Apa itu Brand Loyalty? Manfaat, Tingkatan, Contoh

oleh | Jul 5, 2024

source envato.

Pengertian Brand Loyalty, Manfaat, dan Cara Efektif Meningkatkannya

Brand loyalty adalah salah satu pencapaian paling tinggi dalam suatu brand atau perusahaan.

Istilah seperti ini memiliki makna yang erat dengan repeat purchase atau pembelian ulang dari konsumen atau pelanggan Anda.

Jadi, bila kita bandingkan dengan brand awareness dan juga brand engagement, maka brand loyalty memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam mempertahankan konsumen.

Nah, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih dalam tentang pengertian brand loyalty dan cara yang tepat untuk meningkatkannya.

Pengertian Brand Loyalty

Dilansir dari laman Marketing Tutor, brand loyalty adalah sebuah pola pikir dan perilaku konsumen yang lebih cenderung memiliki komitmen pada suatu produk / brand tertentu dan mereka terus melakukan pembelian berulang kali seiring dengan berjalannya waktu.

Bisa kita simpulkan bahwa brand loyalty adalah suatu kemampuan brand dalam menjaga konsumennya agar terus mempercayai dan melakukan pembelian pada brand tersebut.

Konsumen yang berasal dari perusahaan dengan brand loyalty tinggi akan terus bersedia melakukan pembelian dari brand tersebut.

Mereka tidak akan berpengaruh pada kenaikan harga, kenyamanan, ataupun faktor lainnya.

Bahkan konsumen ini juga akan selalu memilih brand tersebut meskipun ada perusahaan kompetitor lainnya yang dinilai oleh sebagian orang mampu mempengaruhi brand tersebut.

Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Karena di dalamnya sudah timbul rasa saling percaya yang terjalin antara pihak konsumen dan juga pihak brand.

Konsumen meyakini bahwa brand tersebut adalah brand yang paling baik dan sudah sesuai dengannya.

Tolak ukur dari brand loyalty ini tidak hanya pada peningkatan pendapatan saja. Karena, brand loyalty juga adalah tentang jumlah konsumen loyal yang lebih tinggi dari apapun.

Bahkan, dalam waktu yang bersamaan mereka juga bisa menjadi brand ambassador ataupun pihak yang memberikan kritik berguna pada suatu perusahaan.

Baca juga: Product Branding: Pengertian, Manfaat dan Strategi Branding yang Baik

Manfaat Brand Loyalty untuk Bisnis

Dengan mempunyai brand loyalty yang tinggi, itu artinya Anda mempunyai konsumen dengan kesetiaan yang sangat tinggi.

Artinya, konsumen tersebut akan selalu memilih brand Anda daripada brand lain atau kompetitor Anda. Maka dari itu penting sekali untuk memiliki brand loyalty di bisnis.

Nah, berikut ini adalah beberapa fungsi lain dari brand loyalty:

1. Mengurangi Biaya Pemasaran

Bila Anda sudah mempunyai brand loyalty yang baik, maka akan berdampak besar pada anggaran biaya strategi pemasaran yang kelak akan Anda keluarkan.

Biaya yang Anda keluarkan untuk mempertahankan pelanggan lebih murah daripada harus repot-repot mencari pelanggan baru.

Hal tersebut dikarenakan Anda sudah mempunyai data pelanggan dan mengetahui media mana saja yang efektif untuk bisa menjangkau mereka.

2. Meningkatkan Penjualan

Bila konsumen Anda sudah mempunyai loyalitas yang tinggi pada suatu brand, maka konsumen tersebut sudah hampir bisa dipastikan akan terus membeli produk ataupun jasa dari brand tersebut.

Selain itu, bila brand Anda sudah meluncurkan produk baru, daya tarik mereka untuk mencobanya akan sangat tinggi, sehingga akan meningkatkan penjualan bisnis Anda secara tidak langsung.

3. Menarik Pelanggan Baru

Bila ada pelanggan yang puas dan sudah percaya pada suatu brand, maka pelanggan tersebut hampir bisa dipastikan ingin menggunakannya secara terus-menerus.

Setelah mereka merasa puas pada suatu produk, mereka juga biasanya akan merekomendasikan produk yang digunakannya pada keluarga ataupun orang-orang terdekatnya untuk mau menggunakan produk yang sama.

Jadi, pelanggan yang loyal tersebut akan menjadi advokat bisnis brand Anda dan menarik para pelanggan baru untuk brand Anda.

Baca juga: Mengenal Brand Recognition: Peran, Tahapan, Strategi

4. Memberi Waktu untuk Merespon Ancaman Kompetitor

Brand loyalty mampu memberikan waktu dan juga kesempatan bagi Anda untuk bisa merespon ancaman dari para kompetitor atau pesaing.

Bila mereka berhasil meluncurkan produk baru, maka pelanggan setia Anda akan memberikan waktu pada perusahaan Anda untuk segera melakukan pengembangan produk saingan.

Nah, berdasarkan penjelasan lengkap terkait fungsi dari brand loyalty di atas, maka bisa kita simpulkan bahwa brand loyalty adalah salah satu kunci keberhasilan pada suatu brand.

Semakin tinggi tingkat brand loyalty pada suatu brand, maka dia akan menjadi semakin kuat dan semakin bisa bertahan lama.

Tingkatan Brand Loyalty

Loyalitas merek menggambarkan seberapa setia konsumen terhadap sebuah merek dan mencerminkan hubungan yang mereka miliki dengan produk atau layanan tersebut.

Berikut adalah tingkatan-tingkatan brand loyalty:

1. Switchers (Tidak Loyal)

Konsumen di tingkatan ini tidak memiliki loyalitas terhadap merek tertentu. Mereka cenderung membeli produk berdasarkan harga atau promosi tanpa mempertimbangkan merek.

Konsumen jenis ini mudah beralih ke merek lain yang menawarkan diskon atau insentif yang lebih menarik.

Contoh: Seorang konsumen yang selalu membeli deterjen yang sedang diskon tanpa memperhatikan merek.

2. Habitual Buyers (Pembeli Kebiasaan)

Konsumen ini membeli merek tertentu karena kebiasaan, bukan karena preferensi atau keterikatan emosional.

Mereka cenderung setia selama merek tersebut tersedia dan tidak ada gangguan signifikan seperti kenaikan harga atau perubahan produk.

Contoh: Seorang konsumen yang selalu membeli roti dari toko yang sama karena sudah terbiasa dan lokasinya dekat dengan rumah.

3. Satisfied Buyers (Pembeli Puas)

Konsumen ini puas dengan merek tertentu dan tidak mencari alternatif lain. Loyalitas mereka didasarkan pada kepuasan dengan produk atau layanan.

Mereka mungkin tidak sepenuhnya terikat emosional dengan merek, tetapi mereka merasa tidak perlu mencari merek lain.

Contoh: Seorang konsumen yang selalu membeli pasta gigi merek tertentu karena merasa produknya efektif dan berkualitas.

4. Likes the Brand (Suka Merek)

Konsumen di tingkatan ini memiliki preferensi yang kuat terhadap merek tertentu.

Mereka tidak hanya puas dengan produk atau layanan tetapi juga menyukai merek tersebut dan cenderung merekomendasikannya kepada orang lain.

Loyalitas mereka didorong oleh pengalaman positif dan hubungan emosional dengan merek.

Contoh: Seorang konsumen yang selalu membeli sepatu dari merek tertentu dan merekomendasikannya kepada teman-teman karena merasa nyaman dan menyukai desainnya.

5. Committed Buyers (Pembeli Berkomitmen)

Konsumen di tingkatan ini sangat setia dan memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan merek.

Mereka tidak hanya membeli produk secara konsisten tetapi juga terlibat aktif dengan brand, seperti mengikuti media sosial merek, menghadiri acara yang diselenggarakan oleh brand.

Mereka cenderung tetap setia meskipun ada perubahan harga atau produk.

Contoh: Seorang konsumen yang selalu membeli produk elektronik dari merek tertentu, mengikuti akun media sosial merek tersebut, dan dengan bangga menunjukkan produk merek tersebut kepada orang lain.

Cara Meningkatkan Brand Loyalty

strategi meningkatkan brand loyalty

ilustrasi brand loyalty. source envato

Dilansir dari laman Crazy Egg, terdapat beberapa hal penting yang bisa dilakukan oleh suatu perusahaan untuk meningkatkan brand loyalty nya.

Beberapa cara yang bisa dilakukan perusahaan untuk meningkatkan brand loyalty adalah sebagai berikut.

1. Meningkatkan Brand Engagement

Pada dasarnya, brand loyalty adalah tentang bagaimana Anda mampu menjangkau, menjaga, dan juga mempertahankan para pelanggan yang sebelumnya memang sudah ada.

Tapi sebelum Anda bisa mempertahankan mereka, tentunya Anda memerlukan pelanggan untuk mengenal ataupun terikat terlebih dahulu dengan brand Anda.

Lalu bagaimana caranya? Caranya adalah dengan sering memberikan update terkait produk terbaru Anda, memberikan promo, dan juga melakukan hal lainnya.

Sampaikanlah informasi dan komunikasi secara dua arah. Artinya, tidak hanya Anda saja yang memberikan informasi pada mereka.

Selain itu, Anda juga bisa membuka ruang diskusi agar mereka bisa turut terlibat di dalam percakapan tersebut.

Baca juga: Customer Engagement: Pengertian, Dampak, dan Caranya

2. Memahami Apa yang Membuat Konsumen Menjadi Loyal

Berdasarkan laman Fortune, sebanyak 42% perusahaan startup mengalami kegagalan karena target market mereka ternyata tidak sesuai dengan apa yang mereka tawarkan.

Untuk itu, Anda harus bisa menentukan dan menyesuaikannya dari awal tentang target pasar dan menyesuaikan produk Anda dengan target pasar tersebut.

Setelahnya, perhatikanlah hal apa saja yang membuat mereka lebih memilih brand Anda, entah itu dari kualitas, harga, dll.

Pastikanlah apa saja yang membuat mereka bisa loyal, lalu perhatikanlah berbagai hal tersebut.

3. Pastikan Brand Konsisten

Melanjutkan poin sebelumnya, suatu brand harus secara konsisten terhadap apa yang ditawarkannya.

Sekali para konsumen sudah menyukai brand Anda, maka itu artinya ada hal tertentu yang memang membuat mereka sangat menyukai brand pilihannya.

Tapi jika apa yang disukai oleh mereka ternyata tidak konsisten, maka kemungkinan besar dari mereka juga akan pindah ke brand lainnya.

4. Buat Logo yang Eye-Catching

Logo adalah suatu komponen yang sederhana namun mempunyai makna yang sangat dalam tentang suatu perusahaan.

Logo mencerminkan perusahaan tersebut dalam tumbuh dan berkembang.

Contoh sederhananya adalah seperti yang dikutip dari laman Inc, RedBull dan YouTube menggunakan logo yang berwarna merah yang merepresentasikan emotional, active, trust, passionate, intensity, love, dan aggressiveness.

Dengan adanya logo yang baik, maka suatu brand akan lebih mudah untuk terkenal dan dikenali oleh pelanggan.

5. Kenalkan Brand Value Anda

Setiap brand tentu mempunyai nilai atau value nya tersendiri. Selain produk, brand value juga menjadi alasan kenapa para konsumen memilih brand tersebut. Mereka meyakini bahwa perusahaan tersebut mempunyai nilai yang sama atau hampir sama dengannya.

Untuk itu, kenalkanlah brand value Anda seluas mungkin agar bisa meyakinkan konsumen bahwa brand Anda adalah pilihan yang paling baik untuk mereka.

Baca juga: Brand Value adalah: Pengertian dan Tipsnya

6. Bawa Konsumen Kembali

Pada akhirnya, brand loyalty adalah tentang konsumen yang datang kembali untuk menggunakan produk barang atau jasa dari Anda.

Oleh karenanya, Anda harus bisa memastikan mereka memilih brand Anda lagi.

Caranya ada banyak sekali, Anda bisa memberikan kartu member, promo, subscription, dll.

Hal ini akan mengikat pelanggan Anda untuk bersedia menjadi pelanggan setia dan kembali memilih produk dari brand Anda.

Contoh Brand loyalty yang Sukses

Sebenarnya, ada banyak sekali brand yang sudah dipercayai dan mempunyai brand loyalty yang sangat tinggi.

Sebagai contoh, berdasarkan laman resmi Investopedia, salah satu perusahaan dengan brand loyalty yang tinggi dan patut dicontoh oleh para perusahaan lainnya adalah perusahaan Apple.

Saat ini, Apple sudah mempunyai lebih dari 2 miliar pelanggan iPhone. Hampir setiap tahunnya, perusahaan rintisan Steve Jobs ini merilis iPhone terbaru dengan kualitas yang juga semakin baru.

Oleh karena itu, tidak heran bila semakin banyak orang yang rela mengantri panjang untuk mendapatkan Apple baru. Hal ini terjadi karena kualitas Apple sangatlah tinggi.

Berikut adalah beberapa faktor yang menunjukkan keberhasilan brand loyalty Apple:

1. Ekosistem yang Terintegrasi

Apple telah menciptakan ekosistem yang sangat terintegrasi di mana produk dan layanan mereka bekerja dengan lancar bersama.

Misalnya, iCloud, App Store, dan layanan Apple Music menyediakan nilai tambah yang membuat pengguna lebih cenderung tetap menggunakan produk Apple.

2. Kepuasan Pelanggan yang Tinggi

Apple secara konsisten mendapatkan peringkat tinggi dalam survei kepuasan pelanggan.

Produk mereka dikenal karena kualitas, desain, dan pengalaman pengguna yang unggul, yang semuanya berkontribusi pada loyalitas pelanggan yang kuat.

3. Komunitas Pengguna yang Setia

Apple memiliki komunitas pengguna yang sangat setia dan vokal.

Pengguna Apple sering kali menjadi advokat merek, merekomendasikan produk Apple kepada teman dan keluarga serta berbagi pengalaman positif mereka di media sosial dan forum.

4. Event dan Peluncuran Produk yang Dinanti

Setiap peluncuran produk baru Apple, seperti keynote di WWDC (Worldwide Developers Conference) atau acara khusus untuk memperkenalkan iPhone baru, selalu dinantikan oleh banyak orang.

Antusiasme ini menunjukkan tingkat loyalitas dan keterlibatan yang tinggi dari pelanggan.

5. Program Loyalitas dan Layanan Purna Jual

Apple menawarkan layanan purna jual yang kuat, seperti AppleCare, yang memberikan perlindungan tambahan dan dukungan teknis kepada pelanggan.

Layanan ini meningkatkan kepuasan pelanggan dan memastikan mereka tetap setia kepada merek.

Contoh kesetiaan pelanggan Apple yang sukses menunjukkan bagaimana fokus pada kualitas produk, pengalaman pengguna, dan integrasi layanan dapat menciptakan basis pelanggan yang sangat setia dan terus mendukung pertumbuhan bisnis.

Baca juga: Brand Awareness: Pengertian, Fungsi, Strategi dan Contohnya

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang brand loyalty. Jadi, bisa kita simpulkan bahwa brand loyalty adalah suatu kemampuan brand dalam menjaga konsumennya agar terus mempercayai dan melakukan pembelian pada brand tersebut.

Manfaatnya adalah mengurangi biaya pemasaran, meningkatkan penjualan, menarik pelanggan baru, dan juga memberi waktu untuk bisa merespon ancaman dari kompetitor.

Cara meningkatkan brand loyalty adalah dengan meningkatkan brand engagement, memahami apa yang membuat konsumen menjadi loyal, Memastikan konsistensi brand, membuat logo yang eye-catching, memperkenalkan brand value Anda, serta membawa konsumen kembali.

Namun, dalam proses meningkatkan brand loyalty ini, tentunya Anda memerlukan anggaran dana promosi atau iklan yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan keuangan Anda.

Namun, mengelola kesehatan keuangan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, diperlukan ketelitian dan perhitungan yang sangat tinggi.

Nah, bila Anda merasa kesulitan dalam mengelola keuangan perusahaan atau melakukan kegiatan akuntansi perusahaan, gunakanlah aplikasi akuntansi dari Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi yang dikembangkan dengan basis cloud-system yang bisa membantu Anda dalam mengelola keuangan dimana saja dan kapan saja secara tepat dan akurat.

Berbagai fitur yang lengkap dan tampilan dashboard yang sederhana pada Accurate Online pun akan semakin memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis.

Tertarik? Silahkan langsung menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari dengan klik tautan gambar di bawah ini.

marketingmanajemenbanner

Efisiensi Bisnis dengan Satu Aplikasi Praktis!

Konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan tim kami.

Jadwalkan Konsultasi

artikel-sidebar

Cinthya
Seorang wanita lulusan ilmu marketing. Di Accurate Online, wanita ini akan membagikan berbagai hal yang sudah dipelajarinya tentang strategi dan tips marketing, digital marketing, serta berbagai hal yang berkaitan di dalamnya.

Artikel Terkait