Cara Kerja Algoritma TikTok dan Tips untuk Menyiasatinya

Algoritma TikTok adalah sistem rekomendasi yang menentukan video mana yang akan muncul di halaman Untuk Anda atau For You Page (FYP). Video yang dimunculkan tidak akan sama antar satu pengguna dengan pengguna lainnya dan akan berubah dari waktu ke waktu sesuai preferensi pengguna.

TikTok sendiri kini menjadi salah satu aplikasi yang digandrungi oleh anak muda. Hingga kuartal I 2022, pengguna Tiktok telah mencapai sebanyak 1,39 miliar di seluruh dunia. Angka ini sangatlah fantastis dan menjadi pertimbangan besar bagi bisnis atau brand sebagai media untuk meluncurkan promosi.  

Agar strategi marketing Anda berhasil dan video promosi bisnis Anda menjadi viral, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara kerja algoritma TikTok. Artikel berikut ini akan membahasnya sekaligus memberikan beberapa tips agar video Anda bisa dilihat oleh banyak pengguna.

Cara Kerja Algoritma TikTok

Algoritma TikTok menggunakan sistem open social network. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk melihat berbagai rekomendasi unggahan pengguna lain, selama mereka tidak membuatnya menjadi private.

Pada dasarnya, ada dua jenis tab yang masuk dalam halaman For You. Tab pertama adalah tab following, tempat di mana pengguna dapat melihat berbagai macam unggahan dari orang yang mereka ikuti. Kemudian tab yang kedua adalah tab FYP yang berisi video-video kreatif yang sudah disesuaikan dengan preferensi pengguna.

Di sinilah algoritma TikTok bekerja untuk membuat tampilan laman yang berbeda bagi tiap pengguna. Sebagai contoh, pengguna yang menyenangi konten kuliner, maka akan diberikan konten serupa secara terus menerus. Jadi, konten yang ditampilkan di halaman FYP TikTok bukanlah berdasarkan kebaruan.

TikTok melalui laman resminya juga menyatakan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tampilan FYP tiap penggunanya. Faktor-faktor tersebut antara lain:

1. Interaksi Pengguna

Sama seperti Instagram, algoritma TikTok juga bekerja berdasarkan interaksi pengguna dengan konten di aplikasi. Interaksi ini mencakup apa pun yang menawarkan petunjuk tentang jenis konten yang disukai atau tidak disukai pengguna.

Contohnya dapat berupa banyak hal, mulai dari akun mana yang diikuti atau disembunyikan, video mana yang disukai dan dibagikan ke teman-teman, komentar yang diunggah di video orang lain, hingga jenis konten apa yang dibuat.

Baca juga: Tiktok Shop: Pengertian, Keunggulan, dan Cara Berjualannya

2. Informasi Video

Faktor interaksi pengguna didasarkan pada cara pengguna berinteraksi dengan pengguna lain di aplikasi, semantara informasi video didasarkan pada konten yang cenderung Anda cari di tab temukan atau discover. Keterangan ini dapat mencakup hal-hal seperti keterangan, suara, hashtag, efek, dan topik yang sedang trending.

3. Pengaturan Perangkat dan Akun

Pengaturan perangkat dan akun digunakan TikTok untuk mengoptimalkan kinerja. Namun, karena pengaturan ini biasanya hanya dilakukan sesekali, faktor ini tidak terlalu banyak berpengaruh jika dibandingkan dengan interaksi pengguna dan dan informasi video.

Beberapa pengaturan perangkat dan akun yang termasuk dalam algoritma TikTok yaitu pilihan bahasa, pengaturan negara, jenis perangkat seluler, dan kategori minat.

Baca juga: Tips Melakukan Tiktok Marketing Secara Efektif

Tips Menyiasati Algoritma TikTok agar Video Dilihat Banyak Pengguna

Setelah mengetahui bagaimana cara kerja algoritma TikTok, Anda bisa memperhatikan beberapa hal di bawah ini apabila ingin konten video Anda masuk ke FYP pengguna lain dan mendapat banyak views.

1. Gunakan Hashtag yang Relevan

Menggunakan hashtag dalam jumlah banyak memang memungkinkan video Anda untuk masuk ke dalam tab discover atau bahkan laman FYP. Namun, hal ini tidak menjamin bahwa konten Anda akan dilihat banyak pengguna dan masuk dalam trending, terlebih apabila hashtag yang dipakai tidak relevan dengan isi konten.

Karena itu, gunakan hashtag yang relevan dengan konten video yang dibuat. Anda juga bisa menganalisa di tab discover terkait hashtag apa saja yang sedang trending. Anda bisa coba membuat konten yang sesuai guna meningkatkan engagement bisnis atau brand Anda.

2. Tulis Caption Singkat

TikTok memang tidak berfokus pada tulisan dan teks. Namun, tidak ada salahnya menulis capton di video sebagai penambah keterangan dari konten yang dibuat.

Buatlah caption yang singkat namun menarik guna membuat pengguna lain penasaran terhadap konten yang Anda buat. Bukan tidak mungkin, mereka akan memutar video hingga selesai dan bahkan membagikannya dengan orang lain.

Caption yang menarik ini bisa berupa sesuatu yang mengundang rasa penasaran terkait apa yang akan terjadi, seperti kalimat “wait for it” atau “nantikan kelanjutannya di part 2”.

3. Tambahkan Lokasi

Algoritma TikTok juga bekerja dengan memperhitungkan lokasi. Di mana TikTok akan merekomendasikan video di laman FYP pengguna lain melalui video yang dibuat oleh orang-orang yang tak jauh dari posisi si pengguna. Istilah sederhananya adalah TikTok mempertimbangkan proximity atau kedekatan dalam algoritmanya.

4. Konsisten dalam Membuat Konten yang Berkualitas

Hal terakhir yang paling penting untuk diperhatikan adalah membuat konten yang berkualitas, yang membuat audiens mau untuk menonton video hingga akhir, bahkan mengulanginya dan membagikannya pada orang lain.

Konten yang sangat disarankan adalah konten yang informatif yang dikemas secara menarik agar dapat menambah pengetahuan namun sekaligus menghibur agar tidak bosan. Anda juga bisa membuat konten yang memuat fakta unik mengenai sesuai yang belum banyak diketahui oleh orang sehingga mereka semakin penasaran dengan konten yang akan ditampilkan dari waktu ke waktu.

Pembuatan konten ini juga harus dilakukan secara konsisten. Sebab, akan percuma apabila Anda hanya membuat video sesekali dan dalam waktu yang acak.

Baca juga: Cara Masuk FYP Tiktok Untuk Tingkatkan Brand Awareness Perusahaan

Kesimpulan

Tak jauh berbeda dengan algoritma media sosial lain, algoritma TikTok juga bekerja sesuai preferensi pengguna. Namun, secara lebih spesifik, algoritma aplikasi ini mempertimbangkan interaksi pengguna, informasi video, serta peraturan perangkat dan akun.

Dengan mengetahui cara kerja algoritma tersebut, Anda bisa memaksimalkan konten yang Anda buat melalui penggunaan hashtag yang relevan, caption yang singkat, lokasi, hingga konsisten dalam membuat konten yang berkualitas.

Apabila Anda mempunyai anggaran lebih, Anda juga bisa menggunakan TikTok Pro yang memungkinkan Anda untuk mengakses metrik dan insight sehingga dapat membantu memperbaiki strategi marketing.

Dalam hal ini, jangan lupa untuk mencatat pengeluaran tersebut pada catatan atau pembukuan keuangan. Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online yang akan mempermudah proses pembukuan melalui penyediaan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis.

Berbagai fitur dan keunggulan juga tersedia di dalamnya, yang mana mudah untuk digunakan dan bisa diakses kapan saja serta di mana saja. Jika tertarik untuk menggunakannya, klik tautan gambar di bawah ini dan nikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari.