Apa yang Dimaksud dengan Agency Cost? Ini Pengertian dan Contohnya!

Hubungan keagenan adalah sebuah kontrak yang mana satu atau lebih orang akan memerintah orang lain untuk melakukan suatu jasa atas nama prinsipal dan akan memberikan wewenang pada agen untuk membuat keputusan terbaik untuk prinsipal. Nah, di dalamnya tentu terdapat agency cost atau biaya agen. Lantas, apa yang dimaksud dengan agency cost?

Nah, untuk Anda yang penasaran dengan apa yang dimaksud dengan agency cost, Anda bisa membaca artikel tentang agency cost di bawah ini hingga selesai.

Apa yang Dimaksud dengan Agency Cost?

Agency cost adalah suatu jumlah dari biaya yang dikeluarkan oleh pihak prinsipal untuk melakukan pengawasan terhadap agen. Penjelasan tersebut telah diterangkan oleh Jensen dan Meckling (1976).

Rasanya akan hampir mustahil sekali bagi setiap perusahaan untuk mempunyai zero agency cost dalam menjamin manajer agar bisa mengambil keputusan yang optimal dari perspektif shareholders, karena di dalamnya terdapat perbedaan kepentingan yang sangat besar diantara mereka.

Baca juga: Pengertian‌ ‌Food‌ ‌Cost‌ ‌dan‌ ‌Cara‌ ‌Menghitung‌nya ‌Dalam‌ ‌Bisnis‌ ‌Restoran

Jenis Agency Cost

Biaya yang ditanggung oleh pihak pemilik saham perusahaan atau prinsipal, saat manajemen perusahaan atau agen membeli perusahaan lain untuk bisa memperluas kekuasaannya atau untuk menghabiskan uangnya pada berbagai proyek yang lebih disukai, bukan demi memaksimalkan nilai perusahaan.

Berdasarkan penjelasan dari Michael J dan William M (1976), setidaknya terdapat tiga jenis agency cost, yakni:

  • Biaya yang dikeluarkan agar bisa mengawasi kegiatan manajerial, seperti biaya audit.
  • Biaya yang dikeluarkan agar bisa membatasi tindakan manajemen yang memang tidak diinginkan. Contohnya seperti menunjuk satu atau beberapa anggota dari luar untuk menjadi dewan direksi atau hierarki manajemen perusahaan.
  • Biaya peluang atau opportunity cost saat suara pemilik saham dibatasi.

Pengaturan dari agency cost ini harus diatur dengan baik agar tidak berlebihan. Di dalam agency cost, Perusahaan tidak boleh mengeluarkan biaya yang terlalu banyak untuk pengawasan yang mana hasilnya tidak sebanding dengan biaya yang sudah dikeluarkan.

Jensen dan Meckling (1976) membagi agency cost menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Monitoring cost. Suatu biaya yang terjadi untuk mengukur, mengawasi, mengamati, dan juga mengontrol perilaku dari agen.
  • Bonding cost. Biaya yang ditanggung oleh pihak manajemen agar bisa mematuhi dan juga menetapkan mekanisme yang ingin menunjukkan bahwa agen sudah menampilkan perilaku yang sesuai dengan kepentingan prinsipal.
  • Residual loss. Biaya dalam bentuk menurunnya kesejahteraan prinsipal sebagai suatu akibat dari adanya perbedaan keputusan agen dan juga keputusan prinsipal.

Baca juga: Mengenal Fixed Cost dan Bedanya Dengan Variable Cost

Dari Mana Saja Sumber Agency Cost?

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan agency cost dan jenis-jenisnya, maka kita harus mengetahui sumber agency cost, yaitu:

  • Biaya inheren, yakni suatu biaya yang berkaitan dengan penggunaan agen, seperti risiko agen akan menggunakan sumber daya perusahaan untuk keperluan mereka sendiri.
  • Biaya teknik, suatu biaya yang digunakan agar bisa mengurangi masalah yang berkaitan dengan agen dalam menggunakan informasi pertemuan lebih lanjut tentang apa yang sudah dilakukan oleh agen, seperti laporan keuangan biaya produksi, atau memanfaatkan mekanisme untuk bisa menyelaraskan kepentingan agen dengan prinsipal, contohnya kompensasi eksekutif dengan pembayaran ekuitas, seperti halnya opsi saham.

Baca juga: Quality Cost: Ini Penerapannya Di Dalam Proses Produksi

Tips Mendapatkan Biaya Keagenan dengan Baik

Setelah mengetahui bersama tentang apa yang dimaksud dengan agency cost atau biaya keagenan, maka kita harus mengetahui tips untuk bisa memperoleh biaya ini secara baik.

Nah, agar agency cost ini bisa terukur dan juga terhitung secara baik tanpa harus merugikan salah satu pihak ataupun pihak perwakilan agen, maka diperlukan dua kondisi khusus, yakni sebagai berikut:

  • Terdapat keselarasan visi antara pihak manajemen pusat perusahaan dengan pihak keagenan perusahaan.
  • Terdapat pencatatan dan juga pelaporan akuntansi keuangan secara lebih transparan, realtime, valid, dan bisa diakses oleh beberapa pihak secara sekaligus, sehingga akan bisa mempermudah dalam mengetahui posisi keuangan perusahaan demi bisa mengambil keputusan agency cost secara tepat dan akurat.

Baca juga: Historical Cost Adalah: Pengertian dan Perbedaannya dengan Fair Value

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang apa yang dimaksud dengan agency cost atau biaya keagenan. Namun bila Anda masih kesulitan dalam memperoleh biaya keagenan atau agency cost, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Nah, dalam hal ini, Accurate Online adalah aplikasi bisnis yang bisa Anda jadikan solusi untuk bisa memperoleh perhitungan biaya keagenan secara akurat. Anda pun bisa mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan lainnya secara cepat dan mudah. Laporan keuangan tersebut juga bisa Anda integrasikan dengan beberapa agen usaha Anda, sehingga berbagai masalah keuangan bisa ketahui dan bisa diantisipasi sejak dini.

Selain itu, Accurate Online juga telah dilengkapi dengan berbagai fitur dan modul bisnis luar biasa yang akan membantu Anda dalam melakukan kegiatan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan administrasi perpajakan, dan masih banyak lagi.

Kini, Accurate Online sudah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis dari berbagai sektor dan industri di Indonesia. Bahkan, Accurate Online pun sudah berhasil meraih penghargaan TOP Brand Award sejak tahun 2016 hingga saat ini. Sehingga, Anda sudah tidak perlu lagi meragukan keandalan dari Accurate Online.

Aplikasi yang dibuat oleh anak bangsa ini juga telah dilengkapi dengan sistem keamanan yang canggih. Terlebih lagi, seluruh tampilan dashboard di dalamnya pun didesain dengan sangat sederhana. Sehingga, Anda bisa mengakses Accurate Online dengan aman, mudah, dan juga nyaman.

Jadi tunggu apa lagi? Ayo segera gunakan Accurate Online sekarang juga dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Lala

Seorang lulusan S1 ilmu akuntansi yang suka membagikan istilah, rumus, dan berbagai hal yang berkaitan dengan dunia akuntansi lewat tulisan.