Asuransi Kematian, Ini Jenis dan Rekomendasi Produknya

Pada dasarnya, asuransi kematian adalah salah satu jenis asuransi yang sangat penting untuk bisa menghadapi berbagai jenis resiko yang tidak terduga. Untuk itu, asuransi ini berkaitan erat dengan asuransi jiwa.

Lalu, apa saja jenis asuransi kematian itu? Apa saja rekomendasi produk asuransi kematian terbaik saat ini? Temukan jawabannya dengan membaca artikel tentang asuransi kematian di bawah ini hingga selesai.

Jenis Asuransi Jiwa yang Termasuk Dalam Asuransi Kematian

Secara umum, asuransi jiwa adalah salah satu kontrak kesepakatan antara pemilik polis atau pihak tertanggung dengan perusahaan penyedia asuransi yang memiliki peran sebagai perusahaan yang akan membayar sejumlah uang bila terjadi resiko kematian pada pemilik polis asuransi.

Untuk bisa mendapatkan manfaat tersebut, maka pihak tertanggung harus membayar sejumlah premi sebagai ganti atas terjadinya risiko kematian. Tujuannya adalah agar bisa menanggung mereka yang terdampak kerugian finansial yang tidak terduga karena kematian tertanggung.

Asuransi jiwa ini bisa dibeli untuk keperluan pribadi dan juga atas nama pihak tertanggung, atau bisa juga untuk kepentingan orang ketiga, seperti suami untuk istri atau orang tua untuk anak-anaknya sebagai pihak tertanggung.

Nah, beberapa jenis asuransi jiwa yang termasuk ke dalam asuransi kematian adalah sebagai berikut:

1. Asuransi jiwa berjangka (Term Life Insurance)

Fungsi dari asuransi ini adalah memberikan perlindungan kepada pihak tertanggung dengan beberapa waktu tertentu saja dengan adanya tawaran kontrak selama 5, 10, atau 20 tahun, dengan premi yang tetap dan termasuk terjangkau.

Keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari mengikuti asuransi ini adalah sebagai berikut:

  • Bebas dalam menentukan nominal premi sesuai dengan kemampuan
  • Uang pertanggungan yang akan Anda peroleh bisa mencapai miliaran rupiah. Jadi bila pihak tertanggung dinyatakan meninggal dunia ketika kontrak masih aktif, maka keluargalah yang nantinya akan memperoleh uang tersebut.

Namun, kekurangannya adalah pihak tertanggung bisa beresiko kehilangan uang premi atau akan hangus bila pihak tertanggung tidak mengalami masalah, atau meninggal ketika masa kontrak sudah habis.

Baca juga: BPJS Adalah Jaminan Sosial yang Penting Untuk Masyarakat, Ini Cara Daftarnya!

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Jenis perlindungan yang mampu diberikan oleh jenis asuransi ini adalah seumur hidup, meskipun biasanya perusahaan asuransi akan membatasi hanya sampai 100 tahun saja.

Anda juga bisa menggunakan asuransi tersebut untuk keperluan darurat, seperti untuk membayar keperluan rumah sakit.

Beberapa keuntungan yang akan Anda peroleh dari asuransi jiwa ini adalah sebagai berikut:

  • Bisa mendapatkan uang tunai dari premi yang sudah Anda bayarkan
  • Bisa menggunakan uang tunai premi yang sudah dibayarkan untuk membayar premi setelahnya ketika Anda tidak membayar premi secara rutin.
  • Nilai premi tidak akan hangus bila tidak ada klaim.
  • Uang pertanggungan akan diserahkan seluruhnya bila kontrak sudah habis.

Walaupun demikian, premi yang harus Anda bayar dari asuransi ini lebih besar daripada asuransi berjangka karena angka harapan hidup di Indonesia hanya 65 tahun untuk laki-laki, dan 70 tahun untuk para perempuan. Jadi, klaimnya sebelum berakhir akan lebih tinggi.

Lebih dari itu, nilai total premi yang sudah dibayarkan juga tidak terlalu besar, karena bunganya yang hanya 4% saja per tahun sebelum kena pajak.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)

Sama seperti namanya, jenis asuransi ini memiliki dua manfaat utama, yaitu sebagai asuransi berjangka dan juga sebagai tabungan.

Itu artinya, Anda bisa mendapatkan uang tunai dari premi yang sudah dibayarkan bila tertanggung dinyatakan meninggal dunia dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan ketentuan polis asuransi dan juga bisa menarik polis asuransi tertentu sebelum masa kontrak habis.

Seperti penjelasan di atas, Anda bisa mengklaim polis sebelum kontrak berakhir. Selain itu, sebagai pihak tertanggung, Anda akan mendapatkan seluruh pertanggungan walaupun masih hidup.

Namun karena memiliki dua manfaat sekaligus, maka preminya cukup besar, bisa mencapai jutaan rupiah perbulannya.

4. Asuransi Jiwa Unit Link

Asuransi jiwa unit link adalah gabungan dari asuransi dan investasi. Jadi, Anda tidak hanya akan mendapatkan jaminan perlindungan saja, tapi juga investasi dengan bunga yang cukup tinggi per tahunnya.

Namun, keuntungan dari investasi tersebut kurang signifikan bila dibandingkan dengan investasi murni. Jadi bila Anda menginginkan untung yang besar dari investasi, maka ada baiknya untuk tidak menggunakan asuransi ini. Uang pertanggungannya tergolong kecil, terlebih lagi bila investasinya gagal.

Baca juga: Beneficiary Adalah: Ini Pihak Yang Berhak Menerimanya!

3 Rekomendasi Produk Asuransi Jiwa yang Sesuai Untuk Asuransi Kematian

1. Asuransi Jiwa Cigna

Asuransi Cigna sudah sangat terkenal dalam memberikan perlindungan dini pada para nasabahnya selama lebih 100 tahun di AS. Produk asuransi yang mereka tawarkan pun tentunya bisa Anda pertimbangkan, karena mereka mempunyai banyak produk pilihan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.

Salah satu produk unggulan dari asuransi Cigna yang mampu memberikan santunan kematian adalah Cigna Protection Exclusive Plus. Produk ini akan menanggung salah satu anggota keluarga yang dinyatakan meninggal dunia. Produk asuransi kematian ini pun mampu memberikan santunan sampai dengan 20 miliar rupiah.

2. Asuransi Jiwa AIA

Asuransi dari AIA juga mampu menawarkan perlindungan Anda dan keluarga dari risiko finansial, termasuk dari risiko meninggal. Salah satu produk asuransi jiwa dari AIA yang patut Anda pertimbangkan adalah AIA Critical Protection.

Produk asuransi ini sangat sesuai untuk Anda yang memerlukan perlindungan awal dari risiko finansial karena meninggal dunia.

Dengan adanya pilihan pembayaran premi, mulai dari 10 hingga 20 tahun, maka Anda akan memperoleh pertanggungan sebanyak dua kali lipat bila mengalami risiko meninggal dari salah satu anggota keluarga Anda.

 3. Asuransi Pemakaman Oja

Untuk pertama kalinya di Indonesia terdapat asuransi pemakaman khusus yang diberi nama dengan OJA. Sebagian dari Anda kemungkinan besar masih kurang mengetahui jenis asuransi pemakaman.

Jika ada beberapa asuransi jiwa hanya fokus pada uang pertanggungan untuk keluarga, maka asuransi pemakaman lebih fokus pada biaya pemakaman. Karena di Indonesia, biaya pemakaman yang harus dikeluarkan sangat mahal.

Dengan catatan, bahwa pada beberapa asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan asuransi mikro pun terdapat santunan kematian yang diberikan untuk kebutuhan pemakaman.

Premi asuransinya pun terbilang sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp 15.600 sampai dengan Rp 156.000 perbulan. Anda akan memperoleh biaya tanggungan pemakaman hingga 100 juta rupiah. Asuransi ini tentunya sangat pas untuk Anda yang memerlukan biaya lebih terkait kematian.

4. Asuransi Kematian Taspen dan BPJS Ketenagakerjaan

Para karyawan atau buruh di Indonesia juga bisa memperoleh jaminan kematian yang diberikan oleh pihak perusahaan tempatnya bekerja. Salah satu contohnya adalah asuransi kematian dari Taspen dan BPJS Ketenagakerjaan.

Kedua asuransi ini bisa dimiliki oleh pihak pekerja dan mampu memberikan beberapa jaminan, salah satunya adalah jaminan kematian. Taspen sendiri adalah jenis asuransi yang khusus diberikan untuk PNS atau ASN, sedangkan untuk pegawai swasta biasanya bisa mempunyai BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: Dana Pensiun Lembaga Keuangan Adalah: Ini Pengertian dan Manfaatnya Bagi Karyawan dan Perusahaan

Penutup

Demikianlah penjelasan lengkap dari kami tentang Asuransi Kematian. Anda bisa memilih jenis asuransi kematian dan penyedia asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Namun yang paling penting adalah Anda harus bisa membayar preminya secara tepat waktu agar Anda bisa menikmati manfaat yang diberikan oleh pihak penyedia asuransi tersebut. Untuk itu, Anda harus mengelola keuangan bulanan Anda secara rapi dan tepat.

Nah, kegiatan mengelola keuangan ini tidak hanya dibutuhkan oleh individu saja, tapi bisnis atau perusahaan pun perlu melakukan kegiatan keuangan, agar operasional usahanya bisa berjalan dengan baik.

Untuk itu, Accurate Online hadir sebagai software akuntansi dan bisnis online yang mampu membantu Anda dalam melakukan kegiatan tersebut.

Dengan Accurate Online, Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat, dan akurat. Selain itu, di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan berbagai jenis fitur yang lengkap dan mampu membuat bisnis Anda berjalan lebih efisien.

Penasaran? Klik banner di bawah ini untuk mencoba Accurate Online sekarang juga selama 30 hari, Gratis!

Baim

Penulis blog lulusan sarjana manajamen bisnis yang mendalami dunia penulisan dan senang membagikan wawasan tentang duna manajemen kepada masyarakat luas.