Apa yang Dimaksud Dengan Peril? Ini Penjelasannya!

Dalam menjalankan suatu bisnis, mengelola dan mengetahui potensi suatu resiko akan sangat dibutuhkan agar Anda bisa menghindari potensi risiko di masa yang akan datang. Dalam hal ini, manajemen risiko akan sangat diperlukan, dan di dalamnya terdapat istilah peril dan hazard.

Setiap investor ataupun manajer keuangan akan melakukan manajemen risiko tersebut ketika melakukan analisis agar mereka bisa menilai potensi kerugian dalam menjalankan investasi.

Istilah peril dan hazard ini memiliki hubungan yang erat, tapi terdapat pengertian yang berbeda di dalamnya.

Lantas, apa yang dimaksud dengan peril? Apa bedanya dengan hazard? Dapatkan penjelasan lengkapnya dengan membaca artikel menarik di bawah ini hingga selesai.

Apa yang Dimaksud Dengan Peril? Apa Bedanya dengan Hazard?

Lalu, apa yang dimaksud dengan peril? berdasarkan laman Investopedia, peril atau yang kerap kali dikenal dengan musibah atau bencana, atau bisa juga disebut sebagai penyebab terjadinya kerugian, adalah suatu musibah yang membuat bisnis mengalami kerusakan berat.

Berbagai musibah yang kerap kali ditemui dalam peril adalah kecelakaan, kebakaraan, kecerobohan, ataupun ketidakjujuran.

Disisi lain, hazard adalah suatu kondisi yang bisa meningkatkan terjadinya kerugian dari suatu musibah atau peril. Beberapa contoh dari hazard adalah mesin pabrik yang tidak dirawat dengan baik, jalan raya yang rusak, ataupun pekerjaan yang berbahaya.

Baca juga: Pengertian Lengkap Manajemen Risiko, Komponen, Jenis, Dan Tujuannya Dalam Bisnis

Lalu, Bagaimana Cara Mengendalikan Peril dan Hazard?

Dengan adanya manajemen risiko yang baik, sebenarnya Anda bisa mengendalikan peril dan hazard. Nah, berikut ini adalah caranya:

1. Perencanaan

Proses perencanaan bisa dimulai dengan cara merunutkan berbagai risiko yang berpotensi akan terjadi. Sehingga, Anda bisa menghindari kemungkinan hambatan dalam proses pelaksanaan SOP perusahaan.

Lalu, Anda bisa melanjutkan dengan menilai risiko mana saja yang kemungkinan bisa menyebabkan faktor hazard dan peril, serta tingkat keberhasilan dalam mengatasi risiko itu sendiri.

Terakhir, Anda bisa menentukan rencana dari tindakan yang nantinya akan Anda ambil. Tujuan dari adanya perencanaan adalah agar bisa mengidentifikasi risiko utama, memprioritaskan risiko tersebut dengan berdasarkan kecenderungan dan dampak, serta dengan menilai seberapa efektif tingkat kendali saat ini pada risiko yang akan dihadapi.

2. Penanganan

Untuk menangani resiko peril dan hazard, Anda bisa menggunakan empat cara, yakni dengan cara mengurangi, menghindar, menerima, dan memindahkan.

Cara pertama adalah dengan mengurangi risiko yang akan diterima. Cara ini paling banyak dilakukan dan cocok untuk rentang risiko yang sangat luas. Anda bisa tetap melakukan kegiatan bisnis seperti biasanya namun dengan bahaya yang berkurang.

Cara yang kedua adalah dengan menghindar. Cara ini sangat efektif jika keuntungan yang akan Anda dapat tidak sebanding dengan risiko yang akan Anda dapat.

Untuk kasus yang ringan, Anda bisa menggunakan cara menerima risiko. Untuk risiko yang memperoleh nilai dampak dan juga kecenderungan yang lebih rendah, maka solusi murah dan sederhananya adalah menerimanya dan melakukan kegiatan bisnis seperti biasa.

Bila Anda ingin tetap menanganinya, Anda bisa memindahkan risiko. Caranya adalah dengan memindahkan risiko melalui asuransi. Kendaraan, properti, harga di dalam rumah yang berisiko hilang, terbakar, atau rusak bisa Anda pindahkan risikonya ke perusahaan asuransi, sehingga akan lebih aman dan terjaga.

3. Monitoring

Langkah terakhir yang bisa Anda coba lakukan untuk mengendalikan peril dan hazard adalah dengan melakukan monitoring atau mengontrol sistem yang telah dibuat.

Kontrol tersebut bisa dilakukan dari mulai proses awal, apakah harus dilakukan modifikasi pada perencanaan ataupun yang lainnya. Pun sama halnya dengan penanganan, agar bisa tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Baca juga: Risk Appetite: Pengertian dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Penutup

Demikianlah penjelasan dari kami tentang apa yang dimaksud dengan peril dan hazard serta cara menanganinya. Dengan adanya ketiga cara penanganan di atas, maka manajemen risiko Anda akan lebih efektif. Seluruh tindakan yang akan diambil pun bisa lebih menguntungkan dan lebih minim resiko. Perusahaan Anda pun bisa berkembang dan juga lebih maju lagi dengan tingkat kerugian yang berkurang.

Nah, agar manajemen risiko Anda bisa lebih berhasil dan terhindar dari adanya resiko peril dan hazard, maka Anda membutuhkan manajemen keuangan yang baik melalui pengaturan anggaran ataupun penyediaan anggaran dana agar bisa mengantisipasi kebutuhan hal tersebut.

Saat ini, Anda bisa lebih mudah dalam melakukan manajemen risiko dengan menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online. Aplikasi berbasis website ini bisa membantu Anda dalam mengatur keuangan bisnis untuk keperluan asuransi ataupun investasi yang akan sangat Anda perlukan.

Aplikasi ini akan memastikan bisnis Anda bisa mendapatkan perhitungan yang tepat dan akurat untuk kebutuhan asuransi ataupun investasi tambahan, sehingga faktor keamanan dan proses produksi pun bisa berjalan sesuai dengan rencana bisnis yang sebelumnya telah Anda tentukan.

Anda juga akan mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan laporan penjualan secara otomatis, cepat dan akurat.

Lebih menariknya lagi, aplikasi ini juga telah dilengkapi dengan berbagai fitur dan modul yang akan membantu Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan, menyelesaikan administrasi perpajakan, dan masih banyak lagi.

Saat ini, Accurate Online telah dipercaya oleh ratusan pebisnis dari berbagai industri dan skala bisnis di Indonesia. Aplikasi ini juga telah berhasil memperoleh penghargaan TOP Brand Award dalam kategori software akuntansi dari tahun 2016. Sehingga, Anda tidak perlu meragukan keandalan dari aplikasi akuntansi ini.

Bahkan, seluruh keunggulan dan fitur dari Accurate Online ini bisa Anda nikmati dengan biaya investasi yang sangat terjangkau, dan Anda memiliki kesempatan untuk mencobanya terlebih dahulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.