Bancassurance: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya

Bancassurance adalah salah satu istilah asing yang kerap digunakan dalam dunia ekonomi dan akuntansi. Untuk Anda yang sudah lama berkecimpung dalam dunia akuntansi dan ekonomi pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ini.

Lalu, apa pengertian dari bancassurance? Tenang, karena kami sudah menyiapkan berbagai hal yang berkaitan dengan bancassurance di bawah ini.

Pengertian Bancassurance 

Pada dasarnya, bancassurance adalah suatu program kerjasama antara perusahaan bank dengan suatu perusahaan asuransi, yang mana nantinya bank akan menjual produk asuransi dari perusahaan asuransi pada setiap nasabahnya.

Nantinya, kedua belah pihak ini akan berbagi komisi dari penjualan produk asuransi tersebut. Berdasarkan aspek ekonomi yang ada, jenis asuransi ini mampu memberikan keuntungan pada setiap pihak, yang mana nantinya bank akan memperoleh keuntungan dengan menjual produk tambahan pada setiap nasabahnya, dan perusahaan asuransi akan memperoleh tambahan konsumen tanpa perlu repot-repot.

Basis utama dari penjualan asuransi di dalam bancassurance adalah pada staff bank, terutama teller bank. Teller bank adalah suatu posisi di dalam bank yang paling banyak melakukan interaksi dengan para konsumen.

Dengan adanya teller bank, konsumen bank akan bisa mengetahui hal terkait program asuransi yang ditawarkan dan teller bank pun nantinya bisa menarik konsumen asuransi agar pendapatan perusahaan asuransi dan bank bisa meningkat.

Baca juga: Asuransi Dibayar Dimuka: Pengertian, Contoh Kasus, dan Cara Mencatatnya

Model Bisnis Bancassurance 

1. Integrated Model (Model Terintegrasi)

Dalam model ini, aktivitas asuransi sangat terintegrasi dengan proses yang dilakukan oleh bank. Itu artinya, bank akan memberikan dampak yang besar dalam program asuransi yang diambil setiap nasabah. Umumnya premi akan dikumpulkan oleh bank, dan debit diambil langsung dari rekening nasabah bank. Pada beberapa kasus, manajemen aset pun dilakukan oleh pihak bank.

2. Non-Integrated Model (Model Tidak Terintegrasi)

Dalam model non terintegrasi ini, produk asuransi akan dibatasi dengan berbagai peraturan tertentu. Pasalnya, model produk asuransi yang ditawarkan tidak semuanya bisa dijual oleh pekerja bank, tapi hanya bisa dijual oleh para penasihat resmi dari bank yang sudah mampu memenuhi kualifikasi tertentu saja.

Umumnya, para penasihat keuangan ini akan bergerak sebagai agen terikat dan akan menjual produk asuransi secara eksklusif.

Pemilihan pada model jenis asuransi ini ini akan memberikan dampak pada seluruh aspek kegiatan di dalam bancassurance. Berbagai aspek yang terdapat di dalamnya adalah strategi pemasaran dan penjualan, struktur perusahaan, desain produk dan juga remunerasi penjualan.

Pada sebagian besar negara, pemilihan model bisnis asuransi ini akan sangat dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti jenis produk asuransi apa saja yang diperbolehkan oleh bank, kualifikasi minimal dalam penjualan produk asuransi, dan keterkaitan bank dengan perusahaan asuransi.

Baca juga: Asuransi Kematian, Ini Jenis dan Rekomendasi Produknya

Kelebihan dan Kekurangan Bancassurance 

Sama seperti produk asuransi lainnya, jenis asuransi ini pun mempunyai kelebihan dan kekurangan. Nah, kelebihan dari bancassurance adalah sebagai berikut:

  • Mampu meningkatkan laba, baik itu untuk perusahaan asuransi dan juga pihak bank.
  • Perusahaan asuransi bisa dengan mudah memperoleh pelanggan tambahan.
  • Untuk nasabah, asuransi ini bisa dijadikan sebagai instrumen investasi, seperti dana pendidikan, tabungan hari tua, sampai dana lainnya yang tidak terduga.
  • Bancassurance mampu memenuhi kebutuhan menabung, proteksi investasi, dan juga perencanaan finansial.
  • Nasabah bisa dengan mudah memantau perkembangan dana investasi.
  • Nasabah bisa secara bebas menambah ataupun menarik dana kapanpun mereka perlukan tanpa harus mengkhawatirkan kehilangan perlindungan asuransi.

Sedangkan kekurangan dari bancassurance adalah sebagai berikut:

  • jenis asuransi ini memiliki resiko investasi yang lebih besar
  • Pihak bank tidak menjamin hasil investasi
  • Bancassurance dilarang beroperasi pada beberapa negara
  • Sedangkan pada beberapa negara lainnya, bancassurance bisa dijalankan dengan peraturan yang ketat.

Baca juga: Cash Value Adalah Istilah Penting dalam Asuransi, Ini Pengertiannya!

Hak dan Kewajiban Nasabah

Sama seperti nasabah asuransi lainnya, nasabah yang tertarik untuk membeli produk jenis asuransi ini pun harus memenuhi hak dan kewajibannya. Berikut ini adalah hak dan kewajiban nasabah bancassurance:

Hak Nasabah

Beberapa hak nasabah yang membeli produk bancassurance adalah sebagai berikut:

  • Memperoleh uang pertanggungan.
  • Produk asuransi ini tertentu mampu memberikan manfaat tambahan pada rawat inap, penyakit kritis, meninggal karena kecelakaan, dan lain sebagainya.
  • Nasabah bisa memperoleh informasi perkembangan dan perubahan terkait bancassurance secara real-time.

Kewajiban Nasabah

Untuk mendapatkan hak di atas, maka nasabah harus melakukan kewajiban di bawah ini:

  • Membayar premi secara berkala sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati.
  • Menginformasikan pada pihak bancassurance bila nantinya terdapat perubahan data diri, seperti alamat rumah, dan berbagai informasi lainnya yang berkaitan dengan kebijakan bancassurance.

Baca juga: Reasuransi: Pengertian, Contoh, Jenis, dan Manfaatnya

Penutup

Perlu Anda ketahui bahwa bancassurance adalah asuransi yang termasuk ke dalam sistem yang kontroversial. Setiap pihak yang tidak setuju dengan konsep ini menilai bahwa bancassurance memberikan terlalu banyak kendali pada pihak perbankan terkait industri keuangannya.

Bahkan, beberapa negara ada juga yang melarang dijalankannya bancassurance. Meskipun demikian, program asuransi ini telah terbukti menjadi sistem yang efektif di beberapa negara, seperti Amerika Latin, Asia Eropa, hingga Australia.

Sedangkan untuk di Indonesia, sistem bancassurance termasuk sistem yang boleh untuk dijalankan. Bila Anda tertarik untuk menjadi nasabah bancassurance, maka Anda harus bisa mengelola keuangan dengan baik agar nantinya bisa membayar premi tanpa ada tunggakan.

Kegiatan mengelola keuangan ini bisa lebih mudah Anda lakukan bila Anda menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online. kenapa? karena Accurate Online akan menyajikan laporan arus kas, laporan neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan lebih dari 200 jenis laporan keuangan lainnya secara otomatis, cepat dan akurat.

Selain itu, accurate Online juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur dan modul yang akan membuat bisnis Anda bergerak lebih efektif dan efisien.

Nah, Anda bisa mencobanya dulu secara gratis dengan klik banner di bawah ini.

footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia