Faktor Permintaan: Ini 6 Hal yang Mempengaruhinya

Kegiatan ekonomi akan selalu erat kaitannya dengan permintaan dan penawaran. Saat ada permintaan, pasti akan selalu diiringi dengan penawaran. Namun, ada beberapa hal yang bisa mempengaruhi faktor permintaan.

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan fokus membahas tentang faktor permintaan dalam kegiatan ekonomi. Apa saja? Mari simak artikel tentang faktor permintaan di bawah ini hingga selesai.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan

1. Pendapatan

Faktor pertama yang akan mempengaruhi faktor permintaan adalah pendapatan. Semakin tinggi pendapatan konsumen, maka daya belinya juga akan semakin tinggi, pun begitu juga sebaliknya. Tingkat permintaan barang jasa pun sangat tergantung pada pendapatan konsumen.

Walaupun begitu, dampak perubahan pendapatan pada permintaan juga sangat tergantung pada jenis produknya. Bila produk yang ditawarkan adalah produk primer dan berkualitas baik, maka tingkat pendapatan yang didapat oleh penjual akan bisa meningkatkan permintaan.

Pendapatan mempunyai hubungan yang erat dengan angkatan kerja. Itu artinya, semakin banyak lapangan kerja, maka semakin banyak juga pekerja yang bisa mendapatkan pendapatan tetap. Pendapatan yang diterima oleh mereka akan secara otomatis mampu meningkatkan daya beli.

2. Harga

Harga mempunyai dampak yang kuat dalam mempengaruhi faktor permintaan. Dalam kurva permintaan, perubahan harga akan bisa membuat pergerakan di sepanjang kurva. Saat ada harga barang atau jasa yang meningkat, maka akan selalu ada penurunan permintaan. Karena itu, harga mempunyai dampak yang besar pada faktor permintaan barang dan jasa.

Namun, harga akan selalu dipengaruhi dengan tingkat inflasi, sehingga akan berdampak besar pada pengeluaran konsumen untuk barang dan jasa. Untuk itu, indeks harga produsen dan konsumen dapat dijadikan sebagai indikator utama ekonomi.

Tingginya tingkat inflasi akan bisa mengikis daya beli, sehingga akan kecil kemungkinan konsumen untuk mempunyai pendapatan yang lebih untuk bisa dibelanjakan untuk bisa menutupi pengeluaran dasarnya.

3. Suku Bunga

Suku bunga akan sangat berkaitan dengan harga produk yang dijual secara kredit. Semakin tinggi suku bunga yang diberikan pada pelanggan atas pembelian kredit, maka harga barang secara menyeluruh pun akan semakin mahal. Sederhananya, barang yang dibeli secara kredit akan jauh lebih mahal daripada harga barang yang dibeli secara tunai.

Baca juga: Permintaan Absolut: Pengertian dan Faktor yang Mempengaruhinya

4. Harga Barang Substitusi dan Komplementer

Saat ada barang substitusi yang mengalami peningkatan harga, maka akan menyebabkan tingkat permintaan komoditas semakin mahal, begitu juga sebaliknya.

Hal yang sama pun terjadi pada barang pelengkap atau barang komplementer. Umumnya, barang komplementer akan cenderung mempunyai nilai yang kurang saat dikonsumsi atau digunakan sendiri. Tapi jika digabungkan dengan layanan atau barang lain, maka akan bisa meningkat nilai barang tersebut secara menyeluruh.

5. Jumlah Konsumen

Faktor permintaan selanjutnya adalah jumlah konsumen, semakin banyak populasi dalam suatu wilayah, maka peluang pasarnya pun semakin besar. Itu artinya, tingkat permintaan barang atau jasanya pun akan semakin tinggi. Jangkauan pasar yang semakin meluas akan bisa meningkatkan jumlah permintaan.

Populasi yang berkembang pesat memang memberikan dampak yang negatif, khususnya dalam hal peningkatan kesejahteraan. Karena, jumlah populasi yang semakin banyak akan mampu meningkatkan kepadatan penduduk, persaingan lapangan kerja, dan rawan terjadi gesekan sosial dari adanya tindakan kriminalitas.

Tapi dari segi ekonomi, peningkatan jumlah populasi mampu memberikan peluang adanya pasar baru dengan jangkauan yang lebih luas. Semakin banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi menandakan akan semakin banyaknya jumlah permintaan akan suatu produk.

Tentunya hal tersebut menciptakan adanya persaingan pada produsen untuk bisa merebut pasar dengan cara menciptakan barang yang diperlukan dan diterima oleh pasar. Jadi, jumlah konsumen yang banyak akan membuat tingkat permintaan semakin tinggi.

6. Selera dan Preferensi Konsumen

Sebagian besar konsumen akan lebih tertarik untuk membeli produk yang sedang tren. Di indonesia sendiri pernah terjadi tren tanaman hias, burung, hingga batu akik, yang sangat diincar oleh banyak konsumen. Walaupun harganya meningkat dengan sangat tidak masuk aka.

Saat suatu barang sedang trend digunakan oleh orang yang berpengaruh, maka akan memicu adanya gelombang permintaan yang tinggi atas barang tersebut. Untuk itu, jangan heran bila banyak produsen yang memanfaatkan tingkat ketenaran dari tokoh tertentu agar bisa meningkatkan penjualan produknya.

Tentu tujuannya adalah agar bisa meningkatkan permintaan, sehingga tingkat penjualannya pun bisa ikut meningkat. Tapi jika konsumen tidak mempunyai selera ataupun preferensi pada produk yang ditawarkan, maka tingkat permintaan produk pun nantinya akan menurun.

Baca juga: Demand Curve: Pengertian, Fungsi dan Faktor yang Mempengaruhinya

Penutup

Demikianlah enam faktor permintaan yang terjadi di pasar. Jadi, keenam faktor permintaan tersebut adalah pendapatan, harga, suku bunga, harga barang substitusi dan komplementer, jumlah konsumen serta selera dan preferensi konsumen.

Jika Anda adalah salah seorang pebisnis, maka Anda harus bisa memahami faktor permintaan di atas dengan baik agar Anda bisa membaca dan menggunakan kesempatan yang ada karena faktor permintaan yang terjadi di pasar.

Selain itu, Anda juga harus mencatat setiap kegiatan transaksi yang sudah terjadi secara tepat agar nantinya mampu menghasilkan laporan keuangan yang akurat.

Namun, saat ini Anda sudah tidak perlu pusing-pusing lagi dalam membuatnya. Karena, saat ini sudah ada software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Dengan menggunakan Accurate Online, maka Anda akan mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat. Sehingga, Anda bisa lebih fokus dalam menjalankan bisnis.

Selain itu, Accurate Online juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur dan modul luar biasa yang akan membuat operasional bisnis Anda bergerak lebih efisien.

Penasaran? Segara klik banner di bawah ini untuk mencoba Accurate Online selama 30 hari, gratis!

ibnu

Lulusan S1 Ekonomi dan Keuangan yang menyukai dunia penulisan serta senang membagikan berbagai ilmunya tentang ekonomi, keuangan, investasi, dan perpajakan di Indonesia