Bootcamp: Langkah Awal Berkarir di Bidang IT Tanpa Kuliah

Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital dalam 15 tahun ke depan. Kabar baik tentunya bagi para peminat karir di bidang IT. Bootcamp kemudian hadir sebagai alternatif bangku perkuliahan bagi mereka yang ingin memulai karir di bidang teknologi secara cepat.

Bagaimana bisa? Apa sebenernya yang dimaksud dengan bootcamp? Bagaimana ia bisa menjanjikan suatu hal yang besar?

Artikel berikut ini akan menjawab semua pertanyaan terkait bootcamp, mulai dari definisinya, perbedaannya dengan program perkuliahan, jenis-jenisnya, hingga manfaat yang bisa diberikannya.

Apa Itu Bootcamp?

Bootcamp merupakan program pelatihan intensif yang materinya berkaitan dengan industri bidang keahlian tertentu. Materi yang ditawarkan umumnya seputar bidang teknologi. Dimana tujuan akhirnya ialah mencetak orang-orang yang siap bekerja di bidang tersebut, mulai dari software engineer, developer, dan banyak posisi lainnya.

Sebagian orang juga menyebut program pelatihan ini dengan istilah coding bootcamp. Dimana coding menjadi salah satu materi yang melekat pada kebanyakan program pelatihan. Beberapa materi pembelajaran ini juga sering dibahas pada sebagian besar program pelatihan. DI antaranya adalah:

  • Web development
  • Mobile app development
  • Cybersecurity
  • Software engineering
  • Bahasa pemograman, seperti Java, Ruby, Phyton, SQL, dan lain-lain

Seiring berjalannya waktu, bidang pelatihan intensif ini menjadi makin luas. Berbagai materi program pelatihan bermunculan, mulai dari digital marketing, data science, hingga product design.

Baca juga: Pengertian Workshop dan Perbedaannya dengan Training dan Seminar

Perbedaan Bootcamp dengan Program Perkuliahan

Baik bootcamp maupun perkuliahan, keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni melatih seseorang untuk memiliki kemampuan dan keterampilan. Hanya saja, di antara keduanya terdapat tiga perbedaan mendasar. Apa sajakah perbedaan itu?

  • Durasi Program. Sebagian besar program pelatihan berlangsung selama 3-6 bulan atau kurang lebih 15 minggu. Jauh berbeda dengan perkuliahan yang membutuhkan waktu 4-5 tahun.
  • Materi Program. Karena durasi yang singkat, materi yang dipelajari di program pelatihan tidak sebanyak yang didapatkan di perkuliahan. Akan tetapi, materi yang disampaikan sangat padat dan berfokus.
  • Biaya Program. Peserta pelatihan tidak perlu membayar sebanyak yang dibayarkan untuk program perkuliahan. Beberapa pelatihan bahkan menawarkan program income share agreement (ISA), yang memungkinkan peserta untuk membayar sebagian biaya di awal muka dan sisanya pada saat pelatihan berakhir.

Baca juga: On The Job Training: Ini Pengertian dan Manfaatnya

Jenis-Jenis Bootcamp

Jenis program pelatihan yang tersedia saat ini cukup beragam. Dimana jenis pelatihannya dibagi dalam dua kategori besar berdasarkan format pembelajaran dan komitmen jadwal.

1. Berdasarkan Format Pembelajaran

Ada tiga tipe program yang dibagi berdasarkan jadwal, yakni offline, online, dan self-paced.

Pada pelatihan offline, program diadakan secara tatap muka atau langsung. Jadi, peserta perlu menghadiri kelas sesuai dengan jadwal dan lokasi yang ditentukan.

Berbanding terbalik dengan pelatihan offline, pelatihan online dijalankan secara virtual dan tidak mengharuskan peserta untuk datang ke lokasi tertentu. Program ini cocok bagi Anda yang membutuhkan fleksibilitas lokasi belajar, serta tidak terlalu menyukai pelatihan tatap muka.

Self-paced atau program mandiri memungkinkan peserta untuk bisa mempelajari suatu ketermapilan berdasarkan kemauan sendiri. Artinya, peserta dapat menetapkan waktu dan jadwal sendiri.

2. Berdasarkan Komitmen Jadwal

Jenis program pelatihan yang dilihat dari skema komitmennya adalah part-time dan full-time.

Bagi Anda yang memiliki jadwal kuliah atau pekerjaan yang tetap, Anda bisa memilih program part-time. Program ini umumnya dilaksanakan pada malam hari dan berlangsung sekitar 34 minggu.

Lain halnya dengan program pelatihan full-time. Program ini biasanya selesai dengan durasi waktu kurang lebih 5 minggu dengan kurikulum yang padat.

Baca juga: 9 Ide Pelatihan Penjualan untuk Menginspirasi Tim Penjualan Anda

Manfaat Bootcamp

Meski berdurasi singkat, bootcamp menawarkan banyak manfaat yang bisa didapat.. Berikut di antaranya beberapa manfaat tersebut.

1. Belajar Banyak dalam Waktu Singkat

Meski hanya memakan waktu selama 3 – 6 bulan, Anda tetap bisa mendapatkan materi yang hampir setara dan tidak kalah penting seperti materi yang ada di bangku kuliah. Pasalnya, dalam setiap program pelatihan, ada ahli yang mengatur kurikulum untuk para peserta.

Kurikulum inilah yang membedakan pelatihan dengan pembelajaran secara autodidak. Dimana peserta mendapatkan panduan belajar yang lebih jelas dan lengkap. Begitu pun materi yang lebih padat dan berfokus sehingga Anda siap untuk terjun langsung ke dunia kerja.

Dengan jumlah peserta sekitar 15 – 20 orang, kelas pelatihan juga lebih kondusif sehingga materi pelatihan bisa tersampaikan dengan baik serta jelas.

2. Peluang Karir yang Lebih Besar

Melalui pelatihan, Anda akan ditempa dan dibekali dengan sejumlah keterampilan yang memudahkan Anda masuk ke dunia kerja. Hal ini karena materi yang diajarkan telah dipersiapkan sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Umumnya pun terdapat hiring partner yang dapat merekrut Anda sewaktu-waktu setelah menyelesaikan program secara penuh.

Pelatihan juga menawarkan Anda kesempatan untuk bertemu dengan orang baru. Dimana orang baru berarti kesempatan baru untuk berjejaring. Lewat mereka, Anda bisa mengasah skill berkomunikasi, bekerja sama, dan berkolaborasi.

Baca juga: Pengertian Hard Skill, Contoh, dan Fungsinya bagi Pengembangan Bisnis

Penutup

Perkembangan teknologi mengantarkan transformasi digital yang dituntut mampu beradaptasi dengan cepat. Keterampilan di bidang teknologi digital menjadi salah satu yang paling dibutuhkan dalam jumlah besar. Tak ayal, semakin banyak peminat yang ingin berkarir di bidang tersebut.

Perkuliahan menjadi salah satu jawaban bagi mereka yang ingin memperdalam bidang keilmuan. Tak lain halnya dengan bootcamp, ia hadir dengan menawarkan sejumlah program pembelajaran dengan materi yang tak kalah penting dengan dunia perkuliahan, yang bisa dipelajari dalam waktu singkat.

Transformasi digital juga mengarahkan kita pada sistem pengelolaan keuangan yang lebih modern. Dimana hal tersebut lebih dibutuhkan di masa sekarang yang segala sesuatunya bergerak secara cepat.

Accurate Online merupakan software keuangan dan bisnis yang menawarkan metode pengelolaan keuangan yang lebih cepat, akurat, dan otomatis. Lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis di dalamnya juga bisa diakses di manapun dan kapanpun.

Tidakkah Anda tertarik untuk mencobanya? Silahkan klik tautan gambar di bawah ini jika Anda ingin mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari. accurate1

anggimo

Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.