Pengertian Bahan Baku Industri, Jenis dan Faktor yang Mempengaruhinya

Rasanya dalam setiap dunia industri kehadiran bahan baku merupakan hal yang sangat penting karena memang akan digunakan dalam produksi utama. Selain itu kehadirannya juga menjadi faktor penting dalam menentukan beberapa hal, salah satunya adalah menentukan harga jual dari produk tersebut, sehingga hal ini tentu sangat diperhatikan dan dicermati dengan teliti.

Karenanya penting bagi setiap pengusaha untuk memahami bahan bakunya sendiri, dimulai dari karakteristik sampai kualitas dari hal tersebut. Selain itu ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan seperti jenis apa yang digunakan, dan juga faktor apa saja yang menjadi pengaruhnya. Semua hal tersebut akan dibahas secara lengkap pada pembahasan kali ini.

Apa Itu Bahan Baku

Hal pertama yang penting untuk diketahui apa sebenarnya bahan baku ini? Karena meskipun sering disebutkan dalam banyak situasi, namun masih banyak yang belum mengetahui arti sebenarnya.

Bahan baku adalah berbagai bahan sesuai komposisi yang dimasukkan dalam kegiatan membuat suatu produk dan kegiatan produksi, yang nantinya barang jadi dari produk tersebut menampilkan secara menyeluruh bahan yang tadi diproses.

Sehingga ini bisa dikatakan sebagai bahan mentah atau bahan yang belum tersentuh oleh proses apapun. Bahan ini nantinya akan menjadi bahan utama ataupun dasar dari produksi sebuah produk. Nantinya bahan ini apabila diolah melalui sebuah proses tertentu akan menghasilkan wujud lain sesuai dengan keinginan.

Download eBook Panduan dan Template Pembukuan Sederhana dengan Excel untuk Bisnis Kecil

Jenis Bahan Baku

Setelah mengetahui apa pengertiannya, maka saatnya sekarang untuk mengetahui apa saja jenisnya yang ada dan digunakan untuk kegiatan sebuah produksi.

Pastinya ada banyak sekali perbedaan dari bahan baku ini. Meskipun begitu, untuk jenisnya ini hanya akan dibagi dua saja. Hal ini sesuai dengan garis besar jenisnya itu sendiri. Berikut penjelasannya :

  • Langsung. Sering disebut sebagai direct material adalah bahan mentah yang merupakan bagian utama dan berperan langsung untuk menghasilkan barang jadi yang diinginkan. Sehingga harga yang dikeluarkan untuk membeli akan berbanding lurus dengan barang produk yang dihasilkan. Jadi bisa dikatakan biaya yang dikeluarkan dengan hasil produk memilih hubungan yang erat.
  • Tidak Langsung. Kebalikan dengan bahan yang sebelumnya untuk jenis yang satu ini disebut juga indirect material. Dimana bahan yang satu ini sebenarnya juga ikut berperan langsung terhadap proses pembuatan suatu barang. Hanya saja kehadiran bahan yang satu ini tidak langsung terlihat pada barang jadi yang sudah dihasilkan.

Kalau masih bingung terkait dengan jenisnya ini, maka disini akan diberikan contoh yang bisa memudahkan untuk membedakannya.

Misalkan produk yang dihasilkan adalah meja, maka direct materialnya adalah kayu karena tetap akan nampak secara menyeluruh pada produk tersebut. Sementara yang tidak langsungnya adalah paku dan juga plamir yang berguna untuk merekatkan kayu tersebut untuk menjadi potongan sebuah meja.

Baca juga: 10 Hal yang Bisa Membangkitkan Motivasi Berbisnis Anda

bahan baku 2

Faktor yang Mempengaruhi Bahan Baku

Jenisnya sudah diketahui, maka kini saatnya untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi dari bahan baku ini. Banyak yang mungkin berpikiran bahwa keberadaan bahan baku ini bersifat tidak terhingga, ataupun bisa didapatkan dengan mudah.

Hal tersebut menyebabkan pengusaha melupakan untuk melakukan perhitungan yang tepat terhadap bahan bakunya, itulah mengapa sangat pentin untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi komponen setiap bahan dalam membuat suatu produk. Berikut adalah faktor-faktor tersebut :

1. Harga

Untuk faktor yang pertama ini sepertinya sudah banyak yang mengetahui dan mulai memperhitungkan hal ini. Ini merupakan landasan atau dasar untuk seorang pengusaha menyiapkan sebuah perhitungan yang harus disediakan untuk investasi ini terkait dengan kepentingan bisnis. Sehingga penting untuk memperhatikan pergerakannya setiap saat.

2. Perkiraan Penggunaan

Dalam penggunaan bahan baku ini tentu sebuah perusahaan memiliki catatan berapa lama bahan ini akan digunakan untuk proses membuat produk jadi. Ternyata hal ini juga menjadi faktor, karena perkiraan dari jumlahnya yang digunakan dalam proses sekarang, akan menjadi patokan untuk produksi yang akan datang.

Baca juga: Cara Menghitung Hpp Makanan Melalui Food cost

3. Biaya Persediaan

Dalam membeli bahan baku pasti perusahaan memiliki biaya yang terpisah dengan pembelian lain. Dimana perusahaan akan memperhitungkan berapa biaya yang dibutuhkan untuk membelinya. Selain itu berapa lama bahan tersebut dapat bertahan sehingga kehadiran biaya persediaan sangat mempengaruhi hal ini.

4. Model Pembelian Bahan

Biasa disebut juga dengan method, dimana hal ini mempengaruhi besar kecilnya persediaan bahan baku tersebut di dalam kegiatan usaha.

Dengan model pembelian bahan yang dilakukan secara berbeda, maka jumlah pembelian optimal yang dihasilkan juga akan berbeda.

Sebagai contoh: dalam pembuatan meja tentu model pembelian kayu dan paku sangat berbeda. Hal ini juga berlaku pada industri apapaun, seluruh bahan memiliki kegunaan dan model yang berbeda tergantung peruntukannya.

Sehingga jangan pernah melupakan kehadiran hal ini sebagai faktor penting yang juga mempengaruhi keberadaan bahan mentah untuk sebuah industri.

Baca juga: Pentingnya Melakukan Konsultasi Bisnis Untuk Perkembangan Bisnis

5. Penggunaan Nyata

Hal ini terkait dengan penggunaan sebenarnya dari bahan yang satu ini namun pada produksi yang sebelumnya sudah dilakukan. Ini bisa disebut dengan penggunaan nyata dari bahan yang satu ini untuk membuat sebuah barang. Sehingga faktor yang satu ini harus mendapatkan perhatian lebih dan bisa menjadi patokan untuk biaya produksi selanjutnya.

6. Waktu Tunggu

Faktor selanjutnya ini terkait dengan tenggang waktu yang tercipta saat pemesanan bahan dilakukan dan setelah bahan tersebut sampai di tangan.

Hal ini akan memiliki hubungan langsung antara pemesanan dengan persediaan dan waktu penyimpanan dari bahan ini. Sehingga waktu tunggu atau load time ini penting diperhatikan karena apabila diabaikan bisa menyebabkan terjadinya kekurangan pada bahan ini.

Baca juga: Beberapa Ide Bisnis Makanan yang Lagi Hits yang Wajib Anda Coba

7. Kebijakan Pembelian

Untuk faktor yang satu ini akan mempengaruhi kebijaksanaan pembelanjaan dalam suatu perusahaan. Hal ini berkaitan juga dengan ketersediaan bahan tersebut, dan bagaimana cara agar ketersediaannya tetap terjaga. Selain itu berapa besar biaya yang bisa digunakan untuk berinvestasi dalam persediaan bahan baku ini juga dipengaruhi oleh hal tersebut.

8. Pembelian Kembali

Lalu ada juga pembelian kembali yang pastinya selalu dilakukan secara rutin oleh perusahaan guna menjaga agar ketersediaan bahan selalu aman. Melakukan pembelian kembali ini akan memberikan pertimbangan terhadap berapa lama waktu tunggu yang dibutuhkan. Sehingga nantinya kedatangan bahan baku ini tepat dan sesuai dengan saat perusahaan membutuhkannya.

Baca juga: 15 Usaha Kecil Menjanjikan dengan Modal Kecil yang Wajib Anda Coba

9. Persediaan Pengaman

Seperti yang sudah diketahui bahwa ketersediaan dari bahan ini bisa memberikan keamanan dalam hal produksi. Oleh karena itu biasanya perusahaan memiliki persediaan pengaman yang berfungsi untuk memastikan bahwa produk tersebut tetap ada ketika dibutuhkan. Biasanya persediaan ini memiliki jumlah yang tidak banyak dan hanya digunakan pada waktu tertentu saja.

10. Biaya Penyimpanan

Terakhir yang menjadi faktor pengaruhnya adalah biaya penyimpanan dari bahan tersebut. Hal ini sebenarnya sangat penting, hanya saja entah mengapa banyak yang mengabaikan hal ini. Padahal jika biaya penyimpanan diperhitungkan, maka akan memberikan perubahan yang besar terhadap bahan baku ini. Jadi pastikan mulai sekarang untuk memperhatikan hal ini dan jangan pernah menganggapnya tidak penting.

Baca juga: 10 Cara Mengetahui Masalah Bisnis dan Pemecahannya dalam dengan Cepat

Kesimpulan

Jadi itulah tadi pembahasan lengkap terkait dengan bahan baku dimulai dari jenisnya sampai faktor yang mempengaruhinya. Ternyata untuk faktornya sendiri sangat banyak, dan diharapkan mulai sekarang tidak bingung lagi dengan hal yang satu ini. Karena seperti yang diketahui bahwa bahan dasar ini keberadaannya sangat penting untuk keberlangsungan dari produksi dalam sebuah usaha.

Masalah yang sering terjadi dalam bisnis adalah kesulitan untuk menghitung keseluruhan nilai dari bahan baku untuk menentukan harga jual suatu produk. Karena faktor ini yang akan menentukan untung rugi dari bisnis Anda.

Untuk kemudahan penghitungan biaya produksi, pencatatan penjualan dan pembelian dan pengelolaan stok, ada baiknya Anda menggunakan software akuntansi yang memiliki semua fitur tersebut, salah satunya adalah Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang memilki fitur terlengkap, mudah digunakan, dan sudah dipercaya oleh lebih 300 ribu pengguna dari berbagai jenis bisnis. Accurate Online juga menjadi software akuntansi Indonesia yang telah meraih Top Brand Award sejak tahun 2016 sampai saat ini sebagai software akuntansi terbaik.

Jadi apalagi yang masih Anda ragukan? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

accurate 2