Memahami Fungsi dan Cara Kerja Kode SWIFT dalam Transaksi Keuangan

Beberapa dari Anda mungkin pernah diminta memasukkan kode tertentu ketika akan melakukan transfer ke rekening bank di luar negeri. Kode yang dimaksud kemungkinan besar adalah kode SWIFT yang merupakan kode standar yang menjadi identitas sebuah bank atau lembaga sehingga proses transfer antar negara dapat terjadi.

Kode ini dikeluarkan oleh Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT) yang membantu bank atau lembaga keuangan di dunia untuk dapat mengirimkan informasi dan instruksi secara cepat dan aman.

Untuk memahami lebih lanjut, simak terus artikel berikut ini yang akan menerangkan mengenai apa itu kode SWIFT, beserta fungsi, cara kerja, dan daftar SWIFT code bank di Indonesia.

Apa Itu Kode SWIFT?

Mengutip dari laman Western Union, kode SWIFT adalah kode format standar yang terdiri dari 8-11 karakter yang mengidentifikasi bank dan lembaga keuangan di seluruh dunia. Kode ini sering juga disebut sebagai nomor SWIFT yang memfasilitasi transfer uang antar bank dan pembayaran kabel internasional serta SEPA.

Penciptaan kode SWIFT sendiri ditujukan untuk menyiasati kerumitan yang terjadi di dalam pertukaran informasi perbankan di seluruh dunia. Namun uniknya, kode yang digunakan untuk Bank Identification Code (BIC) ini juga dapat menunjukkan siapa dan di mana lokasi bank tersebut berada, sehingga bisa dibilang bahwa kode ini hampir mirip seperti kode telepon atau kode pos.

Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT) berpusat di Belgia dan memiliki kantor cabang yang hanya tersebar di beberapa negara saja, umumnya di negara yang menjadi pusat kegiatan transaksi keuangan global. Pada prosesnya, SWIFT akan memberikan sejumlah kode yang kemudian menjadi identitas dari sebuah bank atau lembaga sekuritas yang menjadi anggotanya.

Ketika bank bergabung dengan SWIFT, mereka akan mendapat banyak kemudahan karena aktivitas transaksi keuangan di bank tersebut dapat berjalan dengan lebih efisien. SWIFT code pun akan meminimalisir resiko operasional, mengurangi jumlah biaya, serta menjadi standarisasi dan optimasi aktivitas transaksi keuangan.

Pada intinya, SWIFT code adalah kode yang menawarkan keamanan untuk transaksi keuangan melalui bank atau lembaga keuangan lainnya. SWIFT selaku lembaga keuangan bertindak sebagai pembawa pesan dan informasi yang dibutuhkan dalam transaksi keuangan yang dilakukan, di mana berbagai informasi dan data tersebut akan dijamin keamanan dan kerahasiaannya.

Baca Juga: 10 Jenis Alat Pembayaran Internasional dan Faktor Adanya Perdagangan Internasional

Fungsi Kode SWIFT

Fungsi utama dari SWIFT code adalah untuk melakukan transaksi keuangan online secara internasional. Jadi, ketika Anda ingin mengirim atau menerima uang dari luar negeri, baik melalui transfer maupun kartu kredit, Anda memerlukan kode ini untuk verifikasi. Apabila tidak menggunakan SWIFT code, maka transaksi akan gagal.

Letak kode ini selalu berada di depan nomor rekening bank, yakni Kode SWIFT + nomor rekening tujuan. Misalnya, SWIFT code yang terdiri dari 11 karakter yang tersusun atas 4 karakter pertama adalah kode bank, 2 karakter berikutnya adalah kode negara, 2 karakter berikutnya lagi adalah kode lokasi bank, dan 3 karakter terakhir adalah kode cabang yang biasanya bersifat opsional.

Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa SWIFT code berfungsi sebagai identitas bank yang membedakannya dengan bank lain. Hal ini sangat membantu para pelaku bisnis dan mereka yang membutuhkan layanan perbankan dalam proses transaksi keuangan yang lebih cepat, efisien, dan aman.

Baca Juga: Digital Banking: Pengertian, Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya

Cara Kerjanya

Sebagai contoh, Anda adalah nasabah Bank A yang tinggal di Jakarta. Anda ingin mengirim sejumlah uang kepada saudara yang berada di Singapura dan memiliki rekening Bank OCBC di Malaysia. Hal yang harus Anda lakukan adalah pergi ke kantor cabang Bank A terdekat dengan membawa nomor rekening saudara Anda beserta kode SWIFT Bank OCBC Malaysia.

Bank A akan mengirim pesan instruksi transfer ke Bank OCBC Malaysia melalui sistem jaringan SWIFT. Bank OCBC Malaysia akan menerima pesan SWIFT tersebut dan akan memproses settlement serta mendebit kiriman uang tersebut ke rekening saudara Anda.

Dalam hal ini, perlu diingat bahwa SWIFT code adalah kode jaringan komunikasi yang hanya menghubungkan transaksi antar bank secara internasional. Sehingga, SWIFT code tidak emmiliki sekuritas atau dana apa pun serta tidak memiliki obligasi untuk mengelola rekening nasabah.

Baca Juga: Virtual Account adalah Metode Pembayaran yang Praktis, Ini Penjelasannya!

Daftar Kode SWIFT Bank di Indonesia

Setiap bank memiliki SWIFT Code yang berbeda-beda. Berikut ini daftar SWIFT Code untuk bank-bank di Indonesia.

  1. Bank ABN AMRO: ABNAIDJA
  2. Bank Haga: HAGAIDJA
  3. Bank Artha Graha: ARTGIDJA
  4. Bank Bangkok: BKKBIDJA
  5. Bank Bumiputera Indonesia: BUMIIDJA
  6. Bank Bumi Arta Indonesia: BBAIIDJA
  7. Bank Buana Indonesia: BBIJIDJA
  8. Bank Bukopin: BBUKIDJA
  9. Bank BNP Paribas Indonesia: BNPAIDJA
  10. Bank Central Asia (BCA): CENAIDJA
  11. Bank Chinatrust Indonesia: CTCBIDJA
  12. Bank CIC International (sebelumnya Bank Century Intervest Corp): CICTIDJA
  13. Bank of China, Jakarta Branch: BKCHIDJA
  14. Bank Commonwealth: BICNIDJA
  15. Bank Danamon: BDINIDJA
  16. Bank Deutsche AG: DEUTIDJA
  17. Bank DBS Indonesia: DBSBIDJA
  18. Bank Ekspor Indonesia: BEXIIDJA
  19. Bank Ekonomi Raharja: EKONIDJA
  20. Bank Finconesia: FINBIDJA
  21. Bank HSBC : HSBCIDJA
  22. Bank Indonesia: INDOIDJA
  23. Bank Internasional Indonesia (BII): IBBKIDJA
  24. Bank Kesawan: AWANIDJA
  25. Bank Lippo : LIPBIDJA
  26. Bank Mandiri: BMRIIDJA
  27. Bank Maybank Indocorp: MBBEIDJA
  28. Bank Mega: MEGAIDJA
  29. Bank Mizuho Indonesia: MHCCIDJA
  30. Bank NISP: NISPIDJA
  31. Bank Niaga: BNIAIDJA
  32. Bank Negara Indonesia (BNI): BNINIDJA
  33. Bank OCBC Indonesia: OCBCIDJA
  34. Bank Permata: BBBAIDJA
  35. Bank Pan Indonesia: PINBIDJA
  36. Bank Rabobank International Indonesia: RABOIDJA
  37. Bank Resona Perdania: BPIAIDJA
  38. Bank Rakyat Indonesia (BRI): BRINIDJA
  39. Bank Sumitomo Mitsui Indonesia: SUNIIDJA
  40. Bank Swadesi: SWBAIDJA
  41. Bank Syariah Mandiri: BSMDIDJA
  42. Bank Tabungan Negara (BTN): BTANIDJA
  43. Bank UFJ Indonesia (sebelumnya Bank Sanwa Indonesia): SAINIDJA
  44. Bank UOB Indonesia: UOBBIDJA
  45. Bank Woori Indonesia: HVBKIDJA

Baca Juga: QRIS adalah Teknologi Pembayaran dari Bank Indonesia, Ini Penjelasannya!

Penutup

Keberadaan kode SWIFT memungkinkan kita untuk bisa melakukan transaksi perbankan secara internasional. Di mana kita dapat mentransfer ataupun menerima transfer dari bank di negara lain dengan mudah, cepat, dan aman selama kita mengetahui dengan tepat SWIFT code bank yang dituju.

Adapun ketika Anda melakukan transaksi keuangan, seperti transfer, jangan lupa untuk mencatatnya ke dalam pembukuan keuangan. Alih-alih menggunakan metode manual, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dari Accurate Online yang dapat terintegrasi langsung ke akun rekening sehingga proses pengelolaan dan pencatatan akan lebih cepat, akurat, dan otomatis.

Accurate Online pun menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis. Di mana di dalamnya, tersedia pula beragam fitur, seperti kepengurusan pajak, pembelian, penjualan, hingga buku besar. Tentunya, semua fitur ini dapat digunakan dengan mudah dan bisa diakses secara fleksibel.

Jika Anda tertarik untuk menggunakannya, silahkan klik banner di bawah ini dan nikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari.