7 Aplikasi Dompet Digital Terbaik di Indonesia

Pesatnya perkembangan teknologi mengubah gaya hidup masyarakat dalam banyak hal, termasuk dalam melakukan transaksi keuangan. Alih-alih menggunakan uang kartal, masyarakat kini lebih memilih untuk menggunakan dompet digital yang memungkinkannya untuk membayar secara cashless.

Dompet digital dapat dikatakan sebagai sebuah terobosan cemerlang di bidang keuangan. Aplikasi ini memberi kemudahan dan kepraktisan bagi para penggunanya untuk dapat menyimpan uang sekaligus melakukan pembayaran terhadap pembelian barang atau jasa secara online.

Besarnya pasar fintech app ini membuat perusahaan pengembang aplikasi berbondong-bondong menyajikan aplikasi dompet digital yang terus diperbarui guna memberikan kenyamanan terbaik bagi pengguna.

Hingga kini, setidaknya terdapat tujuh aplikasi dompet digital yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia dan tergolong terbaik di kelasnya.

Rekomendasi Aplikasi Dompet Digital

1. OVO

OVO merupakan salah satu e-wallet yang paling banyak digunakan di Indonesia. Meski sempat mengalami penurunan jumlah pengguna di tahun 2019, OVO telah kembali dan berhasil menguasai lebih dari 70 persen transaksi dan pusat perbelanjaan di Indonesia.

OVO kini juga bekerja sama dengan Grab yang merupakan salah satu penyedia transportasi online. Namun, OVO tak hanya bisa digunakan untuk membayar transportasi online, melainkan juga bisa untuk pembayaran e-commerce hingga transfer antar bank secara gratis.

2. GoPay

GoPay merupakan layanan dompet digital yang diluncurkan oleh perusahaan transportasi online yaitu Gojek. Awalnya, GoPay hanya bisa digunakan sebagai media pembayaran online dari transportasi Gojek saja. Namun, seiring berjalannya waktu, Gojek melebarkan potensi dari GoPay dan membuatnya menjadi salah satu dompet digital terpopuler di Indonesia.

Hampir seluruh transaksi pembelian barang atau jasa yang ada saat ini bisa dilakukan dengan me tode pembayaran GoPay. Dimana untuk sistem pengisian dompetnya sendiri tergolong sangat mudah dan hanya dikenakan biaya transaksi sebesar Rp1000 setiap kali melakukan pengisian.

Baca juga: Electronic Money: Sejarah, Electronic Money Terbaik dan Cara Kerjanya

3. DANA

DANA bisa disebut sebagai pendatang baru karena dirilis pada tahun 2018. Namun, DANA hadir dengan tangguh dan mampu menembus peringkat tiga besar di antara penyedia e-wallet lainnya.

Dengan mengantongi izin dari Bank Indonesia, DANA memiliki keunggulan tersendiri. DANA sudah terhubung dengan data dari pihak Kependudukan dan Catatan Sipil sehingga mampu meyakinkan pelanggan untuk menggunakan e-wallet ini.

4. LinkAja

LinkAja merupakan produk dari Bank Mandiri dan gabungan dari beberapa perusahaan di Indonesia yaitu Telkomsel, Pertamina, dan HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara). Sebelumnya, LinkAja atau yang sebelumnya disebut sebagai TCASH, berhasil menduduki posisi keempat sebagai dompet digital yang paling banyak digunakan pada 2019.

Adapun layanan e-wallet ini bisa digunakan untuk berbagai transaksi, seperti membeli pulsa, membayar tagihan, mengirim donasi, hingga mengajukan pinjaman online.

5. Jenius

Bagi Anda yang senang bepergian ke luar negeri, Anda bisa mencoba menggunakan aplikasi Jenius yang merupakan produk dari Bank BTPN. Selain mendapatkan fitur untuk bertransaksi secara online, pengguna juga akan mendapatkan kartu debit yang bisa digunakan di mana saja.

Jenius juga memberikan kemudahan bagi para penggunanya untuk melakukan transfer antar bank lain tanpa dikenakan biaya tambahan. Selain itu, pengguna juga bisa mengatur keuangannya melalui smartphone dengan mudah dan aman.

Baca juga: E Money Adalah: Pengertian, Jenis, Kelebihan dan kekurangannya

6. iSaku

iSaku merupakan layanan dompet digital yang bekerja sama dengan perusahaan ritel Indomaret. Karena itu, pengguna yang melakukan transaksi di Indomaret bisa mendapatkan potongan harga dan mengumpulkan cashback berupa poin yang bisa dibelanjakan kembali.

Tidak jauh berbeda dengan e-wallet lainnya, iSaku juga mempermudah transaksi keuangan sehingga pengguna tidak perlu repot pergi ke bank untuk melakukan transfer ataupun yang lainnya.

7. Sakuku

Sakuku merupakan produk e-wallet yang dikeluarkan oleh Bank Central Asia (BCA). Kehadiran Sakuku didukung oleh banyaknya perusahaan yang menggunakan BCA untuk melakukan pembayaran gaji kepada karyawannya.

Layanan dompet digital ini terbagi menjadi dua jenis, yakni Sakuku dan Sakuku Plus. Perbedaan di antara keduanya terletak pada saldo yang bisa disimpan di dalamnya.

Pada aplikasi Sakuku, saldo maksimal yang bisa disimpan ialah Rp2 juta. Sementara, pada Sakuku Plus, pengguna dapat menyimpan saldo hingga Rp10 juta. Lebih dari itu, Sakuku Plus juga memungkinkan pengguna untuk bisa melakukan tarik tunai dan split bill.

Baca juga: E-Wallet Adalah: Pengertian, Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya

Kesimpulan

Itulah tujuh aplikasi dompet digital yang paling banyak digunakan di Indonesia dan dinilai baik di kelasnya. Baik OVO, GoPay, DANA, LinkAja, Jenius, iSaku, maupun Sakuku, semuanya memiliki karakteristik dan kelebihan masing-masing yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Seperti telah disebutkan sebelumnya, dompet digital merupakan bukti nyata dari berkembang pesatnya dunia teknologi. Dimana kita bisa menyimpan uang dan melakukan transaksi keuangan dengan mudah serta cepat, baik online maupun offline.

Dalam hal pengelolaan keuangan, terdapat pula software akuntansi dan bisnis yang memungkinkan kita untuk mengelola dan membuat laporan keuangan dengan cara yang efektif dan efisien. Salah satu software akuntansi dan bisnis tersebut ialah Accurate Online.

Accurate Online merupakan software berbasis cloud yang menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis. Fitur dan keunggulan di dalamnya disediakan untuk memudahkan pengguna dalam membuat laporan keuangan secara lebih akurat, cepat, dan otomatis.

Ratusan ribu pebisnis di Indonesia bahkan telah menggunakan Accurate Online untuk membantunya mencapai kesuksesan finansial. Oleh karena itu, tunggu apa lagi?

Jika Anda tertarik mencoba Accurate Online, silahkan klik tautan gambar di bawah ini dan nikmati secara gratis selama 30 hari.

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia