Service Blueprint: Definisi, Komponen, dan Manfaatnya dalam Pengembangan Bisnis

Service blueprint merupakan istilah bisnis yang mungkin belum terlalu familiar di kalangan pebisnis pemula. Berbeda dengan di kalangan perusahaan besar dan multinasional, cetak biru ini adalah salah satu elemen penting yang harus ada dalam pengembangan bisnis.

Secara singkat, service blueprint adalah sebuah diagram yang menggambarkan proses pemberian layanan atau service sebuah produk. Diagaram ini yang kemudian bisa menjadi peta evaluasi bagi bisnis atau produk tersebut.

Berikut penjelasan lebih dalam mengenai apa itu service blueprint, komponen yang ada di dalamnya, dan manfaat penting dari penerapannya.

Apa Itu Service Blueprint?

Istilah cetak biru ini pertama kali diperkenalkan oleh G. Lynn Shostack di Harvard Business Review pada tahun 1984. Shostack menjelaskan bahwa service blueprint berfungsi memetakan langkah-langkah sebuah proses pelayanan secara visual, yang mampu mempermudah merancang sebuah proses baru atau untuk mendokumentasikan dan meningkatkan proses yang sudah ada.

Service blueprint merupakan sebuah diagram yang menggambarkan proses pemberian layanan suatu bisnis atau produk. Diagram ini memvisualisasikan secara jelas dan utuh hubungan antar semua komponen atau pihak yang terlibat dalam layanan. Dimana pihak ini mencakup pengguna hingga pembuat produk.

Penggambaran layanan ini juga serupa dengan konsep journey map. Dimana keduanya menggambarkan hubungan atau interaksi pengguna dengan produk. Bedanya, dalam blueprint terdapat komponen bisnis lain dan hal-hal di balik layar.

Baca juga: Service Excellent Adalah: Pengertian, Aspek, dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Komponen dalam Service Blueprint

Mengutip dari laman Lucidchart, terdapat beberapa komponen yang tersaji di dalam sebuah service blueprint. Beberapa komponen tersebut meliputi:

1. Lokasi

Dalam hal ini, lokasi berarti tempat bertemunya pengguna, pelanggan, ataupun pekerja. Bentuk lokasi ini tentu saja tidak selalu toko fisik, melainkan juga bisa berupa notifikasi, email konfirmasi, media sosial, dan lain sebagainya.

2. Aksi Pengguna

Komponen kedua, aksi pengguna saat berada di lokasi tersebut. Pengguna dapat melakukan apa saja, entah melihat-lihat, melakukan transaksi, atau aktivitas-aktivitas lainnya.

3. Aksi Perusahaan yang Terlihat

Aksi perusahaan yang terlihat merupakan aksi yang diberikan perusahaan ketika bertemu dengan klien atau konsumen. Inilah yang disebut dengan front stage employee action.

Pihak yang menanggapi konsumen pun tidak selalu manusia. Bisa juga berupa mesin ataupun software.

4. Aksi Perusahaan yang Tidak Terlihat

Hal ini merujuk pada kegiatan di balik layar sebelum sebuah sistem atau website launching. Kegiatan ini dilakukan oleh pihak-pihak seperti programmer, developer, content writer, hingga copywriter yang memang bertugas membangun dan mempersiapkan.

Baca juga: After Sales Service: Pengertian dan Pengaruhnya Dalam Suatu Hubungan Bisnis

5. Pendukung

Pendukung bisa diartikan sebagai layanan yang diberikan oleh pihak ketiga. Misalnya pekerja freelance, vendor, sistem pembayaran, dan pihak-pihak lainnya yang berfungsi memperlancar kegiatan.

6. Garis

Garis berfungsi untuk memilah dan membedaka-bedakan setiap kategori. Meski terkesan remeh, komponen ini penting untuk ada di dalam diagram.

7. Komponen Lainnya

Agar lebih lengkap, elemen-elemen lain bisa ditambahkan di dalamnya. Bisa berupa jadwal atau timeline, target serta metrik yang digunakan dalam mengukur kesuksesan bisnis.

Baca juga: Contact Center: Pengertian, Tugas, dan Kriteria Petugasnya

Manfaat Service Blueprint

Secara umum, blueprint bisa membantu bisnis Anda untuk dapat mengoptimalkan proses layanan atau service yang diberikan. Berikut ini dijelaskan beberapa manfaat yang bisa didapat dengan menerapkan service blueprint pada bisnis Anda.

1. Menemukan Kesalahan

Service blueprint bisa diibaratkan sebagai peta harta karun yang membantu menemukan kesalahan dalam bisnis. Dimana akan dipaparkan gambaran dan peta yang jelas sehingga memungkinkan bisnis untuk menemukan kesalahan hingga akarnya.

2. Memberi Peluang Optimasi

Dengan adanya gambaran secara visual, akan terungkap proses-proses mana saja yang bisa dilakukan optimasi dan percepatan.

Baca juga: Tips Meningkatkan Kualitas Layanan Pelanggan Pada Bisnis

3. Penghubung Lintas Departemen

Blueprint juga dapat menjadi penghubung untuk proses-proses layanan yang kompleks dan melibatkan banyak departemen.

4. Alat Pembanding

Pelaku bisnis dapat memperoleh gambaran bisnis yang akan dijalankannya, kemudian membandingkan dengan pesaing lainnya, sehingga dapat mengambil keputusan yang paling tepat.

5. Alat Pendeteksi Kesalahan

Keberadaan diagram juga memungkinkan pebisnis untuk melihat bagian mana yang mungkin berpeluang timbul masalah. Dengan begitu, masalah yang muncul akan lebih mudah terdeteksi berasa dari mana, serta pelayanan apa saja yang sedang mengalami masalah.

Baca juga: Mengenal Behavioral Analytics dalam Proses Pengembangan Produk Digital

Kesimpulan

Service blueprint merupakan detail informasi mengenai proses pemberian sebuah layanan kepada pelanggan atau pengguna, yang mampu menjadi peta evaluasi bagi sebuah bisnis untuk menemukan kesalahan, memberi peluang optimasi, menghubungkan departemen-departemen, menjadi alat pendeteksi masalah, serta menjadi alat pembanding dengan kompetitor.

Elemen-elemen di dalam blueprint juga penting untuk dipenuhi guna memvisualisasikan proses secara lebih jelas dan detail. Terpenuhinya elemen tersebut juga akan mengarahkan pada kejelasan informasi sehingga perusahaan bisa menentukan langkah apa yang akan diambil apabila menemukan kesalahan pada layanan tertentu.

Meski penting, blueprint masih seringkali terlupakan oleh beberapa perusahaan. Sama halnya dengan pengelolaan keuangan yang terkadang masih menggunakan metode konvensional.

Anda mungkin bisa mulai beralih menggunakan metode yang lebih modern, dimana pencatatan keuangan dan bisnis Anda akan dilakukan dengan lebih otomatis, cepat, dan akurat. Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis seperti Accurate Online.

Accurate Online menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja. Berbagai fitur dan keunggulan pun tersedia di dalamnya, yang terbukti mampu membantu pebisnis mencapai kesuksesannya.

Anda bisa menikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari. Jika tertarik, silahkan klik tautan gambar di bawah ini.accurate 3 banner bawah

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.