3 Cara Menjadi Dropshipper yang Sukses

Saat ini, menjalankan bisnis dropship tengah diminati oleh banyak orang, ada banyak sekali keuntungan yang bisa Anda dapatkan dalam menjalankan bisnis ini. Tapi, sebagian calon pebisnis masih banyak yang belum mengetahui cara menjadi dropshipper yang sukses.

Untuk itu, pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan cara menjadi dropshipper yang sukses.

Apa itu Dropshipper?

Sebelum masuk pada inti pembahasan, yakni cara menjadi dropship yang sukses, maka kita harus terlebih dahulu mengetahui pengertian dari dropshipping.

Dropshipping adalah salah satu bentuk menjual produk, yang mana pihak penjual tidak perlu menyimpan atau menyuplai barang yang ingin dijual, saat ada konsumen yang memesan pada penjual, barulah penjual meneruskan pembelian dan mengirimkan detail alamat pengiriman barang ke pihak supplier ataupun produsen.

Dalam hal ini, dropshipper adalah orang yang melakukan aktivitas dropshipping. Seorang dropshipper yang menjalankan bisnis dropship harus mempunyai pemasok yang bersedia untuk diajak kerjasama.

Bisnis dropship ini berkembang seiring dengan semakin tingginya perkembangan di era digital. Sehingga, pebisnis bisa tetap menjalankan kegiatan bisnis dengan modal yang minim.

Baca juga: Apa itu Administrasi? Ini Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya!

Lalu, Bagaimana Cara Menjadi Dropshipper?

Keuntungan yang ditawarkan dalam menjalankan bisnis dropshipping memang membuat siapa saja ingin menjalankan bisnis dropship. Namun, Anda harus terlebih dahulu mengetahui cara menjadi dropshipper dengan cara yang tepat. Nah, berikut ini adalah 3 cara menjadi dropshipper yang sukses.

1. Tentukan Produk dan Supplier yang Tepat

Melakukan riset serta menentukan produk dan pemasok yang tepat merupakan hal penting. Tahap ini menjadi kunci yang akan menentukan tingkat kesuksesan bisnis Anda. Banyak sekali calon pebisnis dropshipper yang merasa kesulitan dalam menemukan produk dan supplier yang tepat. Padahal, tidak ada aturan baku dalam memilihnya.

Namun jika Anda salah dalam menentukan produk dan supplier yang tepat, maka Anda hanya harus tinggal menunggu waktu untuk kalah dari kompetitor yang menjual barang sejenis dengan kualitas yang lebih baik.

Untuk itu, ada baiknya untuk melakukan identifikasi secara matang agar bisnis dropship Anda bisa berjalan dengan lancar. Cobalah untuk memerhatikan skema kerjasama dengan pemasok Anda, termasuk skema keuntungan di dalamnya. Perhatikan juga ceruk pasar, target pasar, dan para kompetitor Anda.

2. Pilihlah Strategi Pemasaran yang Tepat

Tidak ada satupun barang yang tidak laku, yang salah hanyalah produk yang salah pemasarannya. Untuk itu, cara menjadi dropshipper yang selanjutnya adalah merencanakan tempat untuk menjual produk.

Saat ini, ada banyak sekali pilihan untuk memilih pasar yang tepat. Anda bisa menjualnya melalui toko online Anda sendiri melalui website, atau memanfaatkan marketplace terkenal seperti Tokopedia atau Shopee.

Namun, website miliki sendiri memiliki jangka panjang. Pasalnya, website sama saja seperti rumah Anda sendiri. Anda bisa lebih memaksimalkan penjualan dan meningkatkan brand awareness pada produk yang akan Anda jual.

Baca juga: Ingin Berbisnis Kerajinan Tekstil? Ketahui Hal ini Dahulu!

3. Tambahkan Nilai Jual (Unique Selling Point)

Unique Selling Point atau USP adalah suatu konsep agar bisa membuat calon pembeli merasa bahwa Anda tidak hanya menjual produk saja, tapi ada juga keunikan tersendiri yang tidak dimiliki oleh para penjual lainnya.

Perlu Anda ketahui, persentase kemungkinan untuk bisa menjual produk ke pelanggan baru hanya sekitar 5% sampai 20%. Sedangkan persentase kemungkinan menjual produk ke pelanggan lama adalah sebesar 60% hingga 70%.

Untuk itu, Anda harus memberikan first impression agar produk Anda tidak hanya dilihat saja oleh calon pelanggan. Produk Anda harus memiliki keunikan sendiri agar calon pelanggan memiliki keinginan yang besar untuk mengenal produk Anda, sehingga persentase pembelian pun akan meningkat.

Hindari memberikan nilai jual yang lebih rendah sebagai nilai unik dari produk Anda. Kenapa? Karena tidak selamanya produk yang murah bisa mendatangkan kesuksesan untuk bisnis.

Terdapat banyak sekali cara yang bisa Anda siapkan untuk menambahkan nilai unik penjualan, seperti dengan menerapkan pembelian minimal dua produk gratis totebag yang bisa diberikan nama. Cara lainnya dengan memberikan ekstra diskon untuk pembelian selanjutnya dengan minimal pembelian seharga 50 ribu rupiah.

Anda juga bisa menggunakan kata limited edition agar memberikan rasa urgensi dan takut, atau Fear of Missing Out (FOMO)

Baca juga: Apa Saja Peran Produsen Untuk Bisnis dan Ekonomi Negara?

Penutup

Demikianlah 3 cara menjadi dropshipper yang sukses yang bisa kami bagikan. Anda bisa mengembangkan atau menyesuaikannya sendiri dengan strategi bisnis Anda.

Selain itu, agar bisa menjadi dropshipper yang sukses, Anda juga harus mencatat setiap transaksi dan membuat laporan keuangan. Hal ini sangat penting agar Anda bisa mengetahui kondisi kesehatan finansial bisnis dropship Anda dan membuat keputusan bisnis yang tepat.

Namun bila Anda tidak memiliki waktu atau kesulitan dalam mencatat transaksi serta membuat laporan keuangan dalam bisnis dropship, Anda bisa menggunakan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Kenapa? Karena aplikasi yang sudah dipercaya oleh ratusan ribu pebisnis di Indonesia ini akan mencatat kegiatan transaksi Anda secara otomatis dan akan menyajikan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara akurat, seperti laporan laba rugi, laporan neraca, laporan arus kas, dan masih banyak lagi.

Selain itu, Accurate Online juga telah dilengkapi dengan berbagai fitur bisnis luar biasa yang akan memudahkan Anda dalam melakukan penjualan dan pembelian, mengelola persediaan barang di gudang, menyelesaikan pajak perusahaan, dan lain sebagainya.

Penasaran dengan Accurate Online? Tenang, Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.