Pengertian Profit dan 7 Cara Meningkatkan Profit untuk Usaha Anda

Pengertian Profit

Dalam ilmu akuntansi atau perbinisan profit sering menjadi perbincangan. Wajar saja, karena memang pengertian profit ini sendiri adalah keuntungan bersih dan inilah yang terkadang menjadi tujuan utama dari di jalannya suatu perusahaan. Karena hal ini, pengusaha atau enterpreneur juga harus mengetahui lebih dalam apa itu profit. Tak hanya itu saja, akan lebih baik jika mereka juga mengetahui pengertian profit dan cara meningkatkannya.

Pada artikel ini akan dibahas pengertian dan cara meningkatkannya. Untuk bisa menarik profit yang besar memang benar adanya seorang pengusaha harus meningkatkan jumlah penjualan. Namun sayangnya, melakukan peningkatan ini bukanlah hal yang mudah. Terlebih jika saingan yang ada cukup banyak dan ketat atau bisnis yang dijalankan sifatnya baru.

Baca juga : Pengertian Kegiatan Produksi, Fungsi, dan Faktor yang Mempengaruhinya

Pengertian profit sendiri merupakan istilah yang mendefinisikan jumlah uang yang dihasilkan oleh perusahaan namun bersumber dari penjualan yang dilakukan pada periode tertentu. Jumlah ini tentunya sudah harus dikurangi dengan biaya dan HPP. Anda sebagai pengusaha atau entrepreneur bisa meningkatkan profit ini dengan 6 cara dibawah ini :

1. Meningkatkan Harga Barang yang Dijual

Ini berlaku untuk pengusaha yang khawatir apakah produknya bisa bersaing dengan pasar atau tidak. ini wajar terjadi, wajar jika pengusaha mengkhawatirkan kenaikan harga bisa mempengaruhi calon pelanggannya atau tidak.

Memang benar adanya bahwa ada potensi pengurangan pelanggan jika Anda melakukan hal ini, namun Anda harus bisa menerimanya jika memang Anda menginginkan melakukan peningkatan profit dengan cara ini.  Namun demikian, perlu Anda sadari bahwa jumlah pelanggan yang banyak dan jumlah pelanggan yang tidak banyak tidak mempengaruhi kesuksesan perusahaan Anda.

2. Melakukan Analisa untuk Mengetahui Margin Laba Kotor

Melakukan analisa untuk mengetahui margin laba kotor bisa dikatakan sebagai tahap paling awal untuk bisa meningkatkan profit perusahaan Anda. Apalagi jika produk atau jasa yang Anda tawarkan ada banyak. Anda perlu melakukan analisa satu per satu produk Anda.

Karena tahap ini, Anda bisa melakukan identifikasi produk mana yang memiliki margin rendah serta mana yang merugikan perusahaan Anda. Anda juga bisa mengethaui mana produk Anda yang menguntungkan. Setelah itu, lakukanlah perencanaan terhadap pengembangan produk tersebut.

Baca juga : Mengenal Pengertian Joint Venture Secara Mendalam

3. Meningkatkan Penjualan Layanan atau Produk

Cara ini juga harus disertai dengan ukuran pembelian yang lebih besar pula. Terdengar klise untuk pembicaraan peningkatan profit, namun jika Anda mampu melakukannya mengapa tidak?

Anda bisa melakukan pembesaran packaging produk yang Anda jual. Sebelumnya, lakukanlah pertimbangan untuk hal ini. Berapa harga yang akan Anda tawarkan dan bagaimana insentif yang ada untuk menciptakan produk yang lebih menarik dan ukuran yang lebih besar sekaligus.

4. Melalui Pelanggan

Siapa bilang pelanggan tak bisa diandalkan untuk meningkatkan profit? Kali ini Anda bisa mencoba poin ini dengan cara memperpendek siklus penjualan. Dengan memperpendek siklus penjualan Anda juga bisa memperpanjang retensi pelanggan Anda.

Dengan demikian, nilai jual produk yang Anda jual bisa ditemukan dan Anda bisa langsung meyampaikannya pada pelanggan. Anda juga bisa melakukan edukasi pada pelanggan terkait bagaimana produk ideal yang seharusnya mereka pilih.

5. Mencegah Fraud

Profit yang meningkat akan percuma jika terjadi fraud. Anda bisa menerapkan sistem anti fraud di toko atau otlet Anda, naik pada karyawan maupun pada pelanggan. Salah satu caranya adalah dengan menentukan metode pembayaran apa saja yang diterima perusahaan Anda.

Daripada nantinya Anda memiliki potensi menerima tindakan kecurangan atau pencurian uang, di awal Anda bisa menerapkan sistem anti fraud pada karyawan, pemasok, dan staff Anda. Ini mungkin akan membuat Anda mengeluarkan biaya yang lebih banyak, namun manfaatnya akan sangat terasa.

6. Hindari Kompetisi Harga

Anda tidak perlu terlalu berfokus pada harga yang ditawarkan oleh pesaing. Anda dapat berfokus pada produk Anda saja dengan menghitung berapa biaya yang Anda keluarkan untuk memproduksi tersebut, melakukan branding, dan kemudian menentukan harga Anda sendiri.

7. Tambah Jenis Produk Baru

Cara terakhir adalah cara yang bisa Anda gunakan untuk menambah profit Anda dengan maksimal. Anda bisa mencoba untuk membuat produk baru yang masih memiliki korelasi dengan produk yang sukses Anda buat sebelumnya.

Hal ini akan membuat barang yang Anda jual memiliki pasar yang lebih luas, terlebih jika barang yang Anda jual adalah pionir pada pasarnya, maka kepercayaan pelanggan akan Anda dapatkan dengan mudah karena barang yang Anda jual sudah terbukti kualitasnya.

Kesimpulan

Setelah Anda mengetahui pengertian profit dan cara meningkatkannya langkah selanjutnya adalah memantau semua hal tersebut secara berkelanjutan dengan pembukuan yang benar.

Dengan pembukuan yang benar, Anda bisa memonitor secara akurat keuangan bisnis, apakah bisnis Anda mengalami keuntungan atau kerugian. Anda juga bisa mendapatkan laporan keuangan yang bisa Anda gunakan untuk improvisasi pada bisnis Anda.

Baca juga : Mempelajari Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana

Gunakanlah software akuntansi seperti Accurate Online sebagai solusi akuntansi pembukuan bisnis yang lebih optimal. Accurate Online adalah software akuntansi yang sudah memudahkan lebih dari 300 ribu pengguna di Indonesia dari berbagai jenis dan skala bisnis. Memiliki fitur terlengkap dan harga yang terjangkau telah membuat Accurate Online menjadi software akuntansi peraih Top Brand Award sejak tahun 2016 sampai sekarang.

Anda juga bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui link ini.