Kuantitas dan Kualitas Produk, Mana yang Paling Penting?

Dalam menjalani kegiatan sehari-hari, sebagian dari kita pasti sudah sering mendengar tentang kuantitas dan kualitas. Lalu, apa pengertian sebenarnya dari kuantitas dan kualitas? Apa beda antar keduanya? Mana yang lebih penting?

Tenang, karena kami sudah menyiapkan jawabannya pada Anda pada artikel tentang kuantitas dan kualitas di bawah ini.

Pengertian Kualitas dan Kuantitas

Sebelum kita lebih jauh mengetahui perbedaan kuantitas dan kualitas, mari kita mengenal pengertian antar keduanya terlebih dahulu.

Pengertian Kualitas

Kualitas adalah mutu atau tingkat dari bagus atau tidaknya suatu derajat akan sesuatu. Istilah ini seringkali digunakan untuk bisnis ataupun produk. Terdapat banyak sekali jenis dari kualitas, mulai dari kualitas produk, kualitas pelayanan, dan kualitas lainnya.

1. Kualitas Produk

Kualitas produk adalah kemampuan suatu produk dalam melakukan fungsinya dalam bentuk akurasi, keandalan, daya tahan, kemudahan dalam penggunaan, dan hal lainnya. Tujuan utama dari dilakukannya kualitas produk adalah agar bisa mengurangi kerusakan produk dan juga meningkatkan nilai di mata pelanggan.

Terdapat dua unsur dari kualitas, yakni kepuasan pelanggan terhadap produk yang dihasilkan, dan kebersihan produk, daya tahan dan tingkat akurasi produk yang akan dijual.

2. Kualitas Pelayanan

Kualitas pelayanan berisi tentang kepuasan para pelanggan dan keinginan untuk bisa membeli produk tersebut kembali. Kualitas pelayanan mampu memberikan banyak makna dan definisi, yang mana setiap orang bisa saja mengatakannya secara berbeda.

Terdapat dua unsur kualitas pelayanan, yakni kepuasan dalam memenuhi harapan pelanggan dan kepuasan dalam pelayanan produk, jasa, dan lingkungan yang lebih nyaman.

Baca juga: Kualitas Produk Adalah: Pengertian, Dimensi Dan Pengaruhnya Pada Konsumen

Pengertian Kuantitas

Seringkali kuantitas digunakan sebagai tolak ukur pada jumlah ataupun nilai yang bisa dihitung secara pasti. Kuantitas juga bisa berbentuk jumlah peserta, jumlah karyawan dan lain sebagainya. Terkadang, kuantitas seringkali dibandingkan dengan kualitas.

Terdapat beragam jenis kuantitas, mulai dari kuantitas kerja, kuantitas penduduk, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Kuantitas Penduduk

Kuantitas penduduk adalah hal yang berkaitan dengan jumlah penduduk. Kuantitas penduduk yang baik akan mempengaruhi kebutuhan tenaga kerja, sehingga tidak lagi memerlukan tenaga kerja dari luar negeri.

Selain itu, kuantitas produk adalah jumlah produk yang dihitung dengan berdasarkan perbedaan penduduk dan kemampuan, status hidup atau mati, berpindah tempat tinggal, dan lain sebagainya.

2. Kuantitas Kerja

Kuantitas kerja adalah jumlah tenaga kerja yang akan dilakukan dalam periode waktu tertentu. Kuantitas ini bisa dilihat dari hasil kinerja para pegawai dalam kurun waktu tertentu dan dalam menyelesaikan tugas serta tanggung jawabnya sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.

Jadi, kuantitas kerja bisa dilihat dari jumlah kerja dan pemanfaatan waktu yang digunakan selama jam kerja.

3. Kuantitas Produk

Kuantitas produk adalah jumlah produk yang dibuat, digunakan dan dikonsumsi. Kuantitas produk harus dipertimbangkan dan disesuaikan dengan jumlah permintaan yang ada. Selain itu, kuantitas produk juga tetap harus diimbangi dengan kualitas produk.

Baca juga: Biaya Kualitas: Pengertian, Komponen, dan Contohnya

Perbedaan Kualitas dan Kuantitas

Setelah kita mengetahui bersama tentang pengertian kuantitas dan kualitas, maka kita harus mengetahui perbedaan kuantitas dan kualitas. Kuantitas adalah hal yang bisa dihitung secara baik dengan bentuk tolak ukur dan juga jumlah.

Sedangkan kualitas adalah suatu hal yang tidak bisa dihitung secara pasti, sehingga tidak memiliki nilai yang pasti tentang tolak ukur.

Biasanya, kuantitas juga disebutkan tanpa adanya imbuhan apapun yang bisa mengubah makna dan posisi katanya. Sedangkan kualitas, seringkali diberi imbuhan ber dalam penyebutannya, sehingga katanya bisa lebih dalam dan bermakna.

Baca juga: Tips Meningkatkan Kualitas Layanan Pelanggan Pada Bisnis

Kualitas Diatas Kuantitas, Mana yang Lebih Penting?

Seiring dengan perkembangan bisnis, maka di dalamnya juga akan diiringi dengan peningkatan konsumen. Untuk itu, bisnis akan dipaksa untuk melakukan sejumlah investasi dalam bisnisnya.

Terdapat banyak sekali hal yang bisa Anda lakukan untuk membangun bisnis yang lebih luas. Tapi, hal apakah yang harus didahulukan dalam menjalankan investasi bisnis? jawabannya adalah ada kualitas produk.

Menjalankan investasi dalam hal kualitas diatas kuantitas akan bisa meningkatkan omset seiring dengan berjalannya waktu.

Lantas, bagaimana cara untuk memastikan bahwa bisnis mempunyai produk yang berkualitas? Berikut ini adalah jawabannya:

1. Pekerjakan Orang yang Tepat Agar Kualitas Terjaga

Merekrut atau mempekerjakan seseorang sudah sepatutnya bukan menjadi ajang perlombaan untuk sekedar mengisi kursi kosong di kantor atau sekedar bisa memperoleh bantuan yang lebih banyak dalam proses operasional.

Hal ini kemungkinan akan menguntungkan bila Anda harus mencapai target waktu dan memang diperlukan banyak bantuan yang mampu membuat proses operasional bisnis menjadi lebih cepat selesai.

Tapi, pastinya Anda ingin bersikap lebih bijaksana pada siapa yang nantinya ingin Anda pekerjaan. Mengambil waktu satu bulan lebih lama untuk memilih posisi pemimpin memang akan menunda perkembangan bisnis Anda untuk bulan itu.

Namun, dalam jangka waktu yang panjang, Anda sudah tidak perlu lagi mengkhawatirkan kualitas yang tidak baik. Untuk itu, pilihlah orang yang tepat untuk bisa memastikan kualitas yang akan tercipta bisa tetap baik.

2. Pilih Target Audiens Utama

Jika Anda sudah siap untuk membangun pemasaran yang lebih agresif, maka Anda kemungkinan akan tergoda untuk bisa memasarkannya ke semua orang, dan akan menghabiskan biaya promosi.

Anda pun akan tergoda untuk menarik lebih banyak pengikut dan lebih bersemangat untuk menciptakan lebih banyak traffic ke website.

Tapi, akan jauh lebih baik bila Anda fokus pada satu target audiens saja dan hanya memasarkan pada orang tersebut saja. walaupun jumlah audiens Anda secara menyeluruh memang akan lebih rendah, tapi relevansi audiens dan kualitas interaksi akan jauh lebih tinggi.

Selain itu, tingkat interaksi yang lebih tinggi pun akan memungkinkan Anda untuk bisa mengontrol kualitas yang diberikan pada konsumen.

3. Pilih Saluran Pemasaran Terbaik

Saat ini, ada banyak sekali channel atau saluran pemasaran di luar sana, dan Anda membutuhkan minimal beberapa dari mereka untuk bisa membangun merek atas bisnis Anda.

Namun, bila Anda hanya fokus pada kuantitas dan membuang uang Anda ke banyak saluran, maka Anda tidak akan melihat dampak yang besar bila dibandingkan dengan menyalurkan uang melalui strategi yang efektif.

Untuk itu, Anda harus lebih teliti dan melakukan riset terkait saluran pemasaran yang tepat untuk bisnis Anda. Setelah itu, Anda bisa lanjut menjalankan eksperimen agar bisa menentukan tempat terbaik untuk investasi Anda.

4. Perluas Bisnis Dengan Tujuan

Saat bisnis Anda sudah mulai mengalami perkembangan, pastinya Anda ingin menjalankan investasi di kantor baru, gudang, atau bahkan di pasar online baru.

Walaupun memang penskalaan lebih cepat mampu memberi Anda waktu yang lebih banyak untuk berkembang dan menghasilkan keuntungan, tapi ini bukanlah ajang perlombaan.

Satu lokasi toko baru yang berkualitas akan jauh lebih baik daripada tiga toko yang mempunyai performa rendah. Ide utamanya adalah memanfaatkan sebagian besar uang yang Anda belanjakan, bahkan saat Anda mempunyai lebih banyak uang untuk bisa dibuang.

Untuk itu, lakukanlah penelitian terlebih dulu dan investasikanlah uang Anda secara hari-hati agar bisa menstabilkan bisnis Anda dan meraih keuntungan dengan cepat.

Baca juga: Gugus Kendali Mutu: Pengertian, Tahapan, dan Alat yang Digunakan

Penutup

Nah, berdasarkan penjelasan diatas, bisa kita simpulkan bahwa kuantitas adalah hal yang bisa dihitung dengan baik dengan bentuk tolak ukur dan juga jumlah. Sedangkan kualitas adalah suatu hal yang tidak bisa dihitung secara pasti, sehingga tidak memiliki nilai yang pasti tentang tolak ukur.

Antara kuantitas dan kualitas ini harus Anda perhatikan keduanya untuk kemajuan dan perkembangan bisnis yang lebih baik.

Namun, akan lebih baik lagi bila Anda mulai beradaptasi dengan teknologi dan memanfaatkan software yang mampu membantu perkembangan bisnis Anda. Salah satu software yang harus Anda pertimbangkan adalah Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi dan bisnis berbasis cloud yang sudah bergerak lebih dari 20 tahun dan dipercaya oleh lebih dari 377 ribu pebisnis di Indonesia. Bahkan Accurate sudah mendapatkan TOP Brands Awards dari tahun 2016 hingga tahun 2022.

Dengan Accurate Online, Anda bisa mendapatkan laporan arus kas, laporan laba rugi, dan lebih dari 200 jenis laporan keuangan serta laporan bisnis lainnya secara otomatis dan akurat.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati fitur persediaan, perpajakan, penjualan, pembelian dan berbagai fitur luar biasa lainnya yang akan membuat bisnis Anda bergerak lebih efisien. Sehingga, Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis.

Penasaran? Ingin coba Accurate Online? silahkan klik banner di bawah ini untuk mencobanya selama 30 hari, Gratis!

anggimo

Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik.