SKBDN: Surat Penting Di Dalam Bisnis, Ini Mekanismenya!

Pada dasarnya, SKBDN adalah Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri yang umumnya digunakan untuk perdagangan dalam negeri yang melibatkan valuta asing, seperti halnya uang kartal.

SKBDN ini akan melibatkan bank pembayar, bank pembuka, dan pihak penjual serta pembeli sebagai pihak ketiga. Mekanisme kerja dari SKBDN adalah melibatkan payback period dari bank dan pihak ketiga dalam melakukan kegiatan transaksi perdagangan.

SKBDN pun sangat cocok untuk digunakan dalam perdagangan dalam negeri demi menghindari risiko keuangan. Tapi apa sebenarnya SKBDN itu? Apa fungsinya? Bagaimana mekanisme cara kerja dari SKBDN? Dapatkan jawabannya dengan membaca artikel tentang SKBDN di bawah ini hingga selesai.

Pengertian SKBDN?

Dalam kegiatan perdagangan luar negeri, kita sudah mengenal istilah yang disebut dengan LC atau Letter of Credit yang sangat berguna untuk seluruh dunia dalam melakukan perdagangan dengan memanfaatkan valas atau valuta asing. Nah, penerapan dan mekanisme kerja dari surat ini sama seperti LC.

Perbedaannya hanya berada di wilayah pabean dan jenis valuta yang digunakan dalam bertransaksi.

Sederhananya, SKBDN adalah letter of credit yang digunakan di dalam negeri dengan menggunakan mata uang rupiah. SKBDN adalah semua janji tertulis yang didasari pada setiap permintaan tertulis dari pihak pemohon atau applicant yang mengikat bank pembuka atau issuing bank.

Dalam hal ini, bank pembuka adalah bank yang nantinya akan mengeluarkan surat ini berdasarkan permohonan tertulis dari pihak applicant.

Baca juga: Historical Cost Adalah: Pengertian dan Perbedaannya dengan Fair Value

Fungsi SKBDN

Pada dasarnya, fungsi dari SKBDN adalah agar mengikat bank pembuka dalam melakukan berbagai kewajibannya yang berhubungan dengan transaksi perdagangan dengan pihak ketiga.

Selain itu, beberapa fungsi dari SKBDN adalah sebagai berikut:

  • Memberikan kuasa pada bank lain agar bisa melakukan pembayaran pada penerima atau pembuat aksep dan pembayar wesel yang ditarik oleh pihak penerima.
  • Memberikan kuasa pada bank lain agar melakukan kegiatan negosiasi wesel yang ditarik pihak penerima karena adanya penyerahan dokumen selama kondisi dan persyaratan SKBDN bisa dipenuhi dengan baik.

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa kita ketahui bahwa bank akan bertindak sebagai lembaga perantara yang akan mengikatkan dirinya di dalam perjanjian SKBDN guna melakukan berbagai kewajibannya yang berkaitan dengan transaksi perdagangan pihak ketiga.

Dalam hal ini, bank pembuka mempunyai kewajiban dalam mengaksep, membayar, ataupun memberikan kuasa pada bank lain agar bisa mengaksep ataupun melakukan negosiasi wesel.

Baca juga: Risiko Keuangan: Pengertian dan Cara Mengelolanya

Mekanisme Cara Kerja SKBDN

Mekanisme cara kerja dari surat ini dimulai dari terjadinya kontrak pembelian ataupun penjualan barang antar pihak pembeli dan penjual dengan syarat menggunakan SKBDN.

Setelah itu, maka pembeli akan membuka surat ini di bank pembuka atau issuing bank sesuai dengan nominal kontrak. Bank pembuka akan memberikan informasi pada bank pembayar bahwasanya SKBDN atas nama pihak pemohon atau applicant sudah dibuka.

Lalu, nantinya bank pembayar akan meneruskan hal tersebut pada penjual bahwa SKBDN sudah resmi dimuka. Lalu, pihak penjual akan mengirim barang yang sudah dijanjikan melalui perusahaan pengangkutan.

Bukti penerimaannya akan menginformasikan pada pihak bank dan pihak pembeli, sedangkan bukti penerbit akan menginformasikan pada pihak bank pembayar, yang di dalamnya menyatakan bahwa barang sudah diterima dan sesuai dengan perjanjian yang tercantum di dalam surat ini.

Setelahnya, maka bank pembayar akan meneruskan hal tersebut pada pihak penjual dan akan terjadi negosiasi dengan pihak pembayar. Selanjutnya, pihak penjual harus menandatangani wesel yang dikeluarkan oleh bank pembayar agar kemudian diserahkan pada pihak bank SKBDN agar bisa segera dipenuhi.

Dalam hal ini, nantinya bank pembayar akan membebankan pada pihak applicant agar memenuhi berbagai setoran jaminan. Setelahnya, bank penerbit pun akan memberikan konfirmasi bahwa semua dana SKBDN sudah efektif agar selanjutnya pihak bank pembayar bisa langsung melakukan pembayaran pada pihak penjual.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Discounted Cash Flow dan Contohnya

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang SKBDN, lengkap dengan pengertian dan mekanismenya. Nah, bila Anda ingin melakukan transaksi dengan SKBDN untuk meningkatkan profit bisnis, jangan lupa juga untuk menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Kenapa? Karena Accurate Online adalah aplikasi berbasis cloud yang sudah dipercaya oleh lebih dari 377 ribu pebisnis di Indonesia, baik itu pebisnis berskala kecil seperti UMKM, hingga pebisnis di perusahaan besar.

Accurate pun sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam dunia software akuntansi, bahkan sudah berhasil meraih penghargaan TOP Brand Awards dari tahun 2016 hingga 2022.

Accurate Online akan membantu meningkatkan efisiensi bisnis Anda lewat berbagai fitur dan modul luar biasa yang ada di dalamnya, seperti fitur persediaan, penjualan, pembelian, manufaktur, perpajakan, cost and profit center, dan masih banyak lagi.

Accurate Online pun akan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis, cepat dan akurat. sehingga Anda bisa lebih nyaman dan fokus dalam mengembangkan bisnis lewat strategi pemasaran yang efektif.

Seluruh kelebihan dan fitur yang lengkap dari Accurate Online ini bisa Anda nikmati dengan biaya investasi terjangkau, yaitu sebesar 200 ribuan saja perbulannya. Tentu Anda tidak akan bisa menemukan biaya investasi yang lebih terjangkau dari Accurate Online untuk fitur dan kelebihan besar di atas.

Masih kurang yakin dengan Accurate Online? Tenang, Anda bisa mencoba semua fitur dan kelebihan dari Accurate Online terlebih dahulu selama 30 hari gratis hanya dengan klik banner menarik yang ada di bawah ini.