Koperasi Simpan Pinjam: Ini Definisi, Fungsi, dan Perannya

oleh | Mar 17, 2022

source envato.

Memahami Definisi, Fungsi, dan Peran Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi merupakan salah satu lembaga keuangan tertua di Indonesia yang muncul sejak zaman penjajahan Belanda.Dengan menerapkan prinsip kekeluargaan dan gotong royong, koperasi dianggap sebagai salah satu badan usaha prorakyat pada UU No. 17 Tahun 2012.

Berbagai macam bentuk koperasi tersedia dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dimana salah satunya berupa koperasi simpan pinjam.

Koperasi simpan pinjam atau disingkat KSP juga telah lama dianggap sebagai bentuk ekonomi kerakyatan di Indonesia. Dimana ia memiliki sejumlah fungsi dan peranan yang memberikan kebermanfaatan terhadap anggota di dalamnya.

Pun dalam menjalankan fungsinya, KSP tidak memberlakukan sistem pinjaman seperti pada Bank.

Untuk lebih jelasnya, berikut diuraikan pengertian dari koperasi simpan pinjam, aliran modal di dalamnya, fungsi, serta perannya secara lebih detail.

Apa Itu Koperasi Simpan Pinjam?

Koperasi simpan pinjam adalah lembaga keuangan mikro yang kegiatan usahanya berupa penerimaan simpanan dan pemberian pinjaman modal.

Hal ini sesuai dengan yang tercantum pada Peraturan Pemerintah No.9 Tahun 1995 Pasal 19 yang menjelaskan bahwa dua kegiatan utama koperasi simpan pinjam yaitu menghimpun simpanan/tabungan berjangka koperasi serta memberikan pinjaman kepada anggota, calon anggota, ataupun koperasi lainnya.

Adapun pengelolaan badan usaha ini dilakukan secara mandiri dan demokratis oleh anggota perseorangan yang berpartisipasi secara sukarela atau terbuka. Inilah mengapa rapat anggota merupakan keputusan tertinggi dalam koperasi.

Sisa Hasil Usaha atau SHU pada badan usaha ini juga dibagikan secara merata dan adil kepada semua anggota koperasi berdasarkan kontribusinya.

Baca juga: Mengetahui Pengertian Koperasi Dan Peran Koperasi Di Indonesia

Sumber Dana Pada Koperasi Simpan Pinjam

Dalam menjalankan usahanya, KSP memiliki modal yang berasal dari dua sumber. Sumber pertama diperoleh dari simpanan anggota koperasi, baik yang bersifat pokok, simpanan wajib, ataupun simpanan sukarela/hibah. Sementara sumber kedua dapat diperoleh dari modal pinjaman kepada badan usaha atau koperasi lainnya.

  • Simpanan pokok : Simpanan yang pertama kali dibayarkan oleh anggota koperasi saat bergabung menjadi anggota. Simpanan ini hanya dibayarkan sekali saja
  • Simpanan wajib : Simpanan bersifat wajib yang harus dibayarkan setiap bulan oleh semua anggota
  • Simpanan sukarela : Simpanan yang jumlah dan waktunya tidak ditentukan
  • Dana cadangan : Sisa hasil usaha yang tidak dibagikan kepada anggota dan digunakan untuk membiayai atau menambah modal koperasi
  • Modal pinjaman : Dana yang dipinjam oleh pengurus koperasi dari pihak lain seperti bank untuk memperkuat modal koperasi
  • Hibah atau donasi : Dana yang diberikan secara Cuma-Cuma dari pihak lain kepada koperasi sebagai modal dalam menjalankan usaha

Agar roda ekonomi tetap bisa berputar dan mampu memberikan manfaat kepada anggotanya, KSP pun memberlakukan mekanisme tertentu dalam hal pemberian pinjaman. Dimana penyelenggarannya tetap dengan memperhatikan pada aturan yang ada, sebagaimana telah diatur dalam UU No.17 Tahun 2012 tentang Pengkoperasian.

Baca juga: Cara Menghitung SHU (Surat Hasil Usaha) Badan Koperasi

Fungsi Koperasi Simpan Pinjam

Secara umum, fungsi dari keberadaan koperasi simpan pinjam terdiri dari empat hal pokok, yang meliputi:

  1. Mengumpulkan dana dalam bentuk simpanan dan tabungan dari para anggota
  2. Menyalurkan dan memberikan bantuan pinjaman pada anggota dan calon anggota yang punya kebutuhan sangat mendesak
  3. Memberikan tambahan modal usaha untuk para anggota dan calon anggota
  4. Melayani pembelan dan penjualan barang secara tunai dan kredit

Awalnya, fungsi ini hanya bisa dirasakan oleh anggota koperasi saja. Namun, seiring dengan perkembangannya, KSP bersedia memberikan hal yang sama pada non-anggota, dengan syarat status pihak tersebut adalah calon anggota selama saat melakukan simpan pinjam. Adapun beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi anggota koperasi, yaitu:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Keanggotaan bersifat perseorangan, bukan badan hukum
  3. Mau membayar simpanan pokok dan simpanan wajib sebagaimana ketentuan lembaga
  4. Menyetujui Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), dan ketentuan yang berlaku dalam koperasi

Adapun ketika mengajukan pinjaman, nasabah akan mendapatkan penjelasan mengenai bunga, akad, serta jangka waktu pinjaman. Dimana umumnya, bunga yang diberikan KSP lebih rendah dibandingkan bank atau lembaga keuangan lain.

Dalam hal ini, beberapa alternatif perhitungan bunda pada KSP meliputi mekanisme bunga flat, perhitungan bunga menurun, perhitungan bunga anuitas, dan perhitungan bunga efektif. Yang semuanya bertujuan agar tidak terlalu memberatkan para anggota.

Baca juga: Mengenal Pengertian Manajemen Koperasi dan Prinsipnya

Peran KSP

Karena berpedoman pada prinsip dasar koperasi, KSP memliki beberapa peran yang tujuannya untuk memperkuat ekonomi anggota. Dimana hal tersebut meliputi:

  1. Meningkatkan pendapatan sekaligus kesejahteraan anggota melalui penyaluran dana kredit
  2. Penetapan bunga ringan agar nasabah terhindar dari jeratan pinjaman ilegal
  3. Pembagian SHU sebagai suntikan dana segar bagi anggota yang berkontribusi aktif di koperasi simpan pinjam
  4. Pengelolaan dana simpanan atau tabungan anggota sebagai salah satu bentuk investasi
  5. Sebagai stimulus agar timbul hasrat untuk menyimpan atau menabung di koperasi

Baca juga: 5 Jenis Usaha Kelompok di Indonesia dan Ciri-Cirinya

Penutup

Demikianlah penjelasan terkait definisi, sumber dana, fungsi, serta peran sebuah koperasi simpan pinjam. Dapat disimpulkan bahwa KSP merupakan lembaga keuangan yang kegiatan usahanya berupa penghimpunan dana dan pemberian pinjaman. Dimana hal tersebut merupakan fungsi utama dari keberadaannya, sekaligus untuk membantu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

KSP juga bisa dijadikan sebagai sarana menabung yang aman dan terjamin bersamaan dengan peluang membantu orang lain yang membutuhkan. Begitu pun ketika kita memerlukan dana mendadak, KSP bisa menjadi salah satu solusi atas permasalahan tersebut.

Kendati demikian, kita sebaiknya menyisihkan dana darurat yang disiapkan dari alokasi pendapatan dan pengeluaran per bulan. Dalam hal alokasi ini, Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis untuk pengelolaan yang lebih efektif dan efisien. Seperti halnya yang ditawarkan oleh Accurate Online.

Accurate Online merupakan software berbasis cloud yang menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis. Berbagai fitur dan keunggulan di dalamnya tersedia untuk memudahkan Anda dalam mengelola dan membuat laporan keuangan.

Jika Anda tertarik untuk mencoba Accurate Online, silahkan klik tautan gambar di bawah ini dan nikmati secara gratis selama 30 hari.

bisnisukmbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Natalia
Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.

Artikel Terkait