Apa Saja Peran Produsen Untuk Bisnis dan Ekonomi Negara?

Peran produsen dalam kegiatan ekonomi dan bisnis sangatlah penting. Mereka memiliki tanggung jawab untuk melakukan aktivitas produksi untuk selanjutnya menghasilkan produk matang, baik itu produk barang ataupun jasa.

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan lebih dalam membahas peran produsen untuk kegiatan bisnis secara khusus dan kegiatan ekonomi negara secara umum.

Apa itu Produsen?

Sebelum mengetahui peran penting produsen, maka kita harus mengetahui pengertian dari produsen. Berdasarkan laman lawinsider, produsen adalah salah satu unit penting dalam kegiatan ekonomi. Produsen mempunyai tanggung jawab dalam melakukan kegiatan produksi atau menghasilkan produk, baik itu dalam bentuk barang ataupun jasa.

Peran produsen dalam kegiatan ekonomi sangatlah penting. Tanpa kehadiran produsen, distributor tidak bisa memiliki produk untuk disalurkan ke konsumen. Konsumen pun tidak bisa mendapatkan produk untuk bisa memenuhi berbagai kebutuhannya.

Tapi pada dasarnya, baik itu produsen, distributor ataupun konsumen, memiliki hubungan yang sangat erat dan saling memerlukan. Bila salah satu diantara ketiganya hilang, maka kegiatan ekonomi tidak bisa dilakukan secara baik.

Baca juga: Apa itu Toko Offline? Apa Bedanya dengan Toko Online? Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

Faktor Penentu Produksi

Sebenarnya, terdapat banyak sekali hal yang mampu mempengaruhi produksi, khususnya dari sisi kualitas dan kuantitas. Namun, faktor produksi yang utama ada empat, yakni:

1. Alam

Alam adalah faktor penentu produksi yang paling utama. Untuk itu, alam mampu menyediakan bahan baku yang bisa digunakan untuk bagian produksi dalam melakukan berbagai kegiatan produksi.

Bila alam mengalami suatu gangguan, seperti bencana atau kekeringan, maka ketersediaan bahan baku produksi pun nantinya akan terancam. Oleh karenanya, produsen harus selalu memantau kelestarian dan mengelolah manfaatnya secara bijak.

2. Manusia

Manusia adalah unsur yang akan bertugas dalam mengolah bahan baku, dari alam menjadi sebuah produk yang bisa dikonsumsi. Tanpa kehadiran tenaga manusia, maka akan sangat mustahil bahan baku mentah bisa berubah menjadi produk yang bisa diterima konsumen secara tiba-tiba.

3. Keahlian

Dengan kehadiran dua faktor di atas, sebenarnya kegiatan produksi bisa dijalankan. Namun, sifatnya hanya akan berlangsung secara sementara dan tidak ada keberlanjutan. Oleh karena itu, kegiatan produksi pun membutuhkan keahlian.

Dengan keahlian, maka kegiatan produksi akan lebih efisien, baik itu dari sisi biaya, waktu, dan bahkan tenaga.

4. Modal

Dengan kehadiran tiga poin di atas, kegiatan produksi pun sudah bisa dilakukan dengan baik. Tapi, kuantitas produk akan sangat terbatas sekali. Nah, agar kegiatan produksi mampu menghasilkan produk dalam jumlah yang banyak, maka dibutuhkanlah modal.

Modal tersebut bisa dalam bentuk modal tetap yang bisa digunakan berulang kali atau modal lancar yang akan habis digunakan dalam satu kali proses produksi.

Baca juga: Apa Perbedaan Organisasi Profit dan Nonprofit?

Peran Produsen bagi Pemilik Usaha

Tanpa kehadiran produsen, pebisnis mana pun tidak akan bisa menjalankan operasional bisnisnya. Nah, berikut ini adalah contoh peran produsen untuk para pebisnis:

1. Meningkatkan Guna Barang

Produsen adalah unsur atau elemen yang mampu meningkatkan nilai guna pada suatu barang atau jasa. Contohnya, Anda menjalankan bisnis dalam bentuk penjualan produk minuman es kopi. Tapi, Apakah memang Anda memetik biji kopi dan mengolah biji kopi tersebut sendiri? Bukankah hal tersebut harus dilakukan oleh produsen?

Nah dengan adanya kegiatan produksi, maka produsen mampu meningkatkan nilai guna dari biji kopi sampai pada akhirnya bisa Anda olah menjadi produk minuman es kopi.

2. Penghasil Barang

Peran produsen untuk pebisnis yang selanjutnya adalah menghasilkan berbagai barang yang dibutuhkan oleh pebisnis dan masyarakat selaku konsumen akhir.

Contohnya, katakanlah Anda menjual makanan secara online dan bisa menyediakan produk karena bahan baku yang disediakan dan dijual oleh produsen. Lantas, produk yang Anda jual pun mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Terlebih lagi, Anda pun memiliki jangkauan yang luas karena melakukan kegiatan pemasaran secara online.

3. Berinovasi Pada Produk

Peran produsen yang satu ini berkaitan dengan keahlian sebagai salah satu faktor produksi. Melalui adanya keahlian, maka setiap produsen akan mempunyai peluang yang besar dalam menghasilkan inovasi produk.

Inovasi produk ini juga nantinya akan membantu bagian produksi agar tetap relevan dengan kondisi pasar. Jadi, walaupun tidak ada perubahan tren, namun produsen bisa tetap menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

4. Memperoleh Keuntungan

Produsen mempunyai peran yang penting agar bisa membantu Anda untuk mendapatkan banyak omset atau keuntungan bisnis. Tanpa adanya bahan baku yang dipasok oleh produsen, maka Anda tentu akan kesulitan dalam membuat suatu produk. Bila tidak ada produk, maka secara otomatis tidak akan ada pemasukan.

5. Agen Utama Pertumbuhan Ekonomi

Produsen pastinya akan sangat memerlukan karyawan untuk melakukan berbagai kegiatan produksinya. Dengan adanya kebutuhan tersebut, maka perekonomian masyarakat pun akan meningkat karena terbukanya lapangan pekerjaan di sana.

Jika kegiatan perekonomian meningkat, maka kegiatan bisnis akan terus berjalan karena meningkatnya daya beli masyarakat. Sederhananya, produsen akan menjadi elemen yang sangat penting dalam kegiatan dan perkembangan perekonomian negara.

Baca juga: Apa yang Dimaksud Lisensi Bisnis? Ini Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya!

Peran Produsen Dalam Perekonomian

Dalam bentuk ekonomi klasik, produsen adalah salah satu dari empat pelaku kegiatan ekonomi yang memiliki peran sangat penting. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, peran produsen sangatlah penting. Pasalnya, mereka adalah penyedia produk barang atau jasa yang sangat diperlukan oleh ketiga pelaku ekonomi lainnya, yakni pemerintah, luar negeri, dan konsumen.

Lebih dari itu, peran produsen pun sangat penting sebagai pemberi upah pada karyawannya, pembeli bahan baku sumber daya alam, penentu arah dalam pemanfaatan lingkungan dan masih banyak lagi.

Di lain sisi, produsen sangat responsif pada berbagai perubahan yang berasal dari ketiga pelaku ekonomi lainnya. Bila konsumen menghadapi musim paceklik dan tidak bisa menyerap hasil produksi, maka produsen nantinya akan merasakan penurunan penjualan.

Selain itu, bila pemerintah pusat memberlakukan kebijakan pajak yang terlalu tinggi, hingga akhirnya konsumen enggan membelanjakan uangnya, maka produsen pun akan merasakan penurunan penjualan. Bila di luar negeri terjadi krisis pun permintaan ekspor yang akan diterima produsen akan menurun secara otomatis.

Jika produsen merasa bahwa iklim bisnisnya sehat dan bisa optimis pada prospek perkembangan ekonomi di masa depan, maka mereka bisa membuat berbagai pabrik baru, merekrut karyawan baru, meningkatkan upah karyawan, dan lain sebagainya.

Hingga pada waktunya nanti, optimisme produsen secara bersamaan dalam suatu negara akan meningkatkan perekonomian dan mendorong perkembangan ekonomi secara berkelanjutan. Pada suatu consumer-driven economy, upah karyawan juga akan memberikan dampak yang besar.

Sebaliknya, bila produsen merasa iklim bisnisnya sedang buruk, maka mereka akan memangkas atau mengurungkan kegiatan ekspansi bisnis.

Seiring dengan memburuknya kondisi ekonomi, mereka juga akan enggan untuk meningkatkan gaji karyawan, menghentikan kegiatan perekrutan karyawan baru, memberlakukan kebijakan PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja, atau bahkan bisa juga menutup pabriknya satu per satu hingga akhirnya akan gulung tikar.

Nah, kondisi yang semakin lama semakin memburuk dan dibiarkan seperti ini akan menyebabkan resesi ekonomi pada suatu negara.

Baca juga: Apa yang Dimaksud KPBU? Ini Pengertian Lengkapnya!

Fungsi dan Peran Produsen Dalam Rantai Pasokan

Dalam rantai pasokan, fungsi dan peran produsen pun ada banyak, yaitu:

  1. Menghasilkan produk barang atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dengan harga yang sesuai dengan nilai tambah pada produk tersebut.
  2. Memberikan nilai tambah pada nilai barang ataupun jasa sebelumnya, sehingga akan mampu meningkatkan nilai barang jadi ataupun jasa yang diberikan.
  3. Menjamin kualitas mutu produk barang atau jasa yang diproduksi atau diperdagangkan sesuai dengan ketentuan standar mutu barang dan atau jasa yang berlaku.
  4. Menghasilkan barang ataupun jasa baru yang lebih inovatif untuk membantu konsumen, contohnya produsen smartphone yang terus menciptakan produk baru agar bisa terus membantu pelanggan.
  5. Menghasilkan produk baru yang ada, seperti menghasilkan plastik yang lebih ramah lingkungan.
  6. Menyajikan informasi yang tepat, jelas, dan jujur terkait kondisi dan juga jaminan barang atau jasa serta menyajikan penjelasaan penggunaan, pemeliharaan dan perbaikan produk.
  7. Memberlakukan atau melayani pelanggan dengan baik dan jujur.
  8. Menyediakan dan membuka lapangan kerja serta menjadi suatu tempat terjadinya kegiatan ekonomi yang sangat penting untuk masyarakat dan negara, agar bisa mencapai kemakmuran setiap pekerja, perusahaan dan sampai akhirnya akan membantu negara.
  9. Dalam proses produksi, produsen memiliki tanggung jawab dalam menjalankan kaidah atau peraturan dimanapun, agar mampu memberikan manfaat yang bukan hanya untuk pelanggan saja, tapi juga untuk masyarakat di area produsen menjalankan operasional bisnisnya.

Baca juga: Apa saja Jenis-jenis Gudang? Ini Penjelasan dan Fungsinya!

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat dari kami tentang peran produsen dalam kegiatan bisnis dan perekonomian dalam suatu negara. Jadi, bila Anda saat ini adalah seorang yang menjalankan bisnis sebagai produsen, maka peran Anda sangat penting sekali.

Namun bila Anda ingin lebih mudah dalam menjalankan kegiatan operasional bisnis, maka Anda harus mempertimbangkan penggunaan aplikasi bisnis dan akuntansi dari Accurate Online.

Kenapa? karena aplikasi ini akan mendigitalisasikan seluruh operasional bisnis Anda. Jadi, Anda bisa mencatat dan mendapatkan lebih dari 200 jenis laporan keuangan secara otomatis.

Selain itu, Anda juga jadi bisa lebih mudah dalam melakukan penjualan dan pembelian barang, mengelola persediaan dan melakukan stok opname, menyelesaikan proses perpajakan bisnis, dan masih banyak lagi. Dengan begitu, Anda bisa lebih fokus dalam mengerjakan hal lain dan mengembangkan bisnis Anda.

Penasaran dengan Accurate Online? Anda bisa mencobanya lebih dulu selama 30 hari gratis dengan klik tautan gambar di bawah ini.

Nat

Wanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.