Mengenal Investasi Deposito dan Cara Memulainya

Pada dasarnya, investasi deposito sama seperti menabung di bank, tapi di dalamnya terdapat jangka waktu tertentu. Bila Anda tertarik untuk melakukan salah satu instrumen investasi ini, maka Anda harus mengetahui caranya terlebih dahulu.

Nah, pada kesempatan kali ini kami sudah merangkum berbagai hal yang harus Anda ketahui tentang investasi deposito dan cara memulainya.

Apa itu Investasi Deposito?

Berdasarkan laman Wikipedia, investasi deposito adalah menempatkan sejumlah uang di bank dalam kurun waktu tertentu agar bisa memperoleh keuntungan. Selama jangka waktu tersebut, uang yang Anda tabungkan di bank tidak bisa diambil agar nilai keuntungannya bisa maksimal.

Untuk melakukan investasi deposit, Anda harus mempertimbangkan suku bunga acuan dan jangka waktunya. Jangka waktu dari deposito pun sangat beragam, umumnya dari mulai 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, sampai satu tahun.

Umumnya, semakin lama jangka waktu deposito, semakin besar pula bunga yang akan Anda dapatkan. Berikut ini adalah contoh perhitungannya:

Mengenal Investasi Deposito dan Cara Memulainya

Tapi, perlu Anda garis bawahi bahwa suku bunga pertahun tersebut memiliki sifat dinamis, bisa naik dan juga turun. Walaupun demikian, keuntungan deposito akan lebih besar dan menjanjikan daripada hanya menabung biasa di bank.

Baca juga: HMETD: Pengertian, Tujuan Pemberlakuan, dan Dampaknya Bagi Investor

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Deposito

Setiap instrumen investasi memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri, termasuk investasi deposito. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari jenis investasi ini:

1. Kelebihan Deposito

Instrumen investasi ini tidak memiliki biaya administrasi tabungan bank pada umumnya. Bunganya pun lebih tinggi dari bunga tabungan biasa. Bunga tersebut bisa dijadikan sebagai pendapatan pasif untuk para investor pemula.

Investasi deposito juga menawarkan keuntungan dengan risiko yang lebih rendah karena nilainya yang tidak terpengaruh oleh pergerakan saham, seperti saham.

Jenis investasi ini juga telah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS, sehingga jika bank mengalami kebangkrutan atau krisis moneter, maka uang deposito akan dijamin oleh LPS sampai dengan 2 miliar rupiah.

2. Kekurangan Deposito

Jika Anda mencari investasi yang mampu memberikan keuntungan besar, maka deposito bukanlah jawabannya. Pasalnya keuntungan yang ditawarkan oleh deposito lebih kecil bila dibandingkan dengan saham.

Bunga deposito pun masih akan dikenai pajak penghasilan sebesar 20. Keuntungan ataupun nilai deposito ini akan tergerus inflasi. Terdapat juga biaya pinalti bila mencairkan deposito sebelum jangka waktu tempo yang sudah dijanjikan.

Baca juga: Apa Itu Deposito On Call? Ini Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan Penggunaannya

Jenis Investasi Deposito

Deposito adalah produk bank yang ditawarkan dalam beberapa jenis. Salah satu tips dalam melakukan investasi deposito adalah memilih jenis yang sesuai dengan tujuan keuangan, preferensi dan kondisi finansial Anda. Nah, berikut ini adalah beberapa jenis investasi deposito yang sering ditawarkan oleh pihak bank:

1. Berjangka

Deposito berjangka adalah jenis deposito yang paling umum, yaitu menyimpan sejumlah uang di bank dalam kurun waktu tertentu. Penarikan investasi berjangka ini hanya bisa dilakukan ketika jangka waktunya sudah tiba. Deposito berjangka bisa diterbitkan atas nama perorangan atau atas nama perusahaan.

2. On-call

Jenis deposito on call adalah jenis deposito yang jangka waktunya lebih pendek diantara jenis deposito lainnya. Jangka waktunya dimulai dari 7 hari hingga 30 hari saja. Tapi, Anda harus menyetorkan uang dalam jumlah yang besar di awal.

3. Sertifikat Deposito

Jenis deposito ini sifatnya berbentuk sertifikat dan tidak bisa mengacu pada nama perorangan atau lembaga tertentu. Sertifikat deposito bisa diperjualbelikan pada pihak lain atau dipindahtangankan.

Jangka waktu dari investasi sertifikat deposito adalah 3 bulan sampai 12 bulan. Sementara itu, pencairan bunganya bisa dilakukan di muka atau bisa setiap bulan ataupun setiap kali tiba waktu jatuh tempo.

Baca juga: Apa itu Analisis Kelayakan Investasi? Ini Metode yang Digunakan di Dalamnya!

Lantas, Bagaimana Cara Memulainya?

Agar bisa memperoleh keuntungan yang maksimal, Anda bisa mengikuti cara investasi deposito ini.

Pertama, pilihlah bank yang telah memiliki reputasi baik dalam mengelola investasi deposito atau produk lainnya. Perhatikanlah bunga yang mereka tawarkan pada investasi deposito. Perlu Anda ketahui bahwa bunga deposito maksimal yang dijamin oleh LPS adalah 6,5%. Jika ada bank yang menawarkan bunga melebihi angka tersebut, Anda harus waspada.

Lalu, bandingkanlah suku bunga deposito di beberapa bank. Akan lebih baik lagi bila Anda mencari bank dengan suku bunga deposito yang tinggi agar bisa memaksimalkan keuntungan. Tapi, Anda harus memerhatikan lagi suku bunga maksimal yang bisa dijamin oleh LPS.

Terakhir, pilihlah jangka waktu deposito, entah itu 3, 6 atau 12 bulan. Anda juga bisa memilih deposito dengan jangka waktu lebih dari satu tahun agar bisa memaksimalkan keuntungan. Selain itu, hitunglah keuntungan yang akan Anda peroleh dengan suku bunga dan juga jangka waktu deposito. Berikut ini adalah contohnya:

Mengenal Investasi Deposito dan Cara Memulainya

Baca juga: Apa Itu Deposito Mudharabah? Ini Pengertian, Cara Perhitungan, dan Kelebihan Kekurangannya

Penutup

Demikianlah pengertian dan cara investasi deposito untuk para pemula. Untuk Anda yang tertarik untuk melakukan investasi deposito, Anda bisa mempertimbangkan bunga dan waktu jatuh tempo bank guna memaksimalkan keuntungan.

Namun, jangan lupa untuk terus mengelola keuangan Anda dengan baik. Kegiatan ini tidak hanya harus dilakukan oleh investor atau individu, para pemilik bisnis pun harus melakukannya secara tepat.

Nah, agar lebih mudah dalam mengelola keuangan, #lebihbaik Anda gunakan Accurate Online saja.

Kenapa? Karena Accurate Online adalah aplikasi akuntansi dan bisnis yang telah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis dan mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan yang akan membantu Anda dalam mengelola keuangan dan membuat keputusan bisnis yang tepat.

Jadi tunggu apa lagi? Ayo coba dan gunakan Accurate Online sekarang juga selama 30 hari gratis melalui tautan gambar di bawah ini.

accurate.id footer image blog akuntansi

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

0 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!