Apa itu Visualisasi Data? Ini Pengertian dan 4 Fungsi Utamanya!

oleh | Mar 10, 2023

source envato.

Apa itu Visualisasi Data? Ini Pengertian dan 4 Fungsi Utamanya!

Perlu Anda ketahui bahwa visualisasi data atau data visualization adalah suatu hal yang sangat penting untuk perkembangan bisnis. Laman resmi Wyzowl menjelaskan bahwa sebanyak 80% lebih orang lebih mudah dalam memahami sesuatu secara visual.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, data adalah dasar yang berharga dalam mengambil keputusan. Agar bisa lebih mudah dipahami, maka digunakanlah visualisasi data.

Lalu, apa itu visualisasi data? Kenapa menjadi sangat penting? Tenang, karena kami sudah menyiapkan jawabannya pada artikel tentang visualisasi data di bawah ini.

Pengertian Data Visualization

accurate.id gambar visualisasi data 1

Berdasarkan laman Tableau, visualisasi data atau data visualization adalah gambaran dalam bentuk visual atau grafis dari informasi dan juga data. Artinya, visualisasi data akan mengubah sekumpulan data menjadi hal yang lebih sederhana untuk bisa ditampilkan.

Dengan adanya elemen visual ini, maka pembaca nantinya akan lebih mudah memahami outliers, tren dan juga pola dalam suatu data.

Dalam dunia bisnis, visualisasi data akan memungkinkan para pembuat keputusan untuk bisa melihat analitik yang disajikan secara visual.

Sehingga, mereka akan lebih mudah dalam memahami konsep yang sulit atau melakukan identifikasi pola baru. Hal ini juga akan membuat pengambilan keputusan menjadi lebih tepat dan mudah.

Baca juga: Apa itu Data Wrangling? Ini Pengertian dan 6 Langkah Mudah dalam Melakukannya

Fungsi Data Visualization

accurate.id gambar visualisasi data 2

1. Mempermudah Komunikasi

Salah satu fungsi dari visualisasi data adalah agar bisa menghadirkan kemudahan komunikasi antar para stakeholder. Visualisasi data ini akan memberikan informasi penting bagi kemajuan bisnis. Pihak pengambil keputusan dalam suatu perusahaan bisa secara mudah melihat dan juga memahami hasil kerja perusahaan dengan berdasarkan variabel yang dimiliki.

Tentunya orang awam akan merasa kesulitan dalam membaca cata yang mentah atau dalam bentuk tulisan saja, khususnya para pemimpin perusahaan agar bisa mengetahui maksudnya.

2. Mempercepat Pengambilan Keputusan

Manfaat lain dari komunikasi yang lebih jelas adalah proses pengambilan keputusan menjadi kian efektif. Untuk itu, visualisasi data berperan penting agar pengambil keputusan bisa secara cepat memahami data tersebut secara baik dan bisa cepat dalam mengambil keputusan.

Semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk bisa memahami data dan juga permasalahan, maka waktu yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan pun akan semakin panjang.

3. Memperkaya Perspektif Tim

Saat sebuah data dan juga informasi bisa lebih mudah dicerna oleh banyak orang, maka mereka pun akan lebih mudah untuk memperoleh ide dari berbagai perspektif anggota.

Bila dalam satu tm hanya ada beberapa orang saja yang mengerti data teknis, maka orang lain akan merasa kesulitan untuk memahaminya dan menjadi ragu untuk memberikan pendapat.

4. Mengidentifikasi Masalah

Fungsi terakhir dari visualisasi data adalah sebagai upaya mengidentifikasi masalah. Data yang sudah disajikan ini bisa menjadi informasi yang lebih mudah untuk dicerna, karena akan bisa menghadirkan beberapa insight penting, termasuk potensi isu, tren, atau pola tertentu.

Tentunya hal ini akan membantu perusahaan agar bisa melakukan antisipasi dan juga mengatasi masalah yang bisa merugikan bisnis.

Baca juga: Pengertian Data Governance, Pengolahan Data untuk Tingkatkan Kualitas Bisnis

Tipe Visualisasi Data

accurate.id gambar visualisasi data 3

Dengan banyaknya tujuan dan juga variabel yang diperlukan dalam menghasilkan sebuah data, maka ada berbagai macam visualisasi yang bisa dihasilkan.

Dilansir dari laman Klipfolio, setidaknya ada lima jenis visualisasi data yang banyak digunakan, yaitu:

1. Temporal

Visualisasi data temporal adalah jenis yang paling banyak digunakan. Jenis ini umumnya cocok dalam menampilkan hasil dan juga rangkaian data dalam bentuk linear atau satu dimensi.

Ciri yang paling utama dari jenis visualisasi ini adalah dalam bentuk garis, yang bermula dan berakhir pada titik tertentu. Garis ini bisa berdiri sendiri ataupun bersinggungan dengan garis lain.

Contoh sederhana dari jenis visualisasi data ini adalah timeline, scatter plot, data time series, serta diagram garis.

2. Hierarki

Jenis visualisasi data yang selanjutnya adalah hierarki. Jenis ini banyak digunakan dalam menampilkan hubungan antar satu kelompok ke kelompok lain yang jauh lebih besar.

Visualisasi seperti ini sangat pas dalam menampilkan berbagai data baru yang berasal dari suatu penyebab. Salah satu penggunaannya yang paling umum adalah diagram pohon.

3. Network

Kumpulan data ataupun dataset pada dasarnya bisa saling berpengaruh antara yang satu dengan yang lain. Untuk itu, penggunaan network di dalam visualisasi data bertujuan untuk memudahkan hubungan antar dataset tersebut.

Salah satu contoh yang paling banyak digunakan adalah word cloud dan juga node-link diagram.

4. Multidimensi

Sama seperti namanya, jenis visualisasi ini sangat pas untuk menggambarkan data yang mempunyai banyak dimensi ataupun variabel. Dengan banyaknya dataset yang ditampilkan, umumnya visualisasi ini akan lebih menarik dan lebih mencolok agar bisa lebih mudah untuk dipahami.

Salah satu contoh visualisasi data ini adalah pie chart, histogram, dan juga stacked-bar.

5. Geospasial

Jenis visualisasi data ini akan menggambarkan bentuk nyata dari sebuah benda ataupun ruangan yang mempunyai data untuk bisa ditampilkan.

Biasanya, visualisasi geospasial ini kerap digunakan agar bisa menampilkan penetrasi penjualan dalam suatu wilayah, peta perkembangan bisnis, sampai menampilkan flow dalam sebuah UX.

Contoh sederhana dari visualisasi geospasial adalah heatmap dan juga kartograf.

Baca juga: Proses Bisnis: Pengertian, Jenis, Manfaat dan Contohnya

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang visualisasi data. Dari mulai pengertian, fungsi, hingga berbagai jenisnya.

Visualisasi data ini juga bisa digunakan dalam menampilkan kondisi kesehatan keuangan perusahaan. Namun, hal yang lebih penting untuk menjaga keuangan perusahaan, adalah mengelola keuangan perusahaan.

Nah, agar lebih mudah dalam mengelola keuangan perusahaan, #lebihbaik Anda menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Kenapa? Karena dengan menggunakan Accurate Online, Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan di mana saja dan kapan saja Anda butuhkan.

Lebih dari itu, aplikasi ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur bisnis terlengkap yang akan memudahkan Anda dalam mengelola bisnis. Sehingga, Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis.

Masih ragu? Silahkan buktikan sendiri dengan mencoba Accurate Online selama 30 hari gratis melalui tautan gambar di bawah ini.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

7 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Natalia

Artikel Terkait