Produksi Massal: Pengertian, Tahapan, Manfaat, Keuntungan dan Kekurangannya

oleh | Nov 23, 2023

source envato.

Produksi Massal: Pengertian, Tahapan, Manfaat, Keuntungan dan Kekurangannya

Produsen atau perusahaan yang akan menghasilkan banyak barang dalam waktu cepat merupakan kegiatan produksi massal.

Perusahaan atau produsen ini dalam tiap harinya tentu memproduksi produk-produk akan didistribusikan hingga ke tangan konsumen.

Misalnya saja produksi pakaian, produk makanan ringan kemasan, minuman kemasan dan sebagainya.

Produksi dalam jumlah besar tersebut dilakukan secara berulang dengan jumlah banyak untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan permintaan suatu produk.

Dengan begitu produsen harus paham seperti apa produksi secara massal itu, apa saja manfaatnya serta kelebihan dan kekurangan.

Sehingga bisa mengantisipasi, mengatur dan mengembangkan produk yang dihasilkan.

Pengertian Produksi Massal

Pengertian Produksi Massal

ilustrasi Produksi Massal. source envato

Dilansir dari laman Wikipedia, produksi massal adalah suatu metode produksi yang dilakukan secara besar-besaran dengan tujuan menghasilkan produk dalam jumlah yang besar dan efisien dengan biaya produksi yang lebih rendah.

Metode produksi ini biasanya dilakukan dalam skala industri dan menggunakan mesin-mesin dan teknologi produksi yang modern untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Dalam produksi secara massal, produk dibuat dalam jumlah yang besar dengan menggunakan teknologi dan mesin-mesin yang telah diatur sedemikian rupa untuk memungkinkan pembuatan produk secara cepat dan efisien.

Dalam produksi barang secara massal, pekerjaan dilakukan secara terpisah-pisah dan spesialisasi kerja menjadi sangat penting.

Sebagai contoh, dalam produksi mobil, mungkin ada beberapa orang yang hanya bertanggung jawab untuk membuat mesin,

sementara yang lainnya bertanggung jawab untuk mengelas atau memasang bagian-bagian mobil lainnya.

Produksi secara massal biasanya membutuhkan investasi besar dalam infrastruktur dan peralatan produksi, namun dapat memberikan keuntungan skala ekonomi dan efisiensi produksi yang signifikan.

Keuntungan utama dari produksi dengan jumlah massal adalah bahwa biaya produksi per unit dapat dikurangi dengan memproduksi dalam jumlah besar.

Hal ini dapat meningkatkan keuntungan perusahaan dan memungkinkan produk yang lebih terjangkau untuk konsumen.

Baca juga: Apa itu Produksi? Kenapa Menjadi Inti dari Sebuah Bisnis?

Tahapan dari Produksi Massal

 Tahapan Dari Produksi Massal

ilustrasi Produksi Massal. source envato

Tahapan dari produksi massal biasanya melibatkan serangkaian proses yang meliputi perencanaan, pengadaan bahan baku dan perlengkapan produksi, pembuatan produk, pengujian dan pemeriksaan kualitas, dan pengiriman produk ke konsumen.

Berikut adalah beberapa tahapan yang biasanya terjadi dalam produksi massal:

1. Perencanaan Produksi

Tahapan ini melibatkan perencanaan produksi yang mencakup perencanaan strategis, perencanaan taktis, dan perencanaan operasional.

Perencanaan strategis berfokus pada visi jangka panjang perusahaan dan tujuan bisnis.

Sementara perencanaan taktis dan operasional lebih terkait dengan perencanaan produksi dalam waktu dekat dan pengelolaan sumber daya produksi.

2. Pengadaan Bahan Baku

Bahan baku dan perlengkapan produksi harus tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi.

Pengadaan bahan baku biasanya melibatkan pengadaan material dari supplier dan memastikan kualitas bahan baku sesuai standar.

Baca juga: Pengertian Kegiatan Produksi, Fungsi, dan Faktornya

3. Produksi

Setelah bahan baku dan perlengkapan produksi tersedia, produk diproduksi dengan menggunakan mesin-mesin dan teknologi produksi yang modern untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Pekerjaan dilakukan secara terpisah-pisah dan spesialisasi kerja menjadi sangat penting.

4. Pengujian dan Pemeriksaan Kualitas

Setelah produk selesai diproduksi, produk diuji dan diperiksa kualitasnya untuk memastikan bahwa produk memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

5. Pengiriman Produk

Setelah produk lulus pengujian dan pemeriksaan kualitas, produk dikirimkan ke gudang dan disiapkan untuk dikirim ke konsumen.

Produk dapat dikirim melalui jalur distribusi yang berbeda seperti transportasi darat, laut, atau udara.

Tahapan-tahapan di atas biasanya dilakukan secara terus-menerus dan diulang dalam siklus produksi yang berkelanjutan.

Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menghasilkan produk dalam jumlah besar dan efisien dengan biaya produksi yang lebih rendah.

Baca juga: Elastisitas Permintaan: Ini Pengertian dan Cara Mudah Menghitungnya

Manfaat Produksi Massal

Manfaat Produksi Massal

ilustrasi Produksi Massal. source envato

Produksi massal memiliki beberapa manfaat bagi perusahaan dan konsumen, di antaranya adalah:

1. Efisiensi Produksi

Produksi secara massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi barang dalam jumlah besar dan secara efisien dengan biaya produksi yang lebih rendah.

Hal ini dapat meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi biaya per unit produk.

2. Skala Ekonomi

Dalam produksi secara massal, biaya produksi per unit dapat dikurangi dengan memproduksi dalam jumlah besar.

Hal ini dapat meningkatkan keuntungan perusahaan dan memungkinkan produk yang lebih terjangkau untuk konsumen.

3. Konsistensi Produk

Produksi dengan jumlah yang massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi produk yang konsisten dalam kualitas, ukuran, dan tampilan.

Ini penting untuk menciptakan citra merek yang baik dan membangun kepercayaan konsumen terhadap produk.

4. Kemajuan Teknologi

Produksi massal membutuhkan investasi besar dalam infrastruktur dan peralatan produksi, yang dapat mendorong kemajuan teknologi dan inovasi dalam industri.

Ini dapat meningkatkan efisiensi produksi, meningkatkan kualitas produk, dan mengurangi biaya produksi di masa depan.

5. Peningkatan Lapangan Kerja

Produksi secara massal dapat menciptakan banyak lapangan kerja, terutama di sektor industri. Hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi tingkat pengangguran.

6. Memenuhi Permintaan Pasar

Produksi barang dengan jumlah yang massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi produk dalam jumlah besar dan cepat untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi.

Hal ini dapat memastikan ketersediaan produk di pasar dan meningkatkan kepuasan konsumen.

7. Diversifikasi Produk

Produksi massal dapat memungkinkan perusahaan untuk memproduksi berbagai jenis produk dengan biaya produksi yang lebih rendah.

Hal ini dapat meningkatkan diversifikasi produk dan memperluas pangsa pasar.

Baca juga: Pengertian Faktor Produksi, Tujuan, dan 6 Jenisnya

Kelebihan Produksi Massal

Kelebihan Produksi Massal

ilustrasi Produksi Massal. source envato

Kelebihan produksi massal di antaranya adalah:

1. Efisiensi biaya produksi

Dalam produksi barang massal, biaya produksi per unit produk cenderung lebih rendah karena penggunaan mesin-mesin dan produksi secara otomatis dan kontinu.

2. Volume Produksi Besar

Produksi secara massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi produk dalam jumlah besar dalam waktu yang relatif singkat.

Hal ini dapat memungkinkan perusahaan untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi.

Baca juga: Manajemen Produksi Adalah: 3 Aspek dan Ruang Lingkup

3. Konsistensi Produk

Produksi  barang secara massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi produk yang konsisten dalam kualitas, ukuran, dan tampilan.

Ini dapat membantu membangun citra merek yang baik dan kepercayaan konsumen terhadap produk.

4. Peningkatan Efisiensi Produksi

Dalam produksi massal, proses produksi diperbaiki dan dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Hal ini dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan daya saing perusahaan.

5. Peningkatan Lapangan Kerja

Produksi massal dapat menciptakan banyak lapangan kerja di sektor industri dan sektor terkait lainnya, seperti logistik dan pengiriman.

6. Memperluas Pasar

Produksi  secara massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi produk dalam jumlah besar dan dengan biaya produksi yang renda.

Hal tersebut yang memungkinkan perusahaan untuk menawarkan produk dengan harga yang terjangkau bagi konsumen. Hal ini dapat membantu memperluas pangsa pasar perusahaan.

7. Diversifikasi Produk

Produksi massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi berbagai jenis produk dengan biaya produksi yang lebih rendah.

Hal ini dapat membantu perusahaan dalam diversifikasi produk dan meningkatkan daya saing perusahaan.

Baca juga: Mengetahui Pengertian Perencanaan Produksi Lengkap dan Mendalam

Kekurangan Produksi Massal

 Kekurangan Produksi Massal

ilustrasi Produksi Massal. source envato

Meskipun memiliki kelebihan, produksi massal juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

1. Kurangnya Fleksibilitas

Dalam produksi massal, produk diproduksi dalam jumlah besar dengan menggunakan mesin-mesin yang sangat terkhususkan.

Hal ini membuat perusahaan kurang fleksibel dalam memproduksi produk yang berbeda atau menyesuaikan permintaan pasar yang berubah.

2. Rendahnya Kualitas Produk

Meskipun produksi secara massal dapat memastikan konsistensi produk, kualitas produk cenderung menurun.

Hal ini disebabkan oleh fokus utama pada kuantitas dan efisiensi produksi daripada kualitas produk.

Baca juga: Pengertian Harga Pokok Produksi dan Cara Menghitungnya

3. Biaya Investasi yang Tinggi

Untuk memulai produksi massal, perusahaan memerlukan investasi besar dalam mesin, teknologi, dan infrastruktur produksi.

Biaya investasi ini dapat menjadi beban finansial yang signifikan bagi perusahaan kecil dan menengah.

4. Risiko Kelebihan Persediaan

Dalam produksi secara massal, perusahaan memproduksi produk dalam jumlah besar.

Jika produk tidak terjual seperti yang diharapkan, perusahaan dapat mengalami kelebihan persediaan yang mengakibatkan kerugian finansial.

5. Dampak lingkungan

Produksi massal dapat memiliki dampak lingkungan yang signifikan karena penggunaan bahan baku dan energi yang besar, serta produksi limbah dan polusi.

6. Rendahnya Kepuasan Kerja

Dalam produksi secara massal, pekerjaan seringkali monoton dan repetitif, dan kurang memberikan kesempatan bagi karyawan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan kreativitas.

7. Kurangnya Diferensiasi Produk

Dalam produksi massal, produk cenderung sama atau serupa dengan produk lainnya yang diproduksi oleh pesaing.

Ini dapat mengurangi daya tarik produk dan membuat perusahaan sulit bersaing di pasar.

Baca juga: Pengertian Manajemen Produk dan 6 Cara Efektif Melakukannya

Kesimpulan

Produksi massal adalah metode produksi yang digunakan untuk memproduksi produk dalam jumlah besar dengan biaya produksi per unit yang relatif rendah.

Dalam produksi secara massal, mesin-mesin modern digunakan untuk memproduksi produk secara otomatis dan kontinu.

Kelebihan produksi massal meliputi efisiensi biaya produksi, volume produksi besar, konsistensi produk, peningkatan efisiensi produksi, peningkatan lapangan kerja, memperluas pasar, dan diversifikasi produk.

Namun, produksi secara massal juga memiliki kekurangan, seperti kurangnya fleksibilitas, rendahnya kualitas produk, biaya investasi yang tinggi, risiko kelebihan persediaan, dampak lingkungan, rendahnya kepuasan kerja, dan kurangnya diferensiasi produk.

Oleh karena itu, perusahaan harus mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan produksi massal saat memutuskan apakah metode produksi ini cocok untuk produk mereka.

Hal lain yang perlu diperhatikan saat Anda menggunakan proses produksi secara massal adalah pada proses pembukuan yang rumit, dan mengharuskan Anda menggunakan proses pembukuan manufaktur yang terkenal rumit jika dilakukan dengan pembukuan manual.

Untuk memudahkan Anda dalam proses pencatatan pembukuan bisnis yang menggunakan metode produksi massal, Anda bisa menggunakan software akuntansi yang mendukung proses manufaktur seperti Accurate Online.

Software Akuntansi dan Bisnis Accurate Online adalah software buatan Indonesia yang sudah dipercaya oleh ratusan ribu pengguna dari berbagai jenis bisnis di Indonesia.

Dengan Accurate Online, Anda bisa mendapatkan fitur terbaik dari software akuntansi seperti pencatatan keuangan, payroll, pengelolaan aset, pengeloaan stok atau inventori, rekonsiliasi transaksi otomatis, smartlink ebanking dan ecommerce, otomasi lebih dari 200 jenis laporan.

Jika Anda tertarik menggunakan Accurate Online, Anda bisa mencobanya secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

11111 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini 🙁 Jadilah yang pertama!

Anggi

Artikel Terkait