Translator Adalah Salah Satu Profesi Pilihan Dengan Gaji Lumayan, Ini Penjelasannya!

Pada dasarnya, translator adalah salah satu profesi yang bisa Anda jadikan pilihan bila Anda memang mempunyai kemampuan dalam menggunakan dua bahasa ataupun lebih. Profesi yang ada pada bidang penerjemahan ini pun dibilang sangat menjanjikan dan akan selalu diperlukan.

Bahkan, profesi translator ini menjadi salah satu bentuk profesi yang banyak diincar oleh para lulusan akademi atau perkuliahan bahasa asing.

Nah, bila Anda penasaran dan tertarik dengan profesi yang satu ini, maka kami akan menjelaskannya secara mendalam khusus untuk Anda pada artikel di bawah ini.

Apa Itu Translator?

Bagi orang awam, translator adalah suatu profesi yang memiliki tugas dalam menerjemahkan teks yang berasal dari bahasa asing. Kenyataannya, translator tidak hanya sekedar menerjemahkan kata secara harfiah saja.

Berdasarkan laman resmi Career Explorer, dijelaskan bahwa translator adalah suatu profesi yang memiliki tugas dalam mengubah kata secara tertulis ke dalam bahasa yang lain, mulai dari teks budaya yang terkenal, sampai beragam dokumen penting lainnya.

Dalam mengerjakan tugasnya, seorang translator harus memahami konteks dari hal yang ingin dirinya terjemahkan. Terdapat beberapa cara untuk memahami konteks tersebut, mulai dari melakukan riset di internet, hingga membaca buku-buku penting lainnya.

Selain itu, para translator pun bisa memanfaatkan bantuan dari berbagai sumber, seperti ensiklopedia, kamus, program penunjang, buku tata bahasa, hingga sumber daya penunjang lain.

Dilansir dari laman The Balance Careers, umumnya para translator akan bekerja dari rumah agar bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Tapi, seorang translator pun sebenarnya bisa bekerja dari kantor sama seperti karyawan lain. Contohnya, seorang translator yang bekerja dalam sebuah perusahaan penerbitan yang bertugas dalam menerjemahkan komik atau buku yang di dalamnya menggunakan bahasa asing.

Baca juga: Kerja Kantoran: Plus-Minus Hingga Tipe Pekerja yang Sering Ditemui

Tanggung Jawab Pekerjaan

Sebagian besar orang masih keliru mengartikan bahwa interpreter dan translator adalah dua pekerjaan yang sama.

Sebenarnya, perbedaan mereka terletak pada tanggung jawab pekerjaannya masing-masing. Seorang translator tugas utamanya adalah menerjemahkan teks secara tertulis, sedangkan interpreter lebih menerjemahkan bahasa secara ucapan.

Bersumber dari laman Target Jobs dan Betterteam,tugas dan tanggung jawab dari seorang translator adalah sebagai berikut:

  1. Membuat terjemahan kata yang tepat dan akurat
  2. Mengedit dan menulis hasil terjemahan agar lebih mudah untuk dipahami.
  3. Mempersiapkan teks ringkasan yang sudah berhasil diterjemahkan.
  4. Menghadiri brainstorming dengan tim terkait agar bisa mempersiapkan proses penerjemahan.
  5. Memanfaatkan software tertentu agar bisa mengunggah konten,
  6. Melakukan pemeriksaan pada hasil terjemahan, mulai dari konteks hingga ejaan yang tepat.
  7. Melakukan konsultasi dengan profesional yang sudah ahli dalam bidang tertentu bila diperlukan untuk proses penerjemahan.
  8. Melakukan diskusi dengan para editor agar bisa memastikan bahwa terjemahan sudah sesuai dengan makna sebenarnya.

Baca juga: Data Science Adalah Profesi yang Makin Dibutuhkan Perusahaan, Ini Perannya!

Kemampuan yang Dibutuhkan

Translator adalah jenis pekerjaan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi, karena di dalamnya tidak hanya mengandalkan kemampuan bahasa asing saja. Seorang translator pun harus mempunyai kemampuan menulis dan bercerita yang mumpuni.

Selain itu, terdapat kemampuan lain yang diperlukan untuk menjadi seorang translator, yaitu:

1. Pemahaman Membaca yang Baik

Kemampuan pertama yang harus dimiliki oleh seorang translator adalah pemahaman membaca yang baik. Kenapa? Karena tanpa adanya kemampuan ini, mereka akan kesulitan dalam menerjemahkan kata atau kalimat bahasa asing.

Seorang translator tentu harus melakukan proses membaca dengan seksama sebelum mulai menerjemahkan. Hal itu dilakukan agar mereka bisa paham dengan konteks kalimat dan bisa menerjemahkannya secara akurat.

Tanpa adanya kemampuan membaca yang baik, mereka akan kesulitan dalam menerjemahkan dan hasil terjemahannya akan menjadi tidak akurat.

2. Menulis

Kemampuan menulis ini tidak hanya diperlukan oleh copywriter atau content writer saja. Karena, translator adalah profesi yang juga sangat memerlukan kemampuan menulis.

Setelah berhasil membaca dan memahami teks dari bahasa asing, seorang translator wajib menuliskannya dalam bahasa yang ingin diterjemahkan.

Jadi, seorang translator biasanya akan bekerja dengan program pengolah kata dalam menulis bahasa hasil terjemahannya. Tanpa adanya kemampuan ini, hasil terjemahan akan menjadi sulit dibaca, bahkan sulit dipahami oleh orang lain.

3. Memahami Budaya

Seperti yang sudah dijelaskan secara singkat sebelumnya, ketika menerjemahkan tidak boleh dilakukan secara harfiah saja, dan harus mengerti betul tentang konteksnya.

Oleh karena itu, memahami budaya lain adalah kemampuan yang sangat penting untuk dimiliki agar berbagai hal yang diterjemahkan tidak salah.

Terdapat berbagai cara untuk bisa memahami budaya ini, mulai dari membaca buku, melakukan riset di internet, ensiklopedia, dan sebagainya.

Baca juga: Cara Membuat CV yang Menarik dan Mudah Dibuat Agar Dipanggil HRD

Lalu, Apa Bedanya Interpreter dan Translator?

Pada dasarnya, interpreter dan translator adalah dua jenis pekerjaan yang sama, yakni menerjemahkan bahasa yang satu ke bahasa lainnya.

Berdasarkan laman The Balance Careers, seorang interpreter dan translator harus sudah mempunyai sertifikasi yang jelas dan beberapa kemampuan dasar.

Beberapa kemampuan yang dimaksud tersebut adalah kemampuan membaca, berkomunikasi, menulis, mendengarkan dan kebudayaan.

1. Translator

Jika Anda pernah membaca buku yang ditulis oleh penulis favorit Anda, seperti buku dari J.K Rowling yang berbahasa Indonesia, maka buku tersebut adalah hasil terjemahan seorang translator.

Tugas utama dari seorang translator adalah menerjemahkan bahasa yang satu ke bahasa yang lainnya, atau bahasa sumber ke bahasa target, secara tertulis atau kontekstual.

Terdapat berbagai faktor yang mampu mempengaruhi hasil terjemahan dari bahasa sumber ke bahasa target. Beberapa faktor tersebut adalah pemilihan kata yang tepat, tata bahasa dan kebudayaan dari kedua bahasa, serta padanan kata.

Seorang translator tidak boleh hanya menerjemahkan kata secara harfiah, tapi juga harus menerjemahkannya dari sisi konteksnya.

Untuk itu, seorang translator harus mengerti betul tentang konteks yang sedang dibicarakan dalam suatu teks dan mencari terjemahan kata yang sepadan. Tentunya hal ini cukup sulit, terlebih lagi bila Anda harus menerjemahkan suatu teks sastra.

Contoh sederhananya, ada pepatah dalam bahasa Inggris seperti “the grass is always greener on the other side of the fence”. Anda tidak bisa menerjemahkan kalimat tersebut menjadi “rumput selalu lebih hijau di sisi lain pagar”. Terjemahan kata yang paling sebadan adalah “rumput tetangga lebih hijau daripada rumput sendiri”.

Seorang translator mempunyai sumber daya yang tidak terbatas dan harus selalu bisa menyelesaikan tanggung jawabnya sesuai dengan deadline yang sudah ditentukan sebelumnya. Beberapa sumber daya yang bisa digunakan antara lain adalah ensiklopedia agar bisa memahami berbagai topik tertentu, kamus, tesaurus agar bisa mencari padanan kata, dan sumber lainnya.

2. Interpreter

Bila seorang translator bisa menggunakan kamus dan memanfaatkan berbagai jenis sumber daya untuk menerjemahkan teks, maka akan beda ceritanya dengan interpreter.

Mereka harus bisa menerjemahkan dan menyampaikan pokok pesan tanpa harus terperinci sampai pada tata bahasanya. Walaupun begitu, tingkat kesulitannya sangat tinggi.

Kenapa? Karena seorang interpreter harus menerjemahkan langsung secara lisan di tempat tanpa dengan menggunakan kamus atau sumber daya apapun. Profesi ini harus bisa diselesaikan secara real-time.

Umumnya, para interpreter ini diperlukan agar bisa menjadi jembatan bagi kedua belah pihak yang menggunakan bahasa ibu yang berbeda. Salah satu contoh besarnya adalah yang biasanya digunakan dalam sidang umum PBB.

Berdasarkan laman resmi Clear Word Translations, terdapat enam bahasa resmi di dalam sidang umum PBB, yakni bahasa Prancis, Inggris, Mandarin, Spanyol, Arab, dan Rusia.

Untuk perwakilan negara yang tidak menggunakan enam bahasa resmi tersebut, maka pihak PBB memberikan izin untuk memiliki interpreter yang mampu menerjemahkan bahasa asal ke bahasa resmi tersebut.

Terdapat beberapa persyaratan untuk menjadi seorang interpreter di PBB, seperti mempunyai pemahaman tentang HAM, Ekonomi, berbagai isu politik, dan lain sebagainya.

Contoh sederhana ini mengindikasikan bahwa penguasaan topik adalah salah satu elemen penting yang harus dimiliki oleh seorang interpreter.

Baca juga: Cari Muka dalam Dunia Kerja, Ini Ciri Cari Muka Karyawan Pada Atasan

Penutup

Demikianlah penjelasan lengkap dari kami tentang translator. Untuk Anda yang ingin menjadi seorang translator, maka Anda harus memahami dan memenuhi berbagai kemampuan serta kriteria yang sudah kami jelaskan di atas.

Sedangkan bila Anda sedang mencari seorang translator atau interpreter untuk bekerja di perusahaan Anda, maka Anda harus bisa memerhatikan persyaratan tersebut. Tujuannya adalah agar Anda bisa memiliki sumber daya yang baik dan bisa mencapai tujuan perusahaan secara pasti.

Namun, ada hal lain yang harus Anda perhatikan dalam mencapai tujuan perusahaan, yakni mengelola keuangan dan membuat laporannya secara tepat dan akurat. Hal tersebut hanya bisa Anda dapatkan dengan menggunakan software akuntansi.

Kenapa? Karena mengelola keuangan dan membuat laporan keuangan secara manual hanya akan membuang banyak waktu dan rentan terjadi kesalahan.

Nah, rekomendasi software akuntansi dan bisnis yang sudah digunakan oleh lebih dari 370 ribu pebisnis di Indonesia adalah Accurate Online.

Selain mampu menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan laporan bisnis secara otomatis serta akurat, Accurate Online juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang mampu membuat operasional bisnis bergerak lebih efisien.

Lebih menariknya lagi, software berbasis cloud yang aman ini bisa Anda nikmati dengan biaya investasi terjangkau, yakni Rp 200 ribuan saja perbulan.

Tapi, Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis dengan hanya klik tautan gambar di bawah ini.accurate1

elvina

Penulis yang berasal dari lulusan jurnalistik yang tertarik dengan gaya hidup perkantoran dan dunia kerja. Di blog Accurate Online, Vina juga sering membuat berbagai konten artikel yang bermanfaat untuk pebisnis dan karyawan di Indonesia.