Apa itu Free Trial? Ini Pengertian dan 5 Manfaat Besarnya untuk Bisnis

Sebelum terkenalnya strategi freemium seperti saat ini, free trial menjadi salah satu strategi yang memungkinkan para calon pelanggan untuk mencoba produk sebelum membelinya.

Hal tersebut dilakukan karena sebagian besar calon pelanggan tidak ingin mengeluarkan uangnya untuk membeli produk yang belum tentu sesuai dengan apa yang dibutuhkannya.

Nah, free trial dan freemium bisa memungkinkan hal tersebut, yang bisa membantu calon pelanggan untuk mengetahui lebih lanjut terkait kesesuaian kebutuhannya dengan produk yang sedang dicobanya.

Nah, pada kesempatan kali ini, mari kita mengetahui lebih dalam tentang strategi free trial dan manfaatnya untuk bisnis Anda.

Apa itu Free Trial?

accurate.id Gambar Free Trial-1

Dilansir dari laman Chargebee, strategi coba gratis atau free trial adalah suatu model akuisisi konsumen yang mana suatu layanan atau produk akan ditawarkan pada konsumen secara gratis untuk jangka waktu tertentu saja. Tujuan dari dilakukannya strategi coba gratis adalah agar bisa memberikan waktu pada calon pelanggan untuk mempelajari suatu produk ataupun layanan.

Setelah itu, nantinya calon pelanggan akan menentukan apakah produk ataupun layanan tersebut sesuai dengan kebutuhannya atau tidak sebelum melakukan pembelian atau berlangganan.

Selain itu, strategi ini juga akan membatasi beberapa fitur yang dimiliki suatu produk untuk calon pelanggannya. Sehingga, calon pelanggan hanya bisa mencoba beberapa fitur yang terdapat di dalam produk tersebut saja.

Dirangkum dari laman Cox Blue, jika Anda ingin menawarkan produk free trial pada calon pelanggan, maka ada beberapa pertimbangan yang harus Anda pikirkan, yaitu:

  • Lamanya waktu bagi calon pelanggan untuk mengetahui semua manfaat produk Anda
  • Memastikan seluruh fitur dasar dari sebuah produk sudah cukup untuk calon pelanggan, terkait sesuai atau tidaknya dengan kebutuhan dirinya
  • Lamanya waktu yang dibutuhkan dalam memberikan strategi coba gratis
  • Lamanya waktu perusahaan untuk bisa mendukung dalam hal finansial pada program coba gratis
  • Jangka waktu coba gratis pada siklus penjualan perusahaan
  • Lamanya waktu yang harus Anda tunggu agar konsumen yang melakukan strategi coba gratis untuk melakukan pembelian.

Baca juga: Freemium, Model Bisnis yang Mampu Meningkatkan Retensi Konsumen

Perbedaan Free Trial dengan Freemium

accurate.id Gambar Free Trial-2

Harus kita akui bahwa saat ini freemium menjadi strategi yang banyak digunakan oleh perusahaan dari pada free trial. Padahal, keduanya menawarkan produk gratis untuk dicoba oleh calon pelanggan.

Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini, freemium adalah strategi yang lebih sering digunakan oleh perusahaan ketimbang free trial.

Nah, berdasarkan laman Profit Well, perbedaan free trial dan freemium terdapat pada perilaku waktu dan fitur yang bisa dicoba oleh calon pelanggan.

Dalam free trial, penggunaan fitur dan lamanya waktu yang ditawarkan produk akan dibatasi, sehingga produk tersebut tidak bisa digunakan secara utuh dalam waktu free trial tersebut. Calon pelanggan pun nantinya hanya bisa mencoba berbagai fitur utama pada suatu produk ataupun layanan untuk jangka waktu tertentu.

Di sisi lain, freemium akan menawarkan pada konsumen terkait produk yang bisa mereka gunakan secara penuh tanpa adanya batasan waktu dengan pengecualian pada beberapa fitur premium di dalamnya.

Baca juga: Pelayanan Prima: Pengertian dan Cara Menghadirkannya dalam Bisnis

Manfaat Free Trial

accurate.id Gambar Free Trial-3

Walaupun memang strategi coba gratis akan membatasi calon pelanggan dalam mencoba produk, bukan artinya strategi ini tidak bisa memberikan manfaat pada perusahaan.

Dirangkum dari laman  Profit Well dan Cox Blue, beberapa manfaat yang akan didapatkan oleh perusahaan menerapkan strategi ini adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Conversion Rate

Anda bisa mengurangi tingkat keraguan calon pelanggan dalam melakukan pembelian dengan cara menunjukkan pada mereka bahwa produk Anda mampu memenuhi kebutuhannya. Sehingga, hal tersebut bisa meningkatkan conversion rate Anda.

2. Meningkatkan Kepuasan Konsumen

Pelanggan akan merasa lebih puas bila mereka bisa mengetahui bahwa produk yang nantinya akan dibeli mampu memenuhi berbagai kebutuhannya.

Nah, free trial yang akan memungkinkan calon pelanggan untuk mencoba produk lebih dahulu sebelum membeli, tentunya akan memastikan kepuasan mereka dikemudian hari.

3. Memungkinkan Calon Pelanggan untuk Mencoba Sebelum Membeli

Dewasa ini, sudah banyak sekali pilihan produk yang membuat calon pelanggan kesulitan dalam membuat keputusan saat ingin membeli produk.

Dengan adanya free trial yang memungkinkan calon pelanggan untuk mencoba produk sebelum membeli, maka akan memudahkan calon pelanggan untuk membuat keputusan dalam membeli.

4. Menampilkan Rasa Percaya Diri Anda pada Produk

Menerapkan strategi coba gratis akan menunjukkan bahwa Anda memang percaya diri pada produk Anda. Jika Anda sudah tahu bahwa produk Anda memang mampu mengatasi masalah pada target audience, maka Anda harus bisa menunjukkan hal tersebut pada mereka.

Dengan adanya free trial yang mengomunikasikan kepercayaan diri Anda pada audiens, maka hal tersebut akan bisa meningkatkan rasa percaya diri mereka pada Anda.

5. Kesempatan Untuk Mendapatkan Feedback

Strategi coba gratis juga bisa Anda jadikan kesempatan untuk memperoleh feedback dari calon pelanggan secara langsung.

Tentunya, feedback adalah hal yang sangat berharga dalam mengembangkan produk Anda dari waktu ke waktu. Walaupun memang calon pelanggan tersebut belum tentu akan membeli produk Anda, tapi feedback dari mereka akan membantu Anda untuk membuat produk yang lebih baik.

Baca juga: Mengenal Seasonal Product dan 3 Manfaatnya untuk Strategi Sales

Tips Melakukan Free Trial

accurate.id Gambar Free Trial-4

Dilansir dari laman Wrike, beberapa tips untuk bisa melakukan free trial adalah sebagai berikut:

  • Tunjukkan dan biarkanlah calon pelanggan Anda mencoba berbagai fitur unggulan yang mampu memenuhi kebutuhan mereka
  • Pertimbangkanlah batasan yang akan Anda berikan pada calon pelanggan dalam masa free trial, dari mulai jangka waktu sampai dengan fitur yang akan digunakan
  • Perhatikanlah berapa lama waktu yang diperlukan oleh calon pelanggan agar bisa mempelajari produk Anda, hak tersebut akan membantu Anda menentukan masa free trial yang akan diberikan
  • Cantumkanlah informasi terkait pembayaran produk secara jelas agar konsumen Anda yakin kapan mereka harus membayar produk Anda untuk bisa terus menggunakannya.

Baca juga: Lean Canvas: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Contoh dan Komponennya

Penutup

Demikianlah beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang free trial. Pada intinya, walaupun memang saat ini freemium sedang populer, free trial juga bisa Anda gunakan sebagai strategi yang tepat.

Sama halnya seperti free trial yang ditawarkan oleh Accurate Online pada gambar di bawah ini.

Dengan mencoba menggunakan software akuntansi Accurate Online selama 30 hari, Anda akan mengetahui bahwa Accurate Online jelas #lebihbaik dalam membantu Anda dalam membuat berbagai jenis laporan keuangan dan mengelola bisnis secara menyeluruh.

Accurate footer image blog manajemen

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

8 pembaca telah memberikan penilaian

Belum ada yang memberikan penilaian untuk artikel ini :( Jadilah yang pertama!

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.