Mengenal Transaksi Digital, Manfaat, Jenis, Contohnya

oleh | Jan 24, 2023

source envato.

Mengenal Transaksi Digital, Jenis dan Manfaatnya untuk Bisnis

Saat ini, lini kehidupan manusia tidak bisa dilepaskan dari penggunaan teknologi.

Penggunaan teknologi di era yang modern seperti ini sudah merata, dari mulai penyidikan hingga kebudayaan.

Perkembangan teknologi pun telus mengalami ini juga mengubah gaya hidup manusia menjadi serba digital, salah satunya adalah transaksi digital

Sebelumnya, orang yang ingin membeli pulsa harus terlebih dahulu mengunjungi gerai pulsa, tapi sekarang orang-orang bisa membelinya di marketplace atau e-wallet yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja melalui smartphone.

Lantas, apa itu transaksi digital? Apa saja manfaatnya untuk kegiatan bisnis? Dapatkan jawabannya dengan membaca artikel tentang transaksi digital di bawah ini hingga selesai.

Apa itu Transaksi Digital?

Sejak pandemi Covid-19, transaksi digital semakin banyak digunakan oleh masyarakat. Mereka sudah terbiasa dalam menggunakan transaksi digital, khususnya pada bisnis online.

Perubahan kebiasaan yang terjadi pada masyarakat dalam melakukan pembayaran secara digital ini karena didasarkan pada inovasi, kemudahan, keamanan, layanan pelanggan, dan juga kenyamanan pengguna.

Dikutip dari laman Investopedia, transaksi digital atau digital transaction adalah suatu jenis pembayaran non tunai atau cashless yang dilakukan secara virtual melalui website atau aplikasi di smartphone atau perangkat lain.

Saat ini, jenis transaksi ini semakin disukai banyak orang karena keamanan yang diberikan dan sudah dilindungi oleh lembaga keuangan resmi di Indonesia.

Sebagian besar masyarakat menggunakan dompet digital atau e-wallet ini untuk melakukan transaksi.

Beberapa e-wallet yang terkenal di Indonesia antara lain adalah Gopay, Shopeepay, Dana, OVO, Jenius, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Aplikasi Dompet Digital: Fungsi, Fitur, Contohnya

Manfaat Transaksi Digital untuk Bisnis

Berikut ini adalah beberapa keuntungan transaksi digital yang akan dirasakan oleh bisnis maupun pengguna perorangan:

1. Praktis

Kegiatan transaksi bisa dilakukan dengan hanya membawa kartu atau smartphone, tidak perlu lagi membawa uang tunai.

Terlebih lagi bila memang harus menggunakan nominal transaksi yang besar.

2. Aman

Karena sudah tidak lagi harus membawa uang tunai, maka keamanan dari risiko pencurian pun kecil.

Transaksi yang dilakukan secara digital juga telah diawasi oleh lembaga keuangan negara.

3. Hemat Waktu

Transaksi yang dilakukan secara digital mampu menghemat waktu dalam menghitung jumlah uang yang harus dibayar.

Penerima pembayaran atau bisnis juga tidak lagi harus dipusingkan dalam mencari uang receh kembalian.

4. Fleksibel

Dengan menggunakan transaksi digital, maka Anda bisa melakukan kegiatan transaksi dimana saja dan kapan saja Anda perlukan.

Transaksi digital akan selalu sedia selama 24 jam tanpa hari libur.

5. Banyak Promo Menarik

Harus kita akui bahwa transaksi yang dilakukan secara digital memang sangat menggiurkan dan terdapat banyak sekali promo yang diberikan.

Contohnya seperti bisa membeli makanan lewat pesan antar yang lebih murah bila menggunakan e-wallet.

Ditambah lagi biasanya juga terdapat program cashback untuk para penggunanya.

Baca juga: Mengenal E-Wallet: Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Kelebihan

Jenis-jenis Transaksi Digital

contoh transaksi digital

ilustrasi transaksi digital. source envato

Dengan masifnya perkembangan teknologi, berbagai jenis transaksi digital telah muncul, memberikan kemudahan, keamanan, dan kecepatan yang tak tertandingi.

Berikut adalah contoh transaksi digital yang populer digunakan di Indonesia:

1. E-wallet

E-wallet layanan dompet digital elektronik yang berguna untuk menyimpan data dan instrumen dari pembayaran.

Dengan menggunakan e-wallet, Anda bisa menyimpan uang untuk melakukan berbagai transaksi keuangan, baik itu secara online ataupun offline.

Akhir-akhir ini, dompet digital atau e-wallet banyak digunakan oleh masyarakat untuk keperluan membayar pulsa, listrik, tagihan PDAM, hingga tiket perjalanan.

Selain itu, e-wallet juga digunakan oleh perusahaan e-commerce untuk menjalankan bisnisnya.

Bentuk pembayaran non tunai ini bisa dilakukan tanpa harus melakukan kontak fisik.

2. E-money

Dilansir dari laman investopedia, e-money adalah uang yang tersimpan di dalam sistem perbankan dalam bentuk elektronik yang bisa digunakan untuk kegiatan transaksi elektronik.

E-money dalam bentuk kartu akan diterbitkan oleh tempat nasabah menyimpan uangnya.

Beberapa contoh e-money yang ada saat ini adalah BRI BRIZZI, BCA Flazz, BNI Tapcash, BTN Blink, Mandiri e-money, dan masih banyak lagi.

E-money bisa digunakan untuk membayar parkir kendaraan, jalan tol berbelanja, atau bisa juga digunakan untuk membayar transportasi komuter.

Dengan menggunakan e-money, maka kegiatan transaksi digital bisa dilakukan secara praktis karena tidak perlu membawa uang dengan jumlah yang banyak, tingkat keamanannya juga lebih tinggi.

Berdasarkan pernyataan Bank Indonesia yang dikutip dari laman Katadata, jumlah transaksi uang elektronik yang terjadi sepanjang tahun 2021 mencapai 786,35 triliun rupiah.

Nilai tersebut mengalami peningkat 281,39 triliun rupiah atau sebesar 55,73% daripada tahun sebelumnya yang hanya 504,96 triliun rupiah.

3. Mobile Banking

MBanking atau mobile banking adalah layanan bank yang digunakan untuk nasabah agar bisa melakukan transaksi online melalui smartphone.

Setiap pengguna sudah tidak lagi harus ke ATM untuk melakukan transaksi seperti transfer, memeriksa saldo, membayar tagihan, atau mengisi dompet digitalnya.

Beberapa contoh Mbanking yang banyak digunakan oleh masyarakat saat ini adalah BCA Mobile, Livin’ by Mandiri, BRImo, BNI Mobile Banking, dan lain sebagainya.

4. QRIS

Bank Indonesia menjelaskan bahwa QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard adalah gabungan dari beragam jenis QR yang berasal dari berbagai PJSP atau Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran dengan memanfaatkan QR Code.

QRIS dibuat oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar kegiatan transaksi dengan R Code bisa dilakukan secara aman, cepat, dan juga mudah.

Baca juga: 4 Kekurangan Dompet Digital yang Harus Diperhatikan

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang transaksi digital dan manfaatnya untuk bisnis.

Untuk Anda yang tertarik menyediakan layanan transaksi digital dalam bisnis Anda, maka Anda harus selalu mencatat transaksi tersebut serta membuat laporan keuangan yang tepat.

Kabar baiknya, Anda tidak perlu lagi melakukannya secara manual, karena Accurate Online akan melakukan kegiatan tersebut secara #lebihbaik untuk Anda.

Dengan menggunakan Accurate Online, maka seluruh kegiatan transaksi pun akan tercatat secara otomatis dan Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan.

Selain itu, Accurate Online software akuntansi dan bisnis ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur bisnis lainnya yang akan membantu Anda dalam mengelola dan mengembangkan bisnis secara menyeluruh.

Jadi tunggu apa lagi? Ayo coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

ekonomikeuanganbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Ibnu
Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia

Artikel Terkait