol porsi yang konsisten dan pembelian bahan baku dalam jumlah banyak.
Baca juga: 10 Ide Parcel Lebaran yang Menarik untuk Bisnis
Tips memulai usaha di bulan puasa
Agar ide jualan bulan puasa modal kecil benar-benar menghasilkan keuntungan, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:
1. Lakukan riset pasar sederhana
Amati kebutuhan di lingkungan sekitar, pelajari makanan atau minuman apa yang digemari, Anda juga dapat cek tren media sosial untuk mengetahui produk yang sedang diminati.
2. Gunakan sistem pre-order
Model pre-order dapat membantu mengurangi risiko kerugian akibat produk tidak terjual dan menekan biaya produksi di awal.
3. Hitung modal dan margin dengan detail
Pastikan Anda mengetahui biaya bahan, kemasan, hingga ongkos kirim agar harga jual tetap kompetitif namun menguntungkan.
4. Manfaatkan media sosial dan WhatsApp
Promosi barang dagangan Anda secara organik melalui status, reels, atau grup komunitas sangat efektif dengan biaya minim.
5. Siapkan kemasan yang menarik
Kemasan yang rapi meningkatkan persepsi nilai produk, bahkan untuk produk sederhana.
6. Atur stok dan jadwal produksi
Ramadan memiliki jam operasional berbeda. Pastikan produksi disesuaikan dengan waktu berbuka dan sahur.
7. Catat setiap transaksi
Sekecil apapun usaha Anda, pencatatan penjualan dan pengeluaran sangat penting untuk mengetahui laba sebenarnya. Untuk memudahkan pencatatan ini Anda dapat menggunakan aplikasi akuntansi seperti Accurate Online.
Baca juga: 7 Contoh Promosi Ramadhan Terbaik yang Wajib Anda Coba!
Penutup
Memulai usaha saat Ramadan bisa menjadi langkah awal membangun bisnis jangka panjang.
Namun, selain fokus pada penjualan, pengelolaan transaksi dan stok juga harus diperhatikan agar usaha tetap terkontrol dan tidak berantakan saat permintaan meningkat.
Dengan Accurate POS, Anda dapat mencatat setiap transaksi secara otomatis, memantau stok barang, dan melihat laporan penjualan secara real-time.
Sistem kasir digital ini membantu usaha Anda berjalan lebih rapi dan profesional, bahkan sejak skala kecil.
Coba Accurate POS gratis sekarang dan kelola bisnis Ramadan Anda dengan lebih mudah dan terstruktur!







