5 Contoh Usaha Ekstraktif yang Memaksimalkan Sumber Daya Alam

Kekayaaan alam yang berlimpah mengantarkan Indonesia pada banyak bidang usaha ekstraktif. Dimana usaha ekstraktif diartikan sebagai jenis usaha yang berhubungan dengan pengelolaan sumber daya alam. Penangkap ikan, penggali pasir, hingga pengolah minyak mentah merupakan contoh usaha esktraktif yang dimaksud.

Dalam menjalankan kegiatannya, usaha ekstraktif tidak semata-mata hanya mengeksplorasi dan mengambil sumber daya. Namun, juga bertanggung jawab dalam menjaga dan mengolahnya menjadi sebuah produk yang berguna bagi kehidupan manusia.

Untuk lebih memahaminya, mari bahas lebih lanjut mengenai pengertian dan contoh usaha ekstraktif.

Apa Itu Usaha Ekstraktif?

Pada dasarnya, industri ekstraktif memperoleh dan memanfaatkan bahan baku dari alam untuk diproduksi menjadi sebuah produk yang memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia. Hal ini didukung oleh pernyataan para ahli yang tertuang dalam berbagai buku.

Salah satunya dari buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan karya Arif Suharson, usaha ekstraktif adalah kegiatan yang mengambil berbagai hal yang berasal dari alam langsung, seperti pembuatan garam, penangkapan ikan, dan sebagainya.

Kemudian dari buku IPS terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah) oleh Nana Supriatna dkk, usaha ekstraktif adalah perusahaan yang kegiatan usahanya mengambil dan memanfaatkan kekayaan alam.

Dalam pelaksanaannya, usaha ekstraktif ini memiliki resiko merusak alam, terutama lingkungan yang menjadi lokasi ekstraksi tersebut. Ekonomi dan kesehatan masyarakat sekitar lokasi bahkan bisa terdampak apabila penggiat usaha menjalankan kegiatannya tanpa memperhatikan lingkungan sekitar dan hanya mencari keuntungan semata.

Oleh karena itu, pemerintah biasanya membuat regulasi terkait usaha ekstraktif ini. Tujuannya jelas agar bidang usaha tidak hanya mencari keuntungan, namun juga memberikan kebermanfaatan bagi negara dan lingkungan sekitar.

Baca juga: 15 Usaha Kecil Menjanjikan dengan Modal Kecil yang Wajib Anda Coba

Contoh Usaha Ekstraktif

Contoh usaha ekstraktif sendiri dapat ditemukan dalam banyak bidang, mulai dari sandang, pangan, hingga papan. Berikut ini disebutkan lima contoh usaha ekstraktif yang bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia.

1. Usaha Perikanan Laut

Seperti diketahui, laut merupakan salah satu sumber daya alam terbesar yang dimiliki Indonesia. Dimana di dalamnya, tersedia ribuan bahkan jutaan biota yang bisa diambil manfaatnya.

Kegiatan perusahaan yang memaksimalkan sumber daya perikanan laut ini biasanya berupa penangkapan, pengemasan, dan pendistribusian ikan.

2. Usaha Pembuatan Garam

Contoh usaha ekstraktif berikutnya yaitu usaha pembuatan garam. Usaha ini memanfaatkan air laut dengan mengambil dan mengeringkannya menjadi kristal-kristal garam.

Tak hanya dari laut, garam juga bisa diperoleh dari hasil penambangan di daratan. Dimana proses penambangannya mirip dengan pertambangan batu. Salah satu hasil dari pertambangan garam di daratan ini ialah garam himalaya atau himalayan salt yang dikenal baik untuk kesehatan.

Baca juga: Berbagai Jenis Usaha yang Jarang tapi Dibutuhkan

3. Usaha di Bidang Kehutanan

Usaha di bidang kehutanan juga termasuk contoh usaha ekstraktif karena memanfaatkan hasil hutan untuk diolah menjadi berbagai macam barang, mulai dari mebel, kertas, hingga bahan bangunan.

Tak berbeda halnya dengan hasil hutan lain, seperti tanaman bahkan getah karet yang bisa mendatangkan keuntungan apabila diubah menjadi sesuatu yang berguna bagi kebutuhan manusia.

4. Usaha Pertambangan

Contoh usaha ekstraktif yang bergerak di bidang pertambangan melakukan kegiatan pengelolaan dan penelitian terhadap bahan baku. Dimana tahapannya meliputi penyelidikan, analisa kelayakan, eksplorasi wilayah, konstruksi, hingga pengolahan bahan baku.

Di Indonesia sendiri, usaha pertambangan meliputi penggalian barang tambang, seperti emas, tembaga, nikel, batu bara, dan beberapa lainnya. Begitu pun dengan minyak bumi dan gas alam yang semuanya merupakan hasil dari perut bumi.

Adapun beberapa pertambangan yang mungkin sering terdengar ialah pertambangan emas di Papua, pertambangan pasir di Bangka, hingga pertambangan batu bara di Sumatera Selatan dan Kalimantan.

5. Usaha Pertanian

Di Indonesia, pertanian merupakan bidang usaha yang berpotensi besar untuk dimaksimalkan oleh masyarakat sebagai sumber penghasilan. Dimana hal ini sebenarnya sudah diwujudkan dengan cukup banyaknya masyarakat yang berprofesi sebagai pertani.

Alam yang subur dan mendukung bisa membuat aktivitas pertanian menjadi mudah dikembangkan. Bahkan, sektor ini diklaim sebagai jalan keluar dalam mengatasi kemiskinan di Indonesia.

Oleh karena itu, sektor ini terus digalakkan untuk dikembangkan. Tidak perlu berskala perusahaan besar, perorangan pun bisa menjalani bidang usaha ini. Selama ia mengambil dan memanfaatkan langsung sumber daya alam, maka ia tergolong menjalankan bidang usaha ekstraktif.

Baca juga: 10 Inspirasi Usaha yang Bisa Anda Lakukan dengan Modal Kecil

Penutup

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa usaha ekstraktif adalah usaha yang kegiatannya mengambil dan memanfaatkan sumber daya alam, yang kemudian diolah menjadi sesuatu yang berguna bagi kehidupan manusia. Dimana contoh usaha ekstraktif ini dapat ditemukan dengan mudah di Indonesia yang memang dipenuhi dengan sumber daya alam yang beragam.

Bidang industri ekstraktif ini pun meliputi banyak sektor usaha, mulai dari perikanan, kelautan, kehutanan, pertambangan, hingga pertanian. Dimana masing-masingnya diharapkan dapat tetap menjaga sekaligus memberikan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar.

Adapun bagi para penggiat usaha, penting untuk melakukan pembukuan secara rapi dan akurat. DImana dalam hal ini, Anda dapat menggunakan software akuntansi dan bisnis berbasis cloud seperti Accurate Online.

Accurate Online telah dipercaya oleh lebih dari 300 ribu pebisnis di Indonesia karena fitur di dalamnya yang lengkap dan mudah digunakan. Accurate Online juga menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis yang jelas memudahkan Anda dalam membuat laporan keuangan secara akurat, cepat, dan otomatis.

Jika tertarik untuk mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari, silahkan klik tautan gambar di bawah ini.

footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.