Eco-Farming dan Manfaatnya Bagi Dunia Pertanian Indonesia

oleh | Sep 12, 2022

source envato.

Eco-Farming dan Manfaatnya Bagi Dunia Pertanian Indonesia

Eco-farming merupakan penerapan dari pertanian berkelanjutan atau sustainable agriculture. Dalam bahasa Indonesia, sistem pertanian ini lebih dikenal dengan istilah Pertanian Ramah Lingkungan (PRL). Laman situs Greenpeace menyebutkan bahwa sistem pertanian ramah lingkungan ini adalah penggabungan antara sains serta inovasi modern yang dilakukan dengan menghormati alam dan keanekaragaman hayati.

Seperti diketahui, Indonesia adalah negara agraris yang banyak menghasilkan produk pertanian. Dalam dunia pertanian Indonesia, tidak jarang petani yang memakai zat pestisida untuk membuat tanaman lebih tahan terhadap hama. Hal ini memang membuat produksi pertanian meningkat, namun dampak negatifnya adalah dapat mencemari tanah dan lingkungan sekitar pertanian. Begitu pun dengan penggunaan pupuk kimia pada tanaman yang akan menimbulkan efek buruk bagi lingkungan.

Di sinilah peran sistem pertanian ramah lingkungan dibutuhkan. Untuk itu, artikel berikut ini akan menguraikan mengenai apa itu eco-farming beserta unsur-unsur di dalamnya, contoh-contohnya, dan manfaatnya bagi dunia pertanian Indonesia.

Pengertian Eco-Farming

Menurut Muhammad Anwar, dkk dalam jurnal Identifikasi Manfaat Limbah Batang Tembakau di Kabupaten Lombok Timur (2021), eco-farming adalah usaha pertanian yang ditujukan untuk memperoleh produksi pertanian yang optimal, tanpa merusak lingkungan, baik secara fisik, kimia, biologi, maupun ekologi.

Eco-farming juga bisa diartikan sebagai sistem pertanian terpadu yang didasarkan pada upaya perlindungan dan pelestarian alam, dengan memanfaatkan bahan limbah organik sebagai media pertanian.

Hal serupa dinyatakan dalam laman Science Direct bahwa eco-farming merupakan kebijakan baru untuk menstabilkan produksi pangan serta melestarikan habitat liar. Di mana dalam penerapannya, sistem pertanian ini menolak tanaman rekayasa genetika dan penggunaan pupuk kimia serta pestisida. Dengan kata lain, jenis pertanian ini berupaya mengembalikan nutrisi tanah dengan pengomposan alami.

Sistem pertanian ini memang ditujukan untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan dan dampak penurunan kualitas hasil panen karena zat kimia. Karena itu, sistem pertanian ini harus dilakukan secara berkelanjutan untuk memperbaiki dan meningkatkan produktivitas hasil panen melalui penggunaan bahan-bahan organik, seperti pupuk kompos atau pupuk alami lain, dan pestisida organik dari bahan alami.

Baca Juga: Bisnis Eco-Friendly: Solusi Jualan Untung dan Ramah Lingkungan

Unsur Eco-Farming

Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) menyebutkan bahwa ada sembilan unsur dalam sistem pertanian eco-farming, di antaranya meliputi:

  1. Peningkatan produktivitas pertanian dengan zat alami;
  2. Rendah emisi gas rumah kaca (hemat energi dalam menjalankan sistem pertanian);
  3. Adaptif terhadap perubahan iklim;
  4. Penerapan pengendalian hama terpadu menggunakan pestisida organik,
  5. Rendah cemaran logam berat (logam berat banyak terkandung dalam limbah industri pertanian);
  6. Pengurangan sampah pertanian;
  7. Pemanfaatan sumber daya lokal (tanaman lokal Indonesia);
  8. Terjaganya keanekaragaman makhluk hidup dan kelestarian ekosistem; dan
  9. Terjaganya hubungan antara sistem pertanian dan peternakan yang sehat.

Baca Juga:  10 Peluang Industri Pariwisata dan Tips Mengembangkannya

Contoh Eco-Farming

Untuk penggambaran lebih jelas, berikut ini beberapa contoh dari sistem pertanian ramah lingkungan.

  1. Limbah peternakan, seperti sapi, kambing, dan ayam, diolah dan digunakan sebagai pupuk organik tanaman, misalnya padi dan jagung.
  2. Sampah sisa pertanian bisa diolah dan digunakan untuk keperluan lain, seperti bonggol jagung dan jerami yang tidak terpakai bisa dimanfaatkan untuk keperluan pakan ternak.
  3. Penggunaan pupuk organik atau tanpa bahan kimia.
  4. Kegiatan pertanian dan perkebunan yang dilakukan di lahan yang sama atau berdekatan.

Baca Juga: Ingin Jual Buah-Buahan? Kenali Peluang, Risiko, Dan Tips Suksesnya Di Sini!

Manfaat Eco-Farming

Eco-farming adalah perpaduan produksi pertanian, kelestarian ekosistem, dan sosial-ekonomi rakyat Indonesia. Di mana tujuan dari sistem pertanian ini adalah untuk mendapatkan hasil panen tanpa campuran bahan kimia, memperbaiki biota tanah, dan mengurangi pencemaran lingkungan sehingga dapat tercipta sistem pertanian yang sehat.

Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa sistem pertanian terpadu ini membawa sejumlah manfaat bagi dunia pertanian, seperti:

  1. Menjaga pasokan pangan untuk rakyat Indonesia.
  2. Membantu menyediakan bahan pangan yang lebih sehat dan terbebas dari zat kimia.
  3. Membantu menjaga keseimbangan ekosistem dengan menekan angka pencemaran dan produksi sampah.

Baca Juga: Green Marketing, Suatu Metode Pemasaran yang Sangat Menguntungkan

Kesimpulan

Eco-farming merupakan sebuah sistem pertanian yang ramah lingkungan. Penerapan sistem ini ditujukan untuk memperoleh hasil pertanian yang optimal namun dengan tetap memerhatikan keseimbangan ekosistem lingkungan.

Sistem pertanian ini berupaya untuk memperbaiki serta menjaga nutrisi tanah dan tanaman dengan pengomposan alami, dan bukan menggunakan pupuk kimia atau pestisida. Dengan begitu, hasil panen dapat lebih sehat karena tanpa campuran bahan kimia dan lingkungan pun dapat tetap terjaga, sehingga bisa tercipta sebuah sistem pertanian yang lebih sehat.

Sistem pertanian ini juga bisa menjadi sebuah peluang bisnis bagi Anda yang memiliki minat di bidang usaha pertanian. Tentunya, Anda memerlukan modal dan segala kesiapan untuk memulainya. Anda juga tentunya membutuhkan sistem pengelolaan modal dan keuangan yang lebih tertata dan rapih. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dari Accurate Online yang menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis.

Accurate Online merupakan aplikasi bisnis yang menyediakan beragam fitur pengelolaan keuangan, termasuk pengaturan buku besar, penjualan, pembelian, piutang, persediaan, hingga perpajakan. Berbagai fitur tersebut mudah untuk digunakan dan bisa diakses secara fleksibel sehingga mampu membuat proses pengelolaan keuangan menjadi lebih cepat, akurat, dan otomatis.

Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, Accurate Online juga telah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis di Indonesia dalam membantunya mencapai kesuksesan finansial. Jika Anda tertarik untuk mencobanya, segera klik tautan gambar di bawah ini dan nikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari.

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Natalia

Artikel Terkait