Mengetahui Lebih Jauh Tentang Biaya Tenaga Kerja Langsung Dalam Bisnis

Pada bisnis terutama proses produksi, pasti ditemukan biaya yang terkait di dalamnya. Dari salah satu itu termasuk ada yang bernama biaya tenaga kerja langsung dan buruh. Ingin tahu tentang biaya kerja langsung atau direct labor cost dalam bisnis? Simak uraian selengkapnya berikut ini.

Pengertian Biaya Tenaga Kerja Langsung

Berdasarkan laman Wikipedia, biaya tenaga kerja langsung atau direct labor cost adalah sejumlah anggaran yang punya keterkaitan dengan pembuatan sebuah produk. Sebelumnya mungkin masih ada yang belum seberapa paham tentang apa itu biaya untuk tenaga kerja langsung. Tenaga kerja langsung dapat diartikan sebagai semua manusia yang terlibat dalam proses produksi.

Direct labor cost juga dapat diartikan sebagai sejumlah upah atau gaji yang diberikan pada karyawan. Di mana para karyawan tersebut terlibat secara langsung dalam proses produksi. Dalam kasus ini biaya tersebut dapat ditelusuri dari kegiatan pengolahan bahan hingga menjadi sebuah barang jadi.

Contoh dari direct labor cost meliputi upah serta gaji operator mesin dan lainnya. Dalam beberapa bisnis bahkan pengeluaran ini jumlahnya lebih dari upah yang dibayarkan pada karyawan.

Hal ini karena komponen gaji dan upah karyawan bukan hanya gaji pokok saja. Mencakup juga sejumlah tunjangan lain. Mulai dari asuransi kesehatan dan jiwa, asuransi kompensasi, tunjangan kontribusi pensiun, serta sejumlah pajak gaji karyawan.

Baca juga: Letter Of Credit : Pengertian, Fungsi, Jenis Dan Contohnya Pada Bisnis

Tentang Anggaran Biaya Tenaga Kerja

Perusahaan perlu melakukan perencanaan tenaga kerja. Hal ini akan menjadi dasar menetapkan anggaran berapa besarnya biaya tenaga kerja ini. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan perencanaan tenaga kerja :

  • Pencarian atau penarikan tenaga kerja
  • Kebutuhan tenaga kerja
  • Pelatihan bagi tenaga kerja baru
  • Besarnya gaji dan upah yang harus diterima pekerja
  • Evaluasi serta spesifikasi pekerjaan yang akan dilakukan tenaga kerja
  • Pengawasan tenaga kerja

Mengapa harus menghitung anggaran direct labor cost? Anggaran tersebut akan dipakai sebagai dasar perhitungan besarnya direct cost labor per unit. Data tersebut nantinya akan dipakai untuk menentukan harga pokok produksi per unit. Selain itu, anggaran tersebut juga dipakai untuk menentukan besarnya biaya overhead dan bahan baku pabrik.

Besarnya anggaran untuk direct labor cost setahun sangat tergantung dengan berapa anggaran jam kerja dan tarif per jam kerja langsung. Selain itu anggaran direct labor cost juga merupakan sebuah anggaran yang menjelaskan secara terperinci tentang upah. Terutama upah yang dibayarkan pada tenaga kerja langsung selama periode mendatang.

Baca juga: Pengertian Pph Pasal 23, Jenis, Tarif, dan Cara Penghitungannya

Manfaat Menyusun Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung

Biaya tenaga kerja ini perlu dibuatkan anggaran karena memang cukup penting. Ada beberapa manfaat penyusunan anggaran direct labor cost. Jika masih kurang jelas, simak beberapa manfaatnya berikut ini :

1. Penggunaan Tenaga Kerja Lebih Efisien Karena Rencana yang Matang

Perusahaan pasti tidak mau sampai merugi. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya perhitungan penetapan biaya tenaga kerja. Apalagi tenaga kerja ini merupakan salah satu yang terpenting dalam proses produksi. Dengan terlebih dahulu menetapkan kisaran direct labor cost, perusahaan setidaknya akan minim merugi.

2. Pengeluaran Biaya Tenaga Kerja Lebih Efisien

Karena sebelumnya sudah dihitung dan diestimasikan dengan benar, maka pengeluaran perusahaan untuk biaya ini pasti tepat. Perhitungan estimasi biaya tenaga kerja yang tidak tepat, bisa jadi penyebab perusahaan merugi. Hal ini karena biaya untuk tenaga kerja. Terutama tenaga kerja langsung bisa dibilang tidak sedikit.

3. Harga Pokok Produksi Bisa Dihitung Secara Cepat

Perhitungan anggaran akan mempengaruhi biaya lain. Seperti biaya overhead dan bahan baku. Ketiga komponen ini lah yang menjadi dasar perhitungan harga pokok produksi. Harga pokok produksi yang cepat dihitung, maka perusahaan setidaknya bisa mengestimasi besarnya harga jual produk yang tepat.

4. Dapat Dipakai Sebagai Alat Pengawasan

Anggaran direct labor cost juga dapat dipakai sebagai alat pengawasan. Karena biaya sudah diperkirakan, perusahaan akan berusaha untuk memenuhi target yang sudah ditentukan sesuai anggaran yang dibuat. Maka setidaknya hal ini dapat menimalisir adanya resiko. Misalnya produk tidak mencapai target yang malah akan merugikan perusahaan.

Anggaran tersebut meliputi beberapa hal. Mulai dari perencanaan jumlah waktu yang diperlukan oleh tenaga kerja langsung, untuk menyelesaikan barang produksi. Selain itu terkait juga tentang tarif upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja langsung. Keduanya disesuaikan dengan jenis produk yang dihasilkan.

Baca juga: Melakukan Penghitungan Pendapatan Nasional dengan Rumus yang Tepat

Perhitungan Biaya Tenaga Kerja Langsung

Sebelum melakukan perhitungan, langkah pertama adalah mengetahui terlebih dahulu dasar satuan utama untuk menghitungnya. Pada umumnya satuan yang sering digunakan adalah dengan menggunakan satuan jam buruh langsung (DHL). Selain itu perlu diketahui juga soal beberapa komponen direct labor cost yaitu meliputi

  • Besarnya jumlah barang yang diproduksi
  • Berapa besarnya jam buruh langsung yang dibutuhkan untuk mengerjakan barang per unit
  • Besarnya tingkat upah rata-rata per jam buruh langsung
  • Apa jenis barang yang dihasilkan oleh perusahaan.
  • Berapa lama waktu produksi barang (bukan atau kuartal)

Paling sederhana dan sering digunakan untuk perhitungan biaya buruh langsung adalah dengan mengalikan total jam kerja dengan tingkat upah. Tentu sesuai dengan periode yang bersangkutan sehingga menghasilkan rumus DHL=Total Jam Kerja x Tingkat Upah Tenaga Kerja. Yang harus diingat adalah tidak semuanya masuk dalam biaya tenaga kerja langsung.

Sebut saja gaji dan upah mandor serta satpam. Secara umum, pihak seperti mereka ini tidak ikut dalam proses produksi. Oleh karena itu, pihak-pihak tersebut tentu saja tidak masuk dalam komponen ini.

Baca juga: Struktur Biaya: Pengertian Lengkap, Contoh dan Fungsinya

Penutup

Itu tadi sekilas tentang biaya tenaga kerja langsung, termasuk tentang pengertiannya secara lengkap, manfaat jika menyusunnya, serta bagaimana cara menghitungnya. Hal ini tentu bisa menjadi bahan referensi bagi yang belum seberapa paham tentang istilah tersebut.

Nah, untuk memudahkan Anda dalam menghitung biaya tenaga kerja langsung, akan #lebihbaik bila Anda menggunakan Accurate Online. Karena dengan menggunakan aplikasi ini, Anda bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara instan.

Aplikasi ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai jenis fitur bisnis luar biasa yang saling terintegrasi dan akan memudahkan Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan proses perpajakan, dan masih banyak lagi.

Accurate Online adalah software akuntansi terbaik di Indonesia dan sudah berbasis cloud serta telah meraih Top Brand Award sejak tahun 2016 hingga saat ini masih menjadi software terbaik.

Tertarik menggunakan Accurate Online? Tenang, Anda bisa mencobanya secara gratis selama 30 hari dengan klik tautan gambar di bawah ini.

anggimo

Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.