Rental Mobil: Ini Tips dan Keuntungan Menjalankan Bisnisnya

Saat ini, kendaraan bermotor, khususnya mobil sudah menjadi kebutuhan, bauk itu untuk keperluan kelompok, pribadi, ataupun perusahaan. Untuk itu, membuka bisnis rental mobil atau travel tidak ada salahnya untuk dicoba.

Saat ini, bisnis rental mobil semakin menjanjikan karena dianggap sangat praktis. Harga mobil yang cukup mahal dan berbagai biaya tambahan yang ada di dalamnya membuat banyak orang untuk tidak mau membelinya sendiri. Selain itu, kebutuhan akan adanya kapasitas mobil pun seringkali berbeda-beda.

Beberapa ada yang membutuhkan mobil kecil untuk sekedar berwisata dengan keluarga, namun sewaktu-waktu juga memerlukan mobil yang cukup besar agar bisa mengangkut lebih banyak orang. Nah, jasa rental mobil ini siap menyediakan berbagai jenis mobil sesuai dengan kapasitas yang diperlukan.

Selain itu, membuka bisnis rental mobil atau travel juga mampu memberikan sejumlah keuntungan. Apa saja keuntungannya? Simak artikel tentang bisnis rental mobil di bawah ini hingga selesai.

Keuntungan Berbisnis Rental Mobil

1. Memungkinkan Jika Tanpa Modal

Beberapa dari Anda mungkin menganggap bahwa memulai bisnis rental mobil memerlukan modal yang cukup besar untuk membeli mobil dan biaya perawatannya. Tapi, hal tersebut bisa Anda siasati dengan cara mengajukan kredit mobil atau dengan cara memanfaatkan kendaraan mitra.

Untuk kredit mobil, perlu Anda ketahui bahwa harga mobil di pasaran bisa mencapai ratusan juta rupiah, dan hal tersebut tentu sangat memberatkan bila harus dibayar lunas.

Namun dengan uang muka sebesar 5 sampai 10 juta rupiah, saat ini Anda sudah bisa memperoleh satu unit mobil untuk Anda sewakan. Mungkin Anda akan memerlukan biaya perawatan pertama mobil, namun jumlah tersebut tidak melampaui harga satu buah mobil yang dibayar secara tunai.

Bila Anda sudah menjalankan bisnis ini, maka Anda bisa memanfaatkan hasil sewa untuk membiayai perawatan dan membayar cicilan mobil. Anda juga tidak perlu langsung mencari mobil berukuran besar dengan harga yang mahal, silahkan mulai dulu dengan investasi yang kecil

Untuk cara yang kedua, Anda bisa menjalankan bisnis dengan para mitra. Dalam hal ini, Anda tidak perlu memiliki mobil untuk bisa memulai bisnis rental mobil. Anda hanya cukup menjalin kerjasama dengan mitra yang memiliki beberapa unit kendaraan dan menghubungkan mereka dengan para penyewa.

Jika Anda mampu mengelola bisnis ini dengan baik, maka Anda akan mendapatkan keuntungan dari mobil kapasitas kecil dan mobil kapasitas besar.

Baca juga: Ide Bisnis Parcel Lebaran yang Unik untuk Lebaran

2. Keuntungan Bisnis Rental Mobil Cukup Menggiurkan

Keuntungan yang bisa Anda dapatkan dalam bisnis rental mobil atau travel lumayan besar. Saat ini, kebutuhan mobil bukan hanya untuk kepentingan pribadi saja, tapi juga untuk aset bisnis.

Contohnya, Anda bisa menyewakan mobil Anda pada mitra taksi online yang memang memerlukan mobil. Anda juga bisa menjalan kerjasama dengan korporasi untuk memenuhi kebutuhan bisnisnya. Nah, dibawah ini adalah contoh keuntungan yang bisa Anda dapatkan dalam membuka bisnis rental mobil.

Katakanlah modal yang Anda perlukan untuk 1 unit mobil Avanza 1,3 E M/T, dengan tenor 48 bulan adalah Rp 38,780.000 untuk DP nya.

Angsuran bulan pertama yang harus Anda bayar adalah Rp 5.010.000 dan asuransi all risk nya adalah sebesar 3 juta rupiah. Lalu, biaya aksesoris dan lain sebagainya adalah 5 juta rupiah. Terakhir, biaya promosi yang harus Anda keluarkan adalah 300 ribu rupiah.

Jadi, bisa kita ketahui bahwa investasi Awal yang harus Anda keluarkan adalah Rp 52.090.000.

Untuk biaya operasional per bulannya, Anda harus mengeluarkan Rp 5.010.000 untuk angsuran perbulan, perawatan dan servis sebesar 700 ribu rupiah, dan biaya lainnya sebesar 500 ribu rupiah. Jadi, total biaya bulanan adalah Rp 6.210.000

Untuk omsetnya, asumsikanlah mobil Anda bisa dirental selama 25 hari oleh pelanggan yang berbeda-beda. Biaya per hari rentalnya adalah 400 ribu rupiah. Maka, omset yang bisa Anda dapatkan adalah 10 juta rupiah.

Untuk mengetahui keuntungan bersih yang bisa didapat, Anda harus mengurangi omset dengan biaya operasional per bulan. Jadi, Rp10.000.000 – Rp6.210.000 = Rp3.790.000

Perlu Anda ingat bahwa ini hanyalah asumsi saja. Semuanya tergantung dari strategi usaha rental mobil yang Anda lakukan. Anda bisa mengenakan tarif sendiri, seperti dengan paket rental, hari yang digunakan untuk rental atau sesuai dengan target audiens Anda.

Baca juga: Bisnis Kebab Turki: Ini Modal dan Cara Promosinya!

3. Jangkauan Pasar Luas dan Beragam

Meskipun persaingan bisnis rental mobil memang cukup ketat, tapi kemungkinan untuk memasarkannya tetap ada, karena pasarnya yang sangat luas dan mudah untuk mendapatkan keuntungan.

Terlebih lagi, saat ini melakukan mitra dengan perusahaan atau mitra taksi online dinilai sangat menjanjikan. Selain itu, Anda juga bisa membuat suatu produk sampingan dari rental mobil dengan menyewakannya pada perusahaan sebagai kendaraan perusahaan. Selain itu, Anda juga bisa menyewakan mobil pada perusahaan yang menyelenggarakan event.

Jadi, bisnis rental mobil adalah bisnis yang mempunyai jangkauan yang luas dan juga beragam.

4. Mudah Dikelola

Rental mobil adalah bisnis yang berada dalam bidang otomotif dan paling mudah untuk dijalankan. Bisnis ini bisa Anda jalankan cukup dari rumah, sehingga akan memudahkan Anda untuk bisa mengontrol bisnis sekaligus mengurus keluarga.

Sebagai pihak pemilik kendaraan, Anda pun bisa menyerahkan mobil Anda pada pihak jasa rental mobil agar kemudian bisa disewakan dan memperoleh keuntungan.

Bila mobil Anda disewa oleh konsumen, maka Anda akan memperoleh persentase keuntungan yang sesuai dengan kesepakatan awal. Walaupun memang mudah untuk dikelola, namun Anda harus tetap bisa menetapkan regulasi dalam penyewaan mobil agar nantinya bisa terhindar dari tindakan penipuan oleh oknum tertentu.

Dalam hal ini, Anda bisa meminta identitas seperti KTP, fotokopi SIM A dan membuat formulir tertentu atau surat perjanjian yang di dalamnya berisi berbagai ketentuan peminjaman mobil. Hal tersebut harus dilakukan agar Anda bisa terhindar dari berbagai risiko penipuan oleh oknum yang menyewakan mobil Anda.

5. Solusi Penanganan Risiko Cukup Banyak

Walaupun memang mudah dikelola, namun Anda harus tetap menetapkan regulasi tertentu dalam menyewakan mobil Anda agar nantinya bisa terhindar dari berbagai risiko, seperti mobil rusak, hilang, dibawa kabur, atau mengalami kerusakan serius.

Untuk mengatasinya, Anda bisa meminta bukti identitas, seperti KTP, SIM, dan membuat formulir ataupun surat perjanjian yang di dalamnya berisi berbagai ketentuan tertentu yang harus disepakati oleh pihak penyewa. Selain itu, Anda juga harus mengasuransikan mobil Anda agar bisa terhindar dari berbagai risiko tersebut.

Baca juga: Makanan Ringan: Ini Ide Bisnis dan Tips Sukses Menjalankannya

Penutup

Akan ada beberapa keuntungan tertentu yang bisa Anda dapatkan bila menjalankan bisnis rental mobil. Tapi, dari berbagai keuntungan di atas, Anda juga wajib untuk memerhatikan berbagai kemungkinan terburuk yang bisa terjadi kapan saja.

Untuk itu, diperlukan rencana dan analisa risiko yang matang sebelum menjalankan bisnis ini. Terapkanlah juga sistem penyewaan yang cukup jelas agar bisa mengantisipasi risiko kehilangan.

Anda bisa mengaturnya dengan sistem deposito atau dengan memasang GPS untuk mobil Anda. Beberapa penyedia juga seringkali menyertakan supir bila pihak penyewa tidak ingin menyetir sendirian.

Dengan melakukan cara ini, Anda akan lebih mudah dalam mengatur bisnis. Hal penting lainnya adalah pengelolaan bisnis yang baik akan membantu Anda untuk bisa bersaing dengan kompetitor dan bisa berkembang pesat.

Selain harus bisa menentukan strategi pemasaran dan promosi yang baik. Anda juga harus bisa mengatur keuangan dan mencatat setiap transaksi agar Anda bisa lebih mudah dalam memantau perkembangan bisnis rental mobil yang Anda jalankan.

Nah untuk membantu Anda dalam melakukan hal tersebut, maka Anda bisa coba menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online. Kenapa? Karena aplikasi yang dibuat dengan sistem cloud ini akan membantu Anda mencatat setiap kegiatan transaksi dan memberikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dilengkapi dengan fitur penjualan, persediaan, manufaktur, pembelian, perpajakan, dan berbagai jenis fitur lainnya yang akan membuat Anda lebih mudah dalam mengatur bisnis.

Saat ini, Accurate Online sudah dipercaya oleh lebih dari 377 ribu pebisnis dari berbagai bidang di Indonesia, mulai dari bisnis bidang penjualan, jasa, manufaktur, konstruksi, dan lain sebagainya. Accurate Online pun cocok untuk digunakan pada bisnis kecil, menengah, hingga bisnis berskala besar.

Lebih menariknya lagi seluruh fitur dan kelebihan dari Accurate Online ini bisa Anda nikmati dengan biaya investasi yang cukup terjangkau, yaitu sekitar 200 ribuan saja perbulan. Dan Anda bisa mencobanya terlebih dulu secara gratis selama 30 hari dengan klik banner di bawah ini.