Mengenal Perbedaan Risiko Sistematis dan Risiko Sistemik, serta Cara Tepat Mengatasinya

oleh | Mar 7, 2023

source envato.

Mengenal Perbedaan Risiko Sistematis dan Risiko Sistemik, serta Cara Tepat Mengatasinya

Perlu Anda ketahui bahwa risiko sistematis dan risiko sistemik adalah kedua istilah yang berkaitan dengan ancaman yang bisa menyebabkan terjadinya keruntuhan suatu industri ataupun perekonomian.

Walaupun memang keduanya terdengar mirip, namun maknanya sangatlah berbeda.

Untuk Anda yang ingin mengetahui perbedaan risiko sistematis dan risiko sistemik, Anda bisa membaca artikel di bawah ini hingga selesai, karena kami sudah merangkumnya untuk Anda.

Apa itu Risiko Sistematis dan Sistemik?

accurate.id Risiko Sistematis dan Risiko Sistemik-2

  • Risiko Sistematis

Dilansir dari laman Investopedia, risiko sistematis pun dikenal sebagai risiko yang tidak bisa di-diversifikasi, volatilitas pasar, serta risiko pasar.

Istilah yang satu ini merujuk pada pasar secara menyeluruh dan mendefinisikan ancaman yang jika terjadi kerusakan, maka bisa diselesaikan dengan melakukan diversifikasi portofolio ataupun kepemilikan.

Umumnya, risiko sistematis ini terjadi karena adanya periode kelemahan ekonomi, resesi, perang, kenaikan atau stagnasi pada nilai suku bunga, kenaikan harga pada komoditas, fluktuasi mata uang, dan lain sebagainya. Walaupun tidak bisa diatasi dengan menggunakan strategi alokasi aset yang berbeda, namun risiko ini tetap bisa dikelola.

  • Risiko Sistemik

Menurut laman CFA Institute, risiko sistemik adalah sebuah kerusakan atau runtuhnya semua sistem, bukan hanya yang terdapat pada bagian tertentu.

Dalam dunia keuangan, risiko sistemik adalah risiko kegagalan dalam sektor finansial yang diakibatkan oleh hubungan komponen sistem tersebut yang bisa menimbulkan kemerosotan ekonomi.

Risiko sistemik ini juga bisa digunakan saat suatu industri, perusahaan, ataupun institusi finansial mengalami keruntuhan karena kondisi perekonomiannya.

Umumnya, krisis ini terjadi karena para investor atau penyedia modal lain mengalami kehilangan kepercayaan pada para pengguna moda, seperti bank, peminjam, dan pihak lainnya.

Baca juga: Pengertian Ekonomi Kreatif dan Contoh Usaha di bidang Kreatif

Contoh Kasus

accurate.id Risiko Sistematis dan Risiko Sistemik-3

  • Contoh Risiko Sistemik

Risiko sistemik ini bisa dipelajari dengan mudah dari bangkrutnya perusahaan besar Lehman Brother Holdings Inc. pada tahun 2008 lalu.

Lehman Brother Holdings Inc. adalah perusahaan jasa keuangan global, sehingga saat bisnisnya tidak bisa dilanjutkan, maka bisa memberikan dampak yang besar dalam sistem finansial dan ekonomi dunia. Perusahaan ini menjadi perusahaan yang besar dan memiliki peran yang penting dalam ekonomi.

Untuk itu, jatuhnya bisnis ini bisa menimbulkan efek domino yang bisa menyebabkan risiko besar dalam sistem keuangan global.

  • Contoh Risiko Sistematis

Kondisi nyata yang bisa menggambarkan risiko sistematis adalah resesi besar yang pernah terjadi pada akhir tahun 2000-an lalu. Di tahun 2008 lalu, dunia investasi pun merasakan dampak resesi ini.

Nilai investasi bisa berubah secara drastis dari perekonomian ini dan terjadi perubahan perilaku pada berbagai kelas aset yang berbeda.

Akibat dari adanya resesi besar ini, sekuritas pun memiliki risiko dijual dalam jumlah yang besar, sedangkan aset yang lebih sederhana mengalami peningkatan nilai.

Baca juga: Pengertian Ekonomi Manajerial, Cakupan, Fungsi dan Tujuannya

Lalu, Bagaimana Cara Mengatasi Kedua Risiko Tersebut?

accurate.id Risiko Sistematis dan Risiko Sistemik-4

  • Cara Mengatasi Risiko Sistematis

Risiko sistematis ini akan sangat sulit untuk dielakan. Agar bisa mengatasi risiko sistematis ini, maka perusahaan harus bisa mendeteksi risiko sedini mungkin dan juga menyusun strategi mitigasi secara tepat agar risiko efek negatif yang terlalu besar bisa ditekan dengan baik.

Tapi, strategi yang berbeda pun harus dilakukan oleh investor yang juga mungkin mengalami risiko sistematis. Untuk investor, diversifikasi bisa dilakukan, seperti pada instrumen investasi yang memang berbeda atau pada industri bisnis yang berbeda.

Sehingga, kemungkinan industri lainnya tidak akan mengalami kerugian sebesar kerugian yang sebesar industri lain yang sedang mengalami kerugian besar.

  • Cara Mengatasi Risiko Sistemik

Suatu penelitian yang dilakukan oleh Bank for International Settlements melaporkan bahwa risiko sistemik ini cukup sulit untuk dihadapi. Bila risiko ini ingin dimitagi, maka diperlukan regulasi yang baik, alat pencegahan risiko finansial yang lebih berorientasi pada makro, kebijakan makro ekonomi yang lebih baik, serta koordinasi dengan pihak internasional secara lebih teratur.

Baca juga: Risiko Keuangan: Pengertian dan Cara Mengelolanya

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang perbedaan risiko sistematis dan risiko sistemik. Keduanya menjadi risiko yang harus sebisa mungkin diminimalisir agar nantinya tidak terjadi kerugian dalam hal ekonomi.

Selain risiko risiko sistematis dan risiko sistemik, risiko lainnya yang harus dihadapi oleh pebisnis adalah risiko dalam kesalahan membuat laporan keuangan. Tapi, cara ini bisa diatasi dengan mudah dengan menggunakan software akuntansi dan bisnis dari Accurate Online.

Kenapa? Karena aplikasi ini terbukti #lebihbaik dalam mencatat dan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan, seperti laporan laba rugi, laporan neraca, laporan perubahan modal, dan laporan lainnya.

Aplikasi ini juga telah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis di Indonesia dan sudah berhasil meraih penghargaan TOP Brand Award dari tahun 2016 hingga tahun ini.

Seluruh fitur yang tersedia di dalam Accurate Online pun sudah saling terintegrasi dengan baik, sehingga akan sangat memudahkan Anda dalam mengelola penjualan dan pembelian, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan urusan perpajakan, dan masih banyak lagi.

Seluruh fitur tersebut bisa Anda nikmati dimana saja dan kapan saja Anda butuhkan secara real-time. Bahkan Anda bisa mengaksesnya di komputer, laptop, tablet, sampai smartphone.

Lebih menariknya lagi, semua kelebihan dan fitur luar biasa dari Accurate Online ini bisa Anda nikmati dengan mengeluarkan biaya investasi yang sangat terjangkau, yakni sekitar 200 ribuan saja perbulannya.

Bahkan, Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis dengan mendaftarkan bisnis Anda pada tautan gambar di bawah ini.

ekonomikeuanganbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Natalia
Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.

Artikel Terkait